Berita Utama
( 178 )Menhub: Pergerakan Kendaraan di Jabar Menurun
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pada libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), pergerakan kendaraan di wilayah Jawa Barat menunjukkan tren penurunan yang artinya imbauan untuk tidak bepergian ditaati. Adapun data Ditlantas Polda Jabar menyebutkan pada operasi lilin tahun ini, jumlah kendaraan yang masuk provinsi Jabar berkurang sekitar 5% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan jumlah kecelakaan lalu lintas juga menurun sekitar 51% dibandingkan tahun lalu. Menurut Menhub, penurunan pergerakan kendaraan pada saat libur Nataru menunjukkan masyarakat telah mematuhi imbauan dari pemerintah. Sebab, kata dia, pada libur Nataru ini tidak ada penyekatan yang dilakukan oleh petugas, baik di jalan tol maupun arteri. (Yetede)
Sertifikasi BMN Tanah 2021 Capai 101,2%
Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan berhasil menyertifikasi barang barang milik negara (BMN) sebanyak 27.109 bidang tanah atau 101,19% dari target tahun ini yang sebanyak 26.790 bidang tanah. Dalam melakukan sertifikasi ini, DJKN menggandeng Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta seluruh kementerian/lembaga."Sampai saat ini capaian sertifikasi telah membukukan total 27.109 NUP dengan 20,248 sertifikat hak pakai atas nama pemerintah RI cq kemeterian/lembaga berhasil diterbitkan atau 101,19% dari target tahun anggaran 2021," ujar Direktur Jendral Kekayaan Negara Rionald Silaban dalam acara Rapat Koordinasi Percepatan Persertifikatan BMN Berupa Tanah, baru-baru ini. Pada kesempatan yang sama, Direktur Barang Milik Negara DJKN Encep Sudarwan juga memberikan apresiasi kepada kementerian ATR/BPN dan seluruh K/L yang terlibat dalam penyertifikatan BMN. (Yetede)
Wapres Dorong Dunia Usaha Proaktif Atasi Perubahan Iklim
Wakil Presiden (Wapres) Maaruf Amin mendorong dunia usaha untuk lebih proaktif dalam mengatasi perubahan iklim. Wapres menekankan agar pelaku industri turut berpartisipasi dalam rencana target Indonesia Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 untuk mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim. "Saya mengharapkan peran aktif kalangan dunia usaha dalam mengatasai perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Indonesia berkomitmen tinggi terhadap pengurangan emisi rumah kaca dan mendukung target Indonesia mencapai net-zero emission." kata Wapres Maaruf Amin. Wapres menyebutkan adanya peningkatan hasil pengelolaan lingkungan hidup yang ditunjukkan dengan banyaknya perusahaan yang menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. (Yetede)
Wapres Dorong Dunia Usaha Proaktif Atasi Perubahan Iklim
Wakil Presiden (Wapres) Maaruf Amin mendorong dunia usaha untuk lebih proaktif dalam mengatasi perubahan iklim. Wapres menekankan agar pelaku industri turut berpartisipasi dalam rencana target Indonesia Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 untuk mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim. "Saya mengharapkan peran aktif kalangan dunia usaha dalam mengatasai perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Indonesia berkomitmen tinggi terhadap pengurangan emisi rumah kaca dan mendukung target Indonesia mencapai net-zero emission." kata Wapres Maaruf Amin. Wapres menyebutkan adanya peningkatan hasil pengelolaan lingkungan hidup yang ditunjukkan dengan banyaknya perusahaan yang menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. (Yetede)
Saham Murah Akan Picu Aksi Window Dressing
Aksi Window Dressing diprediksi terjadi pekan ini , menyusul banyaknya saham unggulan bervaluasi murah. Indikator ekonomi positif memasuki kuartal IV-2021, terlihat pada terkendalinya inflasi, tingginya surplus neraca perdagangan dan cadangan devisa, serta pemulihan produk domestik bruto (PDB). Window Dressing adalah aksi manager investasi dan emiten memoles portfolio saham. Investor bisa memanfaatkan moment window dressing untuk mengakumulasi saham blue chips bervaluasi menarik di sektor barang konsumsi.
"Sentimen yang cukup penting adalah berkembangnya Omicron dan potensi lonjakan kasus Covid pasca Nataru. Sementara itu tapering dan kenaikan suku bunga tidak akan memberikan tekanan yang berat bagi IHSG. Apalagi, pasar sudah mendapat kepastian mengenai pelaksanaan tapering dan kenaikan suku bunga," ujar Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan. Analisis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya mengatakan, kasus positif Corona Omicron yang secara resmi masuk Indonesia Kamis (16/12) membuat IHSG yang awalnya sempat menguat akhirnya ditutup melemah pekan lalu. (Yetede)
Pemerintah akan Terbitkan Surat Utang Rp 157 Triliun Akhir 2021
Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPRR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerbitkan surat utang senilai Rp 157 triliun pada akhir tahun ini. Rencana penerbitan itu dikenal dengan burden sharing berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB)III antara Kemenkeu dan BI terkait pembagian beban pembiayaan APBN 2021.
"Sisa pengadaan utang tunai adalah tinggal melakukan penerbit SKB III sebesar Rp 157 triliun yang akan kita lakukan diakhir tahun ini," ujar Direktur Strategi dan Portfolio Pembiayaan DJPPR Kementerian Keuangan Riko Amor dalam konferensi pers virtual, Senin (13/12). Sementara itu untuk realisasi SBN Domestik telah mencapai Rp982,6 triliun dengna SBN valas sebesar Rp 158 triliun.
Ia mengatakan, Kemenkeu telah turut meningkatkan pembiayaan berupa pinjaman untuk memenuhi kebutuhan yang sangat tinggi dalam APBN 2021. "Kita meningkatkan pembiayaan berupa pinjaman di tengah kebutuhan yang sangat tinggi. Untuk pinjaman pemerintah melakukan konversi pinjaman," tuturnya. (Yetede)
Sisihkan Penghasilan untuk Bantu Pembangunan Rumah Guru Ngaji Disabilitas
Sungguh mulia apa yang dilakukan oleh anggota polisi Polsek Pamarican, Polres Ciamis, Polda Jawa Barat (Jabar) bernama Brigadir Ruslan Hadiyatna. Polisi yang bertugas dia Bhabinkamtibnas Polsek Pamarican ini rela menyisihkan sebagian dari penghasilannya untuk membantu pembangunan sebuah rumah layak huni untuk Ustadz Muhhamd Alfin Zikri (30) yang akrab disapa Ustadz Alfin yang tinggal di dusun Malabar, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican. Ustadz yang kondisinya lumpuh sejak lahir (difabel) ini tinggal di mushola sederhana. Ustadz yang belum berkeluarga ini hidup ditemani oleh kedua orang muridnya yang membantu kegiatan sehari-hari.
Disamping Mushola sebenarnya ada sebuah gubuk yang dibangun warga untuk Ustadz Alfin tinggal namun kondisinya sempit dan tak layak huni. Ustadz Alfin sudah sebelas tahun tinggal di desa itu dan kegiatan sehari-hari mengajar anak-anak mengaji di Mushola Masalikul Huda serta memberikan ceramah pengajian, termasuk pengajian untuk ibu-ibu. "Saya ingin Ustadz Alfin mendapat tempat yang layak dekat Mushola sehingga aktivitas mengajarnya bisa berjalan lancar," kata Ruslan kepada Investor Daily. Melihat kondisi Ustadz Alfin yang tinggal ditempat kurang layak, Brigadir Ruslan kemudian berinisiatif mencarikan tanah didepan Mushola untuk dibangun sebagai tempat tinggal.
