;

70 Negara di Seluruh Penjuru Dunia yang Menyelenggarakan Pemilihan Umum

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Tempo
PADA 2024, ada setidaknya 70 negara di seluruh penjuru dunia yang menyelenggarakan pemilihan umum, termasuk Indonesia pada Februari lalu. Berbagai upaya dilakukan para kandidat, baik sebelum, selama, maupun setelah masa kampanye, untuk memikat para pemilih agar mempercayakan suara kepada mereka. Para kandidat menggunakan narasi-narasi dan slogan-slogan kampanye yang tidak hanya bertujuan menyampaikan visi serta misi, tapi juga memoles dan membangun persona individu. Tujuannya agar mereka terlihat sebagai kandidat yang paling layak untuk dipilih sebagai pemimpin tertinggi negara. Termasuk di antaranya adalah memastikan agar dosa atau kesalahan masa lalu tidak akan menyakiti atau mengurangi potensi perolehan suara.

Pada pemilu Filipina 2022, misalnya, nuansa menutupi dosa masa lalu begitu kental saat Ferdinand "Bongbong" Romualdez Marcos Jr. mencalonkan diri sebagai kandidat presiden. Bongbong adalah putra mantan presiden Ferdinand Marcos yang terkenal akan kekejamannya selama masa darurat militer pada 1972-1981. Catatan Amnesty International menunjukkan, pada masa itu, sebanyak 70 ribu orang—termasuk pendeta, pejuang hak asasi manusia, pimpinan kelompok buruh, dan jurnalis—yang dianggap menentang Marcos dipenjara. Lebih dari 34 ribu orang disiksa dan lebih dari 3.000 orang dibunuh pada periode itu. 

Keluarga Marcos juga terkenal akan korupsi serta gaya hidup super-mewahnya. Mahkamah Agung Filipina bahkan pernah memutuskan bahwa keluarga Marcos menjarah keuangan negara paling tidak sebanyak US$ 658 juta, yang dikumpulkan saat utang negara terus menumpuk dan berjuta warga Filipina hidup dalam kemiskinan. Akibat kerakusan dan kekejaman Marcos, kemarahan rakyat Filipina memuncak dalam pemberontakan People’s Power pada 1986. Peristiwa ini memaksa Marcos kabur ke Hawaii. Ia meninggal setelah tiga tahun menetap di sana. (Yetede)

Kans KPK Bidik Keluarga Rafael Alun dengan Opsi Menjerat Pidana Pencucian Uang

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Tempo
KOMISI Pemberantasan Korupsi membuka opsi menjerat anggota keluarga Rafael Alun Trisambodo dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) apabila ada alat bukti yang cukup. Opsi ini dibuka sebagai tindak lanjut atas fakta-fakta persidangan gratifikasi Rafael. Menurut juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, lembaganya membuka peluang melakukan penyidikan baru terhadap semua pihak yang diduga terlibat dalam perkara yang sedang disidangkan. "Tentu dengan melihat kecukupan alat bukti yang ada," ujar Tessa melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Ahad, 10 November 2024. Namun ia belum bisa berkomentar ihwal alat bukti yang dikantongi penyidik KPK karena bersifat materiil.

Selain ada alat bukti yang cukup, kata Tessa, untuk menempuh opsi tersebut, jaksa penuntut umum KPK akan lebih dulu berkomunikasi serta melakukan gelar perkara bersama pimpinan dan pejabat struktural Kedeputian Penindakan KPK. Penyidik akan segera mengumumkan apabila ada penetapan tersangka baru dalam perkara TPPU Rafael. KPK Digugat Kakak Rafael Alun, Jubir Pastikan Penyitaan Harta Kekayaan Sesuai Prosedur
Jaksa penuntut umum KPK, Rio Frandy, menyebutkan istri, adik, kakak, anak, hingga sang ibu diduga terlibat dalam TPPU yang menjerat Rafael. Dugaan itu muncul setelah di persidangan ditemukan fakta bahwa TPPU tidak hanya dilakukan Rafael bersama istri, Ernie Meike Torondek. Pencucian uang itu ditengarai juga dilakukan bersama ibunda Rafael, Irene Suheriani Suparman; adik, Martinus Gangsar Sulaksono; kakak, Markus Seloadji; serta sang anak, Christofer Dhyaksadarma.

