;

Investasi Hijau, Belanda Incar Kebun Pala Papua

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 24 Nov 2020 Bisnis Indonesia
Investasi Hijau, Belanda Incar Kebun Pala Papua

Dikutip dari data Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian, pala di kabupaten Fakfak sebagian besar masih berupa hutan pala yang tersebar di delapan distrik, dengan volume produksi terbesar terdapat di Distrik Teluk Patipi. Hampir 80% lahan di Kabupaten Fakfak ditumbuhi oleh tanaman pala (myristica fragrans houtt). Luas area tanaman pala di Kabupaten Fakfak mencapai 6.071 hektare (58% dari total luas area ta naman pala di Provinsi Papua Barat) dengan produksi mencapai 1.884 ton (11% dari total produksi pala Indonesia), dengan jumlah petani yang terlibat langsung dalam budi daya tanaman pala sebanyak 2.300 KK.

Dia menuturkan bahwa investasi yang akan dibawa oleh Verstegen tersebut diharapkan dapat mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) karena banyaknya masyarakat yang berkebun pala. Dengan investasi di bidang perkebunan dan pengolahan pala, di harapkan pula harga komoditas rempah tersebut bisa terdongkrak dan bisa memiliki pasar tersendiri.

Pemerintah Provinsi Papua Barat diketahui terus berupaya mendorong pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk lima komoditas unggulan di daerah tersebut. Kelima komoditas unggulan meliputi kakao, rumput laut, kopi, pala, dan kelapa varietas dalam. Pemda setempat juga mendorong munculnya industri kreatif dari pengembangan komoditas unggulan tersebut.

Dalam grand desain yang disusun bersama sejumlah mitra pemerintah ini, kata Charlie, diantaranya mendorong agar industri kreatif muncul dari pengembangan lima komoditas unggulan tersebut. Dengan demikian, ada manfaat yang lebih besar serta dampak ekonomi yang lebih masif dari pengembangan itu.

 

Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :