Berita Utama
( 178 )Polri Nonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo Dari Kadiv Propam
Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo dari Jabatannya sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan ( Kadiv Propam) Polri terhitung mulai Senin (18/7). "Malam itu kami putuskan untuk Irjen Pol. Ferdy Sambo untuk sementara jabatannya di nonaktifkan dan kemudian jabatan tersebut diserahkan ke Pak Waka Polri untuk selanjutnya tugas dan tanggung jawab di Propam akan diemban Wakapolri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta. Kapolri membentuk tim gabungan melibatkan pihak internal dan eksternal Polri untuk mengungkapkan kasus penembakan antar anggota yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam. Tim ini, kata dia, beranggotakan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Kabareskrim, Asisten Kapolri Bidang SDM. Tim ini juga melibatkan tim mitra kepolisian dari unsur eksternal, yakni Kompolnas dan juga Komnas HAM. (Yetede)
Jejak Kematian Dari Foto Jenazah
Keluarga Brigadir Josua berupaya menguak misteri kematian anak meraka. Sejumlah upaya ditempuh. Menyerahkan foto dokumentasi foto jenazah ke Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (HAM) dan mempertanyakan isi percakapan dalam gawai Josua. "Kami sudah menyerahkan ke Komnas HAM sejumlah foto dokumentasi perihal luka yang ada di tubuh Brigadir Josua, saat dihubungi Tempo, Ahad 17 Juli 2022. Kamaruddin menerima kuasa untuk mewakili kepentingan hukum Josua dari Rosti Sumanjuntak dan Samuel Hutabarat. Keduanya merupakan orang tua Josua. Menurut Polisi, Brigadir Josua meregang nyawa setelah baku tembak dengan rekannya, Bahara E, di rumah dinas Kadiv Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo pada Jumat sore, 8 Juli 2022. Josua tewas ditembak karena diduga melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy, Purti Chandrawati. Dalam Insiden kematian Josua terdapat kejanggalan lain adalah kamera pengawas atau CCTV disebut rusak tiga pekan. Namun dekoder CCTV di pos satpam dekat rumah dinas itu disita polisi sehari setelah insiden (Yetede)
Kunci Teka-teki Luka di Isi Gawai
HAM menanggapi isi percakapan di telepon seluler Brigadir Nopriansyah Josua Hutabarat bisa membantu mengungkap misteri kematian ajudan Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jendral Ferdy Sambo ini. Polsi mesti mencari dan menelisik isi percakapan di tiga gawai milik Brigadir Josua yang hingga kini belum ditemukan. "Sebenarnya isi percakapan di tiga seluler yang disebut hilang itu bisa dijadikan alat bukti untuk mengungkap kasus," kata Komisioner Komnas HAM, Hairansyah, Ahad, 17 Juli 2022. Polisi semestinya Tidak mempunyai kendala dalam mengusut kasus baku tembak Brigadir Josua- Polisi menggunakan inisial Brigadir J- dengan rekannya, Bharada E, di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Duren III, Pancoran. Sebab, menurut Hairansyah, polisi memiliki semua akses, termasuk menelisik semua isi percakapan di tiga gawai Josua dengan sumber daya dan tekhnologi yang ada. Hairansyah mengatakan, selain isi percakapan di Gawai Josua, tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Lsityo Sigit Prabowo mesti membongkar isi percakapan Bharada E, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya mesti ditelisik kerena mereka termasuk dalam rangkaian peristiwa yang menyebabkan tewasnya Brigadir Josua. (Yetede)
Relasi Kuasa dan Kekerasan Seksual di Pesantren
Bagong Suyanto, Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, menggali agar akar masalah kekerasan di pondok pesantren. Perlu desakralisasi pemimpin pesantren. Menjelang peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli ini, masyarakat justru disuguhi kabar yang sangat memprihatinkan tentang pelecehan seksual di pondok pesantren. Kasus tindak kekerasan seksual yang menimpa anak-anak ini sudah sulit di nalar akal sehat. Pelaku kekerasan bukan lagi predator seksual dan penjahat cinta yang terbiasa menggunakan bujuk rayu dan tekanan untuk memperdaya korban. Tokoh Agama, guru, dan pimpinan lembaga keagamaan pun ternyata tidak menjadi jaminan akhlaknya baik. Seperti ramai diberitakan belakangan ini, seorang pengasuh pondok pesantren di Banyuwangi, Jawa Timur, ditangkap polisi karena melakukan pencabulan terhadap santrinya. Di masa yang sama putra seorang pemimpin pondok pesantren di Jombang juga ditangkap polisi karena diduga telah memperkosa sejumlah santri. (Yetede)
Bukti Kunci Penerang Kematian Josua
Kalangan pegiat hak asasi manusia menyebutkan dua bukti yang bisa membuat terang kejanggalan kematian Brigadir Josua:: bekas luka pada jenazah dan rekaman CCTV di sekitar rumah Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo. Autopsi ulang jenazah secara independen serta serta pembukaan CCTV yang sudah disita polisi menjadi sangat penting. Sebuah layar monitor di pos satpam kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, menampilkan hasil enam rekaman kamera pengintai atau CCTV yang mengarah ke rumah Inspektur Jendral Ferdy Sambo maupun jalanan di sekitar kompleks, kemarin.