Istri dan anak Rafael Alun Trisambodo, Ernie Meike Torondok dan Angelina Embun Prasasya, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, November 2023. Dok.TEMPO/Hilman Fathurrahman W. "Terdapat suatu kerja sama yang erat dan diinsafi dalam mewujudkan tujuan yang dikehendaki bersama," kata Rio saat membacakan tanggapan atas gugatan keberatan terhadap perampasan aset keluarga Rafael dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 7 November 2024. Menurut dia, kerja sama dan kehendak yang sama dimaksudkan itu berupa membayarkan atau membelanjakan harta, serta menempatkan harta yang berasal dari tindak pidana korupsi dalam transaksi yang seolah-olah sah atau legal. (Yetede)


Indonesia dan China Menandatangani Komitmen Kerja Sama Senilai Total US$ 10,07 Miliar

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily
Sekitar 20 perusahaan dari Indonesia dan China menandatangani komitmen kerja sama senilai total US$ 10,07 miliar atau setara Rp 157,81 triliun di bidang manufaktur canggih,  energi terbarukan, kesehatan, hilirisasi, ketahanan pangan, dan keuangan. Penandatanganan yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto tersebut dilakukan dalam acara Indonesia-China Bussines Forum 2024 di Beijing,  Minggu (10/11/2024). Sehari sebelumnya, juga telah ditandatangani delapan kerja sama di antara dua negara atau governance to governance to governance (G to G) yang salah satunya adalah soal dukungan  pemerintah China terhadap program makan bergizi gratis yang merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Terkait ini, disepakati kerja sama pendanaan Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia. Sedangkan tujuh kesepakatan kerja sama G to G yang lain adalah meliputi Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tingkok, Pedoman Kerja Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan, dan Memorandum Saling Pengertian tentang Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru. (Yetede)

SuperApp BYOND by BSI Resmi Diluncurkan

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi meluncurkan SuperApp BYOND by BSI sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan jasa perbankan dan keuangan yang semakin kompleks di era digital. BYOND by BSI merupakan SuperApp layanan finansial, sosil, dan spiritual komprehensif yang lebih mudah dan nyaman di akses, dengan keamanan yang semakin maksimal. Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan antusiasme atas peluncuran aplikasi BYOND. Erick juga mengapresiasi langkah  BSI yang terus  melakukan inovasi dan transformasi tanpa henti, sehingga mampu terus bertumbuh dan berkembang serta membalikkan stigma yang selama ini banyak melekat pada industri perbankan syariah. Dia menegas bahwa pemerintah akan terus mendukung BSI dalam upaya membangun ekosistem Islam yang terintegrasi dan inklusi. "InsyaAllah, BYOND by BSI dapat memenuhi harapan kita semua, memberikan solusi komprehensif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat terkait layanan perbankan syariah dan eksosistem ekonomi Islam. Kemudian hal-hal terkait layanan umroh dan haji juga bisa disinergikan dengan accesbility BSI ke depan. Apalagi saat ini BSI sedang menjajaki peluang untuk, membuka cabang di Arab Saudi, setelah sebelumnya berhasil di Dubai," ungkap Erick. (Yetede)

Raksasa Teknologi AS dan Rusia Investasi Teknologi AI di Indonesia

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
Menteri Komukasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap, perusahaan raksasa teknologi yang berbasis di Amerika Serikat (AS), yaitu Microsoft, dan Yandex Group, perusahaan teknologi yang berbasis di Rusia, berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Keduanya  tertarik untuk mengembangkan ekosistem kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) di Indonesia. Meutya mengaku banyak perusahaan teknologi informasi global yang berminat investasi mengembangkan ekosistem AI di Indonesia Menurut Meutya, keterikan kedua perusahaan tersebut, karena melihat potensi pengembangan teknologi AI sangat besar dan stratgeis untuk mendukung kemajuan digital di Indonesia. "AI berkembang sangat cepat di dunia. Peran AI bagi manusia pun terus meningkat di berbagai sektor. Kami mengapresiasi  minat yandex Group dan Microsoft untuk menanamkan investasi di Indonesia," ungkap Meutya.

Kebijakan Proteksionisme Donald Trump Beri Efek Negatif ke Manufaktur

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
Kebijakan proteksionisme yang kemungkinan akan kembali dilakukan Donald Trump saat kembali jadi Presiden AS, dapat memberikan efek negatif ke industri manufaktur. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengatakan, kebijakan tersebut dapat membuat China mencari tujuan ekspor lainnya karena dihadang AS dan ujungnya membanjiri pasar Indonesia. "Kita harus waspadai jangan sampai over production China semakin membanjiri market yakni dengan memperkuat dengan Trade Remedies untuk  melindungi pasar domestik Indonesia di tengah utilitas industry TPT yang masih lemah," ucap dia. Kebijakan proteksionisme ini merupakan kebijakan ekonomi Trump dalam melindungi industri dalam negerinya. Trump berencana akan meningkatkan tarif impor hingga 10% untuk barang-barang asing. Angkat itu diklaim bisa meningkat, seandainya pihak mitra dagang terbukti memanipulasi atau terlibat perdagangan tak adil. Oleh karena itu, terang Jemmy, pemerintah Indonesia perlu melakukan negosiasi dalam mendorong kegiatan ekspor ke Amerika Serikat. Di sisi lain Indonesia harus mencoba menegosiasi Trade Agreement dengan Amerika Serikat. (Yetede)

