;

Tak Sia-sia Pantau Situs Web demi Mudik Gratis

Yoga 05 Apr 2024 Kompas

Lena dan Rihwinarti semringah ketika ditemui, Kamis (4/4) pagi. Usaha mereka memelototi terus situs web mudik gratis tidak sia-sia sehingga akhirnya bisa mudik. Ketiganya beserta keluarga merupakan bagian dari 12.170 warga yang meninggalkan Jakarta dari Monumen Nasional (Monas). Mereka memanfaatkan program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta. ”Daftarnya agak susah. Tiga hari baru berhasil. Baru bisa daftar. Jadi, setiap hari coba lagi,” kata Lena.

Lena setiap tahun mudik ke Malang, Jatim, bersama keluarganya. Ini kali pertama dia dan tiga anggota keluarganya mengikuti mudik gratis dari Pemprov DKI Jakarta. Setelah berhasil mengakses laman https://mudikgratis.ja-karta.go.id, Lena wajib menyertakan kelengkapan administrasi kependudukan, kartu keluarga (KK), KTP DKI Jakarta (diutamakan), dan STNK (jika membawa sepeda motor). Setiap pendaftar kebagian maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK.

Setelah pendaftaran, dia melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi kelengkapan administrasi ke lokasi verifikasi yang ditentukan Dishub DKI Jakarta. ”Alhamdulillah enggak ada kendala verifikasi,” ujar Lena. Rihwinarti juga begitu. Bahkan, dia baru berhasil mendaftar ketika dibuka gelombang kedua. ”Awal-awal (gelombang pertama) susah akses ke web-nya. Pas bisa login (masuk), ternyata pendaftaran sudah full (penuh). Kuotanya sudah nol,” tutur Rihwinarti. Dia terus memantau berita media massa, termasuk laman Dishub DKI Jakarta. Ketika gelombang kedua dibuka, dia gerak cepat dan berhasil mendaftar untuk mudik ke Semarang, Jateng, bersama keluarganya. (Yoga)

Restrukturisasi Beri Sinyal Positif

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Investor Daily (H)
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) siap terbang lebih tinggi lagi pada 2024, setelah mencetak kinerja impresif tahun 2023. Hal ini tidak lepas dari kian kokohnya fundamental perseroan dan iklim usaha yang kondusif selepas pandemi Covid-19.  Sejalan dengan itu, BUMN penerbangan itu akan memaksimalkan potensi pendapatan di lini komersial, termasuk kargo dan penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal. Perseroan juga akan menggenjot ancillary korporasi terkait dengan pengelolaan beban usaha secara ideal, hingga optimalisasi  tata laksana manajemen risiko dalam mengekor kemampuan pemenuhan kewajiban usaha perusahaan secara jangka panjang. Tahun lalu, perseroan mencetak pertumbuhan pendapatan 40% menjadi US$ 2,94 miliar dari tahun sebelumnya US$ 2,2 miliar. (Yetede)

Insentif Diskon Biaya Frekuensi Terbit Mei 2024

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Investor Daily (H)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Budi Arie Setiadi memastikan, insentif diskon biaya hak pengguna (BHP) frekuensi bagi operator  telekomunikasi (telko) nasional akan diterbitkan Mei 2024, sebelum lelang spektrum  frekuensi digelar. Saat ini, Kemenkominfo memantangkan insentif tersebut. Insentif ini diyakini nakal menguntungkan semua pihal, mulai dari negara operator, hingga masyarakat. Dengan peningkatan kualitas  layanan telko, dia mengaskan, masyarakat memiliki potensi pengembangan  usaha yang lebih baik dan berkualitas, khususnya melalui ruang digital. Ini penting, mengingat layanan kecepatan  kecepatan internet rata-rata  nasional saat ini hanya 25,37 Mbps, menurut Spedest by Ookla Januari 2024. "Kalau kecepatan internet meningkat, multiplier effect-nya keekonomi besar. Kami berharap masyarakat meningkat pendapatannya lewat ini," katanya. (Yetede)

