Kemenangan Trump menaikkan kekayaan miliarder pendukungnya
Pemilihan presiden AS, Selasa pertama di Oktober 2024 memastikan Donald Trump, calon dari Partai Republik kembali menjadi presiden, melawan Kamala Harris dari Partai Demokrat. Hal ini juga menjadi kemenangan para pengusaha kaya di negeri Paman Sam. Elon Musk, pendiri Tesla, menjadi salah satu pengusaha yang bergembira saat Trump mengungguli elektabilitas dalam pilpres AS. Di akun pribadinya di media sosial X, ia mengetik ”The future is gonna be fantastic” pada 6 November 2024. Kalimat itu dihubungkan dengan kemenangan Trump. Mengutip pemberitaan media asing, Musk diketahui berperan sebagai penasihat kebijakan dan promotor Trump dalam pilpres keduanya.
X yang kini dikelola Musk juga menjadi corong kampanye Trump dengan semangat ”Make America Great Again”. Musk juga menyuntik 132 juta USD untuk kampanye capres ke-47 AS tersebut, mengutip situs Komisi Pemilu AS (FEC). Dana ini berbalik menguntungkan Musk. Kekayaan bersih Musk naik 26,5 miliar USD menjadi 290 miliar USD pada Rabu (6/11), menurut Bloomberg Billionaires Index. Bahkan pada Senin (11/11), kekayaan bersihnya kembali naik menjadi 314 miliar USD, dari kenaikan harga saham perusahaan teknologinya. Saham Tesla pada penutupan perdagangan Jumat (8/11) naik 8 % ke harga 321 USD per saham, bahkan melonjak 30 % disbanding harga pada awal tahun 2024.
Nilai kapitalisasi pasar Tesla pun untuk pertama kali dalam dua tahun terakhir naik di atas 1 triliun USD, membuat saham Tesla bergabung dengan klub perusahaan teknologi dengan kapitalisasi saham di atas 1 triliun USD, seperti Nvidia, Apple, Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta. Harga saham Amazon milik miliarder Jeff Bezos pada Rabu pekan lalu berhasil mencapai rekor tertinggi, yakni 207 USD, naik 40 % sejak awal tahun. Kekayaan bersih miliarder nomor dua setelah Musk bertambah 9 juta USD menjadi 230 miliar USD. Pencapaian itu mungkin tak akan didapat jika ia mengizinkan media yang ia punya, Washington Post, mendeklarasikan dukungan kepada Kamala Harris. (Yoga)
Kapasitas industri perbankan mendukung program 3 juta rumah terbatas
Meski likuiditas memadai, kapasitas industri perbankan untuk mendukung program 3 juta rumah masih terbatas dan memiliki pertimbangan manajemen risiko tersendiri. Maka, dibutuhkan alternatif pembiayaan lain, baik dengan skema efek aset beragun maupun kerja sama pemerintah dan pihak swasta. Salah satu janji kampanye Presiden Prabowo dan Wapres Gibran adalah membangun 3 juta rumah setiap tahun, dengan rincian 2 juta rumah di perdesaan dan 1 juta rumah di perkotaan, dilatarbelakangi oleh kekurangan kepemilikan rumah (backlog) yang tahun 2023 tercatat 9,9 juta rumah. Dalam mewujudkan ambisi tersebut, dibutuhkan anggaran tak sedikit. Realisasi program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) selama 2019-2023 mencapai Rp 89,8 triliun dengan jumlah rumah 820.816 unit.
Pengamat perbankan dan Assistant Vice President BNI (2005-2009) Paul Sutaryono, Senin (11/11) mengatakan, program pemerintah terkait 3 juta rumah per tahun atau 8.333 rumah sehari patut diapresiasi. Namun, langkah untuk merealisasikan program tersebut perlu memperhatikan likuiditas perbankan sebagai sumber pendanaan sektor perumahan. Menurut Paul, likuiditas perbankan tergolong masih memadai. Hal tersebut tampak dari rasio alat likuid/non-core deposit yang mencapai 112,66 % per September 2024 atau jauh di atas ambang batas 50 %. Selain itu, rasio alat likuid/dana pihak ketiga (DPK) tercatat 25,4 %, yang juga jauh di atas ambang batas 10 %. ”Namun, bank dibatasi untuk tidak terlalu banyak membiayai satu sektor tertentu, misalnya perumahan. Lantaran, dapat memicu potensi risiko konsentrasi bank,” katanya.
