;

Raksasa Teknologi AS dan Rusia Investasi Teknologi AI di Indonesia

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
Menteri Komukasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap, perusahaan raksasa teknologi yang berbasis di Amerika Serikat (AS), yaitu Microsoft, dan Yandex Group, perusahaan teknologi yang berbasis di Rusia, berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Keduanya  tertarik untuk mengembangkan ekosistem kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) di Indonesia. Meutya mengaku banyak perusahaan teknologi informasi global yang berminat investasi mengembangkan ekosistem AI di Indonesia Menurut Meutya, keterikan kedua perusahaan tersebut, karena melihat potensi pengembangan teknologi AI sangat besar dan stratgeis untuk mendukung kemajuan digital di Indonesia. "AI berkembang sangat cepat di dunia. Peran AI bagi manusia pun terus meningkat di berbagai sektor. Kami mengapresiasi  minat yandex Group dan Microsoft untuk menanamkan investasi di Indonesia," ungkap Meutya.

Kebijakan Proteksionisme Donald Trump Beri Efek Negatif ke Manufaktur

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
Kebijakan proteksionisme yang kemungkinan akan kembali dilakukan Donald Trump saat kembali jadi Presiden AS, dapat memberikan efek negatif ke industri manufaktur. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengatakan, kebijakan tersebut dapat membuat China mencari tujuan ekspor lainnya karena dihadang AS dan ujungnya membanjiri pasar Indonesia. "Kita harus waspadai jangan sampai over production China semakin membanjiri market yakni dengan memperkuat dengan Trade Remedies untuk  melindungi pasar domestik Indonesia di tengah utilitas industry TPT yang masih lemah," ucap dia. Kebijakan proteksionisme ini merupakan kebijakan ekonomi Trump dalam melindungi industri dalam negerinya. Trump berencana akan meningkatkan tarif impor hingga 10% untuk barang-barang asing. Angkat itu diklaim bisa meningkat, seandainya pihak mitra dagang terbukti memanipulasi atau terlibat perdagangan tak adil. Oleh karena itu, terang Jemmy, pemerintah Indonesia perlu melakukan negosiasi dalam mendorong kegiatan ekspor ke Amerika Serikat. Di sisi lain Indonesia harus mencoba menegosiasi Trade Agreement dengan Amerika Serikat. (Yetede)

Kementerian PU Akselerasi Visi Presiden Melalui Program Quick Wins Infrastruktur

Yuniati Turjandini 11 Nov 2024 Investor Daily (H)
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengakselerasi Visi Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui  program Quick Wins. Menteri PU Dody Hangodo mengatakan hal. Pertama, mendukung ketahanan pangan. Kedua, mendukung Wajib Belajar 13 Tahun melalui pembangunan dan renovasi sekolah/madrasah di berbagai pelosok Tanah Air. Dukungan ketahanan pangan akan dilakukan dengan membangun waduk, merehabilitasi jaringan irigasi serta pembangunan jalan dan jembatan dalam rangka mendukung konektivitas pangan. "Dukungan ketahanan pangan melalui pembangunan waduk, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, serta pembangunan jalan  jembatan untuk mendukung konektivitas menuju sentra pangan, serta pembangunan jalan dan jembatan untuk mendukung konektivitas menuju sentra pangan, termasuk Food Estate di Kalteng, Marauke Papua Selatan, NTT daerah timur lainnya," ujar Menteri Dody. Sedangkan untuk program belajar 13 tahun, Menteri Hanggono menargetkan renovasi dan pembangunan sekolah. "Untuk program wajib belajar 13 tahun, kami menargetkan pembangunan/renovasi sekolah untuk 11.420 unit, mulai TK  sampai SMA/SMK/SLB serta madrasah," ungkapnya. 