Mismatch SDM Jadi Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Investor Daily
Kondisi mismatch atau ketidaksesuaian antara kelulusan dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang ekonomi dan keuangan syariah. "Ada mismatch antara supply dari alumni pendidikan ekonomi dan keuangan syariah dengan apa yang dibutuhkan (demand) oleh industri ekonomi  dan keuangan syariah," kata Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Nur Hidayah dalam diskusi yang diselenggarakan institute for Development of Economic and Finance (Indef) secara daring. Nur juga mengatakan bahwa kebanyakan dari lulusan program studi di rumpun ilmu ekonomi dan keuangan syariah dapat dikatakan belum siap pakai, karena kurang memiliki kompetensi seperti yang dibutuhkan industri. (Yetede)

Indonesia Salurkan Bantuan Rp 6,5 Miliar Untuk Laos

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Investor Daily
Lambaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesia AID menyalurkan bantuan senilai Rp 6,5 miliar untuk mendukung Pemerintah Laos sebagai Keketuaan Asean 2024, khususnya pada Asean Finance Process. Program hibah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan teknis  kepada Kementerian Keuangan Laos  dalam mempersiapkan agenda penyelenggaraan pertemuan Asean 2024 diantaranya melalui serangkaian kegiatan sharing session, peningkatan kapasitas, dan penyelenggaraan pertemuan. "Dukungan ini tidak hanya menunjukkan komitmen kerja sama  yang erat antara  pemerintah Indonesia dan Laos, namun juga menekankan bagaimana pentingnya melanjutkan  kemitraan," jelas Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam keterangan resminya. (Yetede)

Indonesia Bangun Pusat Pengembangan AI Rp 3,1 Triliun

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Investor Daily
Indonesia bakal memiliki Pusat Pengembangan Teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelegence (AI) dengan nama Indonesia AI Nation di Kota Solo/Surakarta, Jawa Tengah. Total nilai dari total kolaborasi beberapa perusahaan teknologi tersebut juga diproyeksikan mencapai nilai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun. Perusahaan yang berkolaborasi pada tahap awal berdiri atas dua korporasi, yakni perusahaan teknologi informasi asal Amerika Serikat, yakni NVIDIA, dan perusahaan telekomunikasi digital Indonesia, yakni PT Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH). "Jadi ini pusat (pengembangan) AI di Indonesia AI Nation dan nilainya gak tanggung-tanggung, yaitu 200 juta AS," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie. Dia melanjutkan, Solo Teckho Park dipilih dan menjadi lokasi pengembangan pusat AI Indonesia dalam investasi itu karena dinilai memiliki infrastruktur yang cukup memadai dan punya potensi talenta digital untuk dikembangkan. (Yetede)

Telkom Buka Kelas Pemasaran Digital Gratis Bagi UMKM

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Investor Daily
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk turut serta membantu masyarakat dalam menghadapi era ekonomi digital. Karena itu, perseroan membuka kelas gratis pemasaran secara digital (digital marketing) bagi pelaku UMKM di Tanah Air. Kegiatan 'Kelas Gratis Digital Marketing: Optimalisasi Penjualan melalui  Social Media & E-Commerce. Tingkatkan Penghasilan Tiap Bulannya' dilaksanakan secara daring beberapa waktu lalu. Telkom pun mengundang Chrysler Ade Chandra selaku CTO Vauza Tamma Hijab CFO Mudah Rumah BUMN (RB) Telkom. SGM Telkom CDC Hery Susanto mengatakan, kegiatan kelas gratis tersebut diadakan merupakan sebuah inovasi program yang coba ditawarkan kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM. "Melihat antusiasme  masyarakat yang tinggi pada kegiatan webinar sebelumnya, kami dari Unit Community Development Center Telkom Indonesia, yang menaungi program TJSL Telkom, berharap ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya sobat UMKM dalam mengembangkan bisnis di era digital," kata Hery. (Yetede)

Operasi Terbaru Menggembosi KPK

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Tempo (H)
DI kalangan aktivis antikorupsi beredar kabar tak mengenakan: pemerintah punya rencana matang menggabungkan Komisi Pemberatasan Korupsi dengan Ombudsman. Kurnia Ramadhana, peneliti Indonesia Corruption Watch, mendengar kabar peleburan KPK-Ombudsman karena pemerintah ingin berfokus mencegah korupsi. Kurnia mengatakan, jika betul terjadi, rencana tersebut patut diwaspadai. "Saya khawatir peleburan itu bagian dari rancangan besar melemahkan KPK," kata Kurnia, Kamis, 4 April 2024.

