;

Jakarta-Pemerintah Sudah Dapat Rp 279 M dari Pajak Netflix Cs

Benny 24 Nov 2020 Sinar Indonesia Baru

Realisasi pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) dari pengguna platform digital seperti Netflix, Spotify, Facebook, dan sebagainya terus meningkat. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo mengungkapkan, realisasi pajak digital dari Netflix Cs di bulan Oktober meningkat 306% dari bulan September, yakni mencapai Rp 297 miliar.

“Memang betul sampai September untuk setoran 6 PMSE (perdagangan melalui sistem elektronik) asing yang sudah kita tunjuk Rp 97 miliar. Sampai Oktober sudah ada 16 PMSE asing yang ditunjuk, dan setoran sampai Oktober 2020 adalah Rp 297 miliar,” ungkap Suryo dalam konferensi pers APBN KiTa edisi November untuk realisasi Oktober, Senin (23/11/2020).

Kenaikan yang cukup signifikan itu disebabkan utamanya oleh PMSE yang ditunjuk sebagai pemungut PPN semakin banyak. Untuk di bulan November, PMSE yang ditunjuk menjadi 24 platform, atau bertambah 8 platform dari bulan Oktober 2020. Lalu, di Desember juga akan bertambah lagi.


DPRD Pematangsiantar Setujui R-APBD Tahun 2021 Rp 916 Miliar Lebih

Benny 24 Nov 2020 Sinar Indonesia Baru

DPRD Pematangsiantar secara aklamasi menyetujui Ranperda tentang R-APBD Tahun 2021 Rp 916.719.840.742 menjadi Perda (Peraturan Daerah) pada rapat paripurna di Gedung Harungguan, Senin (23/11) sore, dihadiri Wali Kota Dr Hefriansyah SE MM. 

Pendapat akhir 7 fraksi (PDI-P, Golkar, Hanura, NasDem, Gerindra, Demokrat dan PAN Persatuan Indonesia) di rapat paripurna sebelumnya dipimpin Wakil Ketua DPRD Ronal Darwin Tampubolon SH didampingi Timbul M Lingga SH (ketua), menyatakan senada menerima dan ditetapkan Ranperda tentang R-APBD Tahun 2021 jadi Perda.

Plt Sekretaris DPRD Wanden Siboro SH membacakan komposisi inti Ranperda tentang R-APBD Tahun 2021 meliputi ; belanja Rp 916.719.840.742, pendapatan Rp 887.919.840.742 berarti defisit Rp 28.800.000.000. Pembiayaan daerah meliputi ; penerimaan pembiayaan daerah Rp 36.000.000.000 dan pengeluaran pembiayaan daerah Rp 7.200.000.000, pembiyaan netto Rp 28.800.000.000, sehingga SILPA tahun berkenan Rp 0 (nihil).

Di akhir penutupan rapat paripurna, pimpinan rapat mendaulat Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah menyampaikan pendapat akhir. Wali Kota memberi apresiasi kepada seluruh anggota DPRD atas kerja keras membahas dan memberi persetujuan Ranperda tentang rancangan APBD Tahun 2021.

 

 


Belanja Daerah Simalungun Tahun 2021 Rp 2,2 T Lebih

Benny 24 Nov 2020 Sinar Indonesia Baru

Rapat paripurna DPRD Simalungun, Senin (23/11) petang, dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021, berlangsung cukup singkat sekira setengah jam. 

Laporan hasil pembahasan Badan Anggaran disampaikan Maraden Sinaga. Hasil pembahasan Rancangan APBD Simalungun TA 2021 di antaranya, pendapatan daerah Rp 2.356.250.649.418, pendapatan transfer Rp 1.960.526.730.946, lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 149.430.862.500, belanja daerah Rp 2.252.831.996.773, pembiayaan daerah: penerimaan Rp 19.120.688.328 dan pengeluaran Rp 122.539.340.973. Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp 0.

Ketua DPRD Timbul Jaya Sibarani mengatakan, setelah penyampaian laporan Badan Anggaran atas hasil pembahasan Rancangan APBD TA 2021, pihak DPRD selanjutnya akan melakukan rapat masing-masing fraksi. Sesuai jadwal, setiap fraksi akan dimintai persetujuannya tentang R APBD TA 2021 untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) pada Rabu 24 November 2020.


