;

Penawaran Pembelian 7-Eleven

Yoga 30 Aug 2024 Kompas

Mengutip laporan BBC, Rabu (21/8) pemilik 7-Eleven, yakni Seven & i Holdings Co, mengumumkan bahwa mereka mendapat penawaran pembelian dari Couche-Tard, yang notabene rival mereka. Rencana tersebut mengejutkan seantero Jepang karena perusahaan Jepang sebesar itu tak pernah dibeli perusahaan asing. Perusahaan Jepang lebih sering mengakuisisi bisnis asal luar negeri. Saat ini, 7-Eleven tercatat sebagai toserba dengan jaringan terbesar di dunia, yakni 85.000 gerai di 20 negara dan wilayah. Toserba itu sukses menjual makanan lezat, yang cepat dan murah, khususnya di negara yang memiliki gerai serupa, seperti Jepang dan Thailand. Dari 85.000 gerai 7-Eleven di dunia, 21.500 gerai berada di Jepang. ”Kami memiliki lebih banyak gerai ketimbang McDonald’s dan Starbucks,” kata Chief Executive Seven & i Holdings Ryuichi Isaka kepada BBC sebelum perusahaan itu menerima penawaran pembelian.

Seperti dilansir Reuters, Seven & i telah menerima proposal awal yang bersifat rahasia dan tak mengikat dari Alimentation Couche-Tard untuk semua saham perusahaan yang beredar. Adapun dewan direksi Seven & i telah membentuk komite khusus guna meninjau proposal itu dan membahas alternatif-alternatifnya. Kabar pengajuan proposal tersebut membuat saham Seven & i melonjak ke level tertinggi harian sebesar 23 %. Kondisi itu membuat nilai perusahaan mendekati rekor tertinggi, yakni 38 miliar USD. Pada 26 Agustus 2024, saham Seven & i ditutup dengan kenaikan 16 % dibanding harga pada 16 Agustus atau perdagangan terakhir sebelum penawaran Couche-Tard tiba. Apabila penjualan 7-Eleven terjadi, hal itu akan menjadi pembelian terbesar yang dilakukan perusahaan asing terhadap perusahaan asal Jepang.

Data London Stock Exchange Group (LSEG) menunjukkan, akuisisi terbesar sebelumnya ialah kesepakatan pembelian memory chip unit Toshiba oleh konsorsium yang dipimpin perusahaan investasi asal AS, Bain Capital, pada 2018 sebesar 18 miliar USD. Bagi para investor, penjualan 7-Eleven dinilai bakal menjadi tonggak sejarah mengenai ketertarikan asing pada aset-aset Jepang yang dulunya dijauhi. Perubahan dalam tata kelola juga bakal membawa perubahan penting bagi Jepang dan perusahaan Jepang. ”Kami melihat itu seiring didirikannya sejumlah kantor dan perekrutan karyawan di Jepang,” kata pendiri konsultan investasi BDA China, Duncan Clark, dikutip CNBC. Adapun Couche-Tard, yang didirikan pada 1980, telah berkembang dari satu gerai di Quebec, Kanada, menjadi jaringan gerai serba ada dan SPBU global. (Yoga)


Mempertanyakan Komitmen pada EnergiTerbarukan

Yoga 30 Aug 2024 Kompas

Pos anggaran energi terbarukan dalam pagu anggaran Kementerian ESDM terbilang rendah. Padahal, target dekarbonisasi lewat pengembangan energi terbarukan tinggi seiring tuntutan global. Pemerintah, lintas kementerian, didorong memberi perhatian lebih pada energi terbarukan dan mengubah paradigma dari era energi fosil menjadi energi rendah emisi. Seperti diketahui, pagu anggaran Kementerian ESDM tahun anggaran 2025 senilai Rp 9,3 triliun. Alokasi untuk Ditjen Ketenagalistrikan adalah Rp 496 miliar serta Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Rp 657 miliar. Adapun alokasi anggaran untuk infrastruktur energi terbarukan yang berdampak langsung kepada masyarakat adalah penerangan jalan umum tenaga surya sebanyak 10.000 unit senilai Rp 184 miliar, 1 unit pembangkit listrik minihidro Rp 44,53 miliar; 3 unit pembangkit listrik mikrohidro Rp 54,5 miliar, dan 5 unit pembangkit listrik tenaga surya Rp 45,3 miliar.