"Alhamdulillah dari donasi bisa terkumpul sekitar Rp 10 juta sehingga pada Oktober kemarin kita membangun pondasinya, Dan kabar baiknya saya dapat sumbangan lagi dari Ibu Astuti dari Depok sekitar Rp 20 juta sehingga kemudian saya bisa mulai proses pembangunan rumahnya, semoga bisa segera tuntas," Kata Bapak satu anak ini. Brigadir punya cita-cita setelah membangun rumah untuk Ustadz Alfin selesai maka renovasi mushola akan menjadi prioritasnya. Hal ini mengingat kondisi mushola yang sejak dibangun pada tahun 1987 belum dilakukan renovasi.
"Saya berharap ada donatur yang mau membantu Ustadz Alfin agar beliau lebih mudah mobilitasnya. Bila Ustadz memiliki motor matic beroda tiga (untuk disabilitas) maka akan sangat membantu tugas-tugasnya untuk berdakwah dan mengajar," harapnya. Pada kesempatan ini Brigadir Ruslan menyampaikan, dirinya ikut membina pemuda di desa dengan mengembangkan usaha madu hutan. Selama ini banyak yang mencari madu hutan, namun bingung cara menjualnya. Brigadir turun langsung membina mereka dan mengarahkan agar membuat kemasan yang lebih baik. Sekarang ini sudah dikasih merek Malega dan punya kemasan yang baik, (Yetede)
Indonesia Hitung Mundur Satu Tahun ke TV Digital
Setahun sebelum pelaksanaan penuh migrasi televisi (TV) digital pada 2 November 2022, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meluncurkan hitung mundur satu tahun migrasi TV terestrial analog ke digital (analog switch off/ASO). Peluncuran hitung mundur ASO dilaksanakan dalam acara 'Anugrah Penyiaran Provinsi Jawa Barat' yang dilangsungkan secara hibrida, gabungan tatap muka dan virtual, dari Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/11). "Persisi 2 November 2021 bertepatan satu tahun menjelang diberhentikannya siaran TV analog secara nasional. "Karena itu, kami mengajak masyarakat Jawa Barat untuk segera beralih, ataupun migrasi dari perangkat TV analog ke digital," ujar Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Rosario Niken Widyastuti. Pemerintah menargetkan penyelesaian akhir program migrasi penyiaran televisi analog ke digital melalui ASO paling lambat 2 November 2021 sesuai amanat Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Sementara itu, mewakili Komenkominfo Johnny G Plate dalam acara 'Anugrah Penyiaran Provinsi Jawa Barat'' yang bertajuk 'Jawa Barat Ngebret Digital' itu, Niken manyatakan, pertahapan peralihan menuju TV digital dilakukan sesuai dengan Standard Internasional Telecommunication Union (ITU)."Rancangan Pertahapan itu disusun Kemekominfo dengan pertimbangan rujukan Internasional yang ditetapkan ITU, misalnya kondisi geografis, luas wilayah, keterbatasan frekuensi radio, dan kemampuan teknologi siaran digital,"jelasnya. Dia menegaskan, harapan pemerintah dengan peralihan TV analog ke Digital akan membawa kemajuan dan menghadirkan tayangan penyiaran yang lebih berkualitas bagi masyarakat. "Masyarakat tidak perlu membayar, tidak perlu berlangganan, atau membeli pulsa untuk menonton. Dengan TV digital siaran akan lebih bersih gambarnya, jernih suaranya, dan canggih teknologinya," katanya. Karena itu Niken mengajak masyarakat Indonesia untuk segera beralih ke perangkat digital agar bisa menikmati tayangan siaran TV digital. (Yetede)
Menkeu Waspadai Rambatan Ketidakpastian Global
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Indonesia harus mewaspadai adanya berbagai dinamikan isu global yang berpotensi untuk menciptakan dampak rambatan atau spill over terhadap perekonomian global, termasuk ke Tanah Air. "Dinamika global ini menjadi sesuatu yang perlu kita waspadai dalam mengelola perekonomian kita. Isu-isu di negara yang memilki spill over di AS, Tiongkok, Eropa harus jadi perhatian kita, sebab mereka mampu timbulkan rambatan ke pertumbuhan ekonomi global termasuk di Indonesia," tutur dia dalam konferensi, di Jakarta, Senin (25/10).