Kementerian PU Akselerasi Visi Presiden Melalui Program Quick Wins Infrastruktur

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengakselerasi Visi Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui  program Quick Wins. Menteri PU Dody Hangodo mengatakan hal. Pertama, mendukung ketahanan pangan. Kedua, mendukung Wajib Belajar 13 Tahun melalui pembangunan dan renovasi sekolah/madrasah di berbagai pelosok Tanah Air. Dukungan ketahanan pangan akan dilakukan dengan membangun waduk, merehabilitasi jaringan irigasi serta pembangunan jalan dan jembatan dalam rangka mendukung konektivitas pangan. "Dukungan ketahanan pangan melalui pembangunan waduk, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, serta pembangunan jalan  jembatan untuk mendukung konektivitas menuju sentra pangan, serta pembangunan jalan dan jembatan untuk mendukung konektivitas menuju sentra pangan, termasuk Food Estate di Kalteng, Marauke Papua Selatan, NTT daerah timur lainnya," ujar Menteri Dody. Sedangkan untuk program belajar 13 tahun, Menteri Hanggono menargetkan renovasi dan pembangunan sekolah. "Untuk program wajib belajar 13 tahun, kami menargetkan pembangunan/renovasi sekolah untuk 11.420 unit, mulai TK  sampai SMA/SMK/SLB serta madrasah," ungkapnya. 

Perkampungan Warga diserang Puluhan Anggota TNI

Yoga 11 Nov 2024 Kompas (H)

Puluhan anggota TNI Batalyon Artileri Medan-2/Kilap Sumagan menyerang perkampungan warga di dekat markasnya di Desa Selamat, Deli Serdang, Sumut. Seorang warga, Raden Barus (60) tewas. Delapan warga luka berat dan belasan orang lainnya luka ringan akibat serangan itu.”Kami tidak tahu pasti alasan mereka menyerang warga kami. Kata mereka, ada cekcok antara anggota Armed dan warga saat melintas di jalan dengan sepeda motor. Mereka menyerang kami dengan membabi buta,” kata Kades Selamat, Bahrun dalam acara adat pemakaman Raden, Minggu (10/11). Panglima Kodam I/Bukit Barisan Letjen Mohamad Hasan hadir dalam acara pemakaman itu. Di hadapan Hasan, anggota keluarga menangis histeris. Keluarga meminta keadilan dan proses hukum terhadap anggota TNI pembunuh Raden.

Hasan mengatakan, dirinya meminta maaf atas apa yang dilakukan anggotanya dan memastikan peristiwa ini tidak terulang lagi. Hasan berjanji akan memproses hukum semua anggota Artileri Medan-2 (Armed-2) yang terlibat penyerangan itu. Delapan korban luka berat dirawat di RS Putri Hijau milik Kodam I/Bukit Barisan. Bahrun mengatakan, perkampungan mereka diserang puluhan anggota Armed-2 Medan-2/Kilap Sumagan pada Jumat (8/11) malam hingga Sabtu pagi. Warga terkejut dengan kedatangan puluhan anggota TNI tanpa seragam pukul 22.00 WIB. Mereka menyisir perkampungan dan mendobrak rumah warga. Warga yang berada di rumah diseret keluar, dipukul, dan beberapa dihantam pisau. Raden kebetulan sedang di luar. Ia ditemukan tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan.

Terdapat luka di kepala dan badannya. ”Saat ditemukan, Raden masih hidup, tapi kritis. Kami sempat membawa ke RS, tetapi meninggal di jalan,” kata Bahrun. Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Dody Yudha menjelaskan, proses hukum telah berjalan terhadap anggota Armed-2 yang terlibat dalam penyerangan warga itu. ”Yang terkonfirmasi ada 33 orang. Mereka diperiksa di PM Kodam I/BB,” katanya. Pangdam I/Bukit Barisan sudah melaksanakan jam komandan di Armed-2 untuk memberikan arahan kepada semua prajurit. Pangdam I/Bukit Barisan juga memimpin langsung mediasi dengan warga. Dugaan awal, anggota Armed-2 terlibat perkelahian dengan beberapa pemuda Desa Selamat pada Jumat sore. Perkelahian diawali cekcok anggota TNI dan warga yang melintas di jalan. (Yoga)


