;

Pertemuan Biden dan Prabowo: Bahas Soal Ketahanan Pangan

Yuniati Turjandini 12 Nov 2024 Investor Daily (H)

Pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Amreika Serikat Joe Biden dipastikan berlangsung pada Selasa (12/11/2024) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, keduanya dijadwalkan membahas penguatan kerja sama AS-Indonesia sebagai bagian dari Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara. "Kedua pemimpin akan berkoordinasi mengenai pendekatan berkelanjutan terkait ketahanan pangan, transisi energi bersih, demokrasi, dan prulalisme, perdamaian dan stabilitas regional," ujar Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre terkait isu-isu yang akan dibicarakan dalam pertemuan bilateral sebagaimana pernyataan Kedutaan Besar AS di Jakarta. Selain itu, ia menambahkan, dalam pertemuan antara Biden dan Prabowo juga akan dibahas isu-isu terkait peringatan kerja sama dalam bidang hubungan antara masyarakat serta bidang bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana. Dalam pertemuan yang menurut Jean-Pierre dilakukan bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan AS-Indonesia tersebut, Presiden AS juga akan memberikan penghormatan kepada para korban bencana tsunami Aceh pada 26 Desember  2004. AS menjadi negara kedua yang dikunjungi Presiden Prabowo dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya November ini. Praboro baru saja menyelesaikan kunjungan pertamanya ke China, di mana ia bertemu Presiden Xi Jinping dan pejabat tinggi China lainnya. (Yetede)

IHSG Kembali Mengalami Koreksi 0,28% ke Level 7.266

Yuniati Turjandini 12 Nov 2024 Investor Daily (H)

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) kembali mengalami koreksi 0,28% ke level 7.266 pada penutupan perdagangan Senin (11/11/2024), setelah sempat menyentuh level terendah di 7.182. Penurunan ini dianggap  sejumlah analis sebagai peluang baik investor untuk masuk dan mengakumulasi saham-saham LQ45 berfundamental kuat yang kini terdiskon banyak. Dalam satu pekan terakhir, saham-saham papan atas seperti PT bank Central Asia Tbk (BBCA) telah terkoreksi 3,31%, PT Bank mandiri Tbk (BMRI) melemah  5,93%, PT telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 3,92%, dan anjlok PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) anjlok 8,2%.

Founder Stocknow.id Hendra Wardana menilai bahwa IHSG sebenarnya menunjukkan tanda-tanda perlawanan setelah menyentuh level 7.186, yang berpotensi menjadi titik bottom sementara. "Rebound dari level tersebut dan penutupan di 7.186. Ini bisa menjadi batas bawah pergerakan IHSG dalam jangka pendek, kecuali muncul sentimen negatif tambahan," ujar Hendra. Dengan koreksi IHSG saat ini, menurut dia, beberapa saham dalam indeks LQ45 tetap menarik bagi investor jangka panjang yang memanfaatkan peluang rebound. Saham Bank Mandiri (BMRI) misalnya, direkomondasikan untuk dibeli dengan target harga Rp6.600 Saham Bank BUMN ini telah terkoreksi 5,93% dalam satu pekan terakhir, dengan valuasi yang menarik di PBV 2,18x dan PER 10,58x. "BRI memilih fundamental kuat dan posisi yang kokoh di sektor perbankan nasional," ujar Hendra. (Yetede)

Kebijakan Hapus Utang, Macet UMKM Dipastikan tidak Akan Berdampak Terhadap Kinerja Keuangan Himbara

Yuniati Turjandini 12 Nov 2024 Investor Daily (H)

Kebijakan mengenai penghapusan piutang , macet UMKM  dipastikan tidak akan berdampak terhadap kinerja keuangan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Sebab, kredit tersebut sudah dihapus bukukan dan tidak  lagi masuk neraca bank. Presiden Prabowo telah menekan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM pada 5 November lalu. Pada Pasal 6 Ayat (1) tertulis bahwa bank/atau lembaga keuangan nonbank BUMN melakukan penghapus-bukukan berupa kredit atau pembiayaan UMKM yang merupakan program pemerintah yang bersumber dananya dari bank dan/atau lembaga keuangan  nonbank BUMN, yang sudah selesai programnya saat berlakunya PP ini.

