;

Jokowi: Keppres IKN Bisa Ditandatangani Presiden Terpilih

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Investor Daily (H)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, keputusan presiden tentang pemindahan Ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bisa saja ditandatangani Presiden terpilih Prabowo Subianto. Presiden Jokowi mengaku hingga kini belum menandatangani beleid itu. "Belum. Bisa saya yang menandatangani, bisa saja presiden terpilih pemerintahan baru yang menandatangani," kata Presiden Jokowi. Saat ini Kota Jakarta masih menyandang Ibu Kota Negara, meskipun Undang-Undang No 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) telah diundangkan pada tanggal 25 April 2024. Namun demikian, Ibu kota negara masih berkedudukan di Jakarta sampai dengan penetapan keputusan presiden mengenai pemindahan ibu kota negara dari Provinsi DKI Jakarta ke Ibu Kota Nusantara, berdasarkan pasal 63 UU tersebut. (Yetede)

Pasar Berharap Kebijakan FCA Dikaji Ulang

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Investor Daily (H)

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi dalam sehingga-2,14% pada perdagangan Rabu (5/6/2024) ke level 6.947, akibat tekanan aksi jual di sejumlah saham. Salah satunya terjadi pada saham PT Barito Renewables Enery Tbk (BREN) yang kembali mencatatkan auto reject bawah (ARB) setelah batal masuk FTSE Global Equity Index Series akibat diberlakukannya full call auction (FCA) pada saham tersebut. Terkait hal tersebut, para pelaku pasar berharap, bursa dapat mengkaji ulang pemberlakuan kebijakan FCA.

"Pasar tampaknya dipengaruhi kebijakan papan pemantauan khusus dengan skema FCA, yang nama BREN merupakan salah satu emiten yang masuk dalam papan pemantauan khusus tersebut," kata Pilarmas. Selain itu, lanjut Pilarmas, keputusan FTSE Russel yang batal memasuki emiten tersebut dalam FTSE Global Equite Index periode Juni  2024 juga sangat memengaruhi pelaku pasar. Mengingat, BREN merupakan salah satu emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar, sehingga pergerakannya memberikan pengaruh terhadap pergerakan  indeks saham. (Yetede)

Dorong UKM Mendunia, LPEI Hadirkan KomodoIn

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Investor Daily
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mengharapkan aktivitas ekspor dari dalam negeri terus meningkat. Pasalnya, ekspor merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang dapat meningkatkan cadangan devisa  dan juga merangsang pertumbuhan ekonomi. Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso menuturkan, peran pelaku UKM sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini terbukti dari kontribusi UKM yang sebanyak 61% dari pendapatan PDB atau setara dengan Rp 9,5 miliar. "Saat ini ekosistem ekspor di Indonesia butuh dukungan dan dapat mengikuti kemajuan teknologi digital agar semakin kompetitif di global," papar Riyani. Berani mendunia ini merupakan wadah yang mengumpulkan para anggota di ekosistem ekspor Indonesia mulai dari stakeholder yang membidangi ekspor, perbankan, pelaku UKM, dan praktisi eksportir di indonesia.
Karena itu, LPEI melakukan soft launching proyek marketplace bernama KomodoIn atau Komoditas Indonesia Go International. KomodoIn merupakan website yang didesain sebagai sarana edukasi bagi para pelaku UMKM yang ingin masuk ke pasar internasional atau go international dan sebagai jembatan yang mempertemukan buyer dan seller. (Yetede)

Industri Pariwisata Butuh Investasi Rp 325 T

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Investor Daily
Indonesia membutuhkan lebih banyak investasi di sektor pariwisata, investasi yang dibutuhkan adalah Rp 325 triliun untuk mengembangkan produk pariwisata berkelanjutan dan pariwisata berbasis masyarakat yang inklusif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekrat) Sandiaga Uno mengatakan, pada 2023 Indonesia mencatat realisasi investasi di sektor pariwisata sebesar US$ 3,6 miliar atau sekitar Rp58,64 triliun. Namun, 80% dari investasi tersebut hanya terkonsentrasi pada hotel berbintang, restoran dan kafe, serta pusat kebugaran. "Kita sebetulnya membutuhkan investasi lebih dari US$ 15 miliar (Rp 244 triliun) hingga US$ 20 miliar (Rp325 miliar). Kita butuh lebih banyak investasi di ekosistem, termasuk pengembangan produk pariwisata berkelanjutan dan pariwisata berbasis  masyarakat yang inklusif," ucap dia. (Yetede)