Dua rekaman diantaranya jelas merekam bagian depan kediaman Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri itu. Polisi berseragam mulai nongkrong di pos jaga kompleks setelah kepolisian mengumumkan insiden dugaan saling tembak dua ajudan Ferdy Sambo pada Senin lalu atau tiga hari setelah kejadian. Suatu hari setelah kejadian ini, polisi mengganti dekoder CCTV di pos satpam kompleks Polri Duren Tiga. Alat penyimpanan rekaman saat ini dan yang diamati Tempo kemarin merupakan alat baru, yang terpasang setelah insiden tersebut. (Yetede)
Bukti Kunci Penerang Kematian Josua
Kalangan pegiat hak asasi manusia menyebutkan dua bukti yang bisa membuat terang kejanggalan kematian Brigadir Josua:: bekas luka pada jenazah dan rekaman CCTV di sekitar rumah Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo. Autopsi ulang jenazah secara independen serta serta pembukaan CCTV yang sudah disita polisi menjadi sangat penting. Sebuah layar monitor di pos satpam kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, menampilkan hasil enam rekaman kamera pengintai atau CCTV yang mengarah ke rumah Inspektur Jendral Ferdy Sambo maupun jalanan di sekitar kompleks, kemarin.
Dua rekaman diantaranya jelas merekam bagian depan kediaman Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri itu. Polisi berseragam mulai nongkrong di pos jaga kompleks setelah kepolisian mengumumkan insiden dugaan saling tembak dua ajudan Ferdy Sambo pada Senin lalu atau tiga hari setelah kejadian. Suatu hari setelah kejadian ini, polisi mengganti dekoder CCTV di pos satpam kompleks Polri Duren Tiga. Alat penyimpanan rekaman saat ini dan yang diamati Tempo kemarin merupakan alat baru, yang terpasang setelah insiden tersebut. (Yetede)
Bukti Kunci Penerang Kematian Josua
Kalangan pegiat hak asasi manusia menyebutkan dua bukti yang bisa membuat terang kejanggalan kematian Brigadir Josua:: bekas luka pada jenazah dan rekaman CCTV di sekitar rumah Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo. Autopsi ulang jenazah secara independen serta serta pembukaan CCTV yang sudah disita polisi menjadi sangat penting. Sebuah layar monitor di pos satpam kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, menampilkan hasil enam rekaman kamera pengintai atau CCTV yang mengarah ke rumah Inspektur Jendral Ferdy Sambo maupun jalanan di sekitar kompleks, kemarin.
