;

Bambang Surya Atmaja, Penggerak Wisata Curug Cipeuteuy

Yoga 24 May 2024 Kompas (H)

Bambang Surya Atmaja (32) pulang kampung mengembangkan wisata Curug Cipeuteuy di Bantaragung, Kabupaten Majalengka, Jabar. Sejumlah wisatawan bersantai di gazebo sekitar Curug Cipeuteuy, Senin (22/4). Beberapa orang berendam di kolam dekat air terjun setinggi 12 meter. Ada yang berfoto di jembatan berlatar belakang pepohonan pinus atau piknik di tempat yang tersedia. Tak jauh dari air terjun, berdiri mushala, kamar mandi, serta warung. Semua tertata rapi. Selain menikmati dingin curug, wisatawan dapat menapaki jalur untuk jalan kaki atau berkemah di area bumi perkemahan. Sejumlah fasilitas di destinasi wisata itu berasal dari desain Bambang Surya Atmaja, pengelola Curug Cipeuteuy bagian pengembangan. Tamatan MTSN, setara SMP ini tak punya latar belakang pendidikan teknik arsitektur atau mengikuti les serupa.

”Semuanya saya desain di komputer. Saya belajar otodidak,” ucap Ibenk, sapaannya. Keadaan membuatnya harus memahami soal desain arsitektur. Pembangunan curug yang dirintis tahun 2009 itu adalah swadaya warga. Mereka menyumbang uang, tenaga, dan keahlian. Saat itu, ayahnya, Sukyadi, dan sejumlah warga yang tergabung dalam Masyarakat Pariwisata Gunung Ciremai (MPGC) menginisiasi pengembangan Curug Cipeuteuy. Bersama Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, mereka menyulap semak belukar menjadi tempat wisata air terjun. Pengembangan wisata di sini tak lepas dari ditetapkannya Ciremai sebagai taman nasional. Konsekuensinya, warga tidak lagi boleh seenaknya menanam dan mengambil sesuatu dari gunung setinggi 3.078 meter di atas permukaan laut tersebut.

Curug Cipeuteuy termasuk zona pemanfaatan untuk wisata. ”Cipeuteuy ini alamnya bagus, tetapi sarananya kurang. Akhirnya, saya coba desain gambar untuk pembangunan fasilitas,” ucapnya. Tanpa upah, ia merancang sejumlah prasarana di area itu. Modalnya, latihan desain di laptop yang ia beli dari hasil merantau di negeri orang. Karena keterbatasan biaya, pengembangan destinasi itu belum maksimal. Akses menuju kawasan di 700 mdpl itu masih sempit dan rusak. Sempat merantau, pada 2014, ia meneguhkan diri untuk mengembangkan wisata desa. Ibenk mengerjakan apa saja. Dari menjaga pos tiket, memarkir, menguras kolam, hingga mendesain gazebo serta titik untuk swafoto. Ia juga aktif mengajak anak muda membantu pengembangan Curug Cipeuteuy. ”Dari situ, pengunjung mulai banyak yang datang,” ucapnya. Ibenk pula yang menginisiasi konsep outbound dan kegiatan perkemahan di desanya, hasilnya cukup memuaskan. Rombongan sekolah hingga beberapa perusahaan menikmati fasilitas baru tersebut.

Saat ini, rata-rata 2.000-3.000 orang mengunjungi destinasi itu setiap bulan. Sebelum pandemi Covid-19 tahun 2020, jumlahnya bisa 4.000 wisatawan per bulan. Dengan tiket Rp 15.000 per orang, pemasukan mencapai Rp 45 juta per bulan, belum termasuk biaya parkir. Selain operasional pariwisata, dana itu juga digunakan untuk membantu guru mengaji, masjid, hingga kebutuhan masyarakat. Curug Cipeuteuy juga berkontribusi untuk pendapatan desa dan PNBP. Ibenk turut berperan dalam penyelamatan lingkungan. ”Setiap tahun, kami menanam 500 sampai 1.000 bibit tanaman endemik Ciremai, di wilayah kritis,” katanya. Pohon itu seperti picung (Pangium edule) dan salam (Syzygium polyanthum). Tidak hanya alam, ia juga memberikan pilihan bagi warga, terutama anak muda, untuk memanfaatkan potensi desa. Ibenk tidak ingin generasi penerus di Bantaragung merantau ke kota hingga luar negeri yang risikonya lebih besar. (Yoga)


