Pemerintah Masih Melakukan Kajian Terkait Kebijakan Pembatasan BBM
Garuda Indonesia di Tengah Perubahan Peta Persaingan Aviasi
E-commerce Tetap Tumbuh Positif di Tengah Melemahnya Daya Beli Masyarakat
Menteri Jokowi Dilibatkan dalam Kabinet Prabowo
tersebut. Apalagi Ketua UmuPartai Gerindra itu mengenal para menteri di kabinet Jokowi sekaligus kinerjanya. (Yoga)
Kenaikan Gaji Hakim Setelah Prabowo Dilantik
Kendati telah menyatakan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan hakim, pemerintah belum juga memenuhi tuntutan kenaikan gaji dan tunjangan yang diajukan para hakim dari seluruh Indonesia. Solidaritas Hakim Indonesia pun menunggu pemerintah memenuhi tuntutan mereka melalui kebijakan politik yang dibuat. Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung akan mengawal sekaligus
mengadvokasi peningkatan kesejahteraan hakim agar dapat segera direalisasikan. Hingga hari ketiga cuti bersama hakim berlangsung, Rabu (9/10/2024), belum ada kepastian berapa besaran kenaikan gaji dan tunjangan hakim yang akan diputuskan pemerintah. Belum ada pula kepastian kapan pemerintah akan merealisasikannya. Selama tiga hari aksi cuti bersama digelar, para hakim yang tergabung dalam Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) telah beraudiensi dengan sejumlah pihak. Selain Mahkamah Agung
(MA) dan Komisi Yudisial (KY), SHI juga bertemu dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Supratman Andi Agtas serta pimpinan DPR, Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, Saan Mustopa, dan Cucun Syamsurizal. Namun, SHI gagal bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Saat mendatangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (8/10) sore, perwakilan SHI ditemui Sekretaris Jenderal Kemenkeu Heru Pambudi dan sejumlah pejabat eselon II di kementerian tersebut. Agus Adhari, anggota SHI yang hadir dalam pertemuan dengan Kemenkeu, saat dihubungi, Rabu, mengatakan, SHI sebenarnya berharap bertemu langsung dengan Menkeu Sri
Mulyani untuk menyampaikan tuntutannya. Namun, Sri Mulyani tidak ikut menemui sehingga belumada kepastiansoal tuntutan hakim.
”Kami bertemu dengan Sekjen Kemenkeu sekitar satu jam kemarin. (Kemenkeu) sendiri belum secara terbuka menyatakan akan mengabulkan tuntutan kami karena perubahan anggaran itu adalah murni kebijakan menteri dan perubahan anggaran adalah kebijakan politik,” kata Agus. Semula, SHI menuntut pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2012 yang mengatur hak keuangan dan fasilitas hakim. Tuntutan mereka antara lain gaji pokok hakim tidak disamakan dengan pegawai negeri sipil (PNS).
Mereka mendasarkan pada Putusan MA Nomor 23 P/HUM/2018 yang menafsirkan bahwa gaji pokok hakim yang sama dengan PNS bertentangan dengan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman dan UU Aparatur Sipil Negara. Adapun untuk tunjangan jabatan hakim, mereka meminta kenaikan minimal 242 persen dari tunjangan jabatan tahun 2012. Kenaikan sebesar itu karena mempertimbangkan rata-rata inflasi per tahun sebesar 4,1 persen. Namun, setelah mempertimbangkan kemampuan anggaran negara, SHI mengubah
tuntutan mereka menjadi kenaikan gaji dan tunjangan sebesar 142 persen dari yang diterima selama ini. Hasil kajian peningkatan gaji dan tunjangan itu sudah diserahkan kepada MA, KY, Kemenkeu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Peren-
canaan Pembangunan Nasional, dan DPR. (Yoga)
Satgas Judi Daring Belum Berdampak
Kasus seorang ayah menjual anak balitanya karena jerat judi daring di Tangerang menggambarkan dampak merusaknya kejahatan ini
bagi orang-orang kecil dan miskin. RA (36), seorang ayah di Tangerang, Banten, dengan tega menjual anaknya yang berusia 11 bulan senilai Rp 15 juta. Kepada polisi, RA mengaku menjual anaknya untuk biaya kebutuhan sehari-hari dan bermain judi daring. Sudah enam bulan RA yang penganggur ini kecanduan judi daring. Kasus RA menggambarkan betapa judi daring menjadi kejahatan yang merusak orang-orang kecil dan miskin di Indonesia. Sebagaimana judi pada umumnya, orang-orang kecil dan miskin dibuai harapan bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan waktu singkat. Apalagi situs dan aplikasi judi daring mudah diakses menggunakan ponsel dan paket data yang harganya terjangkau. Belum lagi deposit yang harus dibayar untuk bisa bermain judi daring sangat murah sehingga banyak orang miskin dan berpenghasilan pas-pasan bisa memainkannya.