Pengamat ekonomi energi yang juga dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM, Yogyakarta, Fahmy Radhi, Kamis (29/8) mengatakan, relatif rendahnya pos anggaran pengembangan energi terbarukan menunjukkan pemerintah, secara utuh, belum serius menghadapi transisi energi. Kebijakan energi terbarukan juga kerap tak sinkron dengan kebijakan energi fosil. ”Selain terkait anggaran (yang minim), kebijakan terkait energi terbarukan sering ambigu. Misalnya, energi terbarukan seharusnya diikuti pembatasan atau pengurangan bertahap batubara. Yang terjadi malah ada kebijakan pemberian izin (pengelolaan) batubara kepada ormas keagamaan. Jadi, energi terbarukan dikejar, tetapi batubara juga digeber,” kata Fahmy. (Yoga)


Insentif Bebas Pajak Kurang Dimanfaatkan Apartemen

Yoga 30 Aug 2024 Kompas

Perpanjangan PPN yang Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP sebesar 100 % untuk rumah komersial hingga akhir tahun 2024 perlu didorong untuk pemasaran apartemen. Selama ini, insentif rumah bebas pajak itu belum banyak dimanfaatkan dalam pemasaran apartemen. Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengemukakan, perpanjangan PPN DTP sebesar 100 % hingga akhir tahun 2024 merupakan kelanjutan dari kebijakan insentif rumah bebas pajak sejak 2021. PPN DTP menyasar pasar residensial tapak ataupun apartemen yang selesai dibangun, siap huni, dan siap diserahterimakan. Sepanjang semester I (Januari-Juni) 2024, tercatat 22.000 unit hunian atau residensial yang terserap lewat skema PPN DTP, tapi, insentif fiskal itu masih lebih banyak dimanfaatkan untuk transaksi rumah tapak.

Sementara, pemasaran apartemen milik atau kondominium belum banyak memanfaatkan insentif PPN DTP. Tercatat hanya 13 % dari 24.000 unit apartemen siap huni yang belum terjual menerapkan skema PPN DTP. Padahal, harga apartemen yang dipasarkan telah memenuhi kriteria PPN DTP. ”Ada segregasi lebih kecil dari pengembang apartemen yang memberlakukan PPN DTP. Maka, penetrasi program PPN DTP perlu diperluas. Stimulan ini tidak hanya diso-sialisasikan dan didorong untuk rumah tapak, tetapi juga rumah vertikal siap huni,” kata Syarifah dalam konferensi pers ”Jakarta Property Highlight H1-2024”, secara daring, Kamis (29/8). (Yoga)


Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Bukan Sekedar Kunjungan Spiritual

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Kompas
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia bukan sekadar kunjungan spiritual bagi umat Katolik Indonesia. Momen ini juga merupakan kunjungan bilateral karena Paus Fransiskus merupakan Kepala Negara Vatikan. Kementerian Luar Negeri Indonesia punya andil besar dalam kunjungan kenegaraan ini. Berikut cuplikan wawancara harian Kompas dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi yang dilakukan secara
tertulis pada Rabu (28/8/2024). Setelah 35 tahun, sejak kunjungan Paus Yohanes Paulus II, Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia.

