;
Tags

Pariwisata

( 747 )

Keringat Para Puan Rintis Wisata di Pulau Kecil

KT3 22 Dec 2023 Kompas (H)

Di Batam, kaum perempuan menjadi pelopor yang merintis wisata di pulau kecil. Suhana (41) memandu tiga wisatawan berjalan mengelilingi Kampung Melayu di Pulau Ngenang. Rumah-rumah warga tertata apik. Halamannya ditanami rumput jepang dan berbagai jenis bunga. Di pinggir kampung, hutan bakau dijaga agar tetap rindang untuk melindungi rumah warga dari hantaman ombak. ”Pemerintah banyak kasih bantuan sejak wisata di Ngenang berkembang. Pelabuhan dipercantik, jalan kampong dicor, juga dibikinkan saluran air,” kata Suhana, Kamis (14/12). Pulau Ngenang berada di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepri. Wisatawan bisa pergi ke Ngenang dengan menyewa perahu mesin, 15 menit dari Pelabuhan Telaga Punggur di Batam. Suhana adalah Ketua Perajin Tenun di Pulau Ngenang, dengan 18 perajin. Mereka awalnya diajari menenun oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam pada 2018. ”Pertama kali belajar, saya heran banget benang kusut, kok, bisa jadi kain cantik. Dari pertama kali lihat, saya langsung jatuh cinta,” ujarnya. Seperti umumnya perempuan Melayudi pulau-pulau kecil Nusantara, Suhana juga nelayan pesisir. Saat air surut, ia turun kelaut untuk memancing dan mencari siput. Setelah menenun, ia lebih banyak menghabiskan waktu di Rumah Tenun yang dibangun Pemkot Batam pada 2022. Disini tersedia lima alat tenun bukan mesin (ATBM) yang bisa digunakan para perajin. Kain tenun dijual Rp 400.000 hingga Rp 750.000 per meter, tergantung kerumitan motif. Motif tenun banyak terinspirasi dari alam pesisir, seperti burung layang-layang, ikan marlin, daun sirih, dan bunga setu. Setiap perajin rata-rata bisa mengantongi pendapatan Rp 2 juta per bulan.

Antusiasme perempuan Ngenang menjadi perajin tenun menular ke warga lainnya. Selain kelompok perajin tenun, di pulau itu dibentuk juga kelompok perajin batik dan perajin rajut. Salah satu perajin batik, Suminah (65), menuturkan, saat ini ada 10 orang yang bergiat di Rumah Batik Ngenang. Batik karya para perempuan Ngenang dijual Rp 160.000 per 2 meter untuk batik cap dan Rp 500.000 per 2 meter untuk batik tulis. Tak jauh dari Rumah Batik terdapat juga Rumah Rajut. Di situ, para perempuan Ngenang biasa berkumpul untuk membuat berbagai macam cendera mata dari benang wol. Gantungan kunci dijual Rp 10.000, sedangkan tas kecil dibanderol Rp 100.000. Perajin rajut di Ngenang ada belasan orang. Mereka memasarkan karya dengan memajang di kios-kios sepanjang jalan yang dilalui wisatawan. Setiap kali ada rombongan turis datang, mereka bisa mengantongi pendapatan sekitar Rp 500.000. Arus wisatawan ke Ngenang menumbuhkan kesadaran warga untuk bersama-sama membangun wisata kampung. Suami Apsah, Abdul Gani (63), bahkan rela menghibahkan tanahnya untuk dijadikan tempat bagi perajin menenun. ”Saya berikan tanah itu demi kemajuan kampung. Harapannya, kalau wisata di kampung semakin ramai, ekonomi warga juga akan lebih terangkat,” kata Abdul. Apsah menambahkan, warga Ngenang selalu antusias mengikuti pelatihan terkait wisata yang diselenggarakan pemerintah ataupun swasta. ”Kami juga minta diajari Bahasa Inggris sama mahasiswa yang lagi KKN di sini. Biar kami bisa bercakap-cakap sama turis-turis yang datang,” ujar Apsah. (Yoga)