Berkaca dari dampak yang ditimbulkan judi daring terhadap orang-orang kecil dan miskin, sudah seharusnya pemerintah lebih serius memberantas kejahatan ini. Sebenarnya tak sulit memberantas judi daring. Asal ada niat dan kemauan. Negara dan aparaturnya punya infrastruktur yang cukup untuk memberantas judi daring dan menghentikan operasinya di Indonesia. Dari polisi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika punya infrastruktur untuk memberantas judi daring yang menyasar orang Indonesia. Bahkan, siapa saja bandar dan para pemain di industri judi daring sebenarnya juga dengan mudah diketahui. Liputan investigasi harian Kompas pernah mengungkap bagaimana industri ini dijalankan di luar negeri seperti di Kamboja oleh orang-orang Indonesia. Bila wartawan dan media yang hanya punya kemampuan
terbatas dan tak punya diskresi seperti yang dimiliki penegak hukum saja bisa membongkar para pemain di industri ini, seharusnya negara dan aparaturnya dapat dengan mudah memberantas judi daring.
Namun, apa yang terjadi? Pemerintah memang sudah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring sejak bulan Juni lalu. Namun, hasil kerja satgas ini nyaris belum berdampak terhadap ekosistem judi daring di Indonesia. Mereka masih leluasa beroperasi dan menyasar orang-orang kecil danmiskindi Indonesia. Pada 1 Oktoberlalu, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap situs judi daring yang dikendalikan warga negara China. Ada dugaan uang besar dari industri judi daring mengalir
dan dinikmati banyak pihak. Hal inilah yang membuat judi daring sulit diberantas. Sekali lagi kita mempertanyakan keseriusan pemerintah dan aparaturnya dalam memberantas judi daring. Apalagi dari hari ke hari, korban nyata judi daring adalah orang-orang kecil dan miskin. (Yoga)
Lonjakan Harga Minyak Akibat Krisis di Timteng
Eskalasi konflik di Timur Tengah membuat dunia kembali dihadapkan pada prospek lonjakan harga minyak mentah, yang bisa kembali menekan perekonomian global. Tak kunjung adanya tanda-tanda konflik akan meredabahkan kini kian meluas menuju konflik terbuka regional, yang disebut bisa memicu Perang Dunia III—membuat dunia kini mengantisipasi babak baru disrupsi pasar minyak global. Harga minyak patokan Brent menembus level 80 dollar AS per barel awal pekan ini. Itu menyusul gempuran balistik Iran terhadap Israel, 1 Oktober 2024, ini balasan terhadap serangan Israel yang menewaskan tokoh penting Hizbullah dan Iran serta pernyataan Presiden AS Joe Biden, soal kemungkinan Israel menyasar fasilitas minyak Iran, sebagai balasan. Pasar tak melihat adanya peluang solusi diplomatik, dan berspekulasi harga minyak mentah di pasar dunia bisa kembali menembus level 100 dollar AS per barel dalam waktu dekat, jika siklus aksi saling berbalas serangan tak bisa dihentikan.
