Rokok Elektronik Pun Membunuhmu
WHO mencatat 8 juta orang meninggal setiap tahun akibat produk tembakau. sebanyak 7 juta kematian karena penggunaan tembakau secara langsung dan sisanya oleh paparan perokok pasif. Bahaya rokok terjadi pada segala bentuk produk tembakau. Tidak ada tingkat paparan tembakau yang aman, termasuk pada penggunaan rokok elektronik. Selain itu, tidak ada bukti bahwa penggunaan rokok elektronik efektif membantu seseorang berhenti merokok. Kenyataannya justru tidak sedikit yang menjadi perokok dual-user, yang artinya merokok konvensional juga merokok elektronik. Bahayanya pun menjadi lebih besar. Sejumlah bukti ilmiah telah menunjukkan berbagai bahaya dari konsumsi rokok elektronik. Paparan nikotin dari rokok elektronik pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi janin.
Konsumsi nikotin pada anak dan remaja bisa berdampak negatif terhadap perkembangan otak. Dampaknya bisa jangka panjang yang akhirnya dapat menyebabkan gangguan dalam belajar dan menimbulkan kecemasan. Penelitian epidemiologi yang dilaporkan WHO memperlihatkan, penggunaan rokok elektronik turut meningkatkan penggunaan rokok konvensional di kemudian hari, khususnya pada remaja. Risiko penggunaan rokok konvensional meningkat hingga tiga kali lipat. Rokok elektronik dapat mengeluarkan zat beracun yang bersifat karsinogen yang dapat memicu kanker. Rokok elektronik juga dapat menimbulkan gangguan pada paru-paru serta efek negatif pada kesehatan pembuluh darah dan jantung.
Terkadang, tingkat racun pada rokok elektronik bisa lebih tinggi dibandingkan dengan rokok konvensional. Hal itu juga termasuk racun dari asapnya. Penelitian dari The Johns Hopkins University tentang bahan rokok elektronik yang dipublikasikan pada Oktober 2021 mengungkap adanya ribuan bahan kimia dalam produk tersebut. Dari sebagian bahan kimia yang telah teridentifikasi ditemukan bahan-bahan dengan potensi berbahaya, antara lain pestisida dan perasa yang memiliki efek racun dan iritasi pada saluran pernapasan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengidentifikasi penyakit baru yang berkaitan dengan cedera paru akibat rokok elektronik. Penyakit yang disebut dengan Evali (cedera paru terkait produk rokok elektronik ataupun vaping) ini berisiko tinggi menyebabkan kematian. (Yoga)
Insentif untuk Penyimpanan DHE
Pemerintah terus mendorong stabilisasi nilai tukar di Tanah Air, dengan merilis aturan insentif pajak sebagai rangsangan bagi eksportir sumber daya alam (SDA) agar mau menyimpan devisa hasil ekspor atau DHE di sistem keuangan dalam negeri. Semakin banyak DHE yang tersimpan di dalam negeri, diharapkan makin banyak pasokan mata uang dollar AS sehingga membantu stabilisasi nilai tukar rupiah. Insentif ini diatur dalam PP No 22 Tahun 2024 tentang Perlakuan PPh atas Penghasilan dari Penempatan DHE SDA pada Instrumen Moneter dan/atau Instrumen Keuangan Tertentu di Indonesia.
PP ini ditetapkan dan diundangkan oleh Presiden Jokowi pada Senin (20/5). PP itu mengatur tarif PPh final bagi eksportir SDA yang menaruh DHE di instrumen moneter atau instrumen keuangan di dalam negeri. ”Untuk mendukung kebijakan pemasukan dan penempatan DHE yang berasal dari ekspor SDA ke dalam sistem keuangan Indonesia, perlu diberikan kebijakan khusus di bidang PPh,” demikian tertulis pertimbangan presiden di dalam PP tersebut. Untuk DHE yang disimpan dalam bentuk valuta asing (valas) jangka waktu penempatan lebih dari 6 bulan akan memperoleh tarif PPh nol % dan untuk penempatan 6 bulan dikenai tarif 2,5 %.