Apa arti penting kunjungan itu bagi hubungan Indonesia dan Takhta Suci Vatikan? Kunjungan Paus Fransiskus sudah lama dinantikan oleh saudara-saudara kita umat Katolik di Indonesia. Kunjungan itu sudah direncanakan sejak 2020. Namun, terpaksa ditunda karena adanya pandemi Covid-19. Kunjungan Paus dilakukan di tengah situasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Konflik, perang, dan instabilitas terjadi di berbagai belahan dunia. Kunjungan Paus Fransiskus akan dapat digunakan untuk memperkokoh pesan pentingnya persaudaraan, toleransi, dan perdamaian bagi dunia. Tanpa perdamaian dunia, pembangunan ekonomi dan upaya untuk mengatasi perubahan iklim tidak akan dapat tercapai. (Yetede)

Kartu Sakti Penggerak Kota Jakarta

Yoga 30 Aug 2024 Kompas

Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus menetas satu dasawarsa lalu dalam upaya mewujudkan wajib belajar 12 tahun bagi anak-anak tak mampu. Kartu ini kemudian berkembang hingga dapat menggerakkan roda perekonomian Kota Jakarta. Akan dihapusnya KJP Plus dan diganti sekolah swasta gratis membuat gusar Rizky (29). Pengelola Toko Sigrah.Id di Palmerah, Jakbar, karena bakal kehilangan pelanggan tetap. ”Selama ini lumayan banyak penerima KJP yang belanja di sini. Tapi, tahun ini kurang karena penerimaan diperketat. Ada yang bilang KJP-nya dicabut,” katanya, Rabu (28/8). Biasanya ada satu atau dua penerima KJP Plus yang mampir ke tokonya tiap pekan. Mereka mengeluarkan uang Rp 50.000 sampai Rp 200.000. Nominal sebesar itu cukup melancarkan arus barang dan kas di tokonya.

Apalagi penerima KJP Plus pasti berbelanja selama masih punya sisa bantuan setiap bulan. ”Kami terkena dampaknya kalau dihapus. Semoga ada solusi atau alternatif lain dari pemerintah,” katanya. Toko Uni di Jatipulo, Jakbar, juga punya pelanggan tetap dari penerima KJP Plus. Mereka membeli seragam sekolah, tas, atau sepatu yang nilainya Rp 150.000 ke atas. Dalam sebulan, Herman (52), pemilik Toko Uni, bisa mengantongi Rp 3 juta dari penerima KJP Plus saja. Tak heran, ia menyayangkan wacana penghapusan KJP Plus. ”Ada saja yang datang belanja kalau perlengkapan sekolah sudah jelek. Lumayan membantu kami menghadapi gempuran toko online,” ujarnya. Toko Sigrah.Id dan Toko Uni merupakan bagian dari 2.000 lebih rekanan Pemprov DKI Jakarta dalam program KJP Plus.

Penerima bantuan dapat membeli alat tulis atau perlengkapan sekolah lainnya di toko rekanan tersebut dengan menggesek mesin electronic data capture atau EDC Bank DKI. Sementara itu, terdapat 533.649 penerima KJP Plus pada 2024 berdasarkan data Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Seluruhnya menerima bantuan dengan total anggaran Rp 2,46 triliun. Selain alat tulis atau perlengkapan sekolah, penerima KJP Plus juga dapat memanfaatkan dana bantuan untuk keperluan uang saku, transportasi, pangan bersubsidi, kacamata, alat bantu pendengaran, kalkulator ilmiah, alat simpan data elektronik, obat-obatan yang tidak tergolong dalam zat adiktif, sepeda, komputer/laptop, dan alat bantu untuk siswa berkebutuhan khusus.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menuturkan, KJP Plus berdampak langsung dan tidak langsung pada perekonomian. Dampak langsungnya, yaitu pembelian barang (sepatu, buku, dan lainnya) akan menambah konsumsi sektor usaha di Jakarta. ”Tidak langsungnya berdampak jangka pendek dari pembelian kebutuhan sekolah yang menggerakan industri manufaktur, seperti alas kaki dan kertas. Jangka panjangnya, menaikkan kualitas pembangunan manusia,” tuturnya, Kamis (29/8). Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman menyampaikan, dana bansos pendidikan menopang konsumsi warga tak mampu. Anak-anak mereka bisa menuntaskan wajib belajar 12 tahun tanpa khawatir putus sekolah. ”Konsumsi masyarakat naik, otomatis ekonomi bergerak. Ini dampak positif KJP Plus,” katanya. (Yoga)