Perkampungan Warga diserang Puluhan Anggota TNI

Yoga 11 Nov 2024 Kompas (H)

Puluhan anggota TNI Batalyon Artileri Medan-2/Kilap Sumagan menyerang perkampungan warga di dekat markasnya di Desa Selamat, Deli Serdang, Sumut. Seorang warga, Raden Barus (60) tewas. Delapan warga luka berat dan belasan orang lainnya luka ringan akibat serangan itu.”Kami tidak tahu pasti alasan mereka menyerang warga kami. Kata mereka, ada cekcok antara anggota Armed dan warga saat melintas di jalan dengan sepeda motor. Mereka menyerang kami dengan membabi buta,” kata Kades Selamat, Bahrun dalam acara adat pemakaman Raden, Minggu (10/11). Panglima Kodam I/Bukit Barisan Letjen Mohamad Hasan hadir dalam acara pemakaman itu. Di hadapan Hasan, anggota keluarga menangis histeris. Keluarga meminta keadilan dan proses hukum terhadap anggota TNI pembunuh Raden.

Hasan mengatakan, dirinya meminta maaf atas apa yang dilakukan anggotanya dan memastikan peristiwa ini tidak terulang lagi. Hasan berjanji akan memproses hukum semua anggota Artileri Medan-2 (Armed-2) yang terlibat penyerangan itu. Delapan korban luka berat dirawat di RS Putri Hijau milik Kodam I/Bukit Barisan. Bahrun mengatakan, perkampungan mereka diserang puluhan anggota Armed-2 Medan-2/Kilap Sumagan pada Jumat (8/11) malam hingga Sabtu pagi. Warga terkejut dengan kedatangan puluhan anggota TNI tanpa seragam pukul 22.00 WIB. Mereka menyisir perkampungan dan mendobrak rumah warga. Warga yang berada di rumah diseret keluar, dipukul, dan beberapa dihantam pisau. Raden kebetulan sedang di luar. Ia ditemukan tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan.

Terdapat luka di kepala dan badannya. ”Saat ditemukan, Raden masih hidup, tapi kritis. Kami sempat membawa ke RS, tetapi meninggal di jalan,” kata Bahrun. Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Dody Yudha menjelaskan, proses hukum telah berjalan terhadap anggota Armed-2 yang terlibat dalam penyerangan warga itu. ”Yang terkonfirmasi ada 33 orang. Mereka diperiksa di PM Kodam I/BB,” katanya. Pangdam I/Bukit Barisan sudah melaksanakan jam komandan di Armed-2 untuk memberikan arahan kepada semua prajurit. Pangdam I/Bukit Barisan juga memimpin langsung mediasi dengan warga. Dugaan awal, anggota Armed-2 terlibat perkelahian dengan beberapa pemuda Desa Selamat pada Jumat sore. Perkelahian diawali cekcok anggota TNI dan warga yang melintas di jalan. (Yoga)


Demokrasi kalah penting dari periuk nasi

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Ada banyak analisis soal penyebab kemenangan besar Republikan. Salah satunya, Trump dan Republikan menangkap aspirasi pemilih. Padahal, merujuk data Komisi Pemilihan Federal (FEC) AS, Kamala Harris dan Demokrat menghabiskan belanja kampanye jauh lebih besar dibandingkan Trump dan Republikan. Capres, calon anggota DPR, dan calon senator Demokrat menghabiskan 3,53 miliar USD. Republikan 1,8 miliar USD. Demokrat juga unggul soal pengumpulan dana kampanye, total 3,93 miliar USD. Republikan cuma 2,07 milyar USD. Faktanya, Trump unggul di lebih dari separuh negara bagian AS. Dari 538 suara dewan elektoral, hanya 226 diraih Harris.

Suara mayoritas, baik pilihan langsung (popular vote) maupun suara elektoral (electoral vote), dikuasai Trump. Pilihan isu kampanye berkontribusi pada kemenangan Trump. Ia membahas inflasi. Ia berulang berbicara soal periuk nasi. Trump juga membahas soal penegakan hukum dan penindakan terhadap imigran ilegal. Bagi ibu-ibu, merujuk pada data sebaran pemilih Harris-Trump, isu itu lebih penting dari masalah demokrasi atau aborsi. Warga sudah memberi suara, mayoritas mendukung Trump. Pemilih di North Carolina sampai Florida marah besar soal bantuan dampak badai.