Penerimaan Pajak Sumut I Terealisasi 78,51%

Benny 24 Nov 2020 Sinar Indonesia Baru

Plt Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sumatera Utara I Max Darmawan mengatakan, hingga 11 November 2020 realisasi penerimaan pajak di wilayah kerjanya sebesar 78.51% dari target senilai Rp16,68 triliun atau bertumbuh 3,12 % dari sebelumnya -2.62 %.

Secara nasional, capaian pertanggal 11 November 2020 adalah 72.32 % dari target sebesar Rp1.198,82 triliun, dan Growth -18.17 % dari sebelumnya -17.57 %. Max Darmawan menambahkan, peringkat pertama secara nasional masih diduduki Kanwil Kepri dengan capaian 86.89 % dari target Rp6.33 triliun dan Growth 1.44 % dari sebelumnya sebesar 2.15 %. “Kinerja pertumbuhan bruto dan netto Sumut I kembali pada kondisi off the track untuk pencapaian 100% di tahun ini,” ungkapnya

Belanja Negara Tumbuh 13,6%

R Hayuningtyas Putinda 24 Nov 2020 Investor Daily, 24 November 2020

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya berharap pada kuartal IV 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik, ke minus 1,6% hingga positif 0,6%. Pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi minus 3,49%, lebih baik dari kuartal II-2020 yang minus 5,32%. Sedangkan kuartal I masih tumbuh 2,97% (year on year), karena pandemi Covid-19 di Indonesia baru terkonfirmasi pertama kali di ujung triwulan I atau Maret lalu. Bahkan, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo lebih optimistis. Ia mengatakan pekan lalu, ekonomi RI diperkirakan positif pada kuartal IV-2020 atau sudah keluar dari resesi. 

Menkeu menjelaskan lebih lanjut, untuk belanja pemerintah pusat realisasinya Rp 1.343,8 triliun atau naik 19,9% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 1.120,8 triliun. Angka tersebut setara dengan 68% dari target serapan dalam APBN yang sebesar Rp 1.975,2 triliun Belanja non-K/L juga meningkat 26,8% dengan realisasi Rp 618,2 triliun. Ini mencapai 54,3% dari total anggaran dalam Perpres No 72 Tahun 2020. Menkeu juga memaparkan, realisasi pendapatan negara hingga akhir Oktober tahun ini tercatat mencapai Rp 1.276,9 triliun. 

Wavin Bangun Pabrik US$ 125 Juta di Batang

R Hayuningtyas Putinda 24 Nov 2020 Investor Daily, 24 November 2020

Produsen pipa plastik asal Belanda, Wavin BV akan membangun pabrik senilai US$ 125 juta atau Rp 1,7 triliun di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan Wavin dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Den Haag, Kamis (19/11). 

“Kami menawarkan Wavin bisa membangun pabriknya di KIT Batang. KIT Batang menawarkan harga tanah yang sangat kompetitif. Fasilitas dan infrastrukturnya juga sangat memadai,” kata Bahlil kepada Presiden APAC Wavin Group Freek Crump dan penanggung jawab Wavin wilayah Asia Pasifik Johanes Dress

Menurut Bahlil, dengan masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia, Wavin bisa berperan sebagai pemasok kebutuhan pipa, dan dapat memenuhi kebutuhan pipa nasional. Di sisi lain, dengan adanya kebijakan pemerintah memperketat impor untuk kebutuhan material pembangunan infrastruktur, Wavin telah mengambil langkah yang tepat dengan rencana pembangunan pabriknya di Indonesia. Bahlil mengungkapkan, produsen pipa itu berencana untuk membangun pabriknya di salah satu lokasi di Pulau Jawa. Namun berdasarkan kalkulasi logistik dan transportasi, wilayah tersebut kurang efisien. Sementara itu KIT Batang dinilai siap menyediakan lahan seluas 20 hektare untuk dijadikan lokasi investasi

Wavin merupakan produsen pipa plastik dunia berbasis di Zwolle, Belanda, dan telah berdiri sejak 1955. Perusahaan tersebut mampu mengembangkan berbagai produk pipa yang ramah lingkungan untuk kepentingan fasilitas drainase dan suplai air.