Pelaporan Kinerja Berkelanjutan untuk Investasi Besar

Yoga 30 Aug 2024 Kompas

Indonesia memiliki peluang besar untuk menerapkan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG dalam setiap kegiatan usaha dan bisnis, termasuk peluang untuk menangkap investasi ESG yang banyak masuk. Pelaporan kinerja berkelanjutan menjadi hal krusial untuk mengukur dampak implementasi ESG dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan semakin tingginya risiko kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim dan komitmen Indonesia untuk menahan dampak tersebut lewat berbagai kebijakan, banyak pelaku usaha yang kini mengintegrasikan strategi ESG dalam operasionalisasi mereka. Ketua Kelompok Kerja Transisi Energi Baru Terbarukan pada Kadin Indonesia Anthony Utomo, Kamis (20/6) mengakui, strategi ESG banyak diterapkan karena tingginya permintaan dari investor yang membiayai kegiatan usaha dan bisnis di dalam negeri.

Menurut laporan Bain & Company 2023, aliran investasi berbasis ESG atau investasi hijau ke Indonesia sepanjang 2023 mencapai 1,6 miliar USD, tumbuh % dibanding tahun sebelumnya. Aliran investasi ini umumnya ke aspek lingkungan dan terbagi ke berbagai sektor, seperti energi terbarukan, pengolahan limbah dan daur ulang, transportasi ramah lingkungan, konservasi lahan, serta pertanian berkelanjutan. Saat ini investasi berbasis ESG di Indonesia masih didominasi investor asing. Pada 2021, 50 % investasi berbasis ESG di Indonesia berasal dari investor asing. Hanya 30 % hingga 40 % investor domestik yang berinvestasi dalam ESG. Indonesia juga dinobatkan sebagai negara penerima investasi hijau terbesar di Asia Tenggara pada 2023.

Para investor umumnya lebih tertarik berinvestasi pada perusahaan yang sudah menerapkan ESG dalam operasionalisasinya, karena kinerja perusahaan tersebut sudah terbukti bertanggung jawab terhadap dampak operasi bisnis yang dilakukan dan umumnya memiliki risiko lebih rendah sehingga mengurangi potensi kerugian bagi investor. Untuk membuktikan ini, termasuk menghindari praktik manipulasi atau greenwashing, perusahaan perlu membuat laporan terkait usaha berkelanjutan mereka. ”Pada 2022, menurut laporan dari PwC (Pricewater-houseCoopers), terdapat 88 % perusahaan di Indonesia yang telah menyusun laporan berkelanjutan,” katanya. Dunia usaha yang telah mengintegrasikan ESG dalam operasionalisasi mereka kini tengah berupaya memenuhi kewajiban menyusun laporan berkelanjutan guna berkontribusi pada pencapaian target keberlanjutan nasional. (Yoga)


IHSG Masih Bisa Melaju Hingga Tembus 8.000

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Investor Daily (H)

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diyakini masih bisa terus melaju hingga menembus 8.000 pada akhir 2024. Aksi ambil untung diprediksi akan banyak membayangi. Sekalipun begitu, tren penguatan indeks bakal berlanjut didorong oleh ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed. Selama dua pekan terakhir, IHSG terpantau telah mengalami penguatan cukup signifikan sebanyak 80.122 poin atau sebesar 10,92% dengan rata-rata harga tertingginya di posisi 7.715. Penguatan tersebut sekaligus menggenapi kenaikan IHSG selama 30 hari perdagangan terakhir sebesar 4.64%. Pada perdagangan Kamis (29/8/2024), setelah melesat jauh hingga menyentuh all time high intraday di level 7.715, aksi profit taking melanda, sehingga indeks akhirnya ditutup turun 0,4% ke level 7.627. Tercatat sebanyak 264 saham terpantau naik, 317 saham turun, dan 206 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 13,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 1.292.695 kali. (Yetede)