Menhub Minta Beri Perhatian Khusus untuk Perjalanan Wisata

KT1 22 Dec 2023 Investor Daily
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi  menyampaikan perlu adanya perhatian khusus pada perjalanan wisata untuk memastikan keamanan dan keselamatan selama libur Natal 2023 dan tahun Baru 2024 (Nataru). "Kita tahu ada perkiraan 107 juta orang yang bergerak pada libur Nataru tahun ini dan kebanyakan akan menuju tempat wisata," kata Menhub. Menurut dia, hal tersebut merupakan salah satu upaya antisipasi   karena moda transportasi bisa banyak digunakan untuk perjalanan ke destinasi wisata. Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, Jalur tol Cikopo-Palimanan (Cipali)  menjadi salah satu titik krusial yang akan terjadi kepadatan. Di tol Cipali, ada perjumpaan dengan tol  Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), "Kami bersama-sama dengan Korlantas  dan Dinas Perhubungan telah menyiapkan upaya-upaya rekayasa lalu lintas," kata Menhub. (Yetede)

RI Ikut Berebut Wisatawan

KT3 21 Dec 2023 Kompas

Pascapandemi banyak negara berusaha untuk membenahi ekonominya. Pariwisata menjadi cara paling cepat untuk membangun kembali ekonomi. Pemerintah Indonesia berencana memberikan bebas visa kepada warga negara di 20 negara yang berpotensi mendorong wisata berkualitas, terutama wisatawan dari negara dengan pendapat per kapita yang tinggi. Meski pengusaha mendukung wacana ini, sejumlah pihak mengingatkan rencana ini jangan sampai menciptakan masalah baru. Pemerintah tengah mengkaji regulasi bebas visa bagi 20 negara yang dianggap berkontribusi menyumbang pariwisata berkualitas di Republik Indonesia (RI). Pariwisata berkualitas yang dimaksud adalah wisatawan asing yang tinggal lebih lama dan membelanjakan uang lebih banyak. Pariwisata jenis ini akan berdampak bagi ekonomi di daerah tujuan wisata (Kompas.id, 19/12). Kebijakan yang bersifat selektif ini sangat baik bagi penerimaan negara dan juga para pelaku wisata. Pemasukan devisa dalam jumlah besar diharapkan karena yang datang wisatawan berkualitas.

Di sisi lain, pelaku usaha wisata lebih merasa nyaman dengan kehadiran mereka. Beberapa kasus belakangan, yang diakibatkan perilaku wisatawan asing yang tidak tertib, membuat para pelaku bisnis wisata trauma. Apabila kelak wisatawan yang datang benar-benar berkualitas, mereka bisa melayani dengan perasaan aman. Akan tetapi, Indonesia juga bersaing dengan negara lain. Mereka juga memperbaiki layanan bagi para wisatawan, baik dari urusan imigrasi maupun layanan wisata, contohnya, Jepang sudah lama membuka diri dengan mempermudah layanan imigrasi untuk sejumlah negara dan mereka juga membangun pariwisata halal karena mengincar pasar negara-negara berpenduduk Muslim, karena pasar ini sangat besar. Di Eropa, penerbangan dan juga tempat-tempat wisata dipenuhi pengunjung sejak beberapa bulan lalu. Karena itu, rencana pemberian bebas visa harus ditindaklanjuti dengan layanan pariwisata yang prima, mulai dari penerimaan di bandara yang kadang dikeluhkan hingga penginapan dan juga layanan lainnya. Tanpa persiapan yang memadai, kita sangat boleh jadi bakal kalah dalam mendapatkan wisatawan asing. (Yoga)

