Cuan Konser Musik Makin Memikat
Seiring normalnya aktivitas masyarakat paska pandemi Covid-19, keriuhan pertunjukan musik pun kembali hingar bingar. Bisa dibilang, 2023 menjadi tahun kembalinya festival musik dan konser setelah pandemi.
Sepanjang tahun ini tercatat tidak kurang dari 45 pertunjukan festival dan konser musik digelar di sejumlah daerah di Indonesia. Bukan saja musisi lokal, pentas musik itu juga banyak menghadirkan musisi papan atas dunia.
Terlebih banyak konser dan festival musik juga diwarnai dengan
line up
artis internasional. Terbaru, grup band ternama asal Inggris, Coldplay yang sukses menggebrak Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Rabu malam (15/11). Konser musik paling ditunggu ini berhasil menyedot 70.000 penonton.
Potensi perputaran uang dari pertunjukan band yang digawangi Chris Martin dan kawan-kawan ini disebut mencapai triliunan rupiah. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menargetkan, keuntungan hingga US$ 75 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,16 triliun (asumsi kurs Rp 15.503/Dolar AS) dari konser Coldplay
Music of the Spheres World Tour
tersebut.
Legitnya bisnis pertunjukan musik ini tentunya turut dinikmati para promotor musik yang berperan sebagai penyelenggara pertunjukan. Kendati berada di belakang panggung, peran mereka sangat penting di balik megahnya penyelenggaraan konser musik.
Salah satunya PK Entertainment yang sukses mendatangkan Coldplay ke Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), Dino Hamid mengakui, persaingan bisnis promotor musik semakin ketat. "Tapi (tetap sehat) karena masing-masing punya
captive market,"
ujarnya kepada KONTAN, Jumat (17/11).
Ia mencontohkan, saat digelarnya pertunjukan festival musik Soundrenaline dan Synchronize Festival pada hari yang sama. Pertunjukan tetap berlangsung ramai karena memiliki segmen penonton yang berbeda. Yang pasti, bisnis ini terus bertumbuh seiring permintaan pasar yang terus meningkat paska pandemi. Sehingga, membuka peluang pemain baru untuk terus bertumbuh menjadi semakin besar. Kondisi ini diprediksi terus berlanjut hingga tahun depan.
Mirna Gozal,
Corporate Secretary
PT Dyandra Media International Tbk menambahkan, pendapatan dari konser musik menyumbang sekitar 20%-30% terhadap total pendapatan perusahaan di segmen penyelengaraan acara/pameran di kuartal III 2023.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023