Kadin Optimis Dapat Pertumbuhan Ekonomi Capai 8%
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 8%. Untuk itu, White Paper atau arah pembangunan bidang ekonomis tahun 2024-2029 diluncurkan. Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menerangkan, Kadin Indonesia adalah mitra strategis Pemerintah dalam membangun ekonomi Indonesia lima tahun ke depan. Dunia usaha nasional optimis dengan target yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tersebut. "Kuncinya adalah kolaborasi dan aligment antara Pemerintah dan dunia usaha. Kadin Indonesia memainkan peran sebagai enabler yang menjembatani kedua belah pihak," ucap dia.
Arsjad mengatakan, dukemen White Paper ini secara rinci menjelaskan inisiatif/isu terkini disertai dengan inisitif utama (bold moves) yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Dia klaim White Paper relevan dengan kondisi Indonesia untuk lima tahun ke depan. Arsjad menjelaskan, White Paper itu menjadi panduan sinergi dunia usaha dan pemerintah untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dokumen ini menerjemahkan visi Asta Cita Presiden Prabowo ke dalam langkah konkret dan memberi fokus lebih mendetail pada sektor kunci pertumbuhan, seperti digitalisasi, industri, energi, dan UMKM. (Yetede)
Dipastikan Harga Tiket Pesawat Turun 10%
Pemerintah mengumumkan penurunan tarif tiket pesawat hingga 10% selama periode Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Penurunan tersebut telah memperhitungkan sejumlah komponen tarif yang ada pada harga tiket pesawat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan penurunan tarif tiket pesawat tersebut memperhitungkan komponen tarif yang ada pada harga tiket pesawat. "Selama dua minggu terakhir kami bekerja memang tidak selalu dibuka ke umum tapi yang jelas kami berupaya, terutama menjelang momen puncak Nataru.
Dari semua elemen meliputi biaya dan jasa bandar udara, avtur, fuel surcharge, maka bisa dikurangi harga tiket itu kurang dari 10% dari harga biasanya secara nasional," kata AHY. Ia menuturkan, elemen pada komponen tarif tersebut telah melibatkan sehingga dampaknya bisa lebih dijangkau masyarakat. "Jadi Pak Menhub, bersama stakeholder lainnya, termasuk bagaimana maskapai BUMN, ini juga sama-sama menyadari pentingnya penurunan harga tiket untuk membantu masyarakat kita dan juga menggerakkan ekonomi termasuk pariwisata," pungkasnya. (Yetede)
Jika Akhirnya Harga Pesawat Turun Menjadi 10%
Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 Tak Lepas dari Politik Dinasti
Umrah Selebgram Isa Zega Berujung Ancaman Pidana Karena Dianggap Penistaan Agama
Track Record Profil Hakim Praperadilan Tom Lembong
Kenaikan PPN 12 %
Selama ini, kelas menengah cenderung luput dari perhatian kebijakan pemerintah. Begitu pun perihal rencana kenaikan PPN menjadi 12 % mulai awal tahun 2025. Kebijakan ini jelas akan memukul tingkat kesejahteraan kelas menengah yang selama lima tahun terakhir jumlahnya terus menyusut. Masalahnya, pemerintah juga punya target menaikkan kapasitas fiskal agar memiliki ruang yang lebih besar guna membiayai program pembangunan. Dalam konteks ini, implementasi kenaikan tarif PPN sulit ditunda. Untuk itu diperlukan jalan tengah agar kebijakan tersebut tidak justru kontraproduktif. Kenaikan tarif PPN sudah diamanatkan dalam UU No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Meski demikian, tetap diperlukan perumusan peta jalan dan strategi kebijakan sebagai implementasi dari UU tersebut.
UU HPP yang lahir sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 ini sudah mengatur kenaikan tarif PPN dari 10 % menjadi 11 % pada 1 April 2022, dan 12 % paling lambat pada 1 Januari 2025. Perundangan ini juga sudah mengatur barang dan jasa yang tidak dikenai PPN (negative list) meliputi pajak barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, serta jasa kesehatan dari barang dan jasa yang dikecualikan. Situasi terkini menunjukkan terjadinya tekanan pada kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Survei Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) oleh BI, Oktober 2024 menunjukkan penurunan dibandingkan survei bulan sebelumnya, dari 123,5 menjadi 121,1. Penurunan ini sejalan dengan pelemahan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Kenaikan PPN menjadi 12 % berimbas langsung pada tingkat kesejahteraan kelompok menengah ini.
BPS mengakui pentingnya peran kelas menengah dengan nilai pengeluaran mencapai 81,49 % dari total konsumsi masyarakat. Kelas menengah bersama kelompok menuju kelas menengah (aspiring middle class) jumlahnya 66,35 % dari total penduduk Indonesia. Kenaikan PPN menjadi 12 % akan punya efek pengganda kenaikan harga 9-10 %. Dampaknya, kelas menengah akan terpukul, konsumsi domestik menyusut, dan akhirnya pertumbuhan ekonomi akan terkoreksi. Jika mau adil, perlu kebijakan kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) secara progresif atau penerapan tambahan PPh bagi kelompok superkaya. Pemerintah punya pilihan menunda kenaikan tarif PPN sembari menyiapkan peta jalan peningkatan rasio pajak yang lebih komprehensif. DPR juga sudah menyatakan penundaan penerapan tarif pajak penjualan tersebut bisa dilakukan tanpa harus merevisi UU HPP. (Yoga)
Keadilan bagi Guru dengan Vonis Bebas Supriyani
Tepat pada peringatan Hari Guru Nasional, Supriyani, guru honorer yang dituduh memukul anak polisi, pada Senin (25/11) divonis bebas. Selama berbulan-bulan, ia menjalani hari berat setelah dikriminalisasi, jadi tersangka, ditahan, dan menjalani persidangan. Lemahnya perlindungan guru menjadi ironi di tengah tugas berat mereka mencerdaskan bangsa. Majelis hakim PN Andoolo, Konawe Selatan, Sultra, membebaskan Supriyani (36), guru honorer yang dituduh memukul anak polisi. Supriyani dinyatakan tak terbukti melakukan perbuatan yang dituduhkan. Hakim memerintahkan memulihkan nama baik guru honorer yang telah mengabdi 16 tahun ini.