Dengan status Indonesia sebagai importir neto minyak serta konsumsi BBM bersubsidi di dalam negeri yang terus meningkat dan lifting yang terus menyusut, kita rentan terdampak. Kenaikan harga minyak dunia bisa memaksa pemerintah menaikkan harga atau mempercepat pembatasan BBM bersubsidi. Bagi perekonomian dunia, lonjakan harga minyak yang tajam dan berkepanjangan bisa menyeret kembali ke resesi. Sejauh ini, efek situasi geopolitik di Timteng terhadap harga minyak dunia memang masih terbatas. Kondisi di Timteng yang memanas dan menyeret semakin banyak negara terjadi sejak serangan Hamas ke Israel, 7 Oktober 2023. Namun, selama itu kita tak melihat adanya dampak ke harga minyak yang signifikan. Harga masih di bawah level 1-2 tahun terakhir. Bahkan, tren penurunan justru terjadi pada akhir Agustus. Penyebabnya, suplai produsen OPEC+, di manaRusia ada di dalamnya, tetap aman. Sementara permintaan minyak dunia melemah akibat lesunya perekonomian global. Ketergantungan global terhadap minyak mentah Timteng tidak sebesar sebelumnya, terutama dengan terus meningkatnya produksi minyak di AS, Brasil, dan bagian dunia lain.
Itu, antara lain, yangmenyebabkanapa punsituasi yang terjadi di Timteng sepuluh tahun lebih terakhir nyaris tak berpengaruh terhadap harga minyak mentah dunia. Namun, situasi mungkin berubah denganbabak baru konflikIran-Israel, yang cepat atau lambat bisa berdampak pada suplai dan produksi minyak Timteng yang selama ini menyumbang sepertiga pasokan global. Meski masih di bawah embargo Barat, Iran adalah produsen minyak kesembilan terbesar dunia dan menyumbang 4 persen produksi global tahun lalu. Bukan tak mungkin Iran akan melancarkan serangan ketarget-target lain, termasuk ladang minyak Arab Saudi atau menutup Selat Hormuz yang sangat vital bagi pengirimansepertiga dari 100 juta barel suplai minyak ke pasar global, jika Israel yang didukung AS sampai menyerang Iran. Perkembangan harga minyak juga akan dipengaruhi respons produsen minyak besar, khususnya OPEC+, terhadap situasi yang ada. (Yoga)
Sistem Ekonomi akan Dibenahi Prabowo
Presiden terpilih Prabowo Subianto yang sebentar lagi menjabat akan menghadapi segudang pekerjaan rumah untuk memajukan
Indonesia. Menghadapi tantangan ke depan, Prabowo berjanji akan membenahi sistem ekonomi yang selama ini memicu terjadinya ketimpangan dan kebocoran ekonomi di dalam negeri. Menurut Prabowo, Indonesia selama ini kurang maksimal memanfaatkan potensi kekayaan yang dimiliki untuk mendorong kesejahteraan secara merata. Meski ekonomi tumbuh konsisten di angka 5 persen, pertumbuhan itu tidak merata dirasakan semua lapisan masyarakat. Ia menilai, ketimpangan itu terjadi karena ada kekeliruan dalam mengelola sistem ekonomi. ”Kita harus akui, pemerataan ekonomi harus kita tingkatkan. Kita harus berani koreksi sistem kita. Kita harus bertanya, bagaimana caranya kekayaan bangsa Indonesia ini mesti bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya segelintir orang,” kata Prabowo saat memberi kata sambutan dalam penutupan BNI Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Menurut dia, Indonesia tidak bisa sekadar mengandalkan trickle-down economics alias konsep ekonomi pasar bebas yang meyakini bahwa kekayaan segelintir elite akan menetes ke masyarakat di lapisanterbawah. Paham ini kerap melahirkan kebijakan yang berpihak pada kelompok atas dengan dalih keuntungan ekonomi di lapisan atas itu pada akhirnya akan menggerakkan ekonomi bagi
masyarakat di lapisan terbawah.”Kita tidak bisa mengandalkan trickle-down economics. Terlalu lambat. Presiden Jokowi sudah memberi contoh intervensi untuk menyelamatkan yang paling lemah,” ujarnya. Ia pun menyampaikan rencana untuk mengkaji efektivitas pemberian subsidi yang selama ini kurang dinikmati masyarakat di lapisan terbawah. Sumber masalahnya, menurut Prabowo, adalah subsidi yang disalurkan dalam bentuk barang, bukan secara tepat sasaran diberikan langsung kepada keluarga yang membutuhkan. Salah satu rencana pemerintahan Prabowo ke depan adalah mengubah penyaluran subsidi itu lebih tepat sasaran kepada keluarga.
