;
Tags

Pariwisata

( 749 )

Masa Depan Kami Terbentang di Desa

KT3 26 Nov 2023 Kompas

Pariwisata di Desa Kemiren berdetak kencang. Anak-anak muda setempat mulai berpikir, tak perlu jauh-jauh bertarung hidup di kota. Lebih baik hidup tenang di desa, memelihara akar budaya dan memanfaatkan semua kebaikan alam yang ada, lantas mengemasnya dalam paket-paket wisata. Malam telah menembus pagi. Seribu-dua ribu orang yang sejak semalam begadang mengikuti pertunjukan barong sepuh di pelataran Anjungan Wisata Osing, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jatim, merangsek mendekati panggung. Mereka tidak sabar menyaksikan momen puncak pertunjukan: orang-orang kesurupan ”roh macan”. Seiring makin kencangnya tetabuhan gamelan, otot-otot tangan dan wajah anak muda itu menegang. Sedetik kemudian, ia bergerak liar dan hendak melompat. Jika tidak dipegangi, ia akan menerkam dan konon menggigit penonton. Semakin liar gerakan mereka yang kesurupan, semakin senang penonton. ”Ini yang ditunggu semua orang, momen orang kesurupan macan,” ujar Adi, sopir mobil sewaan yang mengaku tidak pernah bosan menonton barong sejak ia kecil.

Pertunjukan barong sepuh yang dimainkan kelompok Tresno Budaya semalam suntuk sejak Sabtu (18/11/2023) malam pukul 20.00-an hingga Minggu pagi pukul 06.00-an menutup Festival Kemiren ”Raksa Rumyat Bentur” yang berlangsung sejak 17 November 2023. Panitia yang terdiri atas anak-anak muda Kemiren, yang bergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kencana, bisa bernapas lega. ”Semua berjalan lancar dan denes,” ujar Edi Saputro (26), pentolan anak muda di Pokdarwis Kencana. Denes yang dia maksud berarti sempurna. Untuk memperbesar pasar wisata, Pokdarwis Kencana membuat paket-paket wisata yang bertumpu pada tradisi Kemiren. Bagaimanapun budaya merupakan kekuatan dasar Desa Kemiren. ”Jadi, wisata mesti mengikuti budaya, bukan sebaliknya,” kata Edi. Selain itu, wisata harus dikerjakan bersama-sama warga sesuai filosofi lung-lungan atau gotong royong orang Kemiren, serta melibatkan lembaga adat, ujar Ketua Lembaga Adat Desa Kemiren Suhaimi. (Yoga)

Festival Budaya Buka Peluang Ekonomi Petani Kopi Gayo

KT3 26 Nov 2023 Kompas

Festival Panen Kopi Gayo 2023 dibuka pada Sabtu (25/11) di Desa Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Pelestarian seni budaya hingga peningkatan ekonomi dan kohesi sosial warga menjadi target dalam ajang ini. Selain acara kesenian, para tamu juga dilibatkan dalam sejumlah kegiatan terkait tanaman kopi di area perkebunan di kawasan desa tersebut. Mereka diajak menanam sejumlah bibit pohon kopi dengan terlebih dulu melakukan ritual membaca doa ni kupi. Mereka juga diajak memanen biji kopi dan melihat cara mengolah buah kopi secara tradisional hingga menjadi biji kopi siap panggang (roasting) berupa green bean. Biji kopi hasil roasting dihaluskan lalu diseduh dan disajikan.

Ketua Kelompok Kerja Ke tahanan Budaya Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Syukur Asih Suprojo, menyatakan, ajang budaya tak harus selalu dilihat dari sisi pertunjukan seni budaya saja. Isu budaya bisa dibahas secara luas, mulai dari kearifan lokal, ketahanan pangan, hingga perubahan iklim. Keberadaan kopi dan festival budaya juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membangun jejaring dengan pihak luar, baik kalangan industri maupun kalangan importir. Dengan begitu, masyarakat juga mendapatkan manfaat, terutama secara ekonomi. (Yoga)

Memuliakan Kopi Gayo lewat Kebudayaan

KT3 25 Nov 2023 Kompas

Festival Panen Kopi Gayo yang keenam digelar di Desa Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh. Festival ini menjadi sarana untuk memuliakan kopi melalui kebudayaan. Festival Kopi Gayo tahun ini digelar pada 25-26 November 2023. Festival diisi berbagai acara pertunjukan kesenian, baik tradisional maupun modern. Pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan seperti didong, canang, dan tari saman pegayon. Sementara untuk pertunjukan seni modern ada Jazz Panen Kopi yang menampilkan sejumlah musisi dari Takengon, Medan, dan Yogyakarta. ”Pada hari terakhir (Minggu) kami juga akan mengumumkan pemenang kompetisi seni tradisional didong setelah para finalis tampil dulu sehari sebelumnya. Juga ada penampilan seni tradisional campuran Jawa Deli, Ketoprak Door Cipta Rukun Rahayu. Kelompok ini sudah ada sejak 20 tahun lalu dan menggunakan bahasa daerah campuran Jawa dan Gayo,” ujar penggagas acara festival, Hardiansyah Ay, Jumat (24/11).

Dalam rangkaian ketiga Festival Panen Kopi Gayo 2023, peserta diajak mengikuti sejumlah aktivitas di perkebunan kopi, seperti berkunjung ke kebun kopi, mengikuti ritual penanaman bibit kopi, Doa Ni Kupi, dan pemaparan sekaligus demonstrasi pengolahan kopi. ”Jadi, di lokasi akan dipertunjukkan kegiatan mulai dari memanen kopi, menyangrai, menggiling, sampai mencicipi (cupping) kopi,” tambah Hardiansyah. Festival Panen Kopi Gayo mengambil momen panen raya kopi di perkebunan-perkebunan rakyat di AcehTengah. Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang pemasaran kopi, seni, dan budaya. Kadis Pariwisata Aceh Tengah Zulkarnain mengatakan, jika dirata-rata, kini dalam sehari Aceh Tengah dikunjungi 3.000 orang. ”Umumnya wisatawan lokal, tetapi ada juga dari luar Provinsi Aceh,” kata Zulkarnain. Pada 2022, Aceh Tengah dikunjungi 158.280 orang. ”Wisatawan mancanegara masih minim. Kami akan tingkatkan lagi promosinya,” katanya. (Yoga)

INDUSTRI MUSIK : Bisnis Konser Prospektif

HR1 25 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Gebukan drum, petikan gitar, lantun­an vokal hingga aksi koreografi para boy group berpadu histeria penonton menjadi harmoni indah bagi para promotor. Bukan tanpa sebab, kondisi itu menunjukkan industri konser di dalam negeri yang kembali bergairah. Besarnya potensi industri konser di dalam negeri membuat banyak promotor bermunculan sehingga persaingan kian ketat. Sejumlah strategi perlu diterapkan, salah satunya adalah menjalin hubungan yang baik dengan manajemen artis. Bagi Rendra R. Saputra, CEO KIG Live, hubungan yang baik dengan manajemen artis menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menghadapi ketatnya persaingan di industri konser musik. Hubungan yang baik membuatnya bisa memperoleh artis untuk tampil di konser yang akan diadakan tanpa melakukan penawaran terlebih dahulu. “Itu salah satu faktor yang membuat kami cukup mumpuni bersaing dengan promotor lain yang mungkin dapat artis dari agen lain,” katanya. Hubungan yang baik dengan manajemen itu membuat promotor lebih secure dan dapat harga artis yang benar atau harga normal. Bukan tanpa sebab, tidak jarang tarif artis untuk tampil dalam sebuah konser tidak masuk akal karena melalui sebuah agen dan terjadi bidding war. Di sisi lain, manajemen juga tidak melihat promotor lain sebagai saingan karena ingin membangun ekosistem industri konser musik di dalam negeri menjadi sehat. Jika promotor bisa lebih sehat dalam mengembangkan bisnis, penggemar akan diuntungkan. “Bukan bicara cuan saja. Ada value-value lain yang bisa di-deliver dan fans menginginkan itu,” tutur Rendra. Penggemar memiliki peran penting bagi industri konser di dalam negeri lantaran populasi fanbase di Indonesia yang sangat besar. Di antara fanbase yang ada, penggemar K-Pop menjadi yang paling potensial karena jumlahnya yang tidak kecil. Tidak hanya itu, fan K-Pop juga rela merogoh saku untuk menyaksikan idola mereka tampil di atas panggung. Terkait dengan keuntungan, konser sebagai bisnis tidak bisa dilihat dalam jangka pendek. Banyak promotor kerap mengalami kerugian daripada keuntungan. Tiket terjual habis dalam satu konser belum tentu sebuah promotor akan mengalami keuntungan pada akhir tahun. Pengamat bisnis Kafi Kurnia mengatakan bahwa bisnis konser sangat tergantung terhadap reputasi dan juga pertemanan antara promotor dengan sang artis. Tidak jarang sejumlah orang ternama di Indonesia rela mengeluarkan uang hingga miliaran rupiah untuk mengadakan konser dengan alasan pertemanan.

Diferensiasi Produk Wisata Mandalika Diperlukan

KT3 24 Nov 2023 Kompas

Indonesia Tourism Development Corp atau ITDC berupaya mengembangkan kawasan Mandalika di Lombok, NTB, agar tak hanya dikenal karena sirkuit balapnya. Skema besar telah dirancang untuk memopulerkan kawasan ini sehingga tak hanya menarik investor, tetapi juga wisatawan. President Director ITDC atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Ari Respati menilai, kesan yang melekat pada Mandalika adalah sirkuit atau balapan MotoGP. Padahal, proporsi sirkuit hanya 38 hektar dari total kawasan seluas 1.200 hektar. Sebagai upaya memperkenalkan Mandalika dan sekitarnya untuk meyakinkan investor, ITDC telah mengajak sejumlah investor ke beberapa lokasi di kawasan Mandalika.

Pembangunan sejumlah arena olahraga lain untuk memasarkan wisata Mandalika sedang dilakukan ITDC. Salah satunya membangun pacuan kuda bertaraf internasional. Rencananya, pacuan ini akan diluncurkan pada triwulan III-2024. Arena ini murni digarap investor. ITDC, ujar Ari, telah menandatangani kesepakatan dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk. Perusahaan yang menaungi sejumlah hotel berbintang, antara lain Grand Hyatt Jakarta dan Harris Hotel Tuban Bali, ini berinvestasi membangun stadion paddle. ”Kami rasa akan jadi sebuah titik balik bahwa daerah Mandalika itu memang cocok sebagai pusat sport tourism,” ujar Ari di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (23/11). (Yoga)

PERHOTELAN BALI : CERUK PASAR MASIH BESAR

HR1 24 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Ceruk pasar bisnis perhotelan di Bali diyakini masih terbuka. Pelaku usaha perhotelan pun membidik segmen konsumen dan wilayah tertentu untuk menggarap peluang tersebut. PT Metropolitan Golden Management (MGM) misalnya membuka Hotel Horison Kuta di Kuta, Kabupaten Badung, sejak Juli 2023, untuk membidik wisatawan lokal dengan anggaran terbatas (low budget). General Manager Hotel Horison, Kukuh Mulianto menjelaskan pembukaan hotel bintang 3 itu untuk memberikan pilihan alternatif bagi wisatawan domestik. “Pangsa pasar kami memang wisatawan lokal,” jelas Mulianto, Kamis (23/11).Menurutnya, segmen hotel bintang 3 di Kuta terbilang potensial lantaran tingkat hunian atau okupansi berada di kisaran 50%. Mulianto optimistis okupansi hotel di Kuta akan meningkat pada 2024 seiring dengan pulihnya aktivitas masyarakat dan peningkatan kunjungan wisatawan domestik ke Bali. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali per September 2023 mencapai 59,25%. Realisasi itu naik 12,80% dari September 2022, tetapi turun 1,39% dari Agustus 2023.Pada periode itu, TPK hotel bintang 5 paling tinggi yakni 63,41%. Hotel bintang 1 dan 4 menyusul, masing-masing 63,05% dan 62,27%, sedangkan hotel bintang 3 dan 4 tercatat hanya 51,78% dan 44,14%.Tingginya okupansi hotel bintang 4 di Bali tampak dari kinerja Hotel Truntum Kuta. Hotel milik PT Hotel Indonesia Group (HIG) itu bahkan mencatatkan okupansi hingga 92% pada September 2023. “Bali sebagai region dengan okupansi tertinggi pada triwulan ke III dengan rata-rata okupansi hotel jaringan HIG mencapai 80 persen,” ujar Plt VP Corporate Secretary HIG Adianta Apriadi dalam siaran pers beberapa waktu lalu. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa sebelumnya menjelaskan okupansi hotel di wilayahnya didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

Desa yang Dirindukan

KT3 20 Nov 2023 Kompas

Keberlanjutan menjadi isu di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Konsepnya, pariwisata berkelanjutan dapat berdampak jangka panjang. Organisasi Pariwisata Dunia PBB atau UNWTO merilis 54 desa terbaik di dunia pada 2023. Desa-desa itu tersebar di berbagai belahan dunia, seperti Hakuda di Jepang, Lerici di Italia, dan Slunj di Kroasia. Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, ada dalam daftar tersebut. Desa tradisional yang berkomitmen memelihara arsitektur tradisional, adatistiadat, dan cara hidupnya itu berupaya menyeimbangkan kedatangan pengunjung dengan penghormatan atas keunikan budaya desa. Pada 2021, Desa Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, memperoleh predikat serupa. Desa yang memiliki keindahan lanskap natural dan keunikan gunung api purba itu mengembangkan  konsep wisata berbasis komunitas. Di desa yang sebagian besar warganya bertani, bercocok tanam, dan beternak itu, turis bisa tinggal di rumah inap (homestay) sambil berinteraksi dengan penduduk desa.

Prakarsa desa terbaik dunia secara global merupakan bagian dari Program Pariwisata untuk Pengembangan Perdesaan. Program UNWTO ini membantu pengembangan dan inklusi wilayah perdesaan, memerangi depopulasi, meningkatkan inovasi dan integrasi rantai nilai pariwisata, serta mendorong praktik-praktik keberlanjutan. Desa-desa yang mengajukan aplikasi sebagai desa terbaik dievaluasi, antara lain dalam hal tata kelola dan prioritas pariwisata serta keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mengutip Proyeksi Ekonomi IMF, pariwisata merupakan salah satu penggerak pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini sejalan dengan data kunjungan wisatawan internasional global yang pada akhir 2023 diperkirakan 80-95 % dari kunjungan sebelum pandemi Covid-19. Berdasar data BPS, pada Januari-September 2023 ada 8,513 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dan 626,09 juta perjalanan wisatawan nusantara di Indonesia. Aktivitas wisatawan memicu pergerakan di berbagai lapangan usaha, di antaranya transportasi serta akomodasi dan makan-minum. (Yoga)

BOROBUDUR MARATHON, Pelari Antusias, Pelaku UMKM Dulang Rezeki

KT3 19 Nov 2023 Kompas

Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng bakal digelar di kawasan Borobudur, Magelang, Minggu (19/11). Sejumlah pelaku UMKM bidang kuliner pun turut mendulang rezeki dari ajang tersebut Jumlah peserta lomba lari 10.000 orang dan terbagi ke dalam tiga kategori, yakni 10 kilometer, separuh maraton, dan maraton. Pada Jumat (17/11) dan Sabtu (18/11) digelar race pack collection atau pengambilan perlengkapan lomba Borobudur Marathon di Hotel Artos, Magelang. Dalam kesempatan yang sama, digelar acara race expo yang menawarkan beragam produk, termasuk sejumlah kuliner khas Magelang. Sejumlah pelari yang ditemui saat race pack collection mengaku antusias mengikuti Borobudur Marathon. Bahkan, beberapa pelari yang sudah tergolong lanjut usia pun menyatakan siap memeriahkan Borobudur Marathon. Triono (65), salah seorang peserta Borobudur Marathon kategori separuh maraton, mengaku siap berkompetisi dalam lomba tersebut. Tahun ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti Borobudur Marathon. Tahun lalu, dia mengikuti kategori separuh maraton. Oleh karena itu, dia menargetkan bisa finis dengan catatan waktu lebih baik pada tahun ini.

Sejumlah pelari memanfaatkan kesempatan mengikuti Borobudur Marathon untuk berwisata. Arrahmana (27), pelari asal Tangerang Selatan, menyebut, dirinya sempat berjalan-jalan dan menyantap sop senerek yang merupakan kuliner khas Magelang. Sejumlah pelaku UMKM kuliner asal Magelang pun turut mendulang rezeki dari antusiasme pelari yang mengikuti Borobudur Marathon 2023. Selama berjualan di acara race expo Borobudur Marathon 2023, mereka mengaku mendapat pemasukan yang lumayan. Salah satu UMKM asal Magelang yang ikut berjualan dalam acara itu adalah Kupat Tahu Yu Nah. Pemilik usaha Kupat TahuYu Nah, KevinRivera (30), mengatakan, antusiasme para pelari untuk membeli kuliner khas Magelang sangat tinggi. ”Sampai saya enggak bisa duduk istirahat. Yang beli ada dari Lampung, Banten, dan Kalimantan,” ujarnya. Kevin menuturkan, pada Jumat ada 74 porsi kupat tahu terjual, dengan harga Rp 15.000 per porsi. Sementara pada Sabtu, ada 94 porsi terjual hingga siang. (Yoga)

Borobudur Marathon Siap Tapaki Level Baru

KT3 19 Nov 2023 Kompas (H)

Borobudur Marathon bersiap menapaki tingkatan baru di kancah lomba lari jarak jauh. Kualitas lomba ditingkatkan disertai rencana untuk membuat lomba itu diakui oleh dunia internasional. Borobudur Marathon bersiap menapaki tingkatan baru dalam kancah perlombaan lari. Keseriusan itu ditunjukkan melalui peningkatan kualitas lomba serta upaya untuk mendapatkan pengakuan World Athletics agar masuk dalam klasifikasi World Athletics Label. Keberadaan ajang itu sekaligus menebar manfaat karena ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan Delegasi Teknis Internasional dari World Athletics, Richard Welsh. Ia akan menilai beberapa aspek penting sejak sebelum lomba hingga hari pelaksanaan sebagaimana aturan lomba yang ditetapkan World Athletics. Ada empat tingkatan dalam World Athletics Label, yakni Label yang merupakan tingkatan paling rendah dalam klasifikasi perlombaan lari jalan raya dari World Athletics, lalu Elite Label, Gold Label, dan Platinum Label.

”Kenapa itu penting? Kami ingin meningkatkan level Borobudur Marathon pada level standar internasional,” kata WakilPemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, dalam jumpa pers Borobudur Marathon 2023 Powered By Bank Jateng, Sabtu (18/11) di Grand Artos Hotel and Convention, Magelang, Jateng. Borobudur Marathon 2023 akan diselenggarakan di seputar kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Minggu (19/11). Tahun ini, gelaran itu kembali menghadirkan tiga nomor lomba, yakni 10 kilometer, separuh maraton, dan maraton. Total sekitar 10.400 pelari akan terjun pada tiga nomor tersebut. Angka itu mendekati jumlah pelari pada 2019, sekitar 10.900 orang. Budiman menambahkan, para pelari asing kembali berpartisipasi pada gelaran tahun ini. Jumlahnya 78 orang, berasal dari 24 negara. Keikutsertaan pelari asing berangkat dari konsistensi Borobudur Marathon menjaga kualitas lombanya. (Yoga)

BOROBUDUR MARATHON, BERLARI SAMBIL MEMAJUKAN EKONOMI

KT3 18 Nov 2023 Kompas

Salah satu ajang wisata olahraga (sport tourism) yang ditunggu masyarakat Indonesia ialah Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng, yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jateng. Borobudur Marathon tahun ini, yang bertajuk ”Voice of Unity”, dipastikan lebih semarak dengan peserta yang semakin banyak. Pada tahun ini, Borobudur Marathon melombakan kategori 10 km, half marathon (21,0975 km), dan maraton (42,195 km). Dengan semakin banyak kategori lomba yang dibuka, jumlah pesertanya pun kian bertambah. Borobudur Marathon tahun 2023 ini diikuti lebih dari 10.000 pelari, dimana Borobudur Marathon 2022, hanya menjaring 8.000 pelari. Jumlah pelari yang tembus 10.000 ini mirip dengan penyelenggaraan Borobudur Marathon tahun 2019 atau sebelum pandemi Covid-19.

Tingginya animo pelari yang mengikuti Borobudur Marathon 2023 ini akan berdampak secara langsung bagi perekonomian daerah setempat. Banyaknya peserta yang berasal dari daerah-daerah tentu akan berimbas pada belanja sektor jasa di wilayah Magelang, terutama menjelang Borobudur Marathon 2023. Setidaknya akan terjadi lonjakan jumlah pengunjung hotel atau penginapan, konsumen rumah makan atau restoran akan meningkat, permintaan jasa transportasi bertambah untuk mobilitas para peserta, dan obyek wisata kian ramai pengunjung. Hal tersebut tentu akan berdampak bagi perekonomian di wilayah Magelang dan sekitarnya. Apalagi, hampir semua peserta sudah mempersiapkan alokasi anggaran pribadinya untuk mengikuti event lari di Magelang itu. Berdasarkan hasil survei Borobudur Marathon tahun 2022, rata-rata uang yang dibelanjakan pelari berkisar Rp 4 juta per peserta, untuk biaya pendaftaran peserta, biaya transportasi ke wilayah Magelang, biaya rekreasi, biaya penginapan, konsumsi harian, transportasi selama di Magelang, hingga belanja oleh-oleh. (Yoga)