Thomas Graf: ”Ferienjob” Tak Ada Hubungannya dengan Perkuliahan
Wakil Dubes Jerman untuk Indonesia Thomas Graf, Kamis (4/4)
menyatakan, ferienjob adalah peluang kerja paruh waktu bagi mahasiswa untuk
mendapat penghasilan tambahan saat libur semester. Ferienjob memberikan kesempatan
kepada orang muda untuk merasakan pengalaman kerja di Jerman, dan dari situ
dapat menimbang, apakah nanti ketika kuliah, mereka ingin meneruskan karier di
sana. ”Ferienjob memang hanya bisa diikuti oleh mahasiswa. Namun, kerja paruh
waktu ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kompetensi jurusan yang
dipelajari mahasiswa di kampus. Saya rasa di sini kesalah pahaman tentang
ferienjob bermula,” kata Graf.
Sebelumnya diberitakan, Polri menetapkan lima orang sebagai
tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terkait program magang bermasalah.
Mereka menawarkan mahasiswa untuk ikut ferienjob yang disebut menjadi bagian dari
MBKM dan dapat dikonversi menjadi 20 SKS. Terungkapnya kasus itu berawal dari
informasi KBRI di Berlin, Jerman, soal kejanggalan proses magang empat
mahasiswa Indonesia. Para mahasiswa itu merasa dieksploitasi dan terjerat
utang. Setelah diselidiki, ternyata program magang bermasalah itu dijalankan
oleh 33 universitas di Indonesia.
Ada 1.047 mahasiswa yang telah diberangkatkan ke Jerman oleh
PT CVGEN dan PT SHB. Graf menuturkan, ferienjob bukan pekerjaan yang mensyaratkan
keterampilan khusus, melainkan kerja-kerja kasar di restoran, hotel, dan sektor
logistik. Meski demikian, pelaksanaannya tunduk pada UU ketenagakerjaan di
Jerman, termasuk dalam hal upah minimum. Pemerintah Jerman membatasi
pelaksanaan ferienjob maksimal 90 hari dan harus dilaksanakan saat masa libur
mahasiswa. Hal ini untuk menjamin supaya perkuliahan mahasiswa tidak terganggu
karena ferienjob tidak bisa dikonversi menjadi SKS. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023