;

Bioetanol Indonesia harus mencari alternatif selain tebu

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Pengembangan bioetanol sebagai campuran bahan bakar gasolin atau bensin di Indonesia relatif berjalan lambat, dengan kapasitas produksi 63.000 kiloliter per tahun. Padahal, ada target nasional 1,2 juta kiloliter bioethanol per tahun pada 2030. Selain koordinasi matang lintas sektor, diversifikasi bahan baku bioetanol juga menjadi kunci akselerasi pengembangan. Hal itu mengemuka dalam diskusi ”Bioetanol dan Dampaknya terhadap Ketahanan Energi Nasional” yang digelar Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) di Jakarta, Sabtu (7/12). Sebagai pembicara ialah Koordinator Program Studi Energi dan Lingkungan Berkelanjutan di Swiss German University Evita Legowo.

Evita mengatakan, dari identifikasinya, ada sejumlah permasalahan dalam pengembangan bioetanol di Indonesia. Diantaranya, terbatasnya ketersediaan bahan baku yang tergantung pada panen, rantai pasok, dan opsi yang tersedia saat ini relatif baru pada molases (tetes tebu), bagasse (ampas tebu), dan limbah sawit. Maka, perlu ada studi mendalam untuk keberlanjutan bahan baku sampai ke tingkat keekonomian. ”Dalam mewujudkan itu, semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah (lintas kementerian), Pertamina, dan penyedia bahan baku perlu duduk bersama. Perlu ada sinergi semua pihak,” kata Evita. (Yoga)


Terobosan Bisnis Kecerdasan Buatan dan Meta AI

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Sesuai namanya, Meta AI adalah fitur simulasi percakapan atau chatbot yang berbasis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Fitur chatbot ini tak hanya mampu menjawab pertanyaan dari pengguna, tetapi juga bisa membantu pengguna menghasilkan (generate) gambar ilustrasi sesuai dengan permintaan pengguna. Melansir dari blog resmi Whatsapp, Sabtu (7/12) sejumlah pembaruan yang dilakukan pada fitur Meta AI telah meningkatkan kualitas percakapan serta makin memudahkan pengguna mengeksplorasi berbagai ide untuk mendukung produktivitas.

”Kami mengumumkan serangkaian pembaruan terkini yang memungkinkan Anda untuk berbicara dengan Meta AI secara real time (langsung). Pembaruan ini akan memudahkan lebih banyak orang mengeksplorasi ide, meningkatkan kualitas chat, dan mencoba hal-hal baru,” tulis Whatsapp di blog resmi mereka. Meta AI dalam layanan Whatsapp sudah dikenalkan oleh induk perusahaan Meta Platforms Inc sejak April 2024. Namun, saat itu layanan terbatas tersedia di AS, Australia, Kanada, Ghana, India, Jamaika, Malawi, Selan-dia Baru, Nigeria, Pakistan, Singapura, Afrika Selatan, Uganda, Zambia, dan Zimbabwe.

Terdapat sejumlah fitur yang ditawarkan Meta AI dalam Whatsapp, utamanya adalah fitur ”pencarian atau Tanya Meta AI”. Dengan fitur ini, pengguna bisa berbicara dengan chatbot Meta AI dan mendapat balasan yang relevan. Lewat fitur ini, pengguna dapat mengirimkan gambar/foto ke Meta AI untuk mencari informasi terkait. Fitur lain yang ditawarkan adalah pembuatan gambar dan video dalam sekejap. Lewat fitur ini, pengguna dapat meminta Meta AI membuat visual unik, baik dalam bentuk gambar atau video, sesuai deskripsi dan keinginan yang disampaikan pengguna. (Yoga)


Respon Pekerja Setelah Upah Naik

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Presiden Prabowo, Jumat (29/11) mengumumkan kenaikan upah minimum sebesar 6,5 % mulai 2025. Kebijakan itu disambut positif buruh, terutama yang masa kerjanya belum genap setahun. Respons mereka antara lain; “Harapan saya, untuk lowongan kerja tahun depan tidak lagi ada syarat batasan usia. Saya berniat mencari pekerjaan baru disebabkan untuk pekerjaan sekarang merasa stuck dan tidak dapat mengembangkan kemampuan yang saya miliki. Saya juga berharap ada kebijakan pengupahan yang semakin baik ke depan. Apabila saya mendapatkan pekerjaan baru disertai kesejahteraan yang lebih baik, situasi ini membantu saya mengasah keterampilan lebih bagus dan mendapatkan pengalaman baru,” ujar Aisah Nur (24) Karyawati swasta di Jakarta

“Saya menyambut baik kenaikan upah minimum 6,5 %. Namun, angka tersebut harus terus disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup yang terus berubah, terlebih kebijakan pemerintah ke depan semakin membebani masyarakat, khusus kelas menengah. Harapannya, dengan adanya kenaikan upah, daya beli, khususnya bagi pekerja dan kelas menengah, bisa meningkat serta dapat membantu menjaga kesejahteraan. Jika dilihat dari situasi saat ini, kenaikan 6,5 % memang dapat membantu,” kata Shifa Nur Fadilla (25) Karyawati swasta di Jakarta. (Yoga)