Dengan demikian, pembiayaan oleh industri perbankan akan terbatas untuk membiayai satu sektor tertentu, seperti sektor perumahan. Sebab, bank harus tetap memegang prinsip prudential banking meski likuiditasnya sampai saat ini masih memadai. Hal senada disampaikan Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual. Ia berpendapat, likuiditas perbankan saat ini masih memadai meskipun cenderung mengetat. Di sisi lain, bank juga akan mempertimbangkan aspek risiko sehingga tidak serta-merta menyalurkan kredit hanya ke sektor properti. ”Perlu ada terobosan, mungkin bisa lewat asset-backed securities (efek beragun aset), misalnya. Bank-bank menjual kredit yang sudah ada untuk mendapatkan dana baru, untuk pembiayaan. Tetapi, itu, kan, setiap bank beda aturan manajemen risikonya,” ujarnya. (Yoga)
Festival belanja Singles’ Day atau 11.11
Festival belanja Singles’ Day atau 11.11 menjadi periode promosi belanja daring di dunia sejak Alibaba menginisiasi peluncuran festival itu pada 11 November 2008. Principal Analyst Forrester (firma riset dan consulting berbasis di AS) Xiaofeng Wang dalam artikel di blog Forrester yang dikutip Kompas, Senin (11/11) menyebutkan tiga tren dalam Singles’ Day 2024. Tren pertama adalah promosi masih besar dan durasi promo dimulai lebih awal. Alibaba, JD.com, dan Pinduoduo mulai menyelenggarakan promosi pada 14 Oktober 2024. Alibaba memulai promosi senilai 142 juta USD, membebaskan biaya pengiriman untuk pesanan Taobao di Hong Kong, meningkatkan program keanggotaan berbayar di Taobao dan Tmall, dan mendistribusikan angpao di Taobao Live.
Sementara JD.com menyelenggarakan Super Days dengan penjualan kilat, pengiriman gratis, dan diskon eksklusif untuk anggota JD PLUS. Pinduoduo menawarkan harga yang dinamis dan diskon yang dipersonalisasi, memperluas penawaran kepada pelanggan internasional melalui layanan penjualan global lintas batasnya. Di Indonesia, Lazada menawarkan kampanye promo bertajuk ”11.11 Diskon Terbesar di Lazada” yang mencakup kupon bonus, jaminan harga terendah, dan gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia. Promo ini dimulai sehari sebelum Singles’ Day 2024 dimulai, yakni dari 10 November pukul 20.00 hingga berakhir pada 15 November 2024. Tren kedua adalah merek global premium terlibat dalam perang harga.
Di China, tempat awal perayaan promo Singles’ Day, Apple menawarkan diskon besar untuk produknya agar bisa bersaing dengan Huawei dan Xiaomi, mencakup kupon senilai 70 USD untuk semua model iPhone 16 dan subsidi tukar tambah hingga 154 USD sehingga total penghematan belanja menjadi 225 USD. Tren ketiga, platform lokapasar ramai-ramai memanfaatkan kecerdasan buatan generatif untuk meningkatkan kinerja penjualan pada Singles’ Day 2024. Perangkat pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan milik Alibaba, yakni Quanzhantui, mendukung lebih dari 250.000 pedagang dan 1,3 juta produk sehingga mampu mengoptimalkan strategi penjualan dan menghasilkan peningkatan total transaksi sebesar 66 %.
Di Indonesia, penerapan kecerdasan buatan untuk meningkatkan pemasaran digital juga dilakukan sejumlah lokapasar. Lazada dengan fitur AI Lazzie, misalnya. Fitur yang didukung teknologi Alibaba ini membuat belanja daring lebih personal, interaktif, dan efisien dalam membantu pelanggan 24/7. Berdasarkan riset Kantar dan Lazada yang diumumkan Kamis (7/11), 54 % dari 1.001 responden Indonesia memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendapat rekomendasi belanja yang lebih personal, 53 % dari 1.001 responden Indonesia menilai penggunaan teknologi kecerdasan buatan di dalam lokapasar mempermudah proses belanja, dengan fitur yang paling digemari adalah robot percakapan. (Yoga)
Lemahnya Diplomasi Maritim Indonesia
Sepanjang 2024, sedikitnya 31 nelayan tradisional Riau dan Kepri ditangkap aparat Malaysia. Pemerintah Indonesia perlu bersikap tegas karena ini merupakan pengingkaran terhadap nota kesepahaman yang disepakati bersama Malaysia pada 2012. Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kepri Doli, Boniara, Senin (11/11) mengatakan, peristiwa yang terbaru, tiga nelayan tradisional asal Natuna ditangkap Penjaga Pantai Malaysia (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia/APMM) pada Sabtu malam. Lokasinya di sekitar perairanperbatasan antara Natuna dan Sarawak, Malaysia ”Sejauh yang kami tahu, Konjen RI di Kuching sedang berupaya berkoordinasi dengan APMM untuk menangani masalah ini.
Kami masih menunggu informasi selanjutnya, apakah para nelayan akan dilepaskan atau menjalani proses hukum,” kata Doli. Mengutip laman resmi Penjaga Pantai Malaysia, Pengarah APMM Zona Miri Kapten Khairol Anuar bin Saad mengatakan, tiga nelayan itu ditahan karena kedapatan menangkap ikan di perairan Malaysia. Para nelayan saat ini ditahan di Pusat Tahanan Kapal di Miri, Sarawak. Dalam catatan Kompas, sepanjang 2024, sebanyak 17 nelayan tradisional asal Natuna ditangkap di perairan Sarawak. Selain itu, ada pula delapan nelayan asal Bintan, Kepri, dan enam nelayan asal Bengkalis, Riau, yang ditangkap di perairan sekitar Johor, Malaysia. Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan (CMRH) Abdul Halim menilai sejumlah peristiwa penangkapan nelayan tradisional itu merupakan pengingkaran diplomatik yang dilakukan Malaysia.
