Fuso Berkibar di Tengah Pandemi
Per Oktober 2020, pasar
kendaraan komersial ambles 50% menjadi 39.062
unit, dibandingkan periode
sama tahun lalu 77.662 unit.
Ini dipicu pandemi Covid-19, yang merontokkan
aktivitas bisnis, daya beli
masyarakat, serta pembatasan mobilitas secara ketat
pada kuartal II-2020.
Sementara itu, penjualan
Fuso pada periode sama
mencapai 19.007 unit, turun 44% dari 33.802 unit.
Alhasil, pangsa pasar Fuso
meningkat menjadi 48,7%
dari sebelumnya 43,5%.
Kini, Presiden Direktur Baru PT Krama Yudha Tiga Berlian Naoya Takai, telah mendapatkan izin dari pemerintah
Indonesia untuk datang
dan bertugas di Jakarta di
masa pandemi ini. Ada dua
hal penting yang menurutnya menjadi gaya kepemimpinannya, yaitu komunikasi
dan motivasi.
Di bawah komando pria yang akrab di sapa Rocky ini, KTB melakukan banyak penyesuaian untuk
menjalankan bisnis. Kini,
semua aktivitas sebagian
besar dilakukan secara
virtual seperti virtual customer gathering.
Dalam pandangan Rocky,
Indonesia adalah salah satu
pasar besar Fuso, yang
berpengalaman selama 30
tahun di bisnis otomotif
dunia. Ini akan membawa
KTB ke pertumbuhan berkelanjutan di pasar yang
menantang.
Pasar Fintech P2PL Cenderung Oligopoli
Kepala Eksekutif Pengawas
Industri Keuangan Non-Bank
(IKNB) Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) Riswinandi menjelaskan,
jumlah P2PL terus bertambah
tapi kontribusi belum merata.
Market share industri hanya
dikuasai oleh beberapa pemain
besar. Di lain sisi, mayoritas
P2PL memiliki penyaluran kecil
dengan kontribusi minim.
Riswinandi juga menilai, banyak penyelenggara fintech P2PL
yang tidak mampu memenuhi
persyaratan perizinan secara
benar dan tepat waktu. Beberapa
kali mereka kekurangan dokumen dan tidak siap dengan
infrastruktur sistem elektronik .
Berdasarkan data OJK, jumlah penyelenggara P2PL terus
bertambah. Hingga akhir 2019,
terdapat 164 perusahaan fintech
P2PL dan ada 35 perusahaan
yang sedang mengajukan pendaftaran. Namun hingga 28
November 2020, jumlah P2PL
tinggal sebanyak 153 perusahaan, meliputi 142 konvensional
dan 11 syariah.
Akumulasi pinjaman yang
diberikan fintech P2PL mencapai
Rp 137,6 triliun per akhir Oktober 2020, naik 102% secara year
on year (yoy), dengan outstanding saat ini tercatat Rp 13,24
triliun. Rekening peminjam mencapai 39 juta entitas atau naik
144% (yoy).
Riswinandi juga menyatakan,
tingkat keberhasilan pelunasan 90 hari sejak jatuh tempo
oleh peminjam atau diistilahkan
TKB90, cenderung menurun
hingga Juli 2020. Namun sejak
Agustus mulai membaik. TKB90
per Oktober tercatat 92,4%, yang
berarti ada 7,6% pinjaman yang
tidak tertagih.
Pada kesempatan ini, Risniwandi juga menyampaikan
sejumlah regulasi baru fintech
P2PL. Di antaranya adalah penghapusan status pendaftaran.
Dari 117 penyelenggara fintech P2PL yang dalam status
terdaftar, terdapat 10 pembatalan tanda terdaftar dikarenakan terlambat penyampaian
pengajuan permohonan izin,
30 sudah live demo dan site
visit, 16 sedang dalam proses pemenuhan dokumen, 44
mengulangi proses perizinan,
sisanya belum jatuh tempo satu
tahun perizinan
IRRA Raih Proyek Jarum Suntik Vaksin Korona
Program vaksinasi Covid-19 membawa berkah bagi PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). Emiten alat kesehatan itu meraih order pengadaan jarum suntik auto disable syringes (ADS) dari pemerintah pada 27 November 2020. IRRA telah meneken kontrak sales and purchase agreement (SPA) sebanyak 111 juta jarum suntik ADS. Nilai kontrak pengadaan jarum suntuk tersebut mencapai Rp 132 miliar.
Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif menyatakan, perolehan kontrak penyediaan jarum suntik sebanyak 111 juta unit itu merupakan order kedua dari pemerintah. Pada kuartal ketiga tahun ini, IRRA juga mendapatkan order dari pemerintah (Kementrian Kesehatan) sebanyak 35 juta alat suntik ADS 0,5 mililiter dan 0,05 ml untuk program vaksin imunisasi.
IRRA mengklaim alat suntik ADS mereka merupakan produk yang sudah sesuai standar WHO dengan TKDN di atas 60%. Produksinya dilakukan PT Oneject Indonesia (Oneject), yang merupakan sister company IRRA. Saat ini penggunaan jarum suntik ADS di Indonesia masih 20% dan 80% masih berupa syringe konvensional.
