;
Tags

Pariwisata

( 749 )

Danau Toba untuk Destinasi Wisata Olahraga

KT3 01 Nov 2023 Kompas

Destinasi superprioritas di Indonesia didorong untuk berkembang dan mendongkrak wisatawan melalui ajang internasional. Pariwisata Danau Toba di Sumut, sebagai salah satu destinasi superprioritas, terus dikembangkan dengan konsep wisata olahraga, di antaranya melalui kejuaraan perdana Aquabike Jetski pada 22-26 November 2023. Menpora Dito Ariotedjo mengemukakan, Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski diharapkan mendongkrak pariwisata Danau Toba dan Indonesia di dunia internasional. Acara ini bakal diselenggarakan di empat daerah di sekitar Danau Toba, yakni Kabupaten Toba, Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Samosir. Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski merupakan perlombaan air internasional kedua yang digelar di Danau Toba setelah kejuaraan dunia perahu motor Formula 1 (F1) Powerboat yang digelar 24-26 Februari 2023.

”Kejuaraan internasional di Danau Toba ini akan mendongkrak wisata Danau Toba dan Indonesia. Saya yakin, karena melihat dari F1 Powerboat yang diselenggarakan sebelumnya, semua hotelnya penuh, semua daerah juga penuh di sekitar (area) penyelenggaraan,” ujar Dito, yang juga Ketua Penyelenggara Kejuaraan Dunia Aquabike Jestki, dalam Konferensi Pers Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski Danau Toba, secara hibrida, di Jakarta, Selasa (31/10). Dito menambahkan, ajang itu juga akan diisi kejuaraan perahu naga (dragon boat) yang merupakan kejuaraan olahraga prestasi. Kolaborasi antara penyelenggara pusat dan kepala daerah sebagai pengampu sangat penting untuk penyelenggaraan rangkaian kegiatan tersebut. (Yoga)

Ongkos Piknik Terdampak Dollar AS

KT3 31 Oct 2023 Kompas

Pelemahan nilai rupiah mulai berimbas pada industri pariwisata, terutama tarif tiket pesawat dan paket wisata perjalanan internasional. Di sektor domestik, meskipun harga tiket pesawat terpengaruh, biaya langsung dan akomodasi dalam negeri masih terjaga. Mengacu pada data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Senin (30/10) nilai tukar rupiah terpantau Rp 15.916 per dollar AS atau sedikit menguat dari Jumat (27/10) yang senilai Rp 15.941 per dollar AS. Budi Kusumaningsih (50), pemilik Shakuntala Wisata, di Yogyakarta, mengatakan, unit usaha wisatanya cukup terpengaruh. Harga kebutuhan pokok yang makin mahal menurunkan minat rekreasi masyarakat sehingga beberapa program yang sudah terencana jadi tertunda. Kondisi global turut berpengaruh pada usahanya.

”Untuk periode tahun depan, Holyland (wisata rohani ke Tanah Suci) ditunda karena ketegangan Israel dengan Palestina yang saya piker masih akan berlangsung,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Senin.  Pelaku usaha dari Ascenta Tour, Timoti Tirta (32), mengatakan, wisatawan yang akan bepergian ke luar negeri biasanya telah membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan. Alhasil, akomodasi dan pesawat sudah terbayar lunas, tak terimbas kenaikan dollar AS. ”Tetapi, efeknya ketika di negara tujuan kalau belum menukar uang saat ini. Jadi, ketika mereka sedang jalan-jalan, nah, mungkin akan terasa saat di lapangan,” ujarnya. (Yoga)

INDUSTRI AVIASI : Maskapai Gesit Tangkap Peluang Pariwisata

HR1 21 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Geliat positif pariwisata setelah Covid-19 menjadi berkah tersendiri bagi industri penerbangan. Sejumlah maskapai agresif melakukan ekspansi untuk menangkap peluang dari peningkatan pergerakan wisatawan.PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mengaku akan meningkatkan frekuensi penerbangan sejumlah rute internasional pada periode November—Desember 2023. “Penambahan frekuensi pada sejumlah rute ini selaras dengan langkah berkelanjutan perseroan dalam merealisasikan peningkatan kapasitas produksi, serta memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan asing menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia,” kata Direktur Utama GIAA Irfan Setiaputra, Jumat (20/10). Di sisi lain, PT Surya Mataram Indonesia siap melayani sejumlah rute domestik setelah mendapatkan Sertifikat Standar Angkutan Niaga Berjadwal pada 9 Oktober 2023.Hanya saja, Kementerian Perhubungan meminta Surya Airways untuk segera memenuhi seluruh persyaratan agar bisa beroperasi.Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni mengatakan, Surya Airways masih dalam tahap izin usaha, dan belum dapat beroperasi karena masih harus memenuhi sejumlah proses persyaratan wajib.