Industri Manufaktur Stagnan Dampak Pelemahan Rupiah

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Investor Daily (H)

Kinerja industri manufaktur nasional stagnan pada Agustus 2024, terlihat pada indeks kepercayaan industri (IKI) yang dirilis Kementerian Perindustrian (Kemenperin). IKI pada Agustus mencapai 52,4 sama seperti bulan sebelumnya. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, IKI Agustus 2024 turun 0,82 poin dari 53,22 poin. Juru Bicara Kemenperin Hendri Antoni Arif menerangkan, penyebab stagnasi IKI Agustus 2024 adalah pelemahan rupiah terhadap dolar AS, sehingga membuat industri  membatasi bahan baku impor. "Sebagian bahan baku industri masih impor, sehingga banyak pengusaha membeli bahan baku lebih sedikit. Akibatnya, produski tidak lebih banyak dibandingkan bulan Juli," ucap dia. Febri mengungkapkan, dari 23 subsektor industri pengolahan, terdapat 20 subsektor mengalami ekspansi dan tiga subsektor kontraksi. Sebanyak 20 subsektor ekspansi memiliki kontribusi sebesar 94,6% terdapat PDB industri pengolahan nonmigas kuartal II-2024. (Yetede)

BRI Membayar Dividen Jumbo

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Investor Daily (H)

Dengan permodalan yang sangat besar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memastikan bahwa akan membayarkan Dividen dengan nilai jumbo kepada pemegang sahamnya dari kinerja tahun buku 2024.  Pada semester I-2024, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BRI sebesar 25%, dengan nilai modal inti (Tier 1) bank only sebesar Rp233,94 triliun, atau secara konsolidasi mencapai Rp 279,49 triliun, atau secara kondolidasi mencapai Rp279,46 trliun. Dari modal jumbo tersebut, maka tidak ada alasan bagi perseroan tidak membagikan dividen yang juga besar kepada pemegang saham. Pasalnya, BRI tidak lagi membutuhkan modal dari laba ditahan, lantaran memiliki modal besar. "Dividend payout ratio tinggi, itu harus hukumnya. Kalau tidak modal kebesaran," kata Direktur Utama BRI Sunarso. Menurut dia, dengan modal yang tinggi dan kuat dapat mendukung pembayaran dividen yang lebih tinggi. Sunarso juga menjelaskan bahwa kondisi hari ini sudah diprediksi sejak 2020 ketika ada pandemi Covid-19. Perseroan memastikan ada sumber pertumbuhan baru, maka pada 2021 dibentuk Holding Ultramikro (UMi) dengan cara rights issue, karena APBN tidak berpartisipasi  aka pemerintah meng-inbreng-kan Penggadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM), sehingga ada tambahan dana segar Rp 41 triliun. (Yetede)

Nasib Gudang Garam Menghadapi Tantangan Berat

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Investor Daily (H)

PT Gudang garam Tbk (GGRM) menghadapi tantangan berat dari cukai hasil tembakau (CHT) dan daya beli masyarakat. Perkembangan positif yang kami harapkan  tergantung pada kebijakan cukai 2025. Tentunya juga tergantung pada seberapa besar perbaikan daya beli di segmen menengah ke bawah," kata Direktur dan Corporate Secretary Gudang Garam Heru Budiman. Heru mengaku, meski daya beli di segmen menengah ke bawah belum menunjukkan tanda-tanda adanya perbaikan, Gudang Garam tetap optimistis terhadap pasar rokok di dalam negeri. Hal ini mengingat jumlah penduduk usia muda di Indonesia cukup besar, perbaikan  infrastruktur dan sumber daya alam melimpah yang dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional. "Kehati-hatian Gudang Garam dalam pengelolaan keuangan, kehadiran merek dan produk berkualitas, juga akan mendukung perseroan sebagai pemain utama di sektor utama," ungkap dia.

Pilihan Editor