Untuk periode penyimpanan selama 3-6 bulan akan dikenai tarif 7,5 % dan penyimpanan 1-3 bulan dikenai tarif 10 %. PP ini juga mengatur DHE yang disimpan dalam mata uang rupiah setelah dikonversi dari valas. Untuk DHE yang disimpan dalam bentuk rupiah dengan jangka waktu lebih dari enam bulan dikenai tarif PPh nol %. Untuk penempatan 3-6 bulan akan dikenai tarif 2,5 %. Sementara, penempatan 1-3 bulan dikenai tariff 5 %. Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Sutrisno pada Kamis (23/5) berkata, akan mempelajari terlebih dahulu mengenai aturan tersebut. (Yoga)
Piknik Rahasia Karyawan
Fenomena piknik rahasia (hush cation) tengah terjadi di beberapa negara. Keleluasaan bekerja, tidak perlu ke kantor, dimanfaatkan sejumlah karyawan untuk berwisata tanpa izin kantor, tapi tetap menuntaskan pekerjaan. Sejumlah media membahas kecenderungan karyawan yang makin banyak memilih melakukan wisata diam-diam itu. Tren ini kemungkinan juga sudah terjadi di Indonesia. Beberapa riset memperlihatkan kecenderungan itu. Menurut RVshare, platform untuk layanan penyewaan fasilitas wisata, 56 % orang dewasa yang bekerja mengatakan bahwa mereka sangat mungkin untuk mengambil bagian dalam wisata diam-diam itu. Pada tahun 2023, sebesar 36 % Gen X dan Milenial, yang hampir semuanya memiliki pekerjaan jarak jauh (remote), sudah mempunyai rencana kerja jarak jauh dan memiliki alasan bahwa perjalanan diam-diam itu adalah ide yang bagus.
Jajak pendapat yang dilakukan Resume-Builder terhadap 918 generasi Z yang saat ini bekerja di luar kantor atau hibrid menyebutkan, 44 % pekerja yang disurvei telah melakukan perjalanan diam-diam. Sebanyak 57 % di antara mereka menyatakan, perjalanan diam-diam memberi kesan bahwa mereka masih bekerja pada jam normal. Data lainnya menyebutkan 65 % menggunakan latar belakang virtual saat melakukan pertemuan kantor secara daring. Mayoritas tidak ketahuan dan tidak mengalami konsekuensi apa pun dari kantor atas tindakannya. Karena itu, piknik rahasia telah menjadi tren bagi karyawan yang bekerja jarak jauh. Mereka diam-diam mengambil liburan sambil terus bekerja di kursi santai di tepi kolam renang atau di perkemahan yang berada di pegunungan.
Salah satu ahli mengatakan, peralihan dunia kerja yang dramatis akibat pandemi memberi kita kesempatan sekali seumur hidup untuk mengubah cara kita bekerja selamanya. Ahli lainnya berpendapat, baik mereka yang pro maupun antipiknik rahasia, semua setuju bahwa waktu istirahat itu penting. Berada di tempat lain dapat memicu ide-ide baru, meningkatkan produktivitas, meningkatkan semangat kerja, menghasilkan pekerjaan berkualitas lebih tinggi, dan meningkatkan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi. Perusahaan sebaiknya menghentikan keinginan agar karyawan melakukan pekerjaan setiap saat (24 jam) dan menghindari melibatkan karyawan setelah jam kerja. Komunikasi di luar jam kerja juga sebaiknya dihentikan karena sangat mengganggu karyawan. (Yoga)
Konversi Sepeda Motor Kurang Diminati
Mahasiswa magang terlihat sedang melakukan konversi pada sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi sepeda motor bertenaga listrik di bengkel kendaraan listrik Institut Teknologi PLN, Jakarta, Rabu (22/5/2024). Minat masyarakat untuk mengonversi sepeda motor berbahan minyak menjadi sepeda motor bertenaga listrik masih rendah meskipun pemerintah memberi subsidi sebesar Rp 7 juta per unit. Masyarakat lebih memilih sepeda motor listrik baru yang semakin banyak di pasaran. (Yoga)
Pembangunan Rumah dengan ”Printer” Mulai Dikenalkan
Teknologi konstruksi bangunan dengan metode cetak atau printer tiga dimensi mulai diperkenalkan di Indonesia. Teknologi konstruksi itu diklaim mampu membangun rumah sederhana dalam waktu 5 hari disertai efisiensi tenaga kerja hingga 35 %. PT Modula Tiga Dimensi, perusahaan patungan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Cobod International asal Denmark, mulai menggarap industri konstruksi cetak tiga dimensi atau 3D contruction printing (3DCP). Pembuatan dinding bangunan dengan menggunakan printer itu diklaim bisa menghemat waktu pembangunan, tenaga kerja, serta penggunaan material lebih ramah lingkungan.
Direktur Operasional PT Modula Tiga Dimensi (Modula) Debiyarto Imran mengemukakan, konstruksi cetak tiga dimensi merupakan teknologi disruptif di bidang konstruksi bangunan. Pendirian bangunan, seperti rumah, gedung, ataupun jembatan, dibuat dengan mekanisme printer. Alih-alih pembuatan dinding bangunan dengan memasang bata, maka pengerjaan dinding kini cukup dicetak dengan printer. Penggunaan teknologi konstruksi cetak tiga dimensi itu dinilai menghemat waktu pembangunan rumah. Sebagai ilustrasi, jika pemasangan bata untuk hunian berukuran 45 meter persegi (tipe 45) membutuhkan waktu 1,5 bulan, dengan mekanisme printer tersebut cukup selesai dalam lima hari.
”Kami bermitra dengan Cobod International. Kami mendatangkan unit printer sehingga kami mengklaim sebagai pionir dalam industri 3D construction printing. Penggunaan (teknologi) ini sudah bergerak di negara-negara maju sehingga trennya ke sana,” ujar Debiyarto, Kamis (23/5). Selain Cobod International, perusahaan lain yang menerapkan teknologi cetak tiga dimensi itu, antara lain, Black Buffalo 3D serta Icon asal AS, Cybe 3D dari Belanda, dan Apis Cor 3D dari Rusia. Cobod International, telah memiliki mesin printer untuk penerapan konstruksi cetak tiga dimensi sebanyak 80 unit di seluruh dunia. (Yoga)
Kisah Rantai Pasok dan Tekor Biaya Jasa Logistik RI
Rantai pasok dan logistik dunia kian menantang dan mengkhawatirkan akibat friendshoring dan perubahan iklim. Di sisi lain, ketergantungan Indonesia terhadap jasa transportasi barang ekspor dan impor asing cukup besar sehingga defisit neraca jasa sektor itu semakin melebar. Dalam tujuh tahun terakhir, 2018-2024, rantai pasok dan logistik global tertekan akibat gempuran beruntun sejumlah persoalan. Dimulai dari perang dagang AS-China, pandemi Covid-19, hingga perang Rusia-Ukraina, dan konflik di Timur Tengah. Konflik geoekonomi dan geopolitik memunculkan friendshoring dan nearshoring. Dua kubu yang terlibat konflik memindahkan perdagangan dan investasi, ke negara-negara yang memiliki kesamaan pandangan politik-ekonomi (friendshoring) maupun ke negara tetangga atau wilayah terdekat (nearshoring).
Ketegangan geopolitik memecah belah perdagangan global. Peta rantai pasok dunia dan sebagian rute logistik barang ekspor dan impor dunia akan bergeser. Di samping itu, dampak perubahan iklim terhadap kedua sektor tersebut semakin nyata. Musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino menyebabkan Danau Gatun, sumber air Terusan Panama, susut. Jumlah kapal yang melalui jalan pintas Benua Amerika itu dibatasi. ”Forum Rantai Pasok Global (GSCF) PBB menjadi bukti tekad kolektif kami untuk mengatasi tantangan-tantangan itu secara langsung,” kata Wakil Sekjen PBB Amina J Mohammed saat membuka GSCF Ke-1 di Barbados, Selasa (21/5) waktu setempat.
GSCF Ke-1 digelar Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) di Barbados pada 21-24 Mei 2024. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, dan pakar dari seluruh dunia untuk mendiskusikan dan mengatasi tantangan dan peluang dalam manajemen rantai pasok global. Amina meminta agar setiap negara berkolaborasi mengatasi sejumlah tantangan, dimulai dari merencanakan strategi hingga menelurkan kebijakan mitigasi meredam dampak fragmentasi perdagangan dan investasi global tidak semakin meluas. Disrupsi rantai pasok dan logistik dunia juga berpengaruh ke Indonesia. Di era Covid-19, eksportir dan importir RI kesulitan mendapatkan kontainer, mengalami keterlambatan bahkan pembatalan pengiriman, dan menanggung biaya logistik yang melambung tinggi.
Saat perang Rusia-Ukraina dan konflik Timur Tengah meletus, impor pupuk dan bahan baku pupuk serta gandum terganggu, dimana negara produsen tidak dapat mengekspor komoditasnya dan pengalihan rute pelayaran ke jalur yang lebih aman meski jarak tempuh semakin panjang, yang membuat para importir komoditas terkait mengalihkan sumber impor ke negara lain. Mereka juga mengalami keterlambatan pengiriman barang serta menanggung biaya logistik yang tinggi. Konflik di Laut Merah, menyebabkan impor bahan baku pupuk PT Pupuk Indonesia (Persero) terlambat. Perusahaan itu juga me- nanggung biaya pengiriman yang lebih tinggi (Kompas, 21/3/2024). Di tengah banyaknya PR logistik nasional, kondisi tersebut semakin membebani eksportir dan importir. Ditambah tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, yang menimbulkan biaya tambahan bagi mereka. (Yoga)
Potensi Sumber Daya Ikan Indonesia
Aktivitas bongkar muat ikan hasil tangkapan nelayan terlihat di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (22/5/2024). Potensi sumber daya ikan Indonesia mencapai lebih dari 12 juta ton per tahun. Adapun volume tangkapan ikan per tahun sekitar 6 juta ton. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan, uji coba penangkapan ikan terukur pada tahun ini akan dilakukan tanpa dibebani target penerimaan negara bukan pajak (PNBP). (Yoga)
Pro-Kontra Starlink di RI
Layanan internet berbasis satelit orbit rendah, Starlink, resmi diperjualbelikan di pasar ritel Indonesia. Miliarder Elon Musk selaku pemilik usaha, secara tertulis, mengumumkan di X pada 19 Mei 2024 bersamaan dengan kunjungannya ke Forum Air Sedunia di Bali, Indonesia. ”Honored to launch @starlink in Indonesia!” Tidak lama setelah pengumuman resmi peluncuran Starlink di pasar ritel Indonesia itu, pro-kontra di kalangan pelaku industri telekomunikasi dan warganet mengemuka, menyangkut berbagai topik, dari topik ketepatan fungsi Starlink, potensi jaringan internet mandiri RT/RW Net ilegal, hingga isu ancaman kedaulatan negara.