Hanya 344 juta USD dikucurkan untuk korban Badai Helene. Sementara untuk bantuan militer Ukraina dan Israel sudah habis puluhan miliar dollar AS. Banyak warga bertanya, kenapa uang sebanyak itu tidak dipakai saja untuk mengurus berbagai masalah domestik? Penganggur banyak, harga aneka kebutuhan melonjak. Demokrat dan Harris gagal menjawab pertanyaan dan kegelisahan itu. Demokrat dan Harris malah membahas hal-hal yang, menurut jajak pendapat ataupun hasil pemilu, tidak berhubungan dengan kehidupan sehari-hari warga. Penurunan inflasi dan periuk nasi terisi. Itu yang diinginkan warga. Bukan ceramah demokrasi. (Yoga)


Hasil Investasi Setoran Awal Biaya Haji Boleh untuk Biayai Jemaah Lain

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Mudzakarah Perhajian Indonesia memutuskan hasil investasi setoran awal biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) calon jemaah haji boleh digunakan untuk membiayai jemaah haji lain. Selain itu, hewan dam bisa disembelih di luar Tanah Suci di Arab Saudi atau hingga di Indonesia. Keputusan ini disepakati dalam Mudzakarah Perhajian Indonesia 2024 yang diikuti sejumlah ahli fikih dari beberapa organisasi masyarakat, akademisi, praktisi haji, serta para Kakanwil Kemenag dan Kabid pada kanwil Kemenag provinsi. Keputusan dibacakan Aris Ni’matullah dari Pesantren Buntet Cirebon. Tiga isu utama yang dibahas adalah hukum menggunakan nilai manfaat hasil investasi dana setoran awal (biaya penyelenggaraan ibadah haji) untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji jemaah lain, skema tanazul (meninggalkan) mabit di tenda Mina, serta hukum menyembelih dan mendistribusikan hewan dam di luar tanah haram.

”Hukum memanfaatkan hasil investasi setoran awal BPIH calon jemaah haji untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji jemaah lain adalah mubah (diizinkan),” kata Aris dalam keterangan pers yang disampaikan di Bandung, Jabar,  Sabtu (9/11). Menurut Aris, penentuan persentase besaran pemanfaatan hasil investasi setoran awal BPIH itu harus didasarkan pada pertimbangan kemaslahat-an. Hal ini berlaku bagi jemaah haji masa tunggu ataupun jemaah haji yang berangkat pada tahun berjalan. Persentase pemanfaatan harus memastikan keberlanjutan dana haji dalam jangka panjang. Hal ini demi menjamin keamanan hak-hak jemaah haji daftar tunggu dan keringanan jemaah haji yang akan berangkat pada tahun berjalan. ”Pemerintah (Badan Pengelola Keuangan Haji/BPKH) berwenang mengelola secara penuh dana setoran awal BPIH dengan mempertimbangkan prinsip syariah, skala prioritas, kehati-hatian, dan maslahat yang terukur,” ujarnya. (Yoga)


Gelombang relokasi industri dari China pasca kemenangan Trump

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Gelombang relokasi industri dari China berpotensi kembali terjadi pascakemenangan Trump. Indonesia harus bergerak cepat jika tak ingin gigit jari, seperti 2019. Para pengamat mengingatkan,Vietnam, serta kedekatannya dengan China dan ekosistem industrinya yang sudah matang, berpotensi menjadi pesaing utama Indonesia sebagai negara tujuan relokasi (Kompas, 9/11/2024). Dari pengalaman selama ini, potensi besar dari sisi skala pasar, tenaga kerja, dan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia bukan jaminan untuk bisa menarik investasi. Di sejumlah survei, seperti Ceoworld (2024) dan USNews & World Report (2020), Indonesia menyalip negara-negara lain di ASEAN dalam peringkat negara terbaik untuk investasi serta bisnis. Namun, untuk iklim investasi, seperti tecermin dalam Indeks Kemudahan Berusaha Bank Dunia (2020), Indonesia tertinggal dalam kompetisi di ASEAN.