Pada 27 Januari 2012, Indonesia dan Malaysia menandatangani nota kesepahaman (MOU) tentang pedoman umum perlakuan terhadap nelayan oleh badan hukum maritim. Berdasarkan MOU tersebut, APMM dan Bakamla RI hanya boleh mengusir nelayan yang dianggap melanggar tapal batas. Penangkapan baru boleh dilakukan apabila ada pelanggaran pidana lain, misalnya penyelundupan narkoba atau perdagangan manusia. ”Pemerintah Indonesia seyogianya mempertimbangkan langkah untuk memanggil Duta Besar Malaysia di Jakarta untuk memberikan penjelasan,” ujar Halim. Ketua Aliansi Nelayan Natuna Hendri mengatakan, tiga orang yang ditangkap APMM itu adalah Adiyurdani (36), Dedi (34), dan Zulkafli (21). Mereka beroperasi dengan kapal berukuran 6 gros ton dan hanya memakai alat tangkap tradisional pancing rawai serta pancing ulur. (Yoga)
Pembangunan Desa dengan Kolaborasi
Mengunjungi instalasi biogas berbahan baku limbah tahu di Dusun Giriharja, Kabupaten Sumedang, Jabar, memberi gambaran bagaimana sejumlah pihak bekerja sama menyelesaikan masalah yang dihadapi warga desa. Sebagai desa penghasil tahu sumedang, penduduk Dusun Giriharja menghadapi masalah pencemaran oleh limbah dari beberapa pabrik tahu di wilayahnya. Beberapa pabrik tahu di sana adalah tempat sebagian warga menggantungkan penghidupan. Di sisi lain, limbah pabrik yang dibuang ke sungai sangat mengganggu karena menimbulkan bau busuk. Tahun 2013, Ibu Neni Sintawardhani, seorang peneliti BRIN, menawarkan solusi atas masalah limbah tahu di Dusun Giriharja dengan mengubahnya menjadi biogas menggunakan teknologi fermentasi anaerob.
Dengan bantuan finansial dari Nanyang Technology University (NTU), Singapura, instalasi pengolah air limbah mulai dibangun di lahan milik bersama 11 perajin tahu di Giriharja. Instalasi biogas yang beroperasi pada 2018 menampung limbah dari para produsen tahu dan mengubahnya menjadi biogas yang disalurkan ke 89 rumah tangga sebagai sumber energi untuk memasak. Para penerima manfaat biogas ditarik iuran Rp 20.000 per bulan untuk biaya operasional. Instalasi biogas beroperasi berkelanjutan di bawah pengelolaan kelompok pengurus biogas, baik dari sisi teknis maupun manajerial, secara mandiri. Cerita tentang instalasi biogas di Sumedang menunjukkan kepada kita kekuatan kolaborasi para pihak yang berhasil mengatasi masalah yang dihadapi warga di perdesaan.
Para pihak yang berkolaborasi bukan hanya berasal dari lingkaran pemerintahan, melainkan juga pihak-pihak nonpemerintah, bahkan dari luar negeri. Para pihak yang berkolaborasi ber peran sesuai keahlian mereka. Sejak awal, Ibu Neni sudah memikirkan keberlanjutan hasil kerja kolaborasi sehingga memandang warga desa, para penerima manfaat dari hasil kerja kolaborasi, sebagai subyek utama. Itulah sebabnya ada alih teknologi dalam pengelolaan biogas di Desa Kebonjati. Dengan kerja kolaborasi itu, alih teknologi dianggap berhasil dan berbuah pada kemandirian warga desa dalam melanjutkan proyek dan kegiatan tersebut (Yoga)
Tambang Emas Liar di Lombok Barat
Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, Terseret Kasus Judol
Sejauh ini, kata Bambang, belum ditemukan indikasi tentang keterlibatan Budi Arie. “Pemeriksaan masih berjalan,” katanya. “Segala proses penyidikan tidak bisa berandai-andai, jadi sabar (menunggu hasil pemeriksaan).” Penegasan serupa disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Wira Satya Triputra. Dia mengatakan pemanggilan terhadap Budi Arie mungkin saja dilakukan bila memang diperlukan. “Tergantung hasil penyelidikan dan penyidikan,” ujarnya. “Nanti kami sampaikan ketika kami mendapatkan hasil.” Peneliti dari Institute for Security and Strategic Studies, Bambang Rukminto, justru mendorong kepolisian menggali keterangan dari Budi Arie. “Soal ada keterlibatan dia atau tidak, itu urusan nanti, tapi wajib diperiksa,” tuturnya. (Yetede)