Kemenhub Ajukan Tambahan Anggaran Rp15,75 Triliun

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Investor Daily
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengajukan usulan kebutuhan tambahan anggaran untuk kegiatan prioritas yang belum terakomodir di dalam Pagu Indikatif Tahun Anggaran (TA) 2025 sebesar Rp 15,75 triliun. Menteri Perhubungan (Kemenhub) Budi Karya Sumadi, mengatakan, kebutuhan anggaran pada 2025 setidak-tidaknya bisa sama dengan alokasi anggaran 2024 sebesar Rp38,6 triliun. Tahun anggaran 2025 terjadi penurunan untuk anggaran pagu indikatif  dari sebelumnya sebesar Rp 38,6 triliun di 2024 turun menjadi Rp 24,7 triliun. "Ini tentunya akan mengganggu program-program prioritas yang ada di Kemenhub," kata Budi Karya. Menhub menuturkan kebutuhan prioritas  yang belum terakomodir dalam pagu indikatif 2025 meliputi pelayanan keperintisian semua moda basik moda darat, laut, udara, maupun perkeretapian. Di sisi lain pengoperasian dan perawatan prasarana perkeretaapian milik negara atau IMO. (Yetede)

Penyebab Industri Manufaktur Terus Tertekan

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Tempo
DATA S&P Global menunjukkan indeks manajer pembelian atau purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level 52,1 per Mei 2024. Capaian ini menandai konsistensi ekspansi industri manufaktur di dalam negeri selama 33 bulan terakhir. Namun lembaga tersebut melihat tanda-tanda pelemahan aktivitas manufaktur. "Meski pertumbuhan masih bertahan positif, terlihat tanda-tanda akan memburuk," ujar Direktur Ekonomi S&P Global Market Intelligence Paul Smith dalam keterangan tertulis pada 3 Juni 2024.

Output dan permintaan baru dari pasar melambat selama Mei. Ekspansi manufaktur selama periode tersebut mayoritas didukung dari permintaan pasar domestik. Sementara itu, untuk pesanan ekspor baru tercatat turun selama tiga bulan berturut-turut, menunjukkan pelemahan permintaan global. Itulah sebabnya PMI manufaktur Indonesia bulan lalu tercatat turun dibanding pada April 2024 yang mencapai 52,9. Indeksnya juga tercatat paling rendah sejak November 2023. PMI manufaktur merupakan indikator ekonomi yang mencerminkan keyakinan manajer bisnis di sektor manufaktur. Skor PMI di atas 50 menunjukkan sektor manufaktur sedang ekspansi. Sedangkan jika angkanya di bawah 50, industri berada di fase kontraksi.  

Indikasi pelemahan berlanjut tampak antara lain dari tingkat staf di industri manufaktur yang menurun selama dua bulan berturut-turut. Perusahaan menahan diri untuk menambah tenaga kerja lantaran ketidakpastian industri. Kebijakan untuk merekrut tenaga kerja diambil secara hati-hati. Beberapa perusahaan memutuskan tidak mengganti staf yang berhenti. "Muncul kekhawatiran bahwa tanda-tanda penurunan permintaan pasar akan makin intensif dalam 12 bulan ke depan." Di sisi lain, inflasi harga input menguat di Indonesia. Panelis survei S&P Global melaporkan kenaikan tersebut antara lain dipicu oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang buruk, di kisaran Rp 16 ribu per US$ 1. (Yetede)

Konflik di Papua Makin Membara

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Tempo
SEKRETARIAT Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Papua luput memasukkan insiden pemerkosaan terhadap dua perempuan di Nabire, Papua Tengah, pada 5 April 2024 ke dalam laporan lembaganya yang dirilis pada dua hari lalu. Padahal pemerkosaan yang disertai kekerasan di Papua Tengah itu menjadi sorotan publik dan Komnas HAM sempat menyatakan insiden tersebut masuk kategori pelanggaran hak asasi manusia.  “Peristiwa itu luput dimasukkan ke dalam catatan kami yang dirilis kemarin,” kata Kepala Kantor Sekretariat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Papua, Frits B. Ramandey, Rabu, 5 Juni 2024.

