;

Apa Manfaat Kenaikan HET Beras bagi Petani

Apa Manfaat Kenaikan HET Beras bagi Petani
Alwi, 56 tahun, pemilik warung di Jakarta Barat, mengeluhkan tingginya harga beras akhir-akhir ini. Ia mengungkapkan harga beras tak kunjung turun sejak akhir Maret lalu. Akibatnya, penjualan warung Alwi pun turun hingga 15 persen. Harga beras premium yang biasa ia jual seharga Rp 14 ribu per kilogram melonjak menjadi Rp 18 ribu per kilogram. Sementara itu, harga beras medium naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 15 ribu per kilogram. Alwi khawatir kenaikan harga eceran tertinggi atau HET beras akan membuat harga beras kian melambung.

"Untung yang saya peroleh menjadi makin sedikit. Lama-lama tidak nutup modal," ujar Alwi kepada Tempo saat ditemui di kiosnya, Jumat, 24 Mei 2024.  Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberlakukan pelonggaran HET beras premium untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen. Pelonggaran HET beras premium ini disampaikan melalui surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 102.TS.02.02/K/3/2024 tertanggal 9 Maret 2024.

Selanjutnya, pada 10-23 Maret 2024, HET beras premium dilonggarkan sebesar Rp 1.000 per kilogram. Di Pulau Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan diberlakukan pelonggaran HET beras premium senilai Rp 14.900 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.900 per kilogram.  Di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, dan Nusa Tenggara, HET beras premium menjadi Rp 15.400 dari sebelumnya Rp 14.400 per kilogram. Sementara itu, di Sulawesi, HET dilonggarkan dari Rp 13.900 menjadi Rp 14.900 per kilogram. (Yetede)


Tags :
#Beras
Download Aplikasi Labirin :