;

Wacana Kenaikan Tarif KRL Masih di Kaji

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Investor Daily

Pemerintah masih belum akan memutuskan wacana kenaikan tarif rel listrik (KRL) commuter line dalam waktu dekat. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih melakukan kajian karena bersinggungan dengan subsidi tarif public service obligation (SPO) yang saat ini berlaku. Direktur Jenderal Perkeretapian (Ditjen) Kementerian Perhubungan  Risal Wasal mengatakan, tarif KRL yang saat ini dioperasikan oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yakni PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter dalam pembahasan. Artinya kajian masih diberlakukan. "Kita masih terus mengkaji, sebab keputusannya akan ada di 2025 dan keputusan tarif KRL ini akan seiring dengan perkembangan penetapan subsidi kereta api yang akan disalurkan ke PT KAI melalui PSO," ungkap Dirgen Risal. Beliau menuturkan, sejumlah hal yang dikaji terkait  dengan PSO kereta yakni penerima PSO yang lebih tetap sasaran dimana dalam RAPBN 2025 penerapan tarif tiket  subsidi PSO akan berbasis elektronik berdasarkan NIK pengguna transportasi KRL Jabodetabek. (Yetede)

IKN Kolonialisme Baru

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Tempo

PADA pengujung periode kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan yang sangat ironis mengenai bau-bau kolonialisme (reek of colonialism) yang ada di Istana Merdeka Jakarta dan Istana Bogor. Pernyataan ini dikemukakan Jokowi beberapa hari menjelang peringatan 17 Agustus 2024 yang diperingati di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Istilah "bau-bau kolonialisme" yang keluar dari mulut Jokowi penting untuk dikritik secara serius. Pasalnya, di balik nama Jakarta, sebagai kota pelabuhan terpenting di Asia Tenggara pada masa lampau, tersimpan aroma harum para pejuang yang telah mengorbankan harta, jiwa, dan raga mereka untuk merebut kemerdekaan. Karena itu, penamaan Jakarta, yang diambil dari kata "jaya" dan "karta", menggambarkan spirit kemerdekaan melawan kolonialisme.

Tak hanya itu, untuk menggenapi makna dan perjuangan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia yang dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, dicetuskanlah ide pembangunan masjid yang menjadi simbol perjuangan rakyat Indonesia. Pencetusnya adalah Menteri Agama pertama, yaitu KH Wahid Hasyim. Ide ini kemudian direalisasi dengan membangun Masjid Istiqlal. Secara kebahasaan, Istiqlal bermakna kemerdekaan.

Pembangunan Masjid Istiqlal bermakna bahwa kemerdekaan Republik Indonesia diraih bukan karena keberhasilan aspek materiel semata, seperti senjata. Lebih jauh, pembangunannya menggambarkan keberhasilan para pendiri Indonesia menaklukkan ambisi pribadi dan hawa nafsu mereka sehingga mampu melawan kolonialisme serta mendirikan negara yang didesain untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat. (Yetede)

Ancaman Hukuman untuk Pavel Durov Pendiri Telegram

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Tempo

PAVEL Durov terancam hukuman kurungan penjara. Pendiri Telegram ini baru mendarat dari Baku, Azerbaijan, dengan jet pribadinya saat ditangkap di Bandar Udara Le Bourget, timur laut Paris, pada Sabtu, 24 Agustus 2024, pukul 20.00 waktu setempat. Pavel Durov, 39 tahun, ditahan dengan tuduhan membiarkan Telegram menjadi ajang komunikasi pelaku kejahatan, termasuk pornografi anak, perdagangan narkoba, dan penipuan. Seperti diberitakan Reuters, penyelidikan terhadap Telegram bergulir sejak 8 Juli 2024 oleh Kantor Kejaksaan Paris bagian pemerangan kejahatan dunia maya.

