;

PPN 12% Siap Berlaku pada 2025

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Pemerintah akan memberlakukan sejumlah kebijakan ekonomi baru mulai awal tahun depan, salah satunya adalah penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12%. Keputusan ini disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat di Istana Kepresidenan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi Rosan P. Roeslani, dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Menurut Airlangga Hartarto, kebijakan PPN 12% ini sedang difinalisasi, dan pengumuman resmi akan dilakukan pada Senin, 16 Desember. Selain itu, pemerintah juga akan mengumumkan insentif PPh final 0,5% bagi pelaku UMKM, serta rencana kebijakan nonperpajakan seperti subsidi energi yang akan berlaku pada 2025. Namun, detail lebih lanjut terkait kebijakan subsidi energi masih dirahasiakan.

Sri Mulyani menegaskan bahwa kenaikan tarif PPN 12% hanya akan diterapkan pada barang mewah dan ditujukan untuk segmen atas. Meski begitu, rincian jenis barang yang akan dikenakan tarif tersebut belum dijelaskan secara detail. Kebijakan ini diharapkan memberikan dampak positif pada penerimaan negara tanpa membebani segmen masyarakat bawah.

Penggalangan Dana akan Marak Tahun Depan

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Penghimpunan dana dari pasar modal diproyeksikan meningkat pada tahun 2025, dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 133 rencana penawaran umum, termasuk 97 perusahaan yang mengantre untuk melaksanakan initial public offering (IPO). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyebut nilai indikatif dari pipeline ini mencapai Rp 58,34 triliun, mencakup IPO, penerbitan efek utang, dan penawaran umum berkelanjutan.

Sofiyan Adhi Kusumah, Kepala Unit Pengembangan Calon Perusahaan Tercatat 2 Bursa Efek Indonesia (BEI), optimistis tren IPO akan membaik pada 2025 seiring stabilisasi politik dan pemulihan ekonomi global, dengan mengacu pada peningkatan aktivitas IPO di pasar global seperti AS dan Hong Kong.

Catatan BEI menunjukkan hingga 6 Desember 2024, terdapat 40 emiten baru dengan total dana Rp 10,19 triliun, masih di bawah target 62 emiten untuk tahun tersebut. Saat ini, 24 perusahaan sedang dalam antrean IPO, termasuk PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), yang berpotensi meraup Rp 4,15 triliun.

Direktur Utama Surya Fajar Sekuritas, Steffen Fang, menilai tren penghimpunan dana di pasar modal tetap menjanjikan, dengan fokus pada perusahaan berfundamental solid. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menambahkan bahwa tahun 2025 menjadi momentum yang lebih baik bagi calon emiten dengan kualitas yang lebih tinggi, didukung oleh stabilitas politik.

Penerbitan Obligasi Bank Diperkirakan Meningkat

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Penerbitan obligasi sektor perbankan diproyeksikan meningkat pada tahun 2025, didorong oleh tantangan likuiditas yang ketat. Bankir memprediksi persaingan untuk menghimpun dana pihak ketiga (DPK) akan semakin intensif, bersamaan dengan peningkatan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang ditargetkan naik 42,2%.

Analis Pefindo, Danan Dito, memperkirakan perbankan akan beralih ke penerbitan obligasi sebagai alternatif pendanaan, terutama karena Loan to Deposit Ratio (LDR) telah mendekati 90%. Hingga akhir November 2024, Pefindo telah menerima mandat penerbitan surat utang perbankan senilai Rp 3 triliun, yang kemungkinan akan terealisasi tahun depan.

Nixon L.P. Napitupulu, Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), mengungkapkan rencana penerbitan obligasi tahun depan untuk mendukung program pembiayaan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah. BTN akan memulai dengan global bond pada kuartal I-2025, seiring rasio LDR-nya yang sudah mencapai 96% per September 2024.

Bank BJB, melalui Direktur Utamanya, Yuddy Renaldy, juga mengumumkan rencana penerbitan obligasi, namun waktu dan nilainya akan bergantung pada kondisi pasar dan likuiditas pada tahun 2025.