Frits mengatakan bisa jadi banyak insiden lain di pelosok wilayah Papua yang luput dalam pemantauan Sekretariat Komnas HAM Papua. “Bisa saja ada kejadian lagi di wilayah pedalaman yang tidak terekspos atau mereka tidak sempat beri tahu ke kami.” Pemerkosaan terhadap dua perempuan, yang berinisial A, 24 tahun, dan RD, 27 tahun, itu terjadi ketika keduanya melintas di lokasi demonstrasi masyarakat di Nabire pada 5 April lalu. Massa yang berunjuk rasa menamakan diri Front Rakyat Peduli HAM Papua.

Awalnya kedua korban itu dengan menggunakan sepeda motor berusaha menghindari kerumunan massa. Mereka memilih Jalan Jayanti di Nabire atau jalan alternatif untuk menghindari massa. Tapi keduanya tetap bertemu dengan massa di jalan. Massa yang berunjuk rasa lantas menghalau kedua korban itu. Kedua korban lantas berusaha melarikan diri, tapi massa terus mengejarnya. Sekelompok orang dari massa itu lebih dulu menganiaya korban, lalu memperkosanya.

Enam hari setelah kejadian itu, Sekretariat Komnas HAM Papua sempat mengirim rilis ke berbagai media, yang isinya lembaga ini akan mengusut kasus pemerkosaan tersebut. Komnas HAM juga meyakini insiden itu sudah masuk kategori pelanggaran hak asasi manusia. Meski demikian, kasus kekerasan ini luput dimasukkan ke laporan Komnas HAM Papua. Komnas HAM Papua melaporkan sebanyak 41 kasus kekerasan di Papua yang mengarah ke pelanggaran HAM selama semester pertama tahun ini. (Yetede)

Pertalian Ponsel Anda dan Serangan Buaya

Yuniati Turjandini 06 Jun 2024 Tempo
Apa hubungan antara telepon seluler cerdas Anda dan serangan buaya? Cukup mudah. Ponsel pintar membutuhkan timah, yang sering kali ditambang secara ilegal di Indonesia. Ketika ditinggalkan, tambang timah ilegal akan terisi air. Buaya masuk dari saluran air terdekat dan mencari makanan karena penangkapan ikan dan tekanan manusia lainnya membuat mangsa berkurang. Serangan buaya pun meningkat. Itu adalah versi singkatnya. Penjelasan berikut ini lebih panjang.

Setelah pemusnahan besar-besaran di Indonesia pada abad ke-20, buaya air asin atau Crocodylus porosus kini kembali ke pulau-pulau seperti Bali dan Jawa. Serangan buaya telah menjadi masalah serius. Lebih dari 1.000 serangan terjadi dalam sepuluh tahun terakhir hingga 2023, yang menyebabkan 486 orang meninggal. Namun serangan ini tidak terdistribusi secara merata. Titik-titik serangan buaya, termasuk di Kepulauan Bangka Belitung, terdapat di lepas pantai tenggara Sumatera. Pulau-pulau ini memiliki kandungan timah yang sangat besar.

Pulau-pulau Timah
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri atas dua pulau besar serta ratusan pulau kecil. Sekitar 1,5 juta orang tinggal di sana. Timah menjadi andalan perekonomian. Timah sangat penting untuk produksi ponsel pintar karena digunakan untuk menyolder berbagai komponen menjadi satu. Indonesia adalah produsen timah nomor dua setelah Cina, dengan produksi sekitar sepertiga dari pasokan dunia. Di Indonesia, hampir semua timah—90 persen—berasal dari Kepulauan Bangka Belitung. (Yetede)

Waspada IHSG Bisa Terkapar Lebih Dalam

Hairul Rizal 06 Jun 2024 Kontan (H)