Telegram menyatakan bahwa Durov, yang berkewarganegaraan Rusia, Saint Kitts and Nevis, Uni Emirat Arab, dan Prancis, tidak bersalah. “Tidak masuk akal menuduh suatu platform atau pemiliknya bertanggung jawab atas penyalahgunaan platform tersebut,” demikian pernyataan Telegram, yang berbasis di Dubai, UEA, sehari setelah penangkapan. Pada hari berikutnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kasus Pavel Durov berada di tangan pengadilan dengan independensi penuh. “Ini sama sekali bukan keputusan politik,” kata Macron lewat X.

Prancis menjatuhkan dakwaan awal kepada Durov pada Rabu, 28 Agustus 2024, berupa pemberian izin dugaan aktivitas kriminal pada aplikasi pesannya. Durov juga dilarang meninggalkan Prancis sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Dakwaan awal terhadap Durov berupa "keterlibatan dalam pengelolaan platform daring untuk mengizinkan transaksi ilegal oleh kelompok terorganisasi”. Seperti ditulis NBC News, kejaksaan Prancis menyatakan kejahatan tersebut dapat dikenai hukuman hingga sepuluh tahun penjara dan denda 500 ribu euro. (Yetede)

Nilai EKonomi Tersembunyi yang Belum Tergali dari Masyarakat Adat

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Tempo

MASYARAKAT adat sesungguhnya punya kemampuan menghasilkan produk dengan nilai keekonomian mencapai miliaran rupiah bahkan ratusan miliar dalam setahun. Hebatnya, hal ini dilakukan dari tempat mereka hidup di dekat kawasan hutan yang jauh dari hiruk-pikuk investasi korporasi besar. Pernyataan itu bukan asal omong atau klaim membabi buta. Sebab, hal ini merupakan salah satu kesimpulan dari Konsolidasi Hasil Studi (Nilai) Ekonomi Sumber Daya Alam dalam Pengelolaan Lanskap yang Berkelanjutan Kasus 6 Wilayah Masyarakat Adat yang disusun tim bidang ekonomi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Namun potensi itu belum tergali secara optimal. Persoalannya, para penentu kebijakan di tingkat nasional dan daerah yang memiliki pengaruh kuat dalam menentukan arah serta orientasi pengelolaan hutan kurang paham secara menyeluruh tentang nilai hutan yang sesungguhnya. Mereka juga kurang paham adanya pilihan?pilihan ekonomi yang tersedia di lanskap hutan di mana masyarakat adat hidup sehari-hari.

Masyarakat adat lebih sering dipandang sebagai penghambat pembangunan di Indonesia. Pandangan ini muncul terutama ketika penentu kebijakan bicara soal pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan lingkungan. Mereka lebih melihat investasi korporasi besar sebagai solusi utama, mengabaikan opsi ekonomi lebih berkelanjutan yang dihasilkan masyarakat adat. Situasi dan pandangan tersebut berkontribusi pada lambatnya proses pengakuan dan pelindungan hak-hak masyarakat adat. Hal ini juga terlihat dari Rancangan Undang-Undang tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat (RUU Masyarakat Adat) yang masih terus tertunda. (Yetede)

Food Estate Lumbung Duka

Yuniati Turjandini 30 Aug 2024 Tempo

LIMA ratus ribu hektare. Seluas itu sawah yang ingin dicetak Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Kalimantan Tengah. "Syukur-syukur bisa 1 juta hektare," katanya setelah meninjau lahan di Desa Bentuk Jaya A5 Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Rabu, 28 Agustus 2024. Sawah tersebut nantinya menjadi salah satu lumbung pangan alias food estate Indonesia. Dia berencana membuka sawah baru di lahan rawa dan bekas pengembangan lahan gambut di tujuh wilayah di Kalimantan Tengah. Tujuh wilayah tersebut adalah Kabupaten Katingan, Kapuas, Pulang Pisau, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Seruyan, dan Kota Palangka Raya. Selain itu, masih ada 500 ribu hektare sawah baru yang akan dicetak di Kalimantan Selatan, 200 ribu hektare di Sumatera Selatan, dan 1 juta hektare di Papua Selatan.