Dengan ketatnya likuiditas dan persaingan dana, penerbitan obligasi akan menjadi strategi utama perbankan dalam mendukung ekspansi kredit di tahun mendatang.

Bank Sentral Sepakat Pangkas Suku Bunga

Hairul Rizal 14 Dec 2024 Kontan
Akhir tahun ini, sejumlah bank sentral dunia mulai memangkas suku bunga acuan sebagai respons terhadap ketidakstabilan ekonomi dan ancaman inflasi.

European Central Bank (ECB) baru saja memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3%, menjadikannya pemangkasan keempat tahun ini. Kepala Bank of France, Francois Villeroy de Galhau, menyebutkan bahwa pemotongan suku bunga akan terus dilakukan pada tahun depan untuk menghadapi ancaman perang dagang dan ketidakstabilan ekonomi di zona Euro.

Swiss National Bank (SNB) menurunkan suku bunganya sebesar 50 bps menjadi 0,5%, level terendah sejak November 2022. Penurunan ini dipicu inflasi rendah di Swiss (0,7%) dan penguatan franc Swiss yang membebani eksportir.

Bank of Canada juga memangkas suku bunga sebesar 50 bps menjadi 3,25% dalam pemangkasan terbesar pertama sejak pandemi Covid-19. Langkah ini diambil untuk mengatasi inflasi yang meningkat hingga 2% dan pelemahan ekonomi.

Di sisi lain, Reserve Bank of Australia (RBA) memilih menahan suku bunga tahun ini, tetapi memprediksi pemangkasan dapat dilakukan tahun depan jika inflasi tetap tinggi. Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) diperkirakan belum akan menaikkan suku bunga hingga awal 2025 karena masih menganalisis risiko global dan kenaikan upah.

Dalam pertemuan mendatang pada 17-18 Desember, Federal Reserve (The Fed) diproyeksikan akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps. The Fed juga diperkirakan melanjutkan pemangkasan suku bunga pada tahun 2025-2026 akibat tingginya inflasi dan pasar tenaga kerja yang masih kuat.

Tren pelonggaran moneter ini menunjukkan respons global terhadap kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Reformasi Subsidi BBM untuk Efisiensi

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia (H)

Pemerintah sedang mempersiapkan skema baru penyaluran subsidi BBM yang lebih tepat sasaran, dijadwalkan mulai berlaku tahun depan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa skema ini sudah rampung dan akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto setelah rapat kabinet terbatas. Skema baru tersebut melibatkan penyaluran subsidi melalui bantuan langsung tunai (BLT) dan subsidi harga produk BBM, dengan uji coba yang sedang dilakukan oleh BPH Migas.

Erika Retnowati, Kepala BPH Migas, menyatakan pihaknya telah menetapkan kuota BBM subsidi, seperti Pertalite, untuk tahun depan sebanyak 31,2 juta kiloliter, lebih rendah dari tahun ini. Selain itu, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan BPS dan instansi terkait untuk mempersiapkan data penerima subsidi menggunakan pusat data tunggal berdasarkan tingkat kemiskinan. Subsidi energi tahun depan direncanakan mencapai Rp203,41 triliun, belum termasuk kompensasi energi sebesar Rp190,89 triliun.

PT Pertamina, melalui Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri, menegaskan kesiapan untuk mengintegrasikan aplikasi ojek online dengan MyPertamina guna memastikan subsidi BBM tepat sasaran, terutama bagi pengemudi ojek online.

Namun, sejumlah tantangan muncul. Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR, menilai subsidi dalam bentuk BLT sulit diterapkan dan berpotensi berdampak pada kelas menengah bawah yang tidak mendapat perlindungan. Yusuf Rendy Manilet, peneliti CORE, mengusulkan skema campuran subsidi langsung untuk transportasi publik dan UMKM sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan sektor usaha strategis.

