;
Tags

Pariwisata

( 749 )

Pariwisata untuk Kesejahteraan Rakyat

KT3 15 Dec 2023 Kompas

Pemerintah akan menekankan kebijakan pariwisata berkelanjutan pada 2024. Masyarakat setempat diharapkan tetap dilibatkan untuk mewujudkannya. Menparekraf / Kepala Baparekraf Sandiaga Uno mengemukakan kebijakan pariwisata berkelanjutan dalam diskusi Tiket.com, Rabu (13/12). Diskusi bertema ”Tourism Industry Roadmap in 2024-2029”. Seperti dikutip Kompas.id dan harian Kompas, konsep ini bertumpu pada pilar pengelolaan berkelanjutan, keberlanjutan sosial ekonomi keberlanjutan budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Selain tidak berfokus pada kuantitas, kualitas pariwisata yang menargetkan durasi kunjungan wisatawan yang lebih lama patut diperhatikan. Kebijakan pariwisata berkelanjutan ini telah dibuat pedomannya oleh Sandiaga sejak 2021. Kebijakan dituangkan melalui Permenparekraf RI No 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.

Peraturan tersebut mengacu pada UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, yang menyebutkan, pembangunan kepariwisataan diwujudkan melalui pelaksanaan rencana pembangunan kepariwisataan dengan memperhatikan keanekaragaman, keunikan, dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata. Dalam peraturan, pariwisata berkelanjutan didefinisikan sebagai pariwisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan, saat ini dan masa depan. Selain itu, pariwisata berkelanjutan memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan, dan masyarakat setempat. Pariwisata berkelanjutan juga dapat diaplikasikan ke semua bentuk aktivitas wisata di semua jenis destinasi wisata, termasuk wisata massal dan berbagai jenis kegiatan wisata lainnya. Kita berharap, selain mewujudkan pariwisata yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan berdampak pada ekonomi negara, tak kalah penting peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (Yoga)

Wisata Berkelanjutan Jadi Prioritas 2024

KT3 14 Dec 2023 Kompas

Kemenparekraf akan menekankan pada model wisata berkelanjutan di 2024 untuk memulihkan industri pariwisata Tanah Air. Konsep ini bertumpu pada pilar pengelolaan berkelanjutan, keberlanjutan sosial ekonomi, keberlanjutan budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Selain tidak berfokus pada kuantitas, kualitas pariwisata yang menargetkan durasi kunjungan wisatawan yang lebih lama patut diperhatikan. ”Ke depan, pengalaman (berwisata) berdasarkan pada perjalanan. Tak hanya rombongan melihat-lihat, tetapi juga belajar bersama. Sustainable operations sekaligus berwisata menjaga lingkungan,” ujar Menparekraf / Kepala Baparekraf Sandiaga S Uno dalam Tourism Industry Roadmap in 2024-2029 yang diselenggarakan Tiket.com secara daring, Rabu (13/12).

Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif pada Bappenas Wahyu Wijayanto menambahkan, setidaknya ada lima tren pariwisata di 2024 yang bakal banyak diminati wisatawan. Pertama,tren culture immersion yang menekankan kegiatan liburan yang berbeda dengan tempat tinggal wisatawan. Kedua, wellness tourism dengan destinasi yang kental menawarkan budaya lokal dan alam untuk memperdalam perjalanan spiritual. ”Ketiga work from destination yang menyasar para pekerja dengan fleksibilitas tinggi agar dapat bekerja dari lokasi wisata. Keempat dan kelima masing-masing adalah off grid travel yang menekankan kesejahteraan wisatawan tanpa memikirkan pekerjaannya dan sport tourism yang mulai populer tahun ini dan diprediksi berlanjut pada tahun depan,” papar Wahyu. (Yoga)

Event Internasional Perolehan Pendanaan

KT1 12 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Uno mengungkapkan, peraturan presiden (perpres) mengenai Tourism Fund atau dana khusus pariwisata ditargetkan kelar tahun ini atau awal tahun depan. Keberadaan dana tersebut dipandang sangat penting untuk mendukung pariwisata nasional. "Perpres Tourism kita targetkan akhir tahun depan. Ini sangat penting karena kita ingin menghadirkan promosi pariwisata  nation branding dan event-event berkualitas," ucap dia dalam The Weekly Brief with Sandiaga Uno secara hibrida, Senin (11/12/2023). Sandiaga mengatakan, sesuai dengana arahan Presiden Joko Widodo diinstruksikan untuk tahap pertama Rp 2 triliun yang akan dikumpulkan dan ditugaskan kepada Kemenkeu untuk mengelolanya. "Event-event internasional akan menggunakan Tourism Fund, akan diusulkan oleh Kemenparekratf dan kementerian  terkait lainnya  termasuk BUMN dan Injourney dan akan dikurasi terlebih dahulu, setelah itu nanti mendapatkan arahan dari Presiden," kata dia. (Yetede)

QRIS LINTAS NEGARA, MENDUKUNG AKSELERASI WISATA INTERNASIONAL

KT3 09 Dec 2023 Kompas

Salah satu sektor yang telah memanfaatkan teknologi digital berkaitan dengan perbedaan kurs mata uang adalah bidang jasa pariwisata. Para wisatawan tidak perlu lagi antre panjang untuk mengurus pemesanan tiket transportasi hingga akomodasi. Beragam platform digital telah menyediakan layanan pemesanan tersebut secara inklusif. Bisa diakses dari mana pun, kapan pun, serta dapat diakses dengan satuan mata uang yang berbeda. Bahkan, untuk tujuan wisata luar negeri destinasi tertentu, wisatawan tak perlu lagi antre menukarkan mata uang local negara tujuan. Pasalnya, Bank Indonesia bersama bank sentral dan otoritas moneter di sejumlah negara ASEAN telah menyepakati kerja sama pembayaran lintas negara berbasis QR code. Program kerja sama ini dikenal dengan sebutan QRIS cross-border. QRIS sendiri merupakan standar QR code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik.

Kolaborasi tersebut bermula dari kesepakatan Bank Indonesia dan Bank of Thailand (BoT) yang meluncurkan QRIS cross-border pada Agustus 2022. Selanjutnya, penggunaan QRIS cross-border juga turut diadopsi bersama Bank Negara Malaysia (BNM). Program ini terus meluas dan menjalin kerja sama dengan Monetary Authority of Singapore (MAS) dan Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP). Tak hanya di ASEAN, penjajakan kerja sama dengan Jepang tampaknya juga membuahkan hasil dan akan diperluas hingga China dan Korsel. Dengan QRIS cross-border, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke sejumlah negara tersebut tetap dapat membayar menggunakan rupiah. Caranya dengan memindai barcode menggunakan platform pembayaran digital, seperti DANA, LinkAja, dan mobile banking. Begitu pula sebaliknya dengan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Mereka tetap dapat  bertransaksi menggunakan mata uang negara asalnya.

Teknis transaksi dalam QRIS cross-border itu relatif sederhana. Cukup menggunakan aplikasi yang direkomendasikan dalam program tersebut sehingga konsumen tinggal melakukan pemindaian atau scanning. Setelah proses pemindaian, secara otomatis platform pembayaran digital tersebut akan mengonversikan nilai transaksi ke mata uang yang digunakan wisatawan. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu repot-repot membawa uang dalam bentuk fisik ke mana pun mereka pergi. Penggunaan QRIS cross-border diharapkan juga mampu meningkatkan geliat dunia wisata. Pasalnya, kemudahan yang ditawarkan berpotensi membuat wisatawan semakin banyak berbelanja baik berupa barang maupun jasa sehingga secara tidak langsung meningkatkan daya tarik suatu daerah. Obyek wisata, akomodasi, serta oleh-oleh khas daerah tujuan turis itu semakin banyak dikenal dan dikabarkan secara luas. Alhasil, kunjungan para turis semakin meningkat dan nilai ekonomi wisatanya juga melonjak signifikan. (Yoga)

Perjalanan Mewah yang Jadi Tujuan Berwisata

KT3 09 Dec 2023 Kompas

Layanan bus sleeper seat dan kompartemen kereta mewah membuat perjalanan dengan fasilitas premium kerap menjadi tujuan wisata itu sendiri. Kurang sebulan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2024, masyarakat mulai mencari destinasi liburan dan akomodasi yang hendak dituju bersama teman ataupun keluarga. Tidak hanya menentukan tujuan, memilih moda transportasi untuk perjalanan wisata juga tak kalah penting. Pasangan suami-istri Ilham (28) dan Ariesta (29) asal Bekasi, Jabar, selain akan menghabiskan malam tahun baru di Bukittinggi, Sumbar, juga sudah membeli dua tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) eksekutif PO Sembodo dengan fasilitas sleeper seat. Justru, prioritas mereka dalam perjalanan wisata kali ini adalah menikmati sensasi menggunakan sleeper seat bersama orang terkasih. ”Kami sudah merencanakan (perjalanan) sejak pertengahan tahun ini. Saya dan istri pernah nonton konten review bus luxury di Youtube. Terus kayaknya bakal seru dan romantis kalau kami berdua rebahan di sleeper seat selama puluhan jam perjalanan,” ujar Ilham kepada Kompas, Rabu (6/12).

Ini pertama kali mereka melakukan perjalanan darat dari Jakarta menuju Bukittinggi, selama sedikitnya 33 jam dari Terminal Kampung Rambutan, Jaktim, menuju Terminal Aur Kuning, Bukittinggi, dengan harga satu tiket sleeper seat Rp 880.000. Sleeper bus di Indonesia mulai popular pada 2016. Saat pertama kali muncul, bus ini mengoperasikan rute Jakarta-Purwokerto-Purbalingga dengan harga tiket Rp 400.000-Rp 600.000. Semenjak itu, banyak PO yang meluncurkan bus suite class dengan berbagai fasilitas dengan harga tiket yang ditawarkan mencapai dua hingga tiga kali lipat dari tiket bus kelas biasa. Menjamurnya PO yang menyediakan bus suite class dengan beragam rute perjalanan didorong oleh bertumbuhnya permintaan masyarakat Indonesia terhadap layanan bus ini, sejalan dengan data Bank Dunia pada 2020 yang mencatat dalam 15 tahun terakhir, persentase masyarakat kelas menengah di Indonesia tumbuh dari 7 % menjadi 20 %, dengan pengeluaran Rp 1,2 juta-Rp 6 juta per orang sebulan. Pada 2020, Bank Dunia mencatat 52 juta dari total 273 juta penduduk Indonesia merupakan masyarakat kelas menengah.  (Yoga)

Mengatur Keuangan Saat Liburan Akhir Tahun

KT3 09 Dec 2023 Kompas

Berbagai rencana tentunya sudah disusun untuk mengisi liburan Natal dan Tahun Baru, mulai rencana mudik, beli kado natal dan tahun baru untuk orang terkasih, hingga wisata bersama keluarga. Agar tidak boncos setelah liburan Natal dan Tahun Baru, perlu dilakukan perencanaan keuangan yang baik. Alokasi anggaran selama liburan pun memiliki sedikit perbedaan apabila dibandingkan dengan alokasi anggaran bulanan. Ada tujuh tips perencanaan keuangan selama masa liburan Natal dan Tahun Baru yang dapat diterapkan, yaitu : 1. Sebelum melakukan penganggaran biaya liburan, pastikan pembayaran kewajiban bulanan telah diselesaikan, misalnya utang cicilan, biaya sekolah anak,tagihan listrik dan sebagainya. 2. Tetap melakukan investasi dengan pertimbangan matang. 3. Jangan gunakan dana darurat untuk memenuhi keinginan dan kepuasan hati sesaat ini. Dana darurat hanya boleh digunakan ketika kondisi darurat, seperti sakit dan PHK.

4. Rencanakan pengeluaran selama liburan untuk meminimalkan pengeluaran overbudgeting dan overspending pada saat liburan, merencanakan aktivitas dan besaran anggaran yang akan digunakan. 5. Catat pengeluaran selama liburan, untuk membantu melihat jumlah uang yang telah digunakan sehingga akan meminimalkan pengeluaran di luar anggaran yang sudah disusun. 6. Manfaatkan promo dan diskon dengan bijak, baik saat pembelian tiket transportasi, akomodasi, maupun wahana permainan. 7. Jangan berutang untuk liburan. Berutang untuk berlibur artinya berutang untuk kebutuhan konsumtif dan akan membebani keuangan di masa depan. Jangan terjebak prinsip You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FOMO) saat berlibur. Kedua prinsip ini cenderung mendorong untuk konsumtif. Berliburlah sesuai dengan kemampuan keuangan yang Anda miliki sehingga tidak akan menghasilkan masalah baru setelah liburan selesai. (Yoga)

Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun untuk Dana Pariwisata

KT3 05 Dec 2023 Kompas
Pemerintah segera merealisasikan dana pariwisata Rp 2 triliun. Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait hal itu di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023). Arahan Presiden untuk membuat dana pariwisata itu, seperti disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan event pariwisata, promosi, dan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia. Namun, Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance Esther Sri Astuti mengatakan, dana tidak diperlukan jika pemerintah menjalankan fungsinya. (Yoga)

Lari Gembira Menggaungkan Asa Borobudur Marathon Berlanjut

KT3 04 Dec 2023 Kompas (H)

Bertahun-tahun, masyarakat di kawasan Borobudur, Magelang, Jateng, merasa mendapatkan banyak manfaat dari penyelenggaraan Borobudur Marathon Powered by Bank Jateng. Mereka berharap, ajang lari tahunan yang mendatangkan ribuan orang ke Borobudur itu terus berlanjut, bahkan naik kelas, supaya manfaat yang dirasakan bisa turut berlanjut. Nur Kusumawati (49) Warga Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, itu baru saja berlari sejauh 2,85 kilometer dalam acara Borobudur Fun Run di Kompleks Candi Pawon, Kecamatan Borobudur, Minggu (3/12) pagi, yang digelar sebagai bentuk ucapan terima kasih bagi warga Borobudur yang telah membantu menyukseskan Borobudur Marathon 2023, lomba lari yang digelar atas kerja sama Pemerintah Provinsi Jateng, Bank Jateng, harian Kompas, dan Yayasan Borobudur Marathon. Tahun ini adalah tahun kedua Nur ikut berlari dalam Borobudur Fun Run.

Nur mengaku senang karena bisa kembali mencicipi sebagian rute yang dilalui para pelari Borobudur Marathon. Setelah mengikuti acara itu tahun lalu, Nur akhirnya menyadari betapa nikmatnya berlari di kampungnya. Badan jadi lebih segar, mata pun bisa ikut dimanjakan dengan indahnya pemandangan alam yang ada. Menurut Nur, Borobudur Marathon tidak hanya menjadi hiburan bagi warga setempat, tetapi juga sumber pendapatan. Banyak tetangganya yang mengaku diuntungkan dengan adanya lomba yang diikuti ribuan orang tersebut, terutama dari segi perekonomian. Setiap tahun, Nur selalu mendengar cerita tentang masih adanya pelari yang tidak kebagian kamar karena penginapan ataupun hotel di kawasan itu penuh saat lomba berlangsung. Kondisi itu lantas menginspirasi Nur untuk ikut mendirikan penginapan Setelah mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari hasil berjualan makanan, Nur pelan-pelan mewujudkan mimpinya itu. ”Semoga saat Borobudur Marathon tahun depan, penginapannya sudah jadi biar para pelari bisa menginap di Borobudur saja. Saya kasihan, katanya ada pelari yang jauh-jauh menginap di Yogyakarta karena di Borobudur sudah tidak ada kamar kosong,” tutur Nur. (Yoga)

Liburan Menyenangkan Tanpa Menguras Tabungan

KT3 04 Dec 2023 Kompas

Hari raya Natal dan akhir tahun selalu dinanti sebagai momen liburan bersama keluarga dan orang terkasih. Agar liburan menyenangkan tanpa menguras tabungan, ada baiknya warga mempersiapkannya dengan matang. Menyambut momen liburan akhir tahun, Beni (38) bersama istri dan dua anaknya yang masih duduk di bangku SD berlibur ke Surabaya, Jatim, untuk melewatkan tahun baru bersama keluarga besar sang istri. Rencananya, Beni dan keluarga akan naik pesawat, dimana ia membutuhkan empat tiket pesawat pergi-pulang Jakarta-Surabaya dengan biaya tidak sedikit. Agar maksud tercapai, ia sudah menyisihkan sebagian gajinya sebagai karyawan swasta untuk membeli tiket sejak Oktober. ”Penginnya, ya, pas liburan pakai uang yang sudah ada saja. Jangan malah menghabiskan tabungan. Itulah gunanya menyisihkan beberapa waktu sebelumnya,” ujar Beni yang dihubungi pada Sabtu (2/12/2023).

Ria (37). Pada liburan akhir tahun ini, akan menggunakan uang THR yang akan diberikan kantornya pada Desember karena Ria seorang Kristiani. Uang THR itu akan ia gunakan untuk bepergian ke Yogyakarta bersama suami dan putrinya selama sembilan hari. Menurut rencana, dia menumpang kereta untuk pergi dan pulang dan menginap di rumah keluarga besarnya sehingga bisa mengurangi beban biaya akomodasi penginapan. Chief Executive Officer and Principal Consultant Zap Finance Prita Hapsari Ghozie mengatakan, setelah bekerja selama setahun penuh dan anak-anak juga sudah bekerja keras di sekolahnya, liburan bersama akan kembali mendekatkan semua anggota keluarga.

Liburan perlu direncanakan agar keluarga bisa menikmati liburan dengan hemat, tetapi tetap menyenangkan. Pertama yang harus dilakukan adalah cermat memilih tanggal keberangkatan. Jika keluarga masih memiliki anak  usia prasekolah, disarankan mengambil masa liburan sebelum atau sesudah musim puncak liburan. Kedua, manfaatkan pameran perjalanan atau travel fair untuk membeli paket liburan dengan harga promo. Ketiga, bandingkan harga dari sedikitnya tiga penyedia jasa perjalanan sebelum memutuskan bepergian. Keempat, bepergian dengan grup atau open trip. Diskon tambahan kadang diberikan jika konsumen memiliki rombongan untuk bepergian. Kelima menggunakan kupon atau poin yang bisa ditebus. (Yoga)

DESA BUDAYA, Berburu Paus Bukan Cuma Urusan Sejengkal Perut

KT3 29 Nov 2023 Kompas (H)

Bagi orang Lamalera, tradisi berburu paus, lumba-lumba, dan pari manta bukan urusan sejengkal perut semata. Tradisi ratusan tahun di selatan Pulau Lembata, NTT, itu menjadi landasan hidup yang mewujud dalam beragam ekspresi budaya. Alunan syair lie yang dinyanyikan Kristoforus Plea Hariona (66) di Desa Lamalera A, Kecamatan Wulandoni, Lembata, Senin (20/11) malam memecah keheningan, sang lamafa atau juru tikam ikan paus tersebut melantunkan syair berbahasa Lamalera dalam festival budaya ”Tani Tenane Fule Penete”. Lie merupakan nyanyian selama proses melaut yang dipercaya bisa mendatangkan pertolongan. Syairnya beragam, beberapa di antaranya ditujukan untuk meminta angin saat berlayar dan kemudahan mendapatkan ikan.

”Sayangnya, banyak generasi muda mulai lupa. Padahal, ini budaya dari nenek moyang yang harus terus dilestarikan,” ujarnya. Orang Lamalera memburu paus, lumba-lumba, dan pari manta tidak sekadar untuk kebutuhan keluarga. Setelah ikan-ikan besar itu ditangkap, dagingnya dibagikan kepada warga setempat, termasuk fakir miskin, janda, dan orang sakit. Dalam festival budaya itu, warga Lamamanu membawakan tutu koda meminta hujan untuk memulai musim tanam. Sebab, kemarau masih melanda meskipun sudah di pengujung tahun. Selain tradisi lisan dan tarian, tradisi berburu paus di Lamalera juga mewujud dalam obyek kebudayaan lainnya, yaitu pengetahuan tradisional menenun yang disebut tani tenane. Gambar peledang, paus, dan pari manta menjadi motif umum tenun Lamalera.

Setiap Sabtu pagi, ibu-ibu dari Lamalera naik bus menuju Pasar Barter Wulandoni yang berjarak 9 km. Di sana mereka bertemu orang-orang dari gunung untuk menukarkan hasil laut dengan komoditas pertanian, seperti jagung, singkong, keladi, dan sayur-mayur. Tiga tahun terakhir, Alexander menjadi daya desa di Lamalera A. Ia bertugas menggerakkan warga mengoptimalkan potensi desa untuk mendukung program pemajuan kebudayaan desa dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek. “Tradisi berburu paus ibarat akar bagi budaya Lamalera yang mewariskan nilai-nilai luhur, seperti gotong royong, kerja keras, dan peduli terhadap sesama. ”Jadi, ini bukan cuma urusan perut. Kalau tradisi berburu paus yang sudah berjalan ratusan tahun dilarang, budaya-budaya Lamalera pun akan hilang,” katanya. (Yoga)