Bagi Amran, penambahan luas area sawah ini penting untuk memenuhi permintaan beras nasional. Badan Pusat Statistik mencatat produksi beras Indonesia sebesar 31,10 juta ton dari luas panen padi sekitar 10,21 juta hektare sepanjang 2023. Jumlah ini belum cukup lantaran Indonesia masih harus mengimpor beras hingga 3,06 juta ton pada periode tersebut. Volume itu paling tinggi dalam lima tahun terakhir lantaran impor beras sebelumnya hanya sekitar 400 ribu ton per tahun. Menurut Amran, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena Indonesia masih harus mengandalkan pasokan beras dari negara lain. "Kalau terjadi darurat pangan, negara tidak bisa berbuat banyak dan pemerintah bisa runtuh," 

Amran mengatakan program lumbung pangan merupakan cita-cita Presiden Joko Widodo. Proyek ini masuk daftar proyek strategis nasional selama 10 tahun ia menjabat. Meski hasilnya tak cemerlang, program serupa menjadi prioritas presiden terpilih Prabowo Subianto. Merujuk pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2025, untuk tahun perdana, pemerintahan Prabowo berencana mencetak sawah 250 ribu hektare dan mengembangkan kawasan padi 485 ribu hektare. Dana untuk program ini masuk anggaran ketahanan pangan senilai Rp 124,4 triliun yang tersebar untuk beragam kementerian dan lembaga, seperti tertera dalam RAPBN 2025.(Yetede)

Bendungan Ke-45 yang Diresmikan di Tasikmalaya, Menelan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Yoga 30 Aug 2024 Kompas

Presiden Jokowi didampingi Ny Iriana meresmikan Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, yang dibangun dengan anggaran Rp 3,5 triliun. Bendungan ini tercatat sebagai bendungan termahal pada era Presiden Jokowi. Bendungan yang dibangun pemerintah biasanya hanya memakan anggaran Rp 800 miliar dan paling mahal Rp 1,5 triliun. Bendungan Leuwikeris mulai dibangun pada 2016 dengan luas genangan 243 hektar dan daya tampung 81 juta meter kubik air. Proyek ini adalah bendungan ke-45 yang diresmikan Presiden Jokowi.

”Ini adalah bendungan yang menelan biaya paling besar, Rp 3,5 triliun, biasanya Rp 800 miliar, Rp1triliun, atau Rp 1,5 triliun. Ini sekali lagi Rp 3,5 triliun,” kata Presiden ketika meresmikan Bendungan Leuwikeris, Kamis (29/8). Menurut Presiden, masih ada delapan bendungan lagi yang akan segera diresmikan. ”Berarti, totalnya ada 53. Sekali lagi, air adalah sumber kehidupan. Oleh sebab itu, harus dikelola dengan baik untuk manfaat rakyat, untuk manfaat masyarakat, untuk manfaat petani,” katanya.Presiden menargetkan total 61 bendungan selesai dibangun di pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

”Iya, yang belum selesai nanti diselesaikan tahun depan. Sebanyak 61 bendungan. Atau nanti akhir Desember mungkin bisa targetnya tercapai,” ucap Presiden. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan manfaat multifungsi dari bendungan itu, mulai dari air baku hingga irigasi. ”Kita harapkan ini manfaatnya betul-betul multifungsi, baik untuk air baku, baik untuk air irigasi, baik untuk pengendalian banjir, dan juga pembangkit listrik. Dan sudah dihitung ini dapat mengairi daerah irigasi seluas 11.200 hektar. Sangat besar sekali manfaatnya bagi para petani,” ujar Presiden. (Yoga)


Peluang Emas Memburu Saham Berkualitas

Hairul Rizal 30 Aug 2024 Kontan (H)

Dana asing ( hot money ) yang mengalir deras ke pasar saham membuat rally Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut. Seiring, saham-saham big cap terpantik, cenderung menanjak. Di tengah tren penguatan harga, masih ada sejumlah saham murah meriah berkualitas yang layak ditadah. Kamis (29/9), IHSG sempat menembus level 7.700 secara intraday . Penguatan ini tak bertahan hingga akhir perdagangan. IHSG pun berakhir dengan pelemahan 0,41% ke level 7.627,60. Namun, sepanjang tahun berjalan ini, IHSG menguat 4,88% dengan price to earning ratio (PER) sebesar 12,71 kali. Adityo Nugroho, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas mengatakan, penguatan IHSG belakangan i dipicu peluang pemangkasan suku bunga. Hal ini membuat asing memburu kembali saham dalam negeri. Head of Equity Trading MNC Sekuritas, Frankie WP menyebut, meskipun kenaikan IDX Value30 sudah cukup tinggi, tetapi masih ada saham-saham di daftar indeks ini yang tergolong undervalue . "Valuasi saham di IDX Value30 masih berpotensi naik lagi menjelang akhir tahun 2024," kata Frankie. 

