Efek Domino Korona, Biaya Kontainer Meningkat
Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menyebutkan, tarif pengiriman barang ke luar negeri mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni 30%-40%. Hal tersebut antara lain akibat volume ekspor impor menyusut di hampir semua negara. Kenaikan itu untuk mengompensasi penurunan volume transaksi, baik di pelabuhan hingga bandara.
Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Zaldy Ilham Masita kepada KONTAN, Selasa (2/11). Menurut dia, kapasitas logistik di seluruh dunia menjadi terbatas dan menyebabkan biaya naik. Kenaikan itu untuk menutupi biaya operasional lainnya lantaran belum normalnya perdagangan. Selain itu, Zaldy menyebutkan, kenaikan harga pengiriman memakai kontainer karena keterbatasan jumlah kontainer di seluruh dunia.
Informasi yang diterima KONTAN menyebutkan, banyak kontainer yang berangkat ke China tetapi tak banyak kontainer yang datang kembali. Alhasil, kontainer di Indonesia tidak banyak beredar dan menyebabkan biaya pengiriman kontainer untuk ekspor menjadi naik.
Batubara : Kontraktor Mencuil Peluang Pasar China
Di tengah tekanan industri batubara saat ini, pelaku usaha jasa pertambangan berharap bisa ikut mencuil cuan dari peluang tersebut.
Adanya nota kesepahaman (MoU) antara Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dan CCTDA (China Coal Transportation and Distribution) untuk meningkatkan ekspor batubara termal menjadi prospek positif untuk pemulihan industri pertambangan pada tahun depan. Namun, sentimen positif itu tak otomatis berefek terhadap sektor jasa pertambangan.
Kepala Hubungan Investor PT Samindo Resources Tbk (MYOH) Ahmad Zaki Natsir juga berharap MoU Indonesia dan China bisa membawa imbas positif terhadap kontraktor jasa pertambangan. Namun mereka masih wait and see terkait peluang yang bisa diraih dari kerjasama itu.
Corporate Secretary PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Mukson Arif Rosyidi menyambut optimistis MoU APBI dan CCTDA. Menurut dia, pasar telah merespons positif kesepakatan ini. “Pelaku pertambangan batubara merespons positif setelah ada pandemi yang ditandai kontraksi ekonomi di kuartal kedua dan ketiga 2020”, ungkap dia.
Pukulan Bertubi-Tubi bagi Pebisnis Pariwisata
Hingga kuartal III-2020, rata-rata okupansi hotel secara nasional di level 30%. Angka ini sudah lumayan ketimbang saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan pada Maret lalu. Waktu itu, tingkat okupansi hotel berada di bawah 30%, bahkan menyentuh 5%-10%.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menilai, kebijakan pengurangan cuti sangat mendadak. Konsekuensinya, pelaku industri