Berharap Dana Pariwisata Terealisasi

KT1 12 Oct 2023 Tempo

JAKARTA – Para pelaku usaha jasa pariwisata berharap rencana pembentukan dana pariwisata atau tourism fund bisa segera terealisasi. Pasalnya, rancangan pembentukan pundi-pundi untuk membiayai operasi pariwisata domestik itu sudah lama bergulir. Rencana pembentukan dana pariwisata ini kembali mencuat dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, awal Oktober lalu. Dalam rapat itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan bawahannya mempercepat pembentukan tourism fund.

Mengulangi arahan Jokowi itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan dana tersebut bisa menyokong agenda pariwisata bertaraf internasional. Baik agenda kebudayaan; kegiatan meeting, incentive, convention, exhibition (MICE); maupun perhelatan olahraga yang ditargetkan untuk menarik turis. Menurut Sandiaga, konsep tersebut sudah dipakai lebih dulu oleh Singapura dan Arab Saudi. "Jadi, sumber pendanaannya ini nanti ditelaah sehingga governance (pengelolaannya) terjaga," ucapnya. "Tapi tidak akan membebani APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) terlalu besar, juga tak bakal membebani wisatawan." 

Sandiaga menyatakan pemerintah akan membentuk tim khusus untuk mengkaji sumber dana yang cocok untuk tourism fund. Selain berupa dana abadi, devisa pariwisata bisa menjadi alternatif sumber dana. Yang pasti, kata dia, nilai awal yang ditargetkan pemerintah dalam kantong dana itu mencapai Rp 1 triliun. (Yetede)

Bukan Sekadar Pelihara Reptil

KT1 08 Oct 2023 Tempo

Aneka satwa dan pemeliharanya berdatangan meramaikan acara Pet Euphoria di Paris van Java Mall atau PVJ Bandung pada akhir pekan ini, 6-8 Oktober 2023. Bertempat di area Sky Level yang luasnya sekitar 1.000 meter persegi, acara ini diikuti sejumlah kelompok pencinta hewan yang, antara lain, membawa kucing, anjing, serangga, dan musang. Komunitas Reptil Bandung, misalnya, menyiapkan 20 anggotanya sambil membawa hewan kesayangan mereka. Jenisnya, antara lain, ular pucuk, piton, sanca kembang, sanca dahan, dan ular kadut. Selain itu, ada iguana, gecko, biawak, dan kura-kura. 

Di komunitas yang dibentuk pada 20 April 2009 itu, para anggotanya kebanyakan memelihara ular. “Karena gampang memelihara ular dan makannya hanya seminggu sekali,” kata Reyhan Granadi, anggota Komunitas Reptil Bandung, Jumat, 6 Oktober lalu. Mahasiswa 25 tahun dari sebuah kampus swasta di Bandung itu kini memelihara gecko, yaitu sejenis tokek, dan dua ekor ular sanca titipan teman. Dia telah menghentikan pembiakan atau breeding ular piton sejak tahun lalu karena tidak bisa membagi waktunya dengan jadwal kuliah.

Menyukai reptil sejak lama, Reyhan dulu memelihara iguana dan biawak. Dia bergabung ke Komunitas Reptil Bandung pada 2016 karena anggotanya aktif berkegiatan, seperti berkumpul dan saling berbagi pengetahuan. “Mau enggak mau saya juga jadi belajar. Sebab, malu kalau ditanya orang, reptil apa, tapi enggak tahu,” ujarnya. Terutama soal satwa liar yang suka masuk rumah warga, seperti ular sawo kopi, ular pucuk, atau biawak. (Yetede)