Awan mendung masih enggan beranjak dari pasar modal Tanah Air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian muram dan kemarin kembali tersungkur ke bawah 7.000. Tak tanggung-tanggung, IHSG terjun bebas 2,14% dalam satu hari ke level 6.947,67, Rabu (5/6). Ada banyak faktor yang menekan perfoma indeks. Salah satu yang paling dominan adalah nilai tukar rupiah yang jeblok 0,41% ke Rp 16.287 per dolar Amerika Serikat (AS). Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, maju-mundurnya rencana bank sentral AS Federal Reserve dalam kebijakan suku bunga, membuat outflow asing masih terus terjadi. Hal ini juga membuat rupiah melemah di hadapan dollar AS. Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus juga mengatakan, asing juga masih hengkang dari saham-saham perbankan big caps.

Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada juga menilai, pasar masih akan bergerak fluktuatif di bulan ini. Secara historis, IHSG di bulan Juni sejatinya punya kinerja lebih baik dari bulan sebelumnya. Beberapa katalis yang bisa menjadi harapan pembalikan arah IHSG ialah rilis dividen, dan membaiknya data makroekonomi. Kemarin, saham BREN kembali menyentuh batas bawah auto reject. Yang jadi masalah, saham-saham Prajogo Pangestu lainnya seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga ikut-ikutan turun cukup dalam. Karena bobotnya juga besar terhadap IHSG, ketiga saham Prajogo Pengestu ini kompak menjadi laggard IHSG. Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia. Budi Frensidy mengatakan, sejak BREN masuk ke papan pemantauan khusus, terjadi anomali dalam pergerakan di IHSG. Hitungan Budi, hingga akhir Juni nanti, sebenarnya IHSG masih bisa tetap berada di kisaran level 7.000. Tapi, karena BREN masih berada di papan pemantauan khusus, IHSG berpeluang ambrol ke level 6.500. Di tengah fluktuasi besar IHSG, Nico masih meyakini kalau strategi beli saham ketika koreksi masih akan lebih baik dibandingkan dengan membeli saat di pucuk.

Pemerintah Tak Satu Suara Susun Anggaran Transisi

Hairul Rizal 06 Jun 2024 Kontan

Internal pemerintah berbeda pandangan dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025 sebagai acuan menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun depan. Padahal, anggaran 2025 adalah anggaran transisi pemerintahan Joko Widodo ke Prabowo Subianto. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bapenas) Suharso Monoarfa meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menurunkan defisit APBN 2025 di kisaran 1,5%-1,8% dari produk domestik bruto (PDB). Angka ini terbalik dengan patokan pemerintah dalam KEM PPKF 2025 di kisaran 2,45%-2,82% PDB. "Kami berharap Bu Menkeu dan Komisi XI, kalau memang itu disepakati, defisit bisa lebih turun lagi antara 1,5%-1,8% (dari PDB) sehingga ada ruang fiskal bagi pemerintahan yang akan datang," ujar Suharso di rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (5/6). Suharso mengatakan pemerintahan saat ini memang diwajibkan membentuk dan menyusun rencana kerja pemerintah (RKP) dan RAPBN untuk periode pertama pemerintahan berikutnya.

Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025, presiden terpilih memiliki ruang mengubah rancangan APBN 2025 yang tengah didesain pemerintahan saat ini. Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit mempertanyakan usulan itu. "Jadi Pak Suharso enggak ikut menyusun (KEM PPKF 2025) Pak? Gimana Pak Menteri? kok tiba-tiba muncul sekarang usulan defisit 1,5%-1,8%?," tanya dia. Berdasarkan catatan KONTAN, pemerintah juga telah merencanakan alokasi belanja wajib tahun depan, yakni anggaran pendidikan Rp 708,2 triliun–Rp 741,7 triliun dan anggaran kesehatan Rp 191,5 triliun–Rp 217,8 triliun. Belum lagi, anggaran perlindungan sosial yang direncanakan Rp 496,9 triliun–Rp 513 triliun. Terbaru, pemerintah merencanakan belanja perpajakan tahun depan Rp 421,82 triliun, dengan porsi terbesar untuk pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar Rp 262,3 triliun. Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, target defisit anggaran 2025 lebih baik ditekan. Sebab, dengan memasang target defisit tinggi, maka akan mendorong imbal hasil obligasi yang naik.

Pilihan Editor