Untuk memilih saham yang masih murah, dapat cermati prospek kinerja ke depan dan valuasi harganya. Frankie mencontohkan, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dinilai masih undervalue. Terlihat dari ekspansi INKP yang agresif dengan membangun pabrik baru yang akan mendorong kinerjanya ke depan. Dengan raihan laba bersih di semester I-2024 sebesar US$ 278,7 juta, saat ini saham INKP diperdagangkan dengan PER 5 kali. Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga terbilang menarik. Emiten Grup Salim ini bakal ketiban berkah dari adanya pelemahan dolar Amerika Serikat. . Sedangkan Adityo menakar sejumlah saham besar yang lajunya masih tertinggal. Contohnya, saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Valuasi saham-saham ini juga masih rendah. Contoh, PER ASII berada di 6,37 kali dan TLKM 12,76 kali.

Kelas Menengah Masih Rentan Terdegradasi

Hairul Rizal 30 Aug 2024 Kontan

Salah satu tugas penting pemerintahan baru adalah mendorong warga kelompok menengah agar naik kelas dalam upaya mengungkit perekonomian nasional. Pasalnya, masyarakat kelas menengah saat ini sulit melompat maju menuju kelas atas, bahkan rentan jatuh ke jurang kemiskinan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebutkan, modus (nilai frekuensi paling tinggi) pengeluaran penduduk kelas menengah cenderung lebih dekat ke batas bawah pengelompokan. BPS mencatat, batas atas pengelompokan kelas menengah pada 2024 adalah 17 kali dari garis kemiskinan, yaitu Rp 582.932 per bulan atau Rp 9,91 juta per bulan. Sementara batas atas kelompok menengah ke bawah adalah 3,5 kali Rp 582.932 menjadi Rp 2,04 juta per bulan. Sementara modus pengeluaran kelas menengah mencapai Rp 2,06 juta atau mendekati batas bawah pengelompokan yakni Rp 2,04 juta. BPS juga mencatat, jumlah kelas menengah terus menurun. Pada 2019, masyarakat kelas menengah mencapai 57,33 juta. Namun di 2024, jumlahnya hanya 47,85 juta. Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Raden Pardede mengakui jumlah masyarakat kelas menengah di periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (2019-2024) mengalami penurunan. 

Hal ini lantaran terdampak pandemi Covid-19. Sementara saat itu pemerintah paling banyak menggelontorkan bantuan untuk masyarakat bawah. Mengacu data S&P Gloobal, Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur Indonesia merosot ke level 49,3 atau berada di level kontraksi pada Juli 2024. Ini kontraksi kali pertama setelah Agustus 2021 sebesar 43,7. Tak hanya persoalan manufaktur, Raden juga melihat, persoalan kelas menengah juga disebabkan penciptaan lapangan kerja akhir-akhir ini lebih banyak di sektor informal dan yang minim produktivitas. Oleh sebab itu, penciptaan lapangan kerja ke depannya lebih banyak ada di sektor formal. Khususnya pada industri manufaktur. Ia juga berharap, pendapatan yang diterima masyarakat di sektor manufaktur bisa naik ke kisaran US$ 20.000 hingga US$ 30.000 per kapita. Kepala Ekonom BCA David Sumual menyampaikan, agar bisa melindungi kelas menengah, pemerintah harus peka terhadap respons geopolitik. Sebab, perubahan geopolitik amat penting diperhatikan. Permasalahannya, kata David, dari 37% lulusan sarjana di Indonesia, sebanyak 25% di antaranya bekerja sebagai guru honorer yang umumnya mendapat upah rendah. Sementara 12% sisanya bekerja di jasa pemerintahan.