Animo Wisata Meningkat

KT3 20 Dec 2023 Kompas

Animo masyarakat untuk liburan akhir tahun semakin meningkat. Selain pelesiran ke sejumlah daerah di Tanah Air, mereka juga berwisata ke luar negeri. AB Sadewa, Corporate Secretary and Investor Relations PT Panorama Sentrawisata Tbk, Selasa (19/12) mengatakan, permintaan paket wisata tahun ini tumbuh positif. Bahkan, ia menilai geliat pemesanan paket itu hampir sama dengan masa sebelum pandemi Covid-19 tahun 2019. Selama musim liburan akhir tahun 2023, menurut dia, permintaan wisata meningkat 20-30 % dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, masyarakat kini lebih banyak memanfaatkan masa liburan ke luar negeri. ”Trennya memang lebih tinggi permintaan untuk ke luar negeri ketimbang wisatawan mancanegara datang ke Indonesia,” ujarnya.

Jepang menjadi salah satu destinasi favorit. Harga paket wisata ke Jepang dibanderol mulai dari Rp 1,6 juta per orang per hari hingga sekitar Rp 28 juta per orang selama 10 hari. Destinasi favorit lainnya adalah Korsel. Tak sedikit pula pelancong berlibur ke tujuan wisata baru, seperti Afrika Selatan dan Alaska di AS. Sebaliknya, wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa, justru tak banyak yang melakukan perjalanan ke IndoneSia saat akhir tahun. Mereka cenderung memilih merayakan Natal di negara asalnya. Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia lebih banyak berasal dari India dan Afrika Selatan. Mereka umumnya berlibur ke Bali dan Lombok.

Iko Putera, Chief Executive Officer of Transport Traveloka, mengatakan, pada semester I tahunini pesanan akomodasi ke Jepang dan Singapura via Traveloka meningkat dua kali lipat, sedangkan pesanan tiket per-jalanan tiga kali lipat. ”Di luar Asia, ada juga (pesanan ke) Australia, negara-negara Eropa, hingga AS,” ka-tanya. PR Senior Manager Tiket.com Sandra Darmosumarto mengatakan, pembelian tiket pesawat, akomodasi, dan kegiatan wisata meningkat 10 % dari periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Pemesanan hotel paling banyak untuk perjalanan luar negeri tercatat di Malaysia dan Thailand. ”Kami yakin minat berlibur akan mencapai tingkat yang lebih tinggi, baik domestik maupun internasional,” kata Sandra. (Yoga)

PARIWISATA, Bebas Visa 20 Negara, Pengawasan Perlu Ditingkatkan

KT3 20 Dec 2023 Kompas

Pemerintah berencana memberikan bebas visa pada 20 negara yang berpotensi mendorong pariwisata berkualitas, terutama untuk wisatawan dari negara dengan pendapatan per kapita yang tinggi. Meski pengusaha mendukung wacana ini, ada peringatan agar rencana kebijakan ini jangan sampai menciptakan masalah baru. Kebijakan bebas visa sedang terus dikaji terhadap 20 negara yang dianggap dapat berkontribusi pada pariwisata berkualitas di Indonesia. Pariwisata berkualitas yang dimaksud adalah wisatawan asing yang tinggal lebih lama dan membelanjakan uang lebih banyak. Pariwisata jenis ini akan berdampak bagi ekonomi lokal di daerah tujuan wisata. ”Kami dorong agar bebas visa kunjungan ini bisa jadi topik yang segera diputuskan. Presiden memberi waktu akhir tahun sampai awal tahun depan. Rapat di kementerian dan lembaga terus berlangsung,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam konferensi pers mingguan, di Jakarta, Senin (18/12) sore.