Angkat Potensi Ekonomi Lokal dengan Festifal Pesona Minangkabau

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Festival Pesona Minangkabau yang dihelat pada 5-8 Desember 2024 di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, tidak hanya menampilkan pergelaran seni dan budaya, tetapi juga mengangkat potensi ekonomi lokal. Bazar dalam festival menjadi etalase memperkenalkan produk-produk lokal. Festival Pesona Minangkabau 2024 yang masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipusatkan di IstanoBasa Pagaruyung. Selain itu, sejumlah kegiatan juga diadakan di Lapangan Cindua Mato dan nagari-nagari sekitar. Di Istano Basa Pagaruyung, festival dihadiri ratusan pengunjung yang datang silih berganti. Selain pergelaran seni dan budaya, festival juga menghadirkan bazar kuliner dan kerajinan lokal, termasuk produk potensial dari setiap kecamatan di Tanah Datar. Stan Kecamatan Rambatan, Sabtu (7/12) misalnya, menghadirkan produk-produk potensial dari nagari-nagari, seperti kuliner pongek Simawang dan palai bilih Singkarak serta kerajinan ”baju milik” dari Nagari Padang Magek.

”Kehadiran stan kami di sini diharapkan membuat orang lebih mengenal produk lokal unggulan dari  Kecamatan Rambatan. Kalaupun festival usai, peminat bisa mencarinya di pasar-pasar sekitar Tanah Datar,” kata koordinator stan Kecamatan Rambatan, Dayantos, Sabtu siang. Di stan Kecamatan Sungayang, sejumlah produk lokal yang dijual, antara lain, gula merah enau, buah tab/kolang-kaling, keripik singkong, dan nasi boka/bekal. Produk-produk tersebut dijual dengan rentang harga Rp 10.000-Rp 20.000. ”Nasi boka itu nasi bekal yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk pergi ke sawah atau berburu. Isinya khas, ada telur, ikan sapek (sepat), jengkol, tempe dengan lado (cabai) merah. Biasanya dijual di Banda Gadang,” kata petugas stan Kecamatan Sungayang, Lia Pramita Indah Tiara (37). (Yoga)


PPN Multitarif yang Rumit

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Investor Daily (H)
Kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) multitarif mulai 2025 dinilai rumit dan tidak efisien, karena ada dua tarif, yakni 11% dan 12%. Selain itu skema tidak ada dalam Undang-Undang Harmoninsasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kebijakan ini juga akan tetap membebani ekonomi, karena menyasar sejumlah industri, seperti mobil. Konsumen akan menunda pembelian mobil, karena kenaikan PPN dibarengi dengan pemberlakuan pajak opsen daerah, sehingga membuat harga melonjak.  Ujungnya, pabrik mobil akan mengurai produksi dan bisa memicu PHK. Sektor properti juga akan terguncang, mengingat saat ini mendapatkan insentif PPN ditanggung pemerintah, Itu sebabnya, lebih baik rencana ini dibatalkan dan PPN dikembalikan ke 11% dan berlaku rata. Jika pemerintah tetap memaksakan kenaikan, dampak negatifnya ke ekonomi akan sangat terasa. Selain itu, PPN 12% untuk barang mewah tidak akan mendongkrak penerimanaan secara signifikan, karena lingkupnya kecil. (Yetede)

Arus Deras Modal ke Pasar Saham

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Investor Daily (H)

Arus modal ke pasar saham yang deras membuat IHSG BEI menguat tajam hingga 3,78, dari 7.114 ke 7.383 pada pekan pertama Desember 2024. Kondisi ini diyakini bakal berlanjut di tiga minggu tersisa 2024, seiring banyaknya sentimen positif yang masuk ke pasar, mulai dari window dressing, stabilitas ekonomi dalam negeri, arah kebijakan The Fed. hingga santa claus rally. "Aksi borong sama oleh investor diprediksi makin deras di tiga minggu terakhir tahun 2024. Hal ini di dorong oleh meningkatnya minat (investor) pada saham-saham unggulan, seiring dengan momentum window dressing dan santa claus rally," kata FOunder Stocknow.id Hendra Wardana. Hendra mengungkapkan, fundamental ekonomi Indonesia yang stabil dan prospek pertumbuhan positif di tahun depan, memberikan landasan kuat bagi investor asing untuk kembali masuk pasar di penghujung tahun ini. (Yetede)