Perlu Didukung Roadmap Industri yang Jelas

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)

Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PFTI) di Manyar, Gresik, Jawa Timur (Jatim) yang segera beroperasi barulah tahap sangat awal dari upaya hilirisasi  dan industrialisasi terhadap komoditas mineral tembaga. Setelah itu, diperlukan  sinergitas dengan sektor-sektor industri lain yang siap untuk menyerap produk lanjutan yang memiliki nilai tambah jauh lebih tinggi. Untuk itu, diperlukan peta jalan (roadmap) yang akan menjadi pedoman dan memberi arah bagi para pelaku industri agar bisa terlibat secara efektif dalam proses hilirisasi dan industrialisasi.

Hingga kini, pemerintah dinilai belum memiliki peta jalan hilirisasi  yang komprehensif. Sehingga, kebijakan hilirisasi  yang diambil, terkait nikel misalnya, lebih karena mengikuti tren kendaraan listrik dunia. Direktur Ekskutif ReforMiner Institute Komaida Notonegoro menyatakan, yang terpenting untuk dilakukan pemerintah adalah menyinergikan industri pengguna dengan produk-produk yang dihasilkan smelter. "Sejauh ini, saya melihat roadmap-nya belum cukup jelas atau clear. Kira-kira arah kebijakan industri nasional kemana, terus kemundian link-nya dengan industri smelter seperti apa?," ujar Komaidi. (Yetede)

Evaluasi Kebijakan Cuti Bersama

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)
Kebijakan cuti bersama yang terlalu panjang dalam setahun perlu dievaluasi. Alasannya, cuti bersama bisa menekan produktivitas dunia usaha dan mengganggu pelayanan publik pemerintah. Sebagai contoh, penjualan otomotif biasanya turun tajam begitu ada cuti bersama, mengikuti penurunan produksi dan pengiriman unit ke dealer. Pada  April 2024, penjualan mobil secara wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) turun 35% secara bulanan (month to month/mtm) menjadi 48,637 unit dari sebelumnya 74,274 unit. Secara tahunan (year on year/yoy), berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil terpangkas 17% dari 58.981 unit. Adapun penjualan sepeda motor, merujuk data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), merosot 28% secara bulanan menjadi 419.136 unit pada April lalu. (Yetede)

Prabowo Siap Antisipasi Kebocoran Program Makan Siang Gratis

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)

Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto menegaskan akan mengeksekusi program makan siang dan susu gratis untuk anak-anak sekolah secara efisiensi dan tanpa kebocoran. Prabowo memastikan akan mengambil berbagai langkah untuk mencegah terjadinya kebocoran dalam pelaksanaan program tersebut. Menurut Prabowo, kebocoran tidak boleh terjadi karena  yang dirugikan adalah bangsa dan negara serta masyarakat. "Masalahnya, ini sudah lama saya bicarakan, sebagai anak bangsa kita sadar banyak terjadi kebocoran di negara kita.