Pariwisata Pulih, Jumlah Kunjungan Wisma Melesat Signifikan

KT1 03 Oct 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID_Sektor pariwisata terus menunjukkan pemulihan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Senin hingga Agustus 2023 mencapai 7,44 juta kunjungan. Jumlah kunjungan wisman hingga Agustus 2023 tersebut meningat 166,12% dibandingkan total kunjungan  wisman pada periode yang sama pada 2022. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, peningkatan kunjungan tersebut utamanya tercatat pada pintu Bandara Ngurah Rai dan Seokarno Hatta, masing-masing meningkat sebesar 280,74% dan 158,64%. Jika dilihat lebih lanjut, total kunjungan wisman hingga Agustus 2023 tersebut sudah lebih tinggi dari total kunjungan wisman selama tahun 2022. "Meskipun sudah lebih tinggi dari total kunjungan wisman selama tahun 2022, total kunjungan wisman hingga Agustus 2023 masih lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama  tahun 2019 atau periode yang sama tahun 2019 atau periode sebelum pandemi Covid-19. Selama periode januari hingga Agustus 2019, jumlah kunjungan wisman mencapai 10,71 juta," ujar Amalia. (Yetede)

INDUSTRI PARIWISATA : Arus Wisman Belum Samai 2019

HR1 03 Oct 2023 Bisnis Indonesia
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama 8 bulan pertama 2023 tercatat belum bisa menyamai rekor arus kunjungan selama periode yang sama prapandemi Covid-19. Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari—Agustus 2023 mencapai 7,44 juta orang, atau baru 70,02% daripada pencapaian pada periode yang sama 2019. Namun, dia menegaskan arus kunjungan turis asing pada 8 bulan 2023 itu melonjak 126,39% dibandingkan total kunjungan wisman pada periode yang sama 2022. Khusus Agustus 2023, Amalia mengungkapkan arus kunjungan turis asing yang mencapai 1,13 juta kunjungan atau naik 68% secara tahunan dengan didominasi wisman asal Malaysia yang mencapai 174.000 kunjungan atau berkontribusi 15,4%. Jumlah kunjungan turis Malaysia ke Indonesia pada Agustus 2023 itu mengalami kenaikan 12,79% secara bulanan. Pada posisi kedua, turis asal Australia yang datang ke Indonesia pada Agustus 2023 yang mencapai 129.100 kunjungan dengan pangsa sebesar 11,4%. Namun, Amalia menegaskan jumlah kunjungan turis Australia pada Agustus 2023 justru menurun 9,79% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Posisi ketiga ditempati oleh wisman asal Singapura dengan jumlah mencapai 105.500 kunjungan, mencakup pangsa sebesar 9,3% dari total jumlah kunjungan turis asing pada Agustus 2023. 

Ancaman di Destinasi Wisata Prioritas

KT1 28 Sep 2023 Tempo
Kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru karena penggunaan flare saat pengambilan foto pre-wedding baru-baru ini tak hanya menimbulkan pertanyaan soal etika pengunjung di tempat wisata. Isu ini juga menunjukkan semakin maraknya fenomena gentrifikasi pariwisata di Indonesia, termasuk di kawasan konservasi. Gentrifikasi merupakan perubahan karakteristik wilayah akibat penetrasi kapital dan mobilitas masyarakat kelas menengah atas yang berpotensi menaikkan standar hidup wilayah tersebut di atas jangkauan masyarakat setempat. Gentrifikasi terjadi akibat komodifikasi ruang, yaitu ketika nilai guna ruang diuangkan demi mengejar keuntungan.

Dalam perkembangannya, isu gentrifikasi juga tidak terbatas pada fenomena yang terjadi di wilayah urban, tapi juga di perdesaan, ruang kosong, dan kawasan lindung. Isu gentrifikasi makin mendesak untuk dibahas mengingat makin besarnya perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pariwisata sebagai sektor prioritas yang dianggap salah satu sumber pertumbuhan baru ekonomi Indonesia. Secara kasat mata, gentrifikasi pariwisata memang terlihat menyejahterakan. Destinasi wisata diubah menjadi lebih modern, indah, dan tertata rapi. Namun, seperti halnya industri lain, gentrifikasi pariwisata juga berisiko merusak alam dan menimbulkan kesenjangan. (Yetede)