Demokrasi kalah penting dari periuk nasi

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Ada banyak analisis soal penyebab kemenangan besar Republikan. Salah satunya, Trump dan Republikan menangkap aspirasi pemilih. Padahal, merujuk data Komisi Pemilihan Federal (FEC) AS, Kamala Harris dan Demokrat menghabiskan belanja kampanye jauh lebih besar dibandingkan Trump dan Republikan. Capres, calon anggota DPR, dan calon senator Demokrat menghabiskan 3,53 miliar USD. Republikan 1,8 miliar USD. Demokrat juga unggul soal pengumpulan dana kampanye, total 3,93 miliar USD. Republikan cuma 2,07 milyar USD. Faktanya, Trump unggul di lebih dari separuh negara bagian AS. Dari 538 suara dewan elektoral, hanya 226 diraih Harris.

Suara mayoritas, baik pilihan langsung (popular vote) maupun suara elektoral (electoral vote), dikuasai Trump. Pilihan isu kampanye berkontribusi pada kemenangan Trump. Ia membahas inflasi. Ia berulang berbicara soal periuk nasi. Trump juga membahas soal penegakan hukum dan penindakan terhadap imigran ilegal. Bagi ibu-ibu, merujuk pada data sebaran pemilih Harris-Trump, isu itu lebih penting dari masalah demokrasi atau aborsi. Warga sudah memberi suara, mayoritas mendukung Trump. Pemilih di North Carolina sampai Florida marah besar soal bantuan dampak badai.

Hanya 344 juta USD dikucurkan untuk korban Badai Helene. Sementara untuk bantuan militer Ukraina dan Israel sudah habis puluhan miliar dollar AS. Banyak warga bertanya, kenapa uang sebanyak itu tidak dipakai saja untuk mengurus berbagai masalah domestik? Penganggur banyak, harga aneka kebutuhan melonjak. Demokrat dan Harris gagal menjawab pertanyaan dan kegelisahan itu. Demokrat dan Harris malah membahas hal-hal yang, menurut jajak pendapat ataupun hasil pemilu, tidak berhubungan dengan kehidupan sehari-hari warga. Penurunan inflasi dan periuk nasi terisi. Itu yang diinginkan warga. Bukan ceramah demokrasi. (Yoga)


Hasil Investasi Setoran Awal Biaya Haji Boleh untuk Biayai Jemaah Lain

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Mudzakarah Perhajian Indonesia memutuskan hasil investasi setoran awal biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) calon jemaah haji boleh digunakan untuk membiayai jemaah haji lain. Selain itu, hewan dam bisa disembelih di luar Tanah Suci di Arab Saudi atau hingga di Indonesia. Keputusan ini disepakati dalam Mudzakarah Perhajian Indonesia 2024 yang diikuti sejumlah ahli fikih dari beberapa organisasi masyarakat, akademisi, praktisi haji, serta para Kakanwil Kemenag dan Kabid pada kanwil Kemenag provinsi. Keputusan dibacakan Aris Ni’matullah dari Pesantren Buntet Cirebon. Tiga isu utama yang dibahas adalah hukum menggunakan nilai manfaat hasil investasi dana setoran awal (biaya penyelenggaraan ibadah haji) untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji jemaah lain, skema tanazul (meninggalkan) mabit di tenda Mina, serta hukum menyembelih dan mendistribusikan hewan dam di luar tanah haram.

”Hukum memanfaatkan hasil investasi setoran awal BPIH calon jemaah haji untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji jemaah lain adalah mubah (diizinkan),” kata Aris dalam keterangan pers yang disampaikan di Bandung, Jabar,  Sabtu (9/11). Menurut Aris, penentuan persentase besaran pemanfaatan hasil investasi setoran awal BPIH itu harus didasarkan pada pertimbangan kemaslahat-an. Hal ini berlaku bagi jemaah haji masa tunggu ataupun jemaah haji yang berangkat pada tahun berjalan. Persentase pemanfaatan harus memastikan keberlanjutan dana haji dalam jangka panjang. Hal ini demi menjamin keamanan hak-hak jemaah haji daftar tunggu dan keringanan jemaah haji yang akan berangkat pada tahun berjalan. ”Pemerintah (Badan Pengelola Keuangan Haji/BPKH) berwenang mengelola secara penuh dana setoran awal BPIH dengan mempertimbangkan prinsip syariah, skala prioritas, kehati-hatian, dan maslahat yang terukur,” ujarnya. (Yoga)


Pilihan Editor