INDUSTRI AVIASI : Maskapai Gesit Tangkap Peluang Pariwisata
Geliat positif pariwisata setelah Covid-19 menjadi berkah tersendiri bagi industri penerbangan. Sejumlah maskapai agresif melakukan ekspansi untuk menangkap peluang dari peningkatan pergerakan wisatawan.PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mengaku akan meningkatkan frekuensi penerbangan sejumlah rute internasional pada periode November—Desember 2023. “Penambahan frekuensi pada sejumlah rute ini selaras dengan langkah berkelanjutan perseroan dalam merealisasikan peningkatan kapasitas produksi, serta memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan asing menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia,” kata Direktur Utama GIAA Irfan Setiaputra, Jumat (20/10).
Di sisi lain, PT Surya Mataram Indonesia siap melayani sejumlah rute domestik setelah mendapatkan Sertifikat Standar Angkutan Niaga Berjadwal pada 9 Oktober 2023.Hanya saja, Kementerian Perhubungan meminta Surya Airways untuk segera memenuhi seluruh persyaratan agar bisa beroperasi.Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni mengatakan, Surya Airways masih dalam tahap izin usaha, dan belum dapat beroperasi karena masih harus memenuhi sejumlah proses persyaratan wajib.
Postingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Substitusi Impor Tekstil Jangan Cuma Wacana
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023