”Kita sekarang harus mencari data by name by address untuk setiap keluarga di golongan paling bawah dan melancarkan pengiriman subsidi itu langsung ke keluarga yang miskin,” kata Prabowo. Kebocoran ekonomi Selain sistem ekonomi yang menghasilkan ketimpangan sosial-ekonomi di masyarakat, Prabowo juga berjanji akan membenahi sistem yang selama ini menyebabkan banyak kebocoran ekonomi akibat korupsi yang menjadi-jadi. Untuk itu, ia menyoroti perlunya perbaikan sistem di segala lini secara menyeluruh, mulai dari sistem ekonomi, peradilan, sampai pendidikan. ”Kita harus berani koreksi diri. Sistem kita masih terlalu banyak kebocoran. Korupsi harus kita hadapi dengan berani, untuk itu kita harus menghadapinya dengan sistem yang
menyeluruh dan integralistik,” kata Prabowo. Prabowo mengatakan, pihaknya sudah menghitung aset negara dan potensi kekayaan yang semestinya dimiliki Indonesia, tetapi selama ini terhambat oleh sistem yang buruk. ”Sudah saya hitung, kalau kita konsolidasikan semua kekayaan kita, dalam manajemen yang baik, jangankan orang lain, kita juga akan kaget sebenarnya betapa kayanya kita. (Yoga)
Aplikasi Temu Akan Diblokir Kemenkominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan, Temu, aplikasi belanja daring lintas batas dari China, belum mendaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik di Indonesia. Karena itu, Kemenkominfo siap memblokir aplikasi itu. Penegasan ini disampaikan karena Temu sudah tersedia di Google Play Store dan Apple Store sehingga memungkinkan masyarakat Indonesia mengunduhnya. ”Temu yang memiliki model bisnis perdagangan secara elektronik atau e-dagang lintas batas negara jelas-jelas dilarang di Indonesia. Temu hingga saat ini juga belum mendaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE) lingkup privat. Makanya, kami akan segera tindak (karena sudah tersedia di Google Play Store dan Apple Store yang memungkinkan masyarakat Indonesia mengunduh),” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi seusai penandatanganan kerja sama Kemenkominfo dengan perusahaan teknologi IBM, Rabu (9/10/2024), di Indonesia.