Kredit atau pembiayaan yang dapat dihapus tagih piutang macetnya harus memenuhi kriteria, antara lain nilai pokok piutang macet paling banyak sebesar Rp 500 juta per debitur atau nasabah, telah dihapusbukukan minimal lima tahun pada saat PP ini mulai berlaku. Pada Pasat 7 Ayat (1) tertulis, kerugian yang dialami oleh bank dan/atau hapus tagih merupakan kerugiabn bank/atau lembaga keuangan nonbank BUMN yang bersangkutan. Ayat (2) tertulis  bahwa kerugian sebagaimana dimaksud bukan merupakan kerugian keuangan negara sepanjang dapat dibuktikan tindakan berdasarkan itikad baik, ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. (Yetede)

Kolaborasi Zurich Syariah dengan Muhammadiyah dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Yuniati Turjandini 12 Nov 2024 Investor Daily (H)

PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) menjalin kerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam program pemberdayaan sosial masyarakat. Kolaborasi strategis tersebut ditujukan untuk mengembangkan pendidikan ekonomi dan keuangan syariah, serta menyediakan asuransi kesehatan bagi komunitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia. "Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah dan kesejahteraan masyarakat. Kami yakin kolaborasi dengan PP Muhammadiyah akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi banyak pihak, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan kuangan dan akses perlindungan kesehatan," kata Presiden Direktur Zurich Syariah Hilman Simanjuntak.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Zurich Syariah menyalurkan kontribusi dana sekitar Rp 1 miliar untuk mendukung program-program kolaborasi yang dirancang bersama PP Muhammadiyah. Dana itu akan dialokasikan untuk pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera secara ekonomi. Bendarahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilam Lathief juga menyambut  baik kerja sama ini, dengan mengatakan bahwa kerja sama tersebut telah tertuang dalam MoU. "Kami menyambut baik kerja sama dengan Zurich Syariah sebagai angkah nyata dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, tetapi juga memberikan akses perlindngan kesehatan bagi komunitas yang lebih luas," ujar pula. (Yetede)

Kesempatan Emas Indonesia Menyambut Relokasi Industri

Hairul Rizal 12 Nov 2024 Bisnis Indonesia (H)

Intensifikasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi dari relokasi perusahaan-perusahaan yang terdampak oleh konflik ini. Sejak 2018, Indonesia telah menerima relokasi dan diversifikasi investasi dari berbagai perusahaan global yang berjumlah US$14,7 miliar, dengan sektor-sektor seperti manufaktur, makanan, elektronik, dan tekstil yang menjadi sasaran. Pemerintah Indonesia, melalui BKPM, berfokus pada peningkatan daya saing dan iklim investasi, terutama di sektor-sektor prioritas seperti pengolahan sumber daya alam, riset dan inovasi, serta sektor pendidikan dan kesehatan.

Namun, tantangan tetap ada, terutama karena Indonesia lebih berbasis pada komoditas, sedangkan negara-negara dengan sektor manufaktur yang lebih kuat, seperti Vietnam dan Malaysia, cenderung lebih diuntungkan oleh pergeseran rantai pasok global. Kendati demikian, Indonesia masih memiliki peluang, seperti dalam menerima relokasi pabrik tekstil dari Vietnam. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke China dan AS juga menunjukkan bahwa Indonesia berupaya memperkuat hubungan investasi dengan kedua negara tersebut, yang menghasilkan kesepakatan investasi signifikan.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan dalam memanfaatkan peluang dari perang dagang ini, Indonesia dapat memanfaatkan dinamika geoekonomi untuk memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi alternatif.


Langkah Nyata untuk Menurunkan Harga Tiket

Hairul Rizal 12 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Masalah tingginya harga tiket penerbangan domestik di Indonesia kembali mencuat dan belum menemukan solusi yang efektif. Meskipun pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, serta pihak terkait lainnya sudah berupaya dengan berbagai langkah, termasuk pembentukan satuan tugas penurunan harga tiket pesawat, harga tiket pesawat masih dianggap terlalu tinggi. Bahkan, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhinmenyatakan perlunya kajian lebih dalam untuk menurunkan harga tiket lebih dari 10%, meskipun sudah ada koordinasi dengan kementerian terkait.

Tingginya harga tiket pesawat memberikan dampak negatif yang cukup signifikan, terutama pada sektor pariwisata, yang mengalami penurunan minat wisatawan domestik dan kehilangan devisa. Selain itu, sektor logistik, perdagangan, pendidikan, bisnis, dan investasi juga terdampak, menghambat mobilitas masyarakat dan barang. Beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebab utama mahalnya harga tiket pesawat adalah tingginya harga avtur (bahan bakar pesawat) yang mencapai 38%-45% dari harga tiket, serta biaya pemeliharaan pesawat yang juga cukup besar. Selain itu, pajak berganda pada suku cadang pesawat dan biaya lainnya yang tinggi juga memperburuk kondisi.

Meski penyebab masalah telah teridentifikasi dengan jelas, seperti tingginya biaya bahan bakar dan pajak, serta usulan solusi untuk menurunkan harga tiket, masyarakat masih menunggu langkah konkret yang melibatkan semua pihak terkait. Beberapa usulan yang sudah ada mencakup insentif fiskal terhadap biaya avtur dan suku cadang pesawat, subsidi untuk biaya pelayanan jasa pendaratan, serta penghapusan pajak tiket pesawat, agar tercipta kesetaraan perlakuan dengan moda transportasi lainnya. Kini, masyarakat dan industri menantikan solusi yang dapat menurunkan harga tiket secara signifikan dan mendorong pemulihan sektor-sektor yang terdampak.


