Menakar Bukti Kasus Kekerasan Seksual Ketua KPU
KELOMPOK pemantau pemilu Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) mencatat sejumlah kasus kekerasan seksual di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. Setidaknya 29 kasus kekerasan seksual diduga dilakukan pegawai KPU dalam kurun waktu 2017-2023. Direktur Eksekutif Netgrit Hadar Nafis Gumay mengatakan 29 kasus tersebut dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan telah diproses. “Jumlah tersebut diduga masih lebih banyak lagi,” ujar Hadar saat dihubungi pada Jumat, 24 Mei 2024.
Sebanyak 24 dari 29 kasus yang diproses oleh DKPP berujung pada pemecatan terlapor. Hadar mengatakan sanksi tegas DKPP terhadap tindakan asusila akan memberikan efek jera dan menjaga integritas KPU.Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan KPU kembali muncul. Perempuan anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag, Belanda, berinisial CAT melaporkan Ketua KPU Hasyim As'yari. Ini bukan pertama kalinya Hasyim diduga tersandung kasus asusila. Dia pernah diadukan Mischa Hasnaeni Moein, yang dikenal sebagai wanita emas, pada 26 Januari 2023. Selain mengadukan Hasyim ke DKPP, Hasnaeni melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023