Bank Pelat Merah Kuasai Pasar KPR

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Investor Daily (H)
Bank pelat merah terus menunjukkan dominasinya dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Hingga Oktober 2024, BUMN menguasai 59,16% pasar KPR nasional dengan nilai mencapai Rp423,48 triliun. Berdasarkan data BI, penyaluran KPR industri perbankan per Oktober sebesar Rp715,82 triliun, tumbuh 10,38% dibandingkan Oktober 2023 yang senilai Rp648,47 triliun. Nilai tersebut di luar kredit pemilikan aparteman (KPA) maupun rumah toko (ruko) dan rumah kantor (rukan) Dari realisasi tersebut, KPR yang telah dikucurkan bank persero mencapai Rp423,48 triliun, tumbuh 12,11% secara tahunan (year on year). Pertumbuhan ini juga menjadi yang terbesar dibandingkan dengan kelompok bank lainnya. Kemudian, KPR yang disalurkan bank swasta nasional (BSN) sebesar Rp 261,1 triliun, naik 8,695 (yoy) per Oktober 2024. Untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) mencatatkan pertumbuhan KPR 5,4% (yoy) menjadi Rp 30,67 triliun pada 10 bulan tahun ini.  Sementara itu, kantor cabang bank asing (KCBA) mencatatkan penyaluran KPR senilai Rp571 mliar, anjlok 59,76% dibandingkan periode Oktober 2023 senilai Rp1,42 triliun. (Yetede)

Merger Operator Seluler

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Investor Daily (H)
PT Dayamitra Telekominikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel mempersiapkan amunisi untuk mengeruk keuntungan dari aksi penggabungan usaha alias merger antara operator telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Amunisi itu berupa 30 ribu menara yang berpotensi menjadi solusi EXCL dan FREN untuk merelokasi menara mereka yang tumpah tindih atau  setelah resmi merger. Konsolidasi  mobile network operator (MNO) antara EXCL dan FREN diestimasikan  memasuki babak akhir pada pengujung 2024 ini setelah melewati proses uji tuntas (due diligence). Penggabungan keduanya praktis akan merampingkan struktur operator telekomunikasi di Tanah Air menjadi tiga operator besar yaitu PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) yang merupakan entitas  Group Telkom, PT Indonesay Tbk (ISAT) atau Indoesay Ooderedoo Hutchinson (IOH), dan merger XL AXiata dan FREN yang disebut-sebut akan menghasilkan entitas baru bernama MergeCo. (Yetede)

Hero Supermarket Resmi Ganti Nama Jadi DFI Retail Nusantara

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Tempo
Pemegang saham PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) sepakat mengubah nama perseroan menjadi PT DFI Retail Nusantara Tbk. Keputusan ini jadi salah satu langkah lanjutan dari Hero untuk fokus di unit usaha IKEA dan Guardian. Kesepakatan untuk mengubah nama perseroan diambil pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, 4 Desember 2024 lalu. “Menyetujui pengubahan Pasal 1 Ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Nama Perseroan menjadi PT DFI Retail Nusantara Tbk,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, dikutip Senin, 9 Desember 2024. Selain itu, pada RUPSLB tersebut, Hero resmi mengangkat Anna Hull sebagai direktur baru di perseroan. Sebelumnya, Anna Hull berkiprah di lini usaha Guardian.

Sebagai informasi, pada 19 April 2024 lalu Hero mengumumkan telah menandatangani conditional sale and purchase agreement untuk mengalihkan bisnis retail Hero Supermarket kepada PT Hero Retail Nusantara. Pengalihan bisnis Hero Supermarket bernilai Rp135 miliar sebelum pajak.Selain itu, PT Hero Retail Nusantara juga terbilang perusahaan baru. Perusahaan tersebut berdiri berdasarkan Akta Pendirian No. 31 tanggal 20 Februari 2024. Perseroan mengonfirmasi bahwa langkah yang diambil menjadi upaya untuk fokus pada bisnis Guardian Health & Beauty dan waralaba IKEA di Indonesia. “Perseroan memutuskan untuk menyempurnakan fokus bisnisnya secara eksklusif pada optimalisasi dan pertumbuhan segmen bisnis Guardian dan IKEA serta menyelesaikan peralihan dari ritel makanan,” tulis manajemen. (Yetede)

3 Contoh Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Negara Lain

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Tempo
Kerjasama bilateral adalah salah satu kerjasama ekonomi internasional yang kerap dilakukan oleh Indonesia. Menjadi bagian dari masyarakat dunia, bangsa Indonesia selalu menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai negara lain, untuk memenuhi kebutuhannya. Seperti diketahui, setiap negara mempunyai kondisi geografis dan sumber daya manusia yang berbeda-beda. Hal ini membuat negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, tanpa bantuan negara lain. Faktor ini kemudian menjadi pendorong utama bagi negara-negara untuk saling bekerjasama dalam hal ekonomi secara internasional.

Mengutip dari buku Modul Pembelajaran SMA Ekonomi Kelas XI oleh Sri Nur Mulyati, terdapat beberapa jenis kerjasama ekonomi internasional. Mulai dari kerjasama ekonomi regional, multilateral, antar regional, hingga kerjasama bilateral. Lantas apa contoh kerjasama bilateral? Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini. Dilansir dari laman Kementerian Perhubungan, kerjasama bilateral adalah hubungan antara dua negara yang bertujuan untuk memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Saat ini, Indonesia telah menjalin hubungan bilateral dengan 162 negara serta satu wilayah khusus non-self governing territory. Sejak memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, Indonesia telah membangun hubungan luar negeri dengan berbagai negara. Selain itu, Indonesia juga telah menginisiasi berbagai forum kerja sama, baik bilateral, regional, maupun multilateral, bersama negara-negara mitra. (Yetede)


Pilihan Editor