Budi menjelaskan, model bisnis Temu yang memfasilitasi e-dagang lintas batas negara dapat merugikan pelaku industri lokal terutama usaha mikro, kecil, dan menengah. Pemerintah sudah melarang model bisnis seperti itu lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik. ”Model bisnis Temu memungkinkan konsumen membeli langsung barang dari pabrik di China. Tugas pemerintah Indonesia melindungi pelaku usaha dalam negeri. Kami akan take down,” imbuh Budi. Bersamaan dengan aplikasi Temu yang sudah tersedia di GooglePlay Store danApple Store muncul rumor bahwaTemu akan mencaplok Bukalapak supaya bisa beroperasi di Indonesia. Karena rumor itu, harga saham dikabarkan melonjak pada Senin (7/10). Meski demikian, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (8/10), Sekretaris Perusahaan PT Bukalapak.com Tbk Cut Fika Lutfi mengatakan, perseroan tidak mengetahui informasiterkait rencana akuisisi perseroan oleh Temu. (Yoga)
Budidaya Lobster yang Lebih Berkelanjutan
Tarik-menarik kepentingan antara ekspor dan budidaya benih lobster masih terus berlanjut. Benih bening lobster, jika langsung
diekspor, dipandang mendatangkan cuan dalam waktu singkat, sedangkan benih yang dibesarkan atau dibudidayakan mampu menghasilkan nilai tambah meski butuh proses lebih panjang. Kampung Lobster Mandiri, sebuah kawasan di pinggiran pantai di Desa Gangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencoba membuktikan bahwa lobster mampu bernilai
tambah jika dibudidayakan. Kampung Lobster menyajikan aneka masakan lobster yang berasal dari proses budidaya lokal dan hasil tangkapan alam. Berlokasi di pinggir pantai, restoran itu membuka kesempatan pengunjung untuk mengambil sendiri lobster yang dibudidayakan di keramba-keramba dasar laut. Denganbantuan penyelam, pengunjung restoran dapat menyelam untuk mengambil lobster. Kedalaman penyelaman berkisar dari 5-20 meter. Selanjutnya, lobster siap dimasak. Beberapa menu masakan, seperti nasi goreng lobster dan lobster garlic butter, menjadi hidangan favorit, di samping menu ikan laut. Seporsi nasi goreng berisi seekor lobster dibanderol Rp 69.000.
Sementara itu, harga sepiring lobster garlic butter disesuaikan dengan sumber bahan baku. Jika bahan bakunya berupa lobster hidup,
harga seporsi lobster buttergarlic ukuran setengah kilogram isi 2-3 ekor berkisar Rp 349.000, sedangkan jika bahan bakunya lobster beku dibanderol Rp 289.000 per porsi. Seporsi lobster cocok dinikmati bersama untuk 2-3 orang. Minat pasar Pengelola Kampung Lobster Mandiri, Suwardi, mengemukakan, minat masyarakat untuk mengonsumsi lobster terus meningkat meskipun lobster kerap diidentikkan sebagai komoditas premium. Pengunjung yang datang bervariasi, sekitar 70 persen berasal dari luar kota Banyuwangi, 20 persen wisatawan asing, dan 10 persen warga lokal. Kampung Lobster yang dibangun sejak tahun 2021 itu menggarap hulu-hilir lobster hingga disajikan di meja makan. Benih untuk budidaya didapatkan dari nelayan lokal, serta daerah lainnya. Selain itu, restoran juga menampung lobster-lobster hasil tangkapan nelayan dengan ukuran di atas 100 gram. Meski demikian, stok lobster konsumsi, baik dari hasil budidaya maupun tangkapan alam, kerap tidak menentu.
”Kami pernah kehabisan stok lobster pada musim-musim liburan, saat banyak wisatawan datang,” ujarnya beberapa waktu lalu. Di sisi lain, harga jual lobster konsumsi diketahui memberikan nilai tambah yang lebih tinggi. Sebagai ilustrasi harga lobster hidup jenis pasir berkisar Rp 400.000 per kg isi 6-7 ekor. Namun, jika sudah disajikan di meja makan, harga seporsi isi 3 ekor mencapai Rp 349.000 atau dua kali lipat. Konsumen atau pasar lokal juga tidak terlalu mempermasalahkan bentuk lobster yang dikonsumsi. Lobster yang sudah patah sungut, misalnya, tetap diminati pasar lokal. Ini berbeda dengan pasar ekspor Vietnam yang menuntut lobster konsumsi harus dalam keadaan utuh, tanpa cacat. Berkembangnya minat masyarakat untuk mengonsumsi lobster juga diungkapkan Sherry, pengelola Warung Tropical, Pantai Madasari, Pangandaran, Jawa Barat. Warung yang sudah berjalan selama lebih dari 7 tahun itu menyajikan aneka menu hasil tangkapan laut, termasuk lobster. (Yoga)