Itu sebabnya kita sering kecolongan dari negara lain. Dari 33 perusahaan yang relokasi dari China di puncak perang dagang AS-China tahun 2020, tak ada satu pun yang ke Indonesia. Sebagian besar ke Vietnam. Raksasa teknologi, seperti Samsung, Google, Microsoft, dan Apple, semua memilih mengalihkan sebagian investasinya dari China ke Vietnam, bukan Indonesia. Setelah pengalaman pahit itu, kita memang berbenah. Pembangunan infrastruktur masif yang menekan biaya logistik, meningkatkan interkonektivitas, dan mendukung industri kian dikebut, termasuk jalan tol, pelabuhan, serta konektivitas kereta api dan kawasan industri. Kerumitan dalam pendirian bisnis, terutama dalam kaitan perizinan dan ketenagakerjaan, juga diatasi lewat pengesahan UU Cipta Kerja.

Efeknya, Indonesia jadi tujuan utama penanaman modal asing di ASEAN pada 2023. Namun, negara-negara pesaing juga tak kalah serius dan agresif berbenah. Regulasi, perpajakan, ketenagakerjaan, dan lahan masih dikeluhkan investor di Indonesia. Sebanyak 15 investorTaiwan yang ingin masuk juga mengajukan syarat, termasuk kemudahan, seperti mereka dapatkan di China dan Vietnam. Melesatnya negara-negara pesaing beberapa tahun terakhir menunjukkan kita kian kehilangan daya saing, terutama di manufaktur, dengan kegagalan kita membalikkan tren deindustrialisasi. Capaian Vietnam yang menyalip ekspor Indonesia pada 2015 dan kini menjadi eksportir terbesar ASEAN serta pusat manufaktur penting barang elektronik, tekstil, dan barang konsumsi global harus menjadi alarm bagi kita. Semua kelebihan Vietnam itu cermin bagi kita untuk melihat dari mana kita harus mulai berbenah. (Yoga)


Harga Sejumlah Komoditas Pangan Dunia Naik Lagi

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Harga sejumlah komoditas pangan dunia naik lagi. Namun, hal ini kurang menguntungkan Indonesia yang merupakan pengekspor minyak sawit terbesar dunia. Kenaikan harga pangan dunia itu justru merugikan Indonesia yang juga pengimpor sejumlah bahan baku pangan. Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mencatat rata-rata indeks harga pangan dunia pada Oktober 2024 sebesar 127,4. Angka indikator harga berbagai komoditas pangan pokok dunia itu naik 2 % secara bulanan. ”Kenaikan harga minyak nabati dan gula yang cukup signifikan menjadi pendorong utama terkereknya rerata indeks harga pangan,” sebut FAO dalam laporan terbarunya yang dirilis di Roma, Italia, Jumat (8/11) waktu setempat.

Indeks harga minyak nabati pada Oktober 2024 sebesar 152,7. Indeks ini melonjak 7,3 % secara bulanan dan mencapai level tertinggi dalam dua bulan terakhir, lantaran kenaikan harga CPO, kedelai, bunga matahari, dan rapeseed. Harga CPO internasional meningkat selama lima bulan berturut-turut sejak Juni 2024. Kenaikan harga komoditas itu dipicu kekhawatiran pasar atas penurunan produksi musiman di negara-negara produsen utama di Asia Tenggara. Demikian juga dengan minyak bunga matahari, lobak, dan kedelai, harganya juga terus meningkat akibat kekhawatiran terhadap penurunan produksi. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menilai, dalam kondisi normal, kondisi itu akan menguntungkan Indonesia.

Namun, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan semakin kompetitifnya harga berbagai minyak nabati dunia, kondisi itu justru kurang menguntungkan Indonesia. ”Pasar masih relatif lesu. Sejumlah negara, seperti India dan China, juga memiliki alternatif impor minyak nabati selain CPO. Keduanya bahkan telah memiliki cadangan beberapa jenis minyak nabati yang cukup besar,” kata Ketua Umum Gapki Eddy Martono, Minggu (10/11). Pada saat harga CPO naik, nilai dan volume ekspor Indonesia justru turun. Pada September 2024, BPS menyebutkan, nilai ekspor CPO dan produk turunannya 1,38 miliar USD, turun 21,64 % secara bulanan dan 24,75 % secara tahunan. Adapun volume ekspor 1,49 juta ton, turun signifikan dari September 2023 dan Agustus 2024 yang masing-masing 2,15 juta ton dan 1,97 juta ton. (Yoga)


Tantangan isu keuangan dan Industri Penerbangan yang tak Sehat bagi Garuda

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Selain tantangan isu keuangan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga menghadapi industri penerbangan yang tidak sehat, seperti maskapai pada umumnya. Kemampuan bernegosiasi serta menghadapi masalah internal dan eksternal merupakan modal memimpin perusahaan maskapai kelas atas ini. Garuda Indonesia akan mengadakan RUPS luar biasa pada Jumat (15/11). Perusahaan itu akan mengganti para direksi dan komisaris sebagai pengurus. Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra juga disebut akan diganti. Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia Alvin Lie berpendapat, persoalan utama yang harus dihadapi para pemimpin baru Garuda Indonesia adalah pengembangan kapasitas di tengah sempitnya ruang gerak keuangan, terutama rute domestik. Rencana pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat karena minimnya jumlah armada dinilai tidak pas.

”Ini sangat tidak tepat karena dengan jumlah pesawat yang ada saja, maskapai kesulitan secara konsisten mencapai load factor (keterisian penumpang) 70 % ke atas. Ini tentunya berdampak pada sisi internal,” kata Alvin, Minggu (10/11). Imbasnya, lanjut Alvin, maskapai dituntut mengurangi atau mengefisiensikan biaya dan mencari kantong-kantong pendapatan tambahan. Seperti yang dilakukan Garuda Indonesia baru-baru ini dengan memilih kursi berbayar ketika check in. Hal serupa juga dilakukan Citilink, anak usaha Garuda Indonesia, yang tidak menggratiskan lagi muatan bagasi 20 kg-nya mulai bulan depan. Secara terpisah, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menambahkan, dirut baru Garuda Indonesia akan dihadapkan pada persoalan tingginya biaya penerbangan serta pertentangan antara kepentingan bisnis dan tugas negara. Hal itu berkaitan dengan pihak eksternal atau pihak-pihak di luar perseroan. (Yoga)


Penandatanganan Kerja Sama Pengusaha RI-China Rp 157,6 Triliun

Yoga 11 Nov 2024 Kompas

Penguatan kerja sama RI-China setelah pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden China, Xi Jinping diikuti penandatanganan kerja sama perdagangan antarpengusaha kedua negara dengan nilai investasi 10,07 miliar USD atau Rp 157,64 triliun. Kerja sama dipastikan tidak mengubah sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Di tengah rivalitas China dengan AS, Indonesia berkomitmen untuk tidak berpihak kepada semua kekuatan di dunia. Memasuki hari ketiga kunjungan kenegaraan perdananya setelah dilantik, Prabowo menghadiri forum bisnis Indonesia-China yang diselenggarakan di Hotel Peninsula, Beijing, China, Minggu (10/11). Forum yang mempertemukan pengusaha dari Kadin Indonesia dan para pengusaha China itu dihadiri pengusaha Indonesia, Tomy Winata dan Garibaldi Thohir.

Di hadapan Prabowo, para pengusaha menyepakati sejumlah perjanjian kerja sama yang sejalan dengan program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi 26 komoditas utama, serta pemajuan sains dan teknologi. Kerja sama tersebut, kata Garibaldi Thohir, yang menjabat Ketua Kadin Komite Tiongkok, bernilai investasi 10,07 miliar USD. Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan, Indonesia memandang China bukan hanya sebagai negara adikuasa, melainkan juga berperadaban besar. Indonesia pun ingin menjadi bagian dari kebangkitan China sebagai kekuatan besar dunia, salah satunya dengan cara berkolaborasi dengan para pengusaha. (Yoga)


Pilihan Editor