Di sisi lain, di tengah tekanan berat akibat pandemi Covid-19, realiasi investasi manufaktur mencapai Rp 72,3 triliun sepanjang kuartal III-2020, naik 69,3% dibandingkan periode sama tahun 2019. “Dari nilai investasi tersebut, sektor industri pengolahan berkontribusi sebesar 34,6% terhadap total investasi Indonesia yang sebesar Rp 209 triliun pada kuartal III-2020,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) R Janu Suryanto di Jakarta, belum lama ini

Janu melanjutkan, realisasi PMA sektor industri pengolahan pada Januari-September 2020 didominasi oleh sektor industri logam dasar dengan nilai US$ 4,4 miliar atau berkontribusi sebesar 45,8%. Selanjutnya, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia senilai US$ 1,21 miliar atau berkonbtribusi 12,5%, serta industri makanan sebesar US$ 1,07 miliar dengan kontribusi 11%.

Investasi Hijau, Belanda Incar Kebun Pala Papua

R Hayuningtyas Putinda 24 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Dikutip dari data Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian, pala di kabupaten Fakfak sebagian besar masih berupa hutan pala yang tersebar di delapan distrik, dengan volume produksi terbesar terdapat di Distrik Teluk Patipi. Hampir 80% lahan di Kabupaten Fakfak ditumbuhi oleh tanaman pala (myristica fragrans houtt). Luas area tanaman pala di Kabupaten Fakfak mencapai 6.071 hektare (58% dari total luas area ta naman pala di Provinsi Papua Barat) dengan produksi mencapai 1.884 ton (11% dari total produksi pala Indonesia), dengan jumlah petani yang terlibat langsung dalam budi daya tanaman pala sebanyak 2.300 KK.

Dia menuturkan bahwa investasi yang akan dibawa oleh Verstegen tersebut diharapkan dapat mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) karena banyaknya masyarakat yang berkebun pala. Dengan investasi di bidang perkebunan dan pengolahan pala, di harapkan pula harga komoditas rempah tersebut bisa terdongkrak dan bisa memiliki pasar tersendiri.

Pemerintah Provinsi Papua Barat diketahui terus berupaya mendorong pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk lima komoditas unggulan di daerah tersebut. Kelima komoditas unggulan meliputi kakao, rumput laut, kopi, pala, dan kelapa varietas dalam. Pemda setempat juga mendorong munculnya industri kreatif dari pengembangan komoditas unggulan tersebut.

Dalam grand desain yang disusun bersama sejumlah mitra pemerintah ini, kata Charlie, diantaranya mendorong agar industri kreatif muncul dari pengembangan lima komoditas unggulan tersebut. Dengan demikian, ada manfaat yang lebih besar serta dampak ekonomi yang lebih masif dari pengembangan itu.

 

Penerimaan Pajak, Pungutan Amblas, Konsolidasi Fiskal Rawan Bablas

R Hayuningtyas Putinda 24 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Mengacu pada data realisasi penerimaan yang dirilis Kementerian Keuangan, proyeksi paling optimistis realisasi penerimaan pajak pada tahun ini hanya berada di kisaran -13% dan angka pesimistis di kisaran -19% 

Ironisnya, di tengah tren kinerja penerimaan pajak yang terpuruk, sebuah laporan dari Tax Justice International justru menunjukkan bahwa praktik penggerusan pajak terus belangsung. Laporan itu mencatat, praktik penghindaran pajak memiliki dampak yang besar terhadap negara dengan penghasilan terbatas seperti Indonesia. Kajian paling anyar lembaga tersebut menunjukkan bahwa praktik penghindaran pajak di Indonesia mencapai US$4,86 miliar setiap tahun. Angka tersebut setara dengan 4,39% dari total penerimaan pajak nasional. Pajak yang hilang akibat penghindaran yang dilakukan oleh korporasi tercatat mencapai US$4,78 miliar. Adapun penerimaan pajak yang hilang karena orang kaya yang menyembunyikan kekayaannya di luar negeri mencapai US$78,83 juta.

Realisasi penerimaan pajak sampai Oktober 2020 tercatat mengalami kontraksi makin dalam. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi penerimaan hanya sebesar Rp826,9 triliun, terkontraksi sebesar 18,8%. Angka ini melebar dibandingkan dengan realisasi September yang hanya di kisaran 16%. Selain disebabkan oleh ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kontraksi penerimaan pajak tersebut juga disebabkan oleh banyaknya insentif untuk dunia usaha.