Laporan dari Azerbaijan: Indonesia Berkomitmen Turunkan Emisi Karbon

Hairul Rizal 12 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Hashim Sujono Djojohadikusumo, Presidential Special Envoy for Energy and Environment, mengumumkan komitmennya untuk mengembangkan 100 gigawatt (GW) energi baru terbarukan (EBT) dalam 15 tahun ke depan. Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk investor dan lembaga pembiayaan, untuk merealisasikan proyek besar ini, mengingat terbatasnya anggaran negara. Selain itu, Indonesia juga menawarkan kapasitas penyimpanan karbon sebesar 500 gigaton, yang menarik perhatian perusahaan global seperti ExxonMobil dan BP untuk berinvestasi dalam teknologi carbon capture and storage (CCS).

Dalam rangka mendukung upaya pengurangan emisi karbon, pemerintah Indonesia juga merencanakan reboisasi pada 12,7 juta hektare hutan yang rusak dan mengundang berbagai ahli internasional untuk berkontribusi dalam program ini. Hashim mengajak seluruh pemangku kepentingan global untuk berpartisipasi dalam upaya mengatasi pemanasan global melalui berbagai inisiatif yang akan dilaksanakan di Indonesia.

Di sisi lain, PT Pertamina (Persero), yang diwakili oleh Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication, juga mengungkapkan komitmennya untuk memperkuat posisi Indonesia dalam aksi global terhadap perubahan iklim. Pertamina berfokus pada pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF), pengurangan emisi metana melalui inisiatif Zero Routine Flaring (ZRF), dan inovasi-inovasi lain yang mendukung transisi energi bersih dan keberlanjutan. Pertamina juga berkolaborasi dengan berbagai pihak internasional untuk mendukung pengurangan emisi dan mencapai target keberlanjutan energi nasional.

Keseluruhan upaya ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam mitigasi perubahan iklim melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat internasional, dengan tujuan mewujudkan ekonomi hijau yang berkelanjutan dan memastikan ketahanan energi di masa depan.


Teknologi Terbaru di Blok Rokan untuk Pertahankan Produksi

Hairul Rizal 12 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Pemanfaatan teknologi canggih oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas), terutama di Wilayah Kerja Rokan, yang merupakan penyumbang utama produksi minyak terbesar di Indonesia. Perusahaan telah mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kinerja pompa di sumur minyak, yang memungkinkan deteksi dini terhadap penurunan kinerja pompa hingga 20 hari lebih cepat. Dengan demikian, perusahaan dapat melakukan perbaikan lebih cepat, mengurangi risiko penurunan produksi, dan meningkatkan efisiensi.

Triatmojo Rosewanto, Vice President Information Technology Pertamina Hulu Rokan, menjelaskan bahwa teknologi ini membantu mempertahankan tingkat produksi minyak, bahkan memungkinkan peningkatannya. Produksi minyak di wilayah kerja ini meningkat dari 159.000 barel per hari (bph) pada 2021 menjadi 161.000 bph pada 2023, berkat penerapan teknologi seperti well monitoring systems dan rod pump controller yang memungkinkan pengumpulan data real-time serta perawatan preventif untuk menjaga kinerja sumur tetap optimal.

Selain AI, PHR juga memanfaatkan robotic process automation (RPA) untuk mengotomatiskan lebih dari 60 proses operasional, menghemat hampir 49.000 jam kerja, serta meningkatkan efisiensi laporan teknis. Penggunaan mixed reality (MR) melalui perangkat HoloLens juga memungkinkan inspeksi teknis secara virtual, mengurangi kebutuhan mobilisasi tim lapangan dan meningkatkan keselamatan.

Selain itu, PHR juga berhasil menemukan sumber migas baru di Sumur Eksplorasi Astrea-1 yang memiliki potensi produksi hingga 3.000 bph, sebuah pencapaian penting di tengah tantangan penurunan produksi alamiah di Blok Rokan. Andre Wijanarko, EVP Upstream Business PHR WK Rokan, menambahkan bahwa upaya eksplorasi dan penggunaan teknologi canggih merupakan kunci untuk memastikan kelangsungan produksi minyak di masa depan.

Namun, tantangan tetap ada, sebagaimana diungkapkan oleh Hudi D. Suryodipuro, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, yang menyoroti penurunan alami produksi di Rokan dan Cepu. Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, juga mengingatkan bahwa target lifting migas nasional akan sulit tercapai hanya dengan mengandalkan Blok Rokan dan Cepu, sehingga diperlukan eksplorasi lebih lanjut untuk menemukan cadangan baru.