Dua rekaman diantaranya jelas merekam bagian depan kediaman Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri itu. Polisi berseragam mulai nongkrong di pos jaga kompleks setelah kepolisian mengumumkan insiden dugaan saling tembak dua ajudan Ferdy Sambo pada Senin lalu atau tiga hari setelah kejadian. Suatu hari setelah kejadian ini, polisi mengganti dekoder CCTV di pos satpam kompleks Polri Duren Tiga. Alat penyimpanan rekaman saat ini dan yang diamati Tempo kemarin merupakan alat baru, yang terpasang setelah insiden tersebut. (Yetede)
Temuan Pemborosan itu Baru Potensi
Kementerian Pertanian menjelaskan sejumlah temuan BPK dan liputan Tempo soal sejumlah permasalahan pada proyek food estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terhadap pelaksanaan food estate menyudutkan Kementerian Pertanian. Proyek lumbung pangan di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, menjadi sorotan dalam salah satu audit tersebut. Dalam laporannya, BPK menilai ada potensi pemborosan anggaran dan kelebihan pembayaran pada intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, dua kegiatan utama Kementerian Pertanian dalam program food estate di Kalimantan Tengah. Ditemui Agoeng Wijaya dan Ima Dini Safhira dari Tempo, Senin, 11 Juli 2022. TNI melaksanakan kegiatan olah tanah siap tanam, dari lahan siap tanam ternyata ada yang belum selesai. Kami meminta komitmen mereka untuk menyelesaikan pekerjaan ini, apalagi sekarang musim kemarau. Harapannya bisa ngebut mengerjakan food estate sesuai dengan tahapan pelaksanaan sampi tanah siap tanam. (Yetede)
Arab Saudi Sambut Kedatangan 1 Juta Jemaah Calon Haji
Pemerintah Arab Saudi kembali menerima kedatangan para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji. Tahun ini pihak berwenang mengizinkan satu juta jamaah, termasuk 850.000 dari luar negeri untuk berhaji setelah dua tahun lalu diberlakukan pengurangan jumlah jamaah secara drastis akibat pandemi Covid-19. Pihak berwenang menuturkan pada Minggu (3/7), sedikitnya terdapat 650.000 calon haji asal luar negeri yang sudah tiba di Arab Saudi, "Ini adalah kebahagiaan murni. Saya hampir tidak percaya berada disini. Saya menikmati setiap momennya," ungkap salah seorang jamaah calon haji asal Sudan, Abdel Qader Kheder kepada AFP di Mekah pada Senin (4/7), menjelang ibadah haji yang diperkirakan dimulai pada Rabu (6/7). Pada 2019 terdapat sekitar 2,5 juta orang mengikuti prosesi ibadah haji, mulai dari mengelilingi Ka'bah bangunan berbentuk kubus hitam yang megah di Masjidil Haram- kemudian wukuf di Arofah dan melempar Jumrah di Mina. Namun pada 2020, warga negara asing dilarang masuk dan jamaah hanya dibatasi 10.000 orang. (Yetede)
Daging Terjangkit untuk Stok Pangan
Para peternak meminta pemerintah membeli dari daging sapi yang terkena penyakit kuku dan mulut (PMK). Usul tersebut diajukan untuk menekan kerugian akibat turunnya harga daging yang bergejala ataupun terjangkit virus. Selain itu, jika sapi mati peternak harus mengeluarkan biaya pemusnahan. Ketua Umum Himpunan Ternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI). Nanang Purus Subendro, menyatakan daging sapi yang diserap bisa dimanfaatkan sebagai stok pangan nasional. "Kami sudah bertemu dengan Badan Pangan Nasional. Sedang dibuatkan skema penyerapan daging ternak yang terjangkit," tuturnya saat dihubungi kemarin. Anggota Komunitas Sapi Indonesia (KSI) Jombang, Rahardi Gautama, mengatakan penyerapan oleh pemerintah bisa membantu memutus rantai penularan PMK. "Karena tidak terjadi lagi pemotongan di belakang rumah ataupun ternak mati sia-sia. Dengan adanya rumah potong hewan yang menampung sapi terjangkit PMK, penyebaran wabah dapat dicegah," katanya. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Evaluasi Bantuan Langsung Tunai BBM
11 Oct 2022 -
Alarm Inflasi Mengancam Sektor Retail
11 Oct 2022 -
Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut Sepekan Lagi
10 Oct 2022