Sekarang, bagaimana kiat membuat skema dengan efisien dan baik, tanpa ada kebocoran sampai ke anak-anak kita," kata Prabowo. Selain itu, kata Prabowo, pembagian susu gratis kepada anak-anak di seluruh Indonesia juga akan dijalankan  sesuai tipilogi masing-masing daerah. Dia mencontohkan Pulau Moa di Maluku Barat Daya, yang kerap memproduksi susu kerbau, sehingga tidak sulit untuk mendapatkan susu bagi anak-anak di wilayah tersebut. (Yetede)

Penguasa Pede, Kredit Perbankan Melesat

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)
Industri perbankan kembali mencatatkan pertumbuhan positif dari sisi intermidiasi. Kredit yang disalurkan per April 2024 meningkat 13,09% secara tahunan (year on year/yoy), tertinggi dalam lima tahun terakhir. Apabila dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 12,4% (yoy), terjadi pertumbuhan kredit yang lebih tinggi. Hal itu menunjukkan dunia usaha kembali bergeliat pasca pemilihan umum (Pemilu) dan juga hari Raya Idulfitri. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kredit tumbuh tinggi didorong oleh pertumbuhan di banyak sektor, seperti sektor industri, jasa dunia usaha dan perdagangan, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Tingginya permintaan kredit dipengaruhi oleh sisi penawaran, sejalan dengan terjaganya appetite perbankan yang didukung oleh tingginya permodalan, berlanjutnya strategi relokasi kredit ke aset oleh perbankan, dan diterapkannya Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang menjaga kecukupan likuiditas perbankan. (Yetede)

InJourney Bakal Pegang Langsung Garuda dan Pelita Air

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJorney bakal menjadi pemilik baru PT Garuda Indonesia  Tbk (GIAA), Citilink, dan pelita Air. Integrasi pemain di industri aviasi diekspektasikan tuntas sebelum Oktober 2024. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, Kementerian BUMN selaku pemegang saham, menargetkan merjer (Citilink dan Pelita) atau inklusi industri aviasi kedalam ekosistem InJourney rampung sebelum Oktober 2024. "Jadi kami di internal terus menerus bicara dengan Pelita khususnya, karena mohon dipahami  Citilink itu owned by Garuda 100%. Jadi diskusi soal merger ini lebih banyak diwakili oleh Garuda dengan didampingi oleh Citilink. Bentuknya seperti apa? masih dalam diskusi Tapi memang dengan pendekatan inklusi industri penerbangan ke dalam InJourney," ujar Irfan. (Yetede)

Mengagas Database Polis Asuransi Terintegrasi

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)
Dalam beberapa tahun belakangan ini kita sering mendapatkan pemberitaan mengenai tindakan-tindakan pihak asuransi yang merugikan nasabah. Mulai dari sulitnya proses pengajuan klaim. Imbal hasil investasi PAYDI yang  tidak sesuai dengan propektus, tagihan premi yang tiba-tiba naik, dan lain sebagainya. Namun yang kerap luput dari perhatian adalah ternyata perusahaan asuransi juga dihantui oleh risiko kerugian akibat tindakan fraud atas polis yang ditanggungnya. Modus penipuannya pun beraneka ragam, mulai dari penutupan informasi dan berbohong pada saat pendaftaran asuransi, memalsukan dokumen-dokumen bukti klaim, hingga memalsukan kecelakaan bahkan kematian tertanggung. Beberapa tindakan penipuan bahkan terindikasi dilakukan secara terorganisir dan melibakan berbagai pihak. Motifnya? Apalagi kalau bukan keuntungan finansial. (Yetede)

Rantai Pasok Sawit Wilmar Sudah Terapkan NDPE

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily (H)
Wilmar telah menerapkan Kebijakan Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, dan Tanpa Eksploitasi (No Deforestation, No Peat, and No Exploitation/NDPE) kepada seluruh pemasok tandan buah segar (TBS) sawit yang berada di Lanskap Aceh bagian Selatan. Langkah itu dilakukan WIlmar sebagai upaya untuk turut mendukung perlindungan Kawasan Konservasi Rawa Singkil yanag menjadi bagian wilayah tersebut. Menurut Supplier and Engagement Lead Wilmar Surya Purnama, pihaknya memastikan penerapan NDPE telah dilakukan oleh seluruh rantai pasok perusahaan, termasuk yang berada di Aceh Bagian Selatan. Langkah itu dilakukan WIlmar Surya Purnama  sebagai upaya untuk  turut mendukung perlindungan Kawasan Konservasi Rawa Singkil yang menjadi bagian wilayah tersebut. (Yetede)