Dalam diskusi publik bertajuk "Pemberantasan Korupsi: Refleksi dan Harapan" yang digelar KPK di Gedung Merah Putih pada Selasa, 2 April lalu, Kurnia juga melontarkan kabar itu. Ia sengaja mengungkapkannya agar Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merespons dan memastikan kebenaran informasi tersebut. "Ini juga sebagai alarm untuk masyarakat," ujarnya.


Demi Memburu Pelaku Pencucian Uang Korupsi Timah

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Tempo
KEJAKSAAN Agung memeriksa pesohor Sandra Dewi sebagai saksi dalam dugaan korupsi timah, kemarin, 4 April 2024. Pemeriksaan ini dilakukan setelah Kejaksaan menetapkan suami Sandra, Harvey Moeis, sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah pada 2015-2022.

Sandra Dewi tiba di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada pukul 09.25 WIB mengenakan blus putih dan celana kulot abu-abu gelap. Ia hanya melempar senyum kepada juru warta yang menyerbu dengan berbagai pertanyaan. Begitu juga saat dia selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.30 WIB. Sandra hanya meminta para pewarta tidak salah dalam menulis berita. "Jangan bikin berita yang tidak benar. Tolong lihat data yang benar, ya," kata Sandra sebelum masuk ke mobil dan meninggalkan gedung KejaksaanMengapa Bisnis Ilegal Tambang Timah Lebih Menggiurkan Pemicu Korupsi Timah di PT Timah Tbk Kerugian Korupsi Timah Rp 271 Triliun, Bagaimana Menghitungnya Serba-serbi Tindak Pidana Pencucian Uang Publik Dapat Berperan dalam Mencegah Tindak Pidana Pencucian Uang Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. (Yetede)

Terjebak Kampanye Sengketa Sawit

Yuniati Turjandini 05 Apr 2024 Tempo
KEBIJAKAN Uni Eropa yang terus membuka pintu bagi minyak jelantah semestinya menjadi sinyal bahwa ada yang keliru pada cara Indonesia memandang residu minyak goreng. Ketika negara lain memperbesar pemanfaatannya, pemerintah tak kunjung mengoptimalkan potensi minyak jelantah sebagai bahan baku pengembangan biofuel nasional. Indonesia malah terjebak dalam upaya "mengamankan" pasar sawit yang terus dikampanyekan tengah terancam oleh arah kebijakan global yang pro-iklim.

Dalam sebulan terakhir, isu pengetatan kebijakan impor minyak sawit di Uni Eropa kembali mengemuka. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada awal Maret lalu memutus sengketa yang diajukan Malaysia sejak 2021 atas kebijakan Uni Eropa yang dianggap diskriminatif. Dalam putusannya, panel WTO menolak gugatan Malaysia sekaligus mendukung sikap dan kewenangan Uni Eropa dalam mengatur bahan bakar nabati dari sawit demi kepentingan lingkungan hidup. Walau begitu, WTO juga menilai ada kelemahan dalam penerapan kriteria risiko yang menjadi dasar kebijakan Uni Eropa tersebut—petitum yang kemudian diklaim Malaysia sebagai kemenangan.

Terlepas dari perdebatan atas putusan tersebut, dampak putusan WTO dalam sengketa Malaysia versus Uni Eropa itu merembet ke Indonesia yang lebih dulu mengajukan gugatan serupa. Pemeriksaan panel WTO dalam sengketa Indonesia versus Uni Eropa ini tengah ditunda untuk sementara waktu. Namun sejauh ini pemerintah RI berikrar akan terus melawan kebijakan Uni Eropa yang dituding telah melarang impor sawit dari Indonesia. Celakanya, perang yang dikumandangkan duo produsen sawit terbesar di dunia terhadap kebijakan Uni Eropa itu menimbulkan sejumlah persoalan. Disinformasi bermunculan. Sedangkan pengembangan bahan bakar nabati yang lebih ramah lingkungan malah merangkak, setidaknya di Indonesia. (Yetede)

Pilihan Editor