Bebas Visa Berlaku, 300 Turis China Mendarat Di Thailand

KT1 26 Sep 2023 Investor Daily
BANGKOK,ID-Para pejabat tinggi Thailand termasuk Perdana Menteri (PM) Srettha Thavisin menyambut langssung sekitar 300 turis China di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, pada Senin (25/09/2023). Bersamaan dengan hari pertama program masuk bebas visa bagi turis asal Tiongkok, yang menurut para pejabat akan meningkatkan industri pariwisata negara dari keterpurukan akibat pandemi virus corona. Thavisin membagikan hadiah dan berfoto bersama Menteri Pariwisata dan tamu VIP lainnya saat menyambut sekitar 300 pelancong dari Shanghai. Para wisatawan yang  terkejut dihibur oleh penari dan penabuh genderang tradisional Thailand didalam area kedatangan Bandara Suvarnabhumi. "Kami yakin bahwa kebijakan ini akan sangat meningkatkan perekonomian," kata Sretta kepada Wartawan, seperti dikutip AP.  Dia menambahkan, pemerintah berencana mempromosikan kota-kota kecil di Thailand sebagai tujuan bagi wisatawan Tiongkok. (Yetede)

Pasar Santa, Eksis di Tengah Sepi

KT3 25 Sep 2023 Kompas

Bau harum aroma kopi menyapa pengunjung saat memasuki area lantai basemen Pasar Santa, yang diresmikan pada 1971. Sampai 2013, hanya 312 kios yang aktif dari total 1.151 kios. Tak dinyana, pasar di Jalan Cipaku I dan Jalan Cisanggiri II itu tiba-tiba booming. Puncak keramaian Pasar Santa terjadi pada September 2014 hingga pertengahan 2015. Tempat ini pernah menjadi ikon wisata Jaksel, terutama bagi pencinta seni, musik, dan kuliner. Kala itu, beberapa anak muda membuka kedai kekinian, seperti kedai kopi dan tempat makan, di pasar yang tengah kehilangan pelanggan ataupun penyewa. Upaya itu berhasil dan menarik penyewa baru dengan beragam usaha yang menjadikan Pasar Santa tempat nongkrong asyik, murah, meriah, dan berjiwa muda. Catatan Kompas, kabar baik itu tak berumur panjang. Kenaikan harga sewa dan harga jual kios menyurutkan perkembangan Pasar Santa.

Data akhir Mei 2016 menyebutkan, 546 kios atau separuh total kios di sana tutup karena tidak mampu membayar sewa kios. Pada Rabu (20/9) pukul 12.00, hanya ada lima pengunjung di lantai 3 Pasar Santa. Mereka menikmati hidangan maka siang. Selain itu, dua pengojek daring duduk dan bercengkerama di depan salah satu kedai, menunggu pesanan pelanggan. Beberapa pedagang lama masih setia berjualan di sana. Chandra Dewi, pemilik kedai Dimsum Santa Vegetarian itu masih berjualan karena sudah mengontrak kios selama 12 tahun. Dalam satu hari, ia hanya mendapatkan Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Menurut Dewi, kebanyakan pengunjung yang datang adalah pegawai kantor sekitar pasar yang menjadi pelanggan tetapnya. Dewi menuturkan, beberapa pedagang masih ingin membuka kiosnya karena biaya sewa relatif murah. Pandemi membuat harga sewa kios kembali normal di kisaran Rp 7 juta-Rp 10 juta per tahun.

Hal senada diutarakan penjaga kedai kopi bernama Kopi Dari Akuh di lantai 3 Pasar Santa, Rizky (20). Saat sepi pembeli, ia hanya bisa menjual lima gelas kopi. Saat ramai, penjualan hanya 10 gelas kopi. Senin pekan lalu, ia tidak mendapatkan pelanggan sama sekali. Untuk menggaet banyak pengunjung, Rizky berharap pihak pengelola pasar dapat membuat kegiatan rutin setiap tahun, seperti mengadakan Santa Fest. Selain itu, kondisi kebersihan dan penerangan di lantai 3 juga menjadi perhatian para pedagang. Di tengah kondisi yang tak memuaskan itu, pada Juni 2023, Pasar Santa kembali viral. Video mengenai suasana pasar, kuliner lezat, serta barang-barang unik menyebar dengan cepat. Gelombang  baru pengunjung menyerbu. Akan tetapi, hanya beberapa pedagang yang merasakannya. Salah satu kios yang menjadi magnet baru di Pasar Santa ialah kedai kopi milik kakek berusia 75 tahun, yakni Augustinus Sollohin alias Solihin. Salah satu menu andalan di kedai Senior Coffee Stall itu ialah puding karamel seharga Rp 9.500 per porsi. (Yoga)