Secara keseluruhan, meskipun menghadapi tantangan dalam meningkatkan produksi migas dari lapangan yang sudah tua, adopsi teknologi seperti AI, RPA, dan MR oleh Pertamina Hulu Rokan dapat membantu meningkatkan efisiensi dan stabilitas produksi, yang sangat penting untuk mendukung produksi migas nasional.



KAI Catat Peningkatan Signifikan Muatan Barang

Hairul Rizal 12 Nov 2024 Bisnis Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengalami peningkatan signifikan dalam angkutan barang sepanjang Januari hingga Oktober 2024, dengan kenaikan sebesar 9,14% menjadi 57,14 juta ton dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 yang tercatat 52,35 juta ton. Kenaikan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk penambahan frekuensi perjalanan, rute baru, dan penambahan gerbong batu bara, khususnya di wilayah KAI Divre III Palembang dan KAI Divre IV Tanjungkarang.

Angkutan batu bara menjadi dominasi utama, mencatatkan 45,76 juta ton atau 80,12% dari total angkutan barang, yang sebagian besar terjadi di Sumatra bagian selatan, mendukung pasokan energi nasional. Selain batu bara, hampir seluruh komoditas yang diangkut juga mengalami pertumbuhan positif, dengan peningkatan berkisar antara 5% hingga 71%. Ini mencerminkan adanya peningkatan kebutuhan pelaku ekonomi untuk mendistribusikan barang melalui moda transportasi kereta api.

Dalam hal ketepatan waktu, PT KAI juga mencatatkan performa yang baik. Pada periode Januari hingga Oktober 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan (on time performance/OTP) tercatat mencapai 97,95%, meningkat dibandingkan dengan 96,87% pada tahun 2023. Begitu pula dengan ketepatan waktu kedatangan, yang tercatat mencapai 94,68%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 82,52% pada tahun sebelumnya.

VP Public Relation PT KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan angkutan barang dengan menjaga ketepatan waktu, keamanan, dan kapasitas angkut yang besar. KAI juga terus melayani berbagai komoditas, seperti peti kemas, batu bara, semen, BBM, CPO, pupuk, dan lainnya, dengan keunggulan berupa ketepatan waktu, bebas pungutan liar, serta dikelola oleh SDM yang profesional.



Kalau Bulog Berada Dibawah Naungan Presiden Langsung

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Tempo
TELEPON seluler Wahyu Suparyono berdering pada Sabtu siang, 28 Agustus 2024, pukul 11.40 WIB. Panggilan telpon berasal dari presiden terpilih Prabowo Subianto. Wahyu bergegas mengangkatnya. Di ujung telepon, Prabowo meminta Wahyu, yang saat itu menjabat Direktur PT Asabri (Persero), pindah memimpin Perusahaan Umum (Perum) Bulog. "Mas Wahyu masuk Bulog, benahi semua," ujar Wahyu menirukan instruksi Prabowo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 5 November 2024. Tak lama kemudian, Rabu, 9 September 2024, Wahyu resmi ditunjuk Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menjadi Direktur Utama Bulog. Ia menggantikan Bayu Krisnamurthi yang menjabat sejak Desember 2023.

Wahyu mengatakan Prabowo memintanya menyiapkan transformasi kelembagaan Bulog. Perusahaan pelat merah di bawah Kementerian BUMN itu direncanakan kembali menjadi badan otonom atau lembaga pemerintah lain di bawah presiden. Artinya, secara kelembagaan, posisi Bulog akan kembali seperti pada masa Orde Baru. Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Bulog berstatus lembaga pemerintah non-departemen (LPND) di bawah presiden. Pada 2003, pemerintah mengubah status Bulog menjadi perusahaan pelat merah di bawah Kementerian BUMN.

Jaminan Stok jika Prabowo Lanjutkan Bantuan Pangan Menurut Wahyu, gagasan Prabowo menjadikan Bulog sebagai badan otonom tersebut bertujuan mengefektifkan kinerja lembaga. Sebab, posisi Bulog sebagai BUMN justru membatasi gerak lembaga tersebut dalam mengelola bidang pangan. Sejak berada di bawah Kementerian BUMN, Bulog hanya bertindak selaku operator yang menunggu perintah regulator. Salah satu contohnya, saat akan melakukan operasi pasar, Bulog harus menunggu hasil rapat koordinasi terbatas kementerian dan lembaga terkait. Sistem ini, menurut Wahyu, tidak efisien. Setelah menerima perintah Prabowo, Wahyu segera membentuk tim untuk menyusun rencana transformasi Bulog. Termasuk mengkaji Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perum Bulog. (Yetede)

Pilihan Editor