Industri Rumput Laut Butuh Deregulasi

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Investor Daily
Industri hilir rumput laut nasional membutuhkan deregulasi kebijakan agar bisa memanfaatkan besarnya permintaan besarnya permintaan komoditas itu di pasar internasional. Deregulasi itu di antaranya dengan mengecualikan semua HS Code terkait rumput  laut dan produk turunannya dari ketentuan devisa hasil ekspor (DHE). Merujuk riset Future Market Insights, nilai pasar rumput laut global 2023 mencapai US$ 7,79 miliar dan akan menjadi US$ 19,66 miliar pada 2033 atau memilih tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 9,7% sepanjang 2023-2033. Menurut Ketua Asosiasi Industri Rumput Laut Indonesia (Astruli) Mc Donnny W Nagasan, pasar global  rumput laut terutama hidrokoloid sangat besar dan terus berkembang. Hal itu didorong berbagai faktor, termasuk naiknya permintaan makanan olahan serta penggunaan minyak dan gas. Contohnya CAGR 2018-2030 untuk karagenan bisa US$ 11,27 per kilo gram dan agar US$ 21,04 per kg. Indonesia bisa memanfaatkan peluang itu dengan memacu ekspor. (Yetede)

Mengapa Banyak Gen Z Menganggur

Yuniati Turjandini 24 May 2024 Tempo
ZAFA Adelia, 22 tahun, berbulan-bulan mencari pekerjaan di Jakarta. Lulusan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia yang termasuk generasi Z alias gen Z itu sudah mengirim puluhan surat lamaran kerja, tapi belum satu pun yang membuahkan hasil.  Sebagai angkatan kerja baru, Zafa khawatir tak memenuhi kualifikasi bekerja di perusahaan. "Karena fresh graduate, kadang juga bingung harus punya skill apa dan dapatnya di mana," ujarnya kepada Tempo, Kamis, 23 Mei 2024. 

Beberapa kali Zafa menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan latar pendidikannya. Sayang, perusahaan menetapkan syarat minimal pengalaman bekerja satu sampai tiga tahun. Bahkan ia mengungkapkan banyak perusahaan yang mengenakan biaya pelatihan dengan iming-iming diterima bekerja.  Ketatnya persaingan pencari kerja di Jakarta membuat Zafa mempertimbangkan melamar bekerja di daerah lain. Namun ia masih ragu karena upah minimum yang lebih kecil. Karena itu, dia berupaya mencari lowongan magang meski tak dibayar. Dengan mengikuti magang, ia berharap dapat menambah pengalaman bekerja dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan perusahaan. 

Bunga, 22 tahun, menghadapi masalah yang sama. Lulusan D-3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga itu sudah dua tahun belum mendapat pekerjaan tetap. Menurut Bunga, tak banyak perusahaan yang mau menerima lulusan D-3.  Di sisi lain, Bunga merasa tidak cocok dengan jurusan yang ia pilih. Ia pun memilih mencari pekerjaan di bidang yang berbeda dengan pendidikannya. Sebagai pemula, dia juga terhalang oleh syarat minimal pengalaman bekerja.

"Lowongan magang saja bahkan dicari yang sudah berpengalaman. Perusahaan tidak mau menerima orang yang baru memulai," ucapnya.  Ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dan angkatan kerja baru memang menjadi salah satu pangkal masalah banyaknya gen Z yang menganggur. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyoroti penyumbang angka penganggur terbanyak di kalangan gen Z berasal dari lulusan SMK. Angka pengangguran tersebut bahkan mencapai 8,9 persen. "Penganggur kita ini terbanyak disumbang lulusan SMK dan SMA. Ini terjadi karena adanya miss-match," ucapnya. (Yetede)

Pilihan Editor