Secara rinci, isu global di AS meliputi tapering dan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The FED) serta debt llimit di AS yang rencananya ditunda sampai Desember, namun bukan berarti telah terjadi kesepakatan politik. Kemudian isu di Eropa terkait kenaikan inflasi dan harga energi, serta Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ACB) dan Bank Sentral Inggris (Bank of England/BoE) serta adanya dampak brexit pada labor shortage sekaligus adanya gangguan supply. Selanjutnya, resiko di Tiongkok terkait gagal bayar Evergrande, yang meski sudah mampu membayar cicilan utang, namun belum selesai juga.
"Potensi perlambatan Ekonomi di Tiongkok berikan dampak diberbagai perekonomian dunia mulai harga komoditas sampai pertumbuhan dunia keseluruhan," ujarnya. Selain itu, terdapat juga resiko dari fluktuasi harga komoditas energi akibat krisis energi China dan winter. Adanya kelangkaan input dan kenaikan upah sekaligus biaya shipping serta naiknya produce price dan resiko stagflasi. "Kita harus mewaspadai meningkatnya Produce price, yang sekarang sudah dialami oleh berbagai produser sektor manufaktur berpotensi pass trough ke inflasi dalam negeri. Meskipun hingga saat ini inflasi masih baik." tuturnya. (Yetede)
Problematika Peternak Ayam Telur, Bansos & Medsos Pengaruhi Harga
Anomali rendahnya harga telur ayam ditengah kenaikan harga pakan jagung bukan persolan baru bagi peternak di Jawa Timur. Faktor bantuan sosial yang tidak kunjung cair serta munculnya acuan harga di media sosial menambah persoalan bagi peternak. Kenaikan harga jagung yang tidak diimbangi kenaikan harga telur membuat peternakan rugi hingga Rp6.000-Rp7.000/kg. Kondisi seperti ini sebenarnya sudah terjadi 11 bulan terakhir. Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar Rofi Yasifun mengatakan harga telur saat ini jauh dibawah acuan Pemendag No.7 Tahun 2020. Harga telur on farm atau ditingkat peternak Blitar sekitar Rp13.000-Rp14.000/kg.
Sementara itu, dikutip dari data Sistem informasi Ketersedian dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim per 22 Sepetember 2021 tercatat harga telur di pasar saat ini merata Rp18.155/kg, harga tertinggi di Gresik Rp.20.000/kg dan harga terendah di Nganjuk, Kediri dan Bondowoso Rp17.000/kg. Harga telur ayam tersebut terus mengalami penurunan dibandingkan dengan Agustus yang merata Rp23.000/kg. Rofi menambahkan bahwa stok telur di peternak selalu habis setiap hari, namun tidak berhasil mengerek harga di pasar.
Pekerja disalah satu peternak ayam petelur di kelurahan Wonokoyo Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang Dani Uluf Suwanda mengatakan bahwa Afkir dini terhadap 2.500 ekor ayam harus dilakukan lantaran harga telur belum membaik. "Kami terpaksa afkir dini 2.500 ekor ayam, meskipun ayam itu masih produktif. Namun kami tidak punya pilihan lain," ujar Dani dilansir dari Antara. Dani menjelaskan, harga ayam pada saat dilakukan afkir dini, berada pada kisaran Rp12.000-Rp14.000/kg. Harga tersebut masih dibawah kondisi normal, yang sebelumnya berada pada angka Rp16.000. (yetede)
Pilihan Editor
-
Upaya Menegakkan Jurnalisme Berkeadilan
01 Aug 2022 -
Hati-hati Rekor Inflasi
02 Aug 2022 -
Kegagalan Sistem Pangan Indonesia
06 Aug 2022