Negara-negara yang dibidik menyumbang wisata berkualitas adalah Australia, Selandia Baru, India, China, Korsel, Jepang, Rusia, Taiwan, Italia, Spanyol, Inggris, Jerman, Perancis, dan Belanda. Lainnya merupakan negara yang dianggap berkontribusi pada investasi serta ekonomi Indonesia, yakni Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, serta negara Timur Tengah yang diusulkan menerima bebas visa kunjungan. Negara-negara itu masuk dalam daftar 20 negara prioritas, selain negara-negara di kawasan ASEAN. Sandiaga menambahkan, Presiden menekankan pergerakan wisatawan mancanegara ini bisa berdampak positif bagi masyarakat Indonesia, baik untuk investasi maupun ilmu pengetahuan. Menurut kajian, ke-20 negara itu akan memberikan pemasukan yang besar sekaligus penyumbang wisatawan terbanyak. Negara-negara ini dipilih berdasarkan sejumlah pertimbangan, di antaranya aspek pendapatan per  kapita, durasi tinggal (length of stay), rata-rata pengeluaran selama mengunjungi destinasi di Indonesia, serta jumlah wisatawan yang akan bepergian ke luar negeri. (Yoga)

Yogyakarta Banjir Berkah Wisatawan di Pengujung Tahun

KT3 20 Dec 2023 Kompas

Tak diragukan lagi bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi provinsi tujuan utama wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia. Hal itu terlihat setiap momen liburan datang, termasuk jelang Natal dan Tahun Baru seperti saat ini. Salah satu indikasinya, reservasi hotel yang hampir penuh. ”Hingga hari ini, reservasi hotel-hotel di DIY untuk periode 23 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 sudah 80 %,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono, Senin (18/12). Berdasarkan Statistik Wisatawan Nusantara yang dirilis BPS, sepanjang tahun 2022, DIY dikunjungi 25,7 juta wisnus. Ini menempatkan DIY di peringkat ketujuh nasional setelah Jatim, Jabar, Jateng, DKI Jakarta, Banten, dan Sulsel. DIY juga menempati urutan tertinggi persentase kunjungan wisnus dengan maksud utama rekreasi atau berlibur, yakni 53,09 %, mengungguli Bali yang menempati peringkat kedua dengan 51,59 persen wisnus yang berkunjung dengan maksud utama berekreasi.

Sebanyak 57,47 % wisnus di DIY mengincar jenis kegiatan wisata kuliner, disusul wisata kota / perdesaan (26,05), dengan rerata lama perjalanan wisnus di DIY adalah 3,42 malam dengan rata-rata pengeluaran Rp 2 juta. Jika menggunakan hitungan kasar, uang yang berputar dari pengeluaran wisnus di DIY pada 2022 mencapai Rp 51,4 triliun, 10 kali lipat APBD DIY tahun 2023. Angka itu menunjukkan betapa pariwisata sungguh menjadi salah satu motor penggerak ekonomi DIY. ”Tahun lalu okupansi hotel pada liburan Natal dan Tahun Baru mencapai 75-80 %. Tahun ini okupansi kami prediksi bisa sampai 90 %,” kata Deddy. Menurut Kasi Pengendalian Operasional Lalu Lintas Dishub DIY Lazuardi, pada periode 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024, pergerakan orang memasuki DIY diperkirakan 9,6 juta orang. Dari jumlah itu, 800.000 orang adalah wisatawan. (Yoga)

Karpet Merah bagi Pelancong Asing

KT3 17 Dec 2023 Kompas

Industri pariwisata berangsur pulih ke kondisi sebelum pandemi Covid-19, berkat meningkatnya jumlah kedatangan wisatawan mancanegara di seluruh dunia setelah sejumlah negara mencabut pembatasan dan membuka diri. China yang terkenal dengan pembatasan superketat menjadi negara terakhir yang membuka pintu kembali pada turis asing, Maret 2023. China sadar perekonomiannya melemah karena pariwisata anjlok selama pandemi. China lantas menggenjot jumlah pelancong asing dengan menawarkan berbagai kemudahan, antara lain, kemudahan pengurusan visa, penurunan biaya visa, pemberlakuan visa elektronik (e-visa), digitalisasi proses sebelum bepergian, dan pemberian bebas visa pada negara-negara tertentu. Laporan Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) pada November 2023 menyebutkan, situasi pariwisata internasional akhir 2023 mendekati kondisi sebelum pandemi. Data terbaru menunjukkan 975 juta wisatawan mancanegara (wisman) bepergian pada Januari- September 2023, meningkat 38 % dibandingkan periode yang sama pada 2022. Berbagai destinasi wisata dunia rata-rata menerima 22 % wisman lebih banyak pada triwulan III-2023 dibanding tahun sebelumnya.