Direktur PT Itama Ranoraya Tbk , Pratoto Raharjo menambahkan, permintaan jarum ADS selain untuk program imunisasi dan Vaksin Covid-19, juga akan meningkat dari substitusi penggunaan jarum suntik konvensional (Non ADS) menjadi ADS. Pratoto menjelaskan, saat ini IRRA sedang mengalami transformasi model bisnis sesuai dengan visi HiTech Healthcare Solutions.
Pengalihan Sisa Dana Topang Belanja Awal 2021
Kebijakan penggunaan sisa dana dari hasil berbagi beban (burden sharing) antara pemerintah dan Bank Indonesia akan berdampak positif bagi proses pemulihan tahun depan. Dengan kebijakan ini, pemerintah bisa langsung melakukan belanja tanpa perlu khawatir masalah pembiayaan pada awal tahun.
Pada Sabtu (26/11/2020), Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 187/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dalam Rangka Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Tahun 2020 serta Penggunaan Sisa Dana Penerbitan SBN Tahun 2020 dalam Rangka Pembiayaan Pelaksanaan Lanjutan Kegiatan PC-PEN Tahun 2021.
Melalui regulasi itu, pemerintah dapat menggunakan sisa penerbitan dana SBN pada 2020 untuk pembiayaan lanjutan program PC-PEN 2021. SBN yang dimaksud adalah surat utang negara dan atau surat berharga syariah negara dengan tujuan tertentu, yaitu untuk PC-PEN 2020. SBN dengan tujuan tertentu itu diterbitkan melalui skema berbagi beban antara pemerintah dan BI.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, postur APBN 2021 didesain fleksibel terhadap perubahan. Pemerintah telah menyusun skema dan payung hukum agar sisa anggaran PC-PEN 2020 dapat dialihkan ke tahun 2021. Sisa anggaran tetap akan dicairkan sepanjang triwulan I-2021 untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. Adapun pada 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran PC-PEN senilai Rp 356,5 triliun.
Pakuwon Akuisisi Dua Pusat Belanja
Di tengah kelesuan bisnis ritel, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mengambil alih dua pusat belanja milik PT Delta Merlin Dunia Properti. Dua mal tersebut masing-masing berlokasi di Yogyakarta dan Solo.
Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Stefanus Ridwan, tak menyangkal kabar tersebut. “Iya benar”, ungkap dia kepada KONTAN, kemarin (29/11). Dua pusat belanja yang dijual Delta Merlin kepada Pakuwon Jati bernama Hartono Lifestyle Mall Jogja dan Hartono Lifestyle Mall Solo.
Berdasarkan informasi yang diperoleh KONTAN, Delta Merlin telah melayangkan surat kepada para penyewa di kedua pusat belanja itu. Intinya, Delta Merlin menyebutkan bahwa kepemilikan dan pengelolaan Hartono Lifestyle Mall Jogja dan Hartono Lifestyle Mall Solo secara resmi telah beralih dari PT Delta Merlin Dunia Properti kepada PT Pakuwon Permai, anak usaha PWON.
Sumber KONTAN yang terlibat dalam transaksi tersebut menyebutkan, ada dua mal dan satu hotel milik Delta Merlin yang dijual kepada Grup Pakuwon. Hartono Mall Solo, Hartono Mall Yogyakarta, dan Marriott Yogyakarta, bisik sumber tersebut kepada KONTAN, Minggu (29/11).
Pemda Pacu Belanja Dana Rp 402 Triliun
Pemerintah daerah memacu penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sesuai peraturan, sebelum tahun 2020 berakhir, guna menggairahkan sektor riil. Sampai 31 Oktober 2020, pemerintah daerah belum optimal membelanjakan anggaran Rp 402 triliun, yang nilainya signifikan untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Bupati Banyuasin Askolani Jasi mengungkapkan, saat ini penyerapan anggaran APBD Banyuasin, Sumsel, baru mencapai 80 persen. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Sekretariat Daerah Jateng Dyah Lukisari di Kota Semarang, Jumat, mengatakan, penyerapan anggaran Provinsi Jateng telah mencapai 79 persen dari Rp 27,32 triliun APBD-P Jateng 2020. Adapun Pemerintah Provinsi Papua baru mampu menyerap 60,93 persen dari Rp 14,7 triliun APBD 2020 Papua. Realisasi anggaran baru Rp 8,9 triliun sehingga masih ada Rp 5,7 triliun yang belum digunakan dengan waktu tersisa satu bulan pada tahun ini.
Penyerapan APBD yang belum sesuai harapan menjadi perhatian pemerintah pusat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, APBD seharusnya bisa dijalankan dan menjadi tambahan pengungkit perekonomian. Namun, ternyata realisasinya di daerah masih sangat rendah.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 5 November 2020, realisasi anggaran kesehatan baru Rp 14,93 triliun atau 49,12 persen dari alokasi Rp 30,4 triliun. Adapun anggaran jaring pengaman sosial terealisasi Rp 12,91 triliun (56,62 persen) dan dukungan ekonomi hanya Rp 2,75 triliun (14,3 persen).