Di sisi lain, Danny Darussalam Tax Center (DDTC) telah melakukan penghitungan terbaru terkait dengan proyeksi penerimaan pajak pada tahun ini. Dalam kajiannya, DDTC mencatat penerimaan pajak pada tahun ini berada pada kisaran Rp1.084 triliun atau -19% untuk target pesimistis dan Rp1.154 triliun atau -13% untuk target yang optimistis.

Realisasi defisit APBN tersebut telah mencapai 73% dari target. Namun, Menkeu mengatakan besarnya defisit itu mengindikasikan bahwa tata kelola anggaran tergolong produktif.  

Infrastruktur Dasar, 15 Proyek SDA Siap Diresmikan

R Hayuningtyas Putinda 24 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mencatat ada 15 proyek bidang sumber daya air yang siap beroperasi setelah selesai dibangun secara tahun jamak. Direktur Bendungan dan Danau Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono menjelaskan masih merekap progres dari pembangunan bendungan lainnya 

Data Kementerian PUPR mencatat ada 46 proyek pembangunan bendungan existing, serta 16 proyek bendungan baru, di antaranya di Sumatra Selatan, Jambi, Banten, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Hingga 2019, daya tampung bendungan di Indonesia mencapai 13,53 miliar meter kubik dari total 235 bendungan, naik dari periode 2014 yang sebesar 12,42 miliar meter kubik dari total 220 bendungan. Tiga proyek SDA yang bakal segera beroperasi yaitu proyek Pompa Pengendali Banjir Sub Das Bendung, Sumatra Selatan, proyek pengendali banjir Sungai Asahan, Sumatra Utara serta proyek Perkuatan Tebing Sungai Martapura di Sumsel.

Pengiriman Ekspres 2021, Persaingan Jasa Kurir Kian Sengit

B. Wiyono 24 Nov 2020 Bisnis Indonesia

Head of Logistics PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) Junaidi mengatakan akan menyasar pasar logistik lebih luas lagi dengan memperluas jangkauan layanan pengiriman barang dari luar kota melalui Gosend Intercity Delivery dan juga meningkatkan kualitas layanan pengiriman barang melalui Gosend Web Portal. Junaidi menegaskan Gosend akan mempermudah para pengguna dan pelaku usahan mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan pasar khususnya pada masa adaaptasi kebiasaan baru. Untuk layanan Gosend Web portal memudahkan pengguna mengirim barang dala jumlah banyak ke beberapa alamat tujuan tanpa perlu khawatir dengan selisih harga. Data Gojek mencatat, sebanyak 94% pelaku UMKM yang juga social seller merasakan manfaat teknologi Gojek selama pandemi sebanyak 77% pengantaran dalam kota dan 32% Gosend Intercity.

CEO PT Global Jet Express (J&T Express) Robin Lo memfokuskan untuk mengembangkan pelayanan dari berbagai sisi seperti efisiensi paket dengan penggunaan mesin sortir otomatis pada gudang sortir yang ada di beberapa kota termasuk kota-kota kecil bisa memberikan efisiensi waktu sekaligus meminimalkan kontak dengan paket. Perusahaan meluncurkan layanan tambahan J&T Eco yang tersedia di lokapasar tertentu dan mencakup area Jabodetabek. Pada 2021, menurutnya peluang jasa pengiriman barang akan kian meningkat seiring dengan peningkatab transaksi online.

Sementara itu, VP of Marketing PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Eri Palgunadi tetap menargetkan bisnis pengiriman bisa tumbuh hingga 30% dengan disokong strategi kolaborasi dengan pihak-pihak dalam ekosistem dan mendukung kemajuan ekosistem merupakan solusi untuk mengatasi berbagai tantangan seperti pandemi Covid-19. Oleh karena itu, JNE menggelar program, seperti promosi diskon ongkos kirim guna mendorong minat masyarakat berbelanja online sekaligus memacu penjualan pelaku UMKM.

Sebaliknya, Presiden Direktur PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) Yulina Hastuti memunculkan sejumlah produk andalan yang baru saja dirilis selama pandemi Covid-19 yakni seller online booking yaitu layanan bagi penjual online yang dapat melakukan pemesanan langsung dan rutin melalui aplikasi sekaligus mengintegrasikannya dengan situs daring pelanggan. Yulina menargetkan Tiki fokus mengembangkan jaringan distribusi agar bisa menjangkau hingga lebih dari 90% wilayah Indonesia selama 5 tahun mendatang.

Pilihan Editor