Banyaknya wisman yang datang meningkatkan penerimaan pariwisata internasional, mencapai 1,4 triliun USD pada akhir 2023. Pada 2019, penerimaannya sekitar 1,5 triliun USD. Dari seluruh negara di dunia, negara-negara di Timur Tengah tahun ini menjadi satu-satunya kawasan yang melampaui tingkat kedatangan wisman 2019. Kunci keberhasilannya adalah fasilitasi visa, pengembangan destinasi baru, investasi pada proyek-proyek baru terkait pariwisata, dan penyelenggaraan acara-acara besar. Eropa yang menjadi tujuan wisata terbesar di dunia (56 % total wisman dunia) pulih berkat wisman yang kebanyakan dari AS. Begitu pula Afsel. Hanya Asia dan Pasifik yang tertahan di 62 % dari tingkat sebelum pandemi, karena lambat membuka diri kembali untuk perjalanan internasional. Salah satu contohnya China. Thailand memberlakukan bebas visa, spesifik bagi wisman dari China, Kazakhstan, India, dan Taiwan, yang berlaku sementara, pada 25 September 2023-29 Februari 2024. Mereka mendapat masa tinggal 30 hari. Alasan Thailand memilihChina sebagai target utama karena lebih dari 10 tahun wisman China mendominasi wisatawan ke Thailand. Jumlahnya hampir 11 juta pada 2019 dan menyumbang 27,6 % seluruh kedatangan wisman sebelum pandemi. Thailand menyadari industri pariwisata adalah satu-satunya mesin ekonomi yang tersisa untuk menghasilkan pendapatan dengan cepat.

Memperpanjang masa tinggal juga dapat memacu pengeluaran pariwisata. Malaysia, misalnya, memperpanjang masa tinggal bagi warga Hong Kong menjadi 90 hari dari semula 30 hari. Sementara Vietnam merevisi masa tinggal bebas visa menjadi 45 hari dari semula 15 hari untuk negara-negara tertentu. Korsel juga menyederhanakan prosedur masuk dan memberi izin tinggal hingga 30 hari untuk mendongkrak pariwisata dan belanja dalam negeri. Jepang mengambil langkah ”lebih berani” dengan rencana mengizinkan pengusaha asing tinggal di Jepang selama 2 tahun meski belum ada tempat usaha atau belum menanamkan investasi apa pun. Situs Nikkei, 30 Oktober 2023, menyebutkan, kebijakan ini untuk membantu mereka memulai bisnisnya dengan meringankan persyaratan tempat tinggal. Langkah ini sekaligus mendorong perekonomian Jepang dengan menyuntikkan talenta internasional. (Yoga)

Konektivitas Maritim Perkuat Jalur Rempah

KT3 15 Dec 2023 Kompas
Kementerian Perhubungan mendorong agar jalur maritim memperkuat sektor pariwisata, termasuk destinasi sejarah jalur rempah di sisi timur Indonesia. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, jalur rempah dimulai dari Kepulauan Maluku yang dijuluki ”Kepulauan Rempah”. Pala dan cengkeh menjadi unggulan Kepulauan Maluku. Jalur rempah di kawasan timur Indonesia itu kini sudah terkoneksi dengan jalur pelayaran baik dengan kapal Pelni maupun kapal perintis. ”Kita ingin sektor maritim mendukung kemajuan pariwisata di sana,” ujar Budi Karya, Kamis (14/12/2023). Dalam peringatan Hari Nusantara di Kota Tidore, Maluku Utara, Rabu (13/12), Budi Karya mengatakan, pemerintah terus meningkatkan konektivitas antarpulau. (Yoga)