Ketua Bidang Rekumtel Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Johny Siswadi, Rabu (22/5) di Jakarta, berpendapat, layanan internet berbasis satelit orbit rendah yang ditawarkan Starlink cocok untuk masyarakat dan lembaga layanan publik di wilayah terpencil yang susah dapat sambungan kabel jaringan telekomunikasi. Misalnya, wilayah yang masuk kategori pelayanan universal atau universal service obligation (USO). ”Kalau hanya mengandalkan penyedia jasa internet (ISP) terestrial (kabel), pembangunan akses internet seluruhnya akan lambat ,” ujarnya.
Johny menilai, harga pemasangan dan berlangganan Starlink terlalu tinggi bagi masyarakat di wilayah terpencil. Harga perangkat instalasi Rp 7,8 juta, pengiriman dan handling Rp 345.000, serta harga jasa per bulan sebesar Rp 750.000. Keberadaan Starlink versus operator telekomunikasi seluler memiliki level kondisi yang berbeda, baik dari sisi harga maupun kualitas layanan. Satelit Starlink dapat menjadi komplementer bagi operator telekomunikasi seluler yang ingin memperluas layanan. ”Starlink dapat dijadikan ’pemancar langit’ yang menjangkau wilayah pelanggan dengan cepat,” katanya.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif Angga mengatakan, Starlink diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan internet berkualitas dan terjangkau di daerah-daerah yang sebelumnya sulit terhubung sehingga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, APJII mendorong Starlink bekerja sama dengan para ISP lokal supaya sama-sama tumbuh bisnisnya. Dorongan ini akhirnya terwujud lewat nota kesepahaman APJII dengan PT Starlink Services Indonesia, badan hukum Starlink di Indonesia. (Yoga)
Antre BBM di Rote
Antrean kendaraan terlihat mengular di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/5/2024). Sejumlah pengemudi telah mengantre hampir 24 jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Setiap mobil dibatasi hanya dapat membeli maksimal 20 liter untuk bahan bakar jenis pertalite. (Yoga)
Pemda Didorong Manfaatkan Insentif Air Bersih
Cakupan air bersih di Jakarta baru 67 %. Di banyak daerah lain di Indonesia, kasus serupa di Jakarta, bahkan lebih buruk, juga terjadi. Untuk mendorong pemda makin gencar membangun dan meningkatkan kualitas layanan air bersih di wilayahnya, pemerintah pusat berencana memberi insentif tambahan sebesar Rp 10 miliar. Di Jakarta, dengan cakupan layanan masih di bawah 70 %, banyak warga yang belum terlayani air bersih. ”Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin, Rabu (22/5). Perumda PAM Jaya diminta memprioritaskan peningkatan cakupan layanan air bersih di 2024.
Menurut Suhud, banyak hal yang harus segera dibenahi agar cakupan layanan air bersih bisa mencapai 100 %, di antaranya, koordinasi lintas sektor untuk mengatasi kendala tersumbatnya jalur pipa yang menyebabkan pekerjaan teknis PAM Jaya terhambat. Percepatan pembangunan reservoir komunal atau tendon air ukuran besar untuk mengatasi krisis air dinilai diperlukan. Prioritas utama Pemprov DKI Jakarta adalah mengurangi kebocoran dari pipa air yang rusak. Non-water revenue (NRW) atau produksi air yang hilang karena kebocoran atau kerusakan pipa di Jakarta pada 2020 mencapai 45,7 % atau 280 juta meter kubik, di atas rata-rata NRW nasional, yaitu 37 %. Jika kebocoran dapat dikurangi separuhnya, akan tersedia 140 juta meter kubik air untuk konsumsi harian. (Yoga)