APBN di Tengah Transisi Kepemimpinan

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia

Kinerja APBN Indonesia hingga November 2024 menunjukkan hasil yang solid dengan realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.392,7 triliun (89% dari target) dan belanja negara Rp2.894,5 triliun (87% dari target), meskipun mengalami defisit sebesar Rp401,8 triliun (1,81% dari PDB). Menteri Keuangan bersama instansi terkait terus mendorong penggunaan APBN untuk mendukung perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden AS dan krisis ekonomi di China.

Kinerja positif ditunjukkan melalui peningkatan penerimaan pajak, PNBP, dan Bea Cukai. Direktur Jenderal Anggaran, Isa Rachmatarwata, menjelaskan bahwa pertumbuhan pajak didorong oleh PPh badan di sektor pertambangan, PPN, dan PPnBM seiring aktivitas ekonomi domestik yang membaik. Sementara itu, dari sisi belanja, pemerintah telah merealisasikan anggaran pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan infrastruktur.

Di sektor pendidikan, Rp504 triliun (75,8% dari pagu) telah digunakan untuk beasiswa, tunjangan guru, dan program BOS. Sektor kesehatan telah merealisasikan Rp164,3 triliun (87,6% dari pagu) untuk program JKN, vaksinasi, dan fasilitas kesehatan. Ketahanan pangan mencatat realisasi Rp131,3 triliun (114,9% dari pagu) untuk pembangunan infrastruktur pangan dan bantuan alat pertanian. Sedangkan sektor infrastruktur menyerap Rp319,3 triliun (75,4% dari pagu) untuk pembangunan jalan, sistem air minum, hingga transportasi.

Ketidakpastian global yang memengaruhi harga komoditas energi dan pangan memberikan tantangan besar bagi ekonomi domestik. Fabby Tumiwa, Direktur IESR, menilai bahwa peran APBN sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa transisi pemerintahan. Pemerintah diharapkan terus mengelola APBN secara akuntabel untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dorongan Daya Beli Lewat Kebijakan Strategis

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia

Momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 menjadi upaya efektif untuk mengungkit daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Menteri Perdagangan Budi Santoso mencatat bahwa jumlah pengguna platform e-commerce meningkat 11% YoY menjadi 65,6 juta pengguna, dengan nilai transaksi mencapai Rp487 triliun, lebih tinggi dari Rp453 triliun pada 2023. Budi juga menekankan pentingnya Harbolnas untuk memperkenalkan produk dalam negeri dan mengurangi dominasi produk impor di pasar domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis bahwa Harbolnas tahun ini mampu mendorong penjualan hingga Rp40 triliun, dibandingkan Rp25,7 triliun pada tahun sebelumnya. Airlangga menyebutkan kontribusi sektor e-commerce dalam ekonomi digital Indonesia mencapai 72% dengan proyeksi total nilai sebesar US$90 miliar pada 2024. Ia juga mengapresiasi kolaborasi Harbolnas dengan program belanja seperti "Belanja di Indonesia Aja" dan "EPiC Sale," yang memperluas manfaat kegiatan ini hingga sektor ritel konvensional.

Namun, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi mengingatkan pentingnya meningkatkan layanan dan keamanan transaksi selama Harbolnas. Ia menyoroti perlunya transparansi informasi produk, kepatuhan terhadap aturan perlindungan konsumen, dan pengawasan ketat oleh platform e-commerce untuk mencegah penipuan.

Seiring dengan berbagai program pendukung dan partisipasi luas, Harbolnas 2024 tidak hanya menawarkan diskon besar tetapi juga layanan seperti tiket konser Dewa-19 dan Super DIVA. Momentum ini diharapkan tidak hanya menggairahkan kembali daya beli masyarakat tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.

Izin iPhone 16 Menanti Komitmen Investasi

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Pemerintah Indonesia memastikan belum akan memberikan izin edar untuk produk iPhone 16 di Indonesia karena Apple Inc. belum memenuhi persyaratan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35% maupun menunjukkan keseriusan membangun fasilitas produksi di Tanah Air. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada rencana konkret dari Apple untuk mendirikan pabrik di Indonesia, meskipun penjualan produk Apple di pasar domestik telah mencapai Rp30 triliun pada 2023.