Pariwisata untuk Kesejahteraan Rakyat

KT3 15 Dec 2023 Kompas

Pemerintah akan menekankan kebijakan pariwisata berkelanjutan pada 2024. Masyarakat setempat diharapkan tetap dilibatkan untuk mewujudkannya. Menparekraf / Kepala Baparekraf Sandiaga Uno mengemukakan kebijakan pariwisata berkelanjutan dalam diskusi Tiket.com, Rabu (13/12). Diskusi bertema ”Tourism Industry Roadmap in 2024-2029”. Seperti dikutip Kompas.id dan harian Kompas, konsep ini bertumpu pada pilar pengelolaan berkelanjutan, keberlanjutan sosial ekonomi keberlanjutan budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Selain tidak berfokus pada kuantitas, kualitas pariwisata yang menargetkan durasi kunjungan wisatawan yang lebih lama patut diperhatikan. Kebijakan pariwisata berkelanjutan ini telah dibuat pedomannya oleh Sandiaga sejak 2021. Kebijakan dituangkan melalui Permenparekraf RI No 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.

Peraturan tersebut mengacu pada UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, yang menyebutkan, pembangunan kepariwisataan diwujudkan melalui pelaksanaan rencana pembangunan kepariwisataan dengan memperhatikan keanekaragaman, keunikan, dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata. Dalam peraturan, pariwisata berkelanjutan didefinisikan sebagai pariwisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan, saat ini dan masa depan. Selain itu, pariwisata berkelanjutan memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan, dan masyarakat setempat. Pariwisata berkelanjutan juga dapat diaplikasikan ke semua bentuk aktivitas wisata di semua jenis destinasi wisata, termasuk wisata massal dan berbagai jenis kegiatan wisata lainnya. Kita berharap, selain mewujudkan pariwisata yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan berdampak pada ekonomi negara, tak kalah penting peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (Yoga)

Wisata Berkelanjutan Jadi Prioritas 2024

KT3 14 Dec 2023 Kompas

Kemenparekraf akan menekankan pada model wisata berkelanjutan di 2024 untuk memulihkan industri pariwisata Tanah Air. Konsep ini bertumpu pada pilar pengelolaan berkelanjutan, keberlanjutan sosial ekonomi, keberlanjutan budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Selain tidak berfokus pada kuantitas, kualitas pariwisata yang menargetkan durasi kunjungan wisatawan yang lebih lama patut diperhatikan. ”Ke depan, pengalaman (berwisata) berdasarkan pada perjalanan. Tak hanya rombongan melihat-lihat, tetapi juga belajar bersama. Sustainable operations sekaligus berwisata menjaga lingkungan,” ujar Menparekraf / Kepala Baparekraf Sandiaga S Uno dalam Tourism Industry Roadmap in 2024-2029 yang diselenggarakan Tiket.com secara daring, Rabu (13/12).

Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif pada Bappenas Wahyu Wijayanto menambahkan, setidaknya ada lima tren pariwisata di 2024 yang bakal banyak diminati wisatawan. Pertama,tren culture immersion yang menekankan kegiatan liburan yang berbeda dengan tempat tinggal wisatawan. Kedua, wellness tourism dengan destinasi yang kental menawarkan budaya lokal dan alam untuk memperdalam perjalanan spiritual. ”Ketiga work from destination yang menyasar para pekerja dengan fleksibilitas tinggi agar dapat bekerja dari lokasi wisata. Keempat dan kelima masing-masing adalah off grid travel yang menekankan kesejahteraan wisatawan tanpa memikirkan pekerjaannya dan sport tourism yang mulai populer tahun ini dan diprediksi berlanjut pada tahun depan,” papar Wahyu. (Yoga)