Sri Mulyani mengatakan, realisasi anggaran yang rendah tecermin dalam postur APBD yang sampai 31 Oktober 2020 baru terealisasi Rp 678,41 triliun dari total belanja APBD Rp 1.080,71 triliun.
Korupsi Benur Lobster - KPK : Tak Tertutup Tersangka Baru KKP
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan terhadap kasus suap yang melibatkan Eddy Prabowo (EP), Menteri Kelautan dan Perikanan. Sebab dalam penetapan tujuh tersangka di kasus dugaan suap perizinan ekspor benur lobster ini, baru melibatkan satu pemberi suap.
Deputi Penindakan KPK Karyoto menjelaskan, saat ini tim terus melakukan pengembangan penyidikan dengan menggali dokumen, data dari transaksi elektronik. “Akan ada yang lain, akan kami informasikan hasil penyidikan apakah ada tersangka baru atau tidak,” katanya Kamis (26/11).
Pada kesempatan itu KPK juga menyampaikan ada dua tersangka yang sebelumnya tidak termasuk dalam penangkapan, telah menyerahkan diri ke penyidik KPK. KPK telah menetapkan tujuh orang yakni EP Menteri KKP, SAF Staf khusus menteri KKP, SWD pengurus PT ACK AF staf istri menteri KKP serta SJT direktur PT DPP.
Grup Djarum, Jawara Konglomerasi Finansial Swasta
Grup Djarum melalui Bank Central Asia (BCA), grup ini menyiapkan agenda korporasi untuk dua bank yang tahun lalu dibeli Bank Royal Indonesia dan Bank Rabobank Indonesia. Bank Royal bertransformasi sebagai Bank Digital BCA. Sementara Rabobank digabung dengan Bank BCA Syariah.
Mantan bohir BCA, Grup Salim menyiapkan ekspansi. Melalui Bank Ina Perdana Tbk (BINA) grup ini juga berencana menggenjot kinerja.
Direktur Utama Bank Ina Daniel Budirahayu mengungkap tahun depan pihaknya bakal fokus menggarap ekosistem Salim Group, “Kami akan fokus menggarap ekosistem Salim baik funding maupun lending,” katanya.
Berdasarkan aset, Grup Djarum adalah jawara konglomerasi keuangan. Ini tak lepas dari aset BCA yang sudah melewati Rp 1.000 triliun. Total jenderal, berdasarkan hitungan KONTAN, aset Grup Djarum di industri keuangan sekitar Rp 1.022 triliun. Menyusul CT Corp dengan total aset sekitar Rp 151 triliun. Lalu Sinar Mas dan Astra di kisaran Rp 90 triliun.
China Sepakat Batubara Indonesia, Harga Makin Panas
Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menyebut, akan ada peningkatan ekspor batubara ke China sebesar 200 juta ton di tahun mendatang. Ini akan ditinjau ulang setiap tahunnya.
Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Dileep Srivastava menyebut, kesepakatan ini akan memberikan kepastian terkait volume ekspor. “BUMI sebagai produsen terbesar diharapkan akan menjadi penerima manfaat dari perjanjian ini,” kata Dileep, Kamis (26/11).
Sepanjang sembilan bulan pertama 2020, volume penjualan batubara BUMI sekitar 60 juta-61 juta ton. Penjualan ke pasar China menyumbang 20% . ADRO menguat 4,62%. Sedang ITMG menguat 2,68% dan PTBA menanjak 3,51%. Harga saham MBAP juga menghijau, dengan penguatan 4,35%. Sementara BUMI menguat 5,56% ke level Rp 76.
Potensi Lahan Rawa Gambut HSU Luar Biasa
Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendapatkan dukungan dari Badan Restorasi Gambut (BRG) Indonesia dalam upaya memanfaatkan secara maksimal lahan gambut yang ada di HSU.
Bupati HSU Abdul Wahid, dalam sambutannya pada pembukaan Bio Expo Desa Peduli Gambut di Desa Banjang Kecamatan Panjang, Rabu (25/11), mengatakan sebanyak 16 desa dari 10 kecamatan yang masuk dalam desa peduli gambut nasional.
Wahid menjelaskan dalam kegiatan ini banyak hasil kerajinan dan olahan dari warga yang tinggal di daerah rawa gambut dengan memiliki nilai jual yang tinggi. Seperti kain sasirangan dengan pewarna alami, berbagai macam jenis kerajinan anyaman dari purun, eceng gondok dan bamban yang telah dimodifikasi menjadi barang dengan memiliki nilai jual lebih tinggi. Pasalnya hasil kerajinan dari HSU juga pernah dipamerkan di Berlin, Jerman dengan bantuan BRG.
“Respons dari warga luar negeri juga baik dengan hasil kerajinan dari HSU, ini menjadi semangat bagi para perajin untuk terus berinovasi untuk terus mengikuti kebutuhan pasar,” ungkapnya.
Dengan banyaknya perajin yang produktif membuktikan bahwa ekonomi warga lebih stabil terlebih dalam menghadapi berbagai kondisi seperti kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.