Jokowi Siap Resmikan Delapan Bendungan Baru

Hairul Rizal 30 Aug 2024 Kontan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meresmikan bendungan ke-45 selama 10 tahun pemerintahannya. Bendungan tersebut adalah Bendungan Leuwikeris di Tasikmalaya Jawa Barat. Jokowi berharap bendungan ini bermanfaat secara multifungsi, baik untuk air baku, irigasi, pengendalian banjir hingga pembangkit listrik. "Ini adalah bendungan yang menelan biaya paling besar, yakni Rp 3,5 triliun," ucap Jokowi, Kamis (29/8). Berikutnya, di sisa masa pemerintahannya yang tinggal dua bulan, Presiden Jokowi masih akan meresmikan delapan proyek bendungan lagi. Berarti Jokowi bakal meresmikan hingga 53 bendungan lagi selama kepemimpinannya. Adapun target pemerintah adalah membangun 61 bendungan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan bisa membangun 61 bendungan di Tanah Air. Anggaran proyek pun telah disiapkan. Untuk tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan bendungan Rp 21,56 triliun. Jumlah tersebut meningkat 54% dari 2023 sebesar Rp 13, 99 triliun.

Laba Emiten Rokok Menguap

Hairul Rizal 30 Aug 2024 Kontan

Kenaikan tarif cukai jadi bandul pemberat kinerja keuangan emiten rokok. Di semester pertama tahun ini, seluruh emiten rokok membukukan rapor merah. Terbaru, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melaporkan pendapatan yang terkoreksi 10,45% secara tahunan menjadi Rp 50,01 triliun di semester I-2024. Padahal, di periode yang sama tahun 2023, GGRM masih mencatat penjualan dan pendapatan Rp 55,85 triliun. Alhasil, laba bersih GGRM di enam bulan pertama tahun ini tergerus 71,8% menjadi Rp 925,51 miliar dari Rp 3,28 triliun di semester I-2023. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Gudang Garam, Heru Budiman menyampaikan, penurunan kinerja keuangan perseroan dipicu turunnya volume penjualan. Ini imbas dari kenaikan tarif cukai. Pada 2024, pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 10%. Dus, kebijakan itu mengerek harga jual rokok. Heru bilang, hingga akhir Juni 2024, volume penjualan rokok GGRM mencapai 27,8 miliar batang. Turun 14,4% dari periode sama tahun lalu sebanyak 32,5 miliar batang. Biaya pokok pendapatan GGRM mencapai Rp 44,95 triliun pada semester I-2024, turun 6,2% dari sebelumnya Rp 47,91 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penyebabnya, kenaikan biaya cukai 3,1% dan penurunan volume penjualan. Penurunan laba juga dialami PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP). Di semester I-2024, HMSP mencetak laba bersih Rp 3,31 triliun, turun 11,55% secara tahunan dari Rp 3,75 triliun per Juni 2023. 

Penurunan laba HMSP terjadi ketika penjualan bersih emiten ini naik 2,96% secara tahunan menjadi Rp 57,81 triliun. Senasib, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) mencatat penurunan laba dan pendapatan di semester I-2024. Di periode ini, WIIM meraup laba bersih Rp 147,24 miliar, anjlok 40,35% secara tahunan. Penurunan laba WIIM seiring merosotnya penjualan sebesar 6,68% secara tahunan jadi Rp 2,22 triliun. Direktur PT Rumah Para Pedagang Kiswoyo Adi memproyeksi, prospek kinerja emiten rokok hingga akhir tahun ini masih berat. Salah satu sentimen, kenaikan tarif cukai progresif dan pembatasan iklan rokok untuk masyarakat. "Sudah iklan dibatasi, kenaikan cukai juga progresif," kata Kiswoyo. Sedangkan Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo merekomendasi buy on weakness HMSP dan GGRM dengan target harga masing-masing hingga akhir tahun Rp 950 dan Rp 19.500 per saham.

Pilihan Editor