Agus juga menyoroti minimnya kontribusi Indonesia dalam rantai pasok global Apple, dengan hanya satu perusahaan lokal, Geo Corporation, yang menjadi bagian dari ekosistem Apple. Pemerintah berharap Apple dapat memperkuat keterlibatannya di Indonesia, mengingat potensi pasar yang besar.

Di sisi lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa Apple berencana merealisasikan investasi senilai US$1 miliar pada 2026. Komitmen ini sudah disampaikan secara tertulis kepada pemerintah, namun pembahasannya masih dalam tahap penyempurnaan.

Hingga Apple memenuhi komitmen investasi dan syarat TKDN, izin edar iPhone 16 tetap tertunda sebagai langkah pemerintah untuk memastikan keuntungan lebih besar bagi ekonomi dan industri lokal.

Peluang Ekspor Indonesia Makin Menjanjikan

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Bisnis Indonesia
PT Faicheung Birdnest Industry di Ketapang, Kalimantan Barat, mengekspor sarang burung walet ke China sebanyak 39,75 kilogram (kg). Dikutip dari Bisnisindonesia.id, Sarang burung walet merupakan produk unggulan Ketapang yang memiliki permintaan besar di pasar internasional.

Sarang burung walet adalah rajutan liur burung walet yang berbentuk mangkok dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Harga sarang burung walet mahal karena proses pembuatannya yang panjang dan rumit. Selain itu, sarang burung walet juga langka karena hewan ini biasanya hanya membuat sarang 3 kali dalam setahun. Sejumlah daerah juga menjadikan sarang burung walet sebagai sumber cuan, seperti Kepulauan Riau (Kepri) dan Yogyakarta.

Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepri mencatat ekspor sarang burung walet pada Januari—Agustus 2024 mencapai 2.350 kg, dengan tujuan Singapura, China, Australia, Amerika Serikat (AS), dan Jepang. Kepala Karantina Kepri Herwintarti, mengatakan harga pasar ekspor sarang burung walet bervariasi mulai dari Rp11 juta, Rp13 juta, hingga Rp35 juta per kg. China menempati urutan pertama pasar dengan harga beli tertinggi.

“Ekspor ke China punya harga paling bagus. Namun, persyaratannya lebih detail. Kita sudah ada kerja sama, kami siap bantu eksportir,” katanya, Rabu (14/11). Djoko Hartyanto, CEO PT Waleta Asia Jaya, mengatakan hampir seluruh pelaku industri sarang burung walet berorientasi ekspor. Tantangan yang dihadapi di antaranya food fraud dan risiko keamanan pangan.

Pajak Daerah Perluas Jangkauan Wajib Pajak

Hairul Rizal 13 Dec 2024 Kontan (H)
Beban pajak yang dihadapi masyarakat akan meningkat pada tahun 2025. Selain kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, pemerintah daerah juga mulai memungut pajak tambahan berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Kebijakan baru meliputi pengenaan Pajak Alat Berat (PAB) dengan tarif maksimal 0,2% dari nilai jual, serta opsen pajak untuk kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan mineral bukan logam serta batuan (MBLB). Tarif opsen ini mencapai 66% dari PKB dan BBNKB serta 25% dari MBLB.

Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo, menyebut bahwa berbagai pajak baru ini akan mengurangi minat konsumen membeli kendaraan baru, sehingga menghambat target penjualan mobil sebanyak 1 juta unit pada 2025. Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, memprediksi permintaan sepeda motor juga akan menyusut akibat kebijakan ini.

Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sudirman Widhy Hartono menyatakan pihaknya masih mencari informasi terkait penerapan opsen pajak MBLB, khususnya di sektor pertambangan galian C.

Pemerintah mengklaim bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan daerah, terutama bagi kabupaten/kota yang sebelumnya tergantung pada skema bagi hasil dari provinsi yang dianggap kurang efektif. Namun, kebijakan ini memunculkan risiko melemahnya daya beli masyarakat dan potensi penurunan penjualan kendaraan bermotor.

Pilihan Editor