”Memutuskan, menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana pada dakwaan kesatu dan kedua. Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan penuntut umum. Memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabatnya,” kata Ketua Majelis Hakim Stevie Rosano, Senin (25/11). Dalam pertimbangannya, majelis hakim menganggap alat bukti yang dihadirkan penuntut umum berupa keterangan saksi anak, hasil visum, dan alat bukti sapu tak sesuai dengan dakwaan. Menurut majelis hakim, keterangan yang disampaikan saksi anak tidak sesuai alat bukti dan fakta persidangan lainnya. Sementara kesaksian orangtua pelapor dinilai sebagai keterangan bersifat testimony yang layak dikesampingkan. Disebabkan keterangan tersebut didapatkan dari anak korban dan tak berkesesuaian dengan fakta persidangan.
Keterangan saksi dinilai tak memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 1 angka 26 KUHAP. ”Karena itu, menurut saksi ahli, penegak hukum harus menaruh sikap ekstra hati-hati pada akurasi, terhadap saksi anak-anak, mutu keterangannya, baik akurasi maupun kelengkapan keterangan,” ungkap anggota majelis hakim, Vivi Fatmawaty Ali. Mendengar putusan itu, Supriyani tak mampu menahan haru. Ia menangis dan memeluk kuasa hukum, keluarga, dan para guru yang hadir mendampinginya dalam sidang. Ia ingin kembali mengajar dan bertemu anak-anaknya. Kuasa hukum Supriyani, Andri Darmawan, menyatakan, vonis bebas ini merupakan wujud keadilan. Pihaknya menanti apa langkah penuntut umum. Upaya memulihkan nama baik Supriyani akan dirumuskan. (Yoga)
Iran siap soal program energi nuklir mereka dengan Eropa, tanpa AS
Iran menyatakan siap berunding kembali soal program nuklir mereka dengan beberapa negara Eropa sesuai resolusi yang dikeluarkan badan pengawas atom PBB (IAEA). Perundingan kali ini tanpa melibatkan AS. Jubir Kemlu Iran, Esmail Baghaei mengatakan di Teheran, Minggu (24/11) Wakil Menlu Iran akan bertemu mitra dari Perancis, Jerman, dan Inggris pada Jumat (29/11) mendatang. ”Sejumlah isu kawasan dan internasional akan dibahas, termasuk Palestina dan Lebanon hingga isu nuklir,” kata Baghaei. Ia menjelaskan, pertemuan pekan ini adalah kelanjutan dari pembicaraan dengan ketiga negara itu pada September 2024. Pertemuan itu digelar sebagai agenda sampingan Sidang Majelis Umum PBB di New York, AS.
Sebelumnya, pada Kamis (21/11), sebanyak 35 negara anggota pengurus IAEA mengadopsi resolusi mengecam Iran yang dianggap tidak mau bekerja sama dalam pengawasan dan pengembangan program nuklirnya. Langkah tersebut diambil IAEA yang khawatir proyek pengayaan uranium Iran ditujukan untuk mengembangkan senjata nuklir. Tuduhan itu berulang kali dibantah Iran yang menegaskan riset mereka untuk tujuan damai. Menyikapi resolusi IAEA, Iran mengumumkan telah mengembangkan teknik sentrifgal, yakni cara pengayaan uranium terbaru. Teknologi sentrifugal adalah pengayaan uranium melalui putaran kecepatan tinggi untuk menghasilkan isotop radio aktif (U-235).
”Kami akan menambah kapasitas pengayaan uranium secara besar-besaran dengan menggunakan berbagai jenis mesin terbaru,” kata Behrouz Kamavandi, Jubir Badan Energi Atom Iran, kepada stasiun TV Iran, IRIB. Kamavandi mengatakan, pengembangan nuklir Iran akan tetap berjalan sesuai aturan dan keamanan dengan kerja sama IAEA. Kunjungan terakhir delegasi IAEA dipimpin ketua lembaga itu, Rafael Grossi, disikapi Iran dengan menyetujui pengayaan uranium mereka hanya mencapai 60 % kemurnian, di bawah standar pemurnian uranium yang dibutuhkan untuk membuat hulu ledak nuklir. (Yoga)
Produksi Perikanan bertumbuh
Pekerja terlihat sedang memasukkan ikan cakalang yang telah dipilah berdasarkan ukuran di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta, Senin (25/11/2024). Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, nilai ekspor hasil perikanan sampai September 2024 tercatat mencapai 4,23 miliar dollar AS atau bertumbuh dan naik 3,1 persen dibandingkan periode serupa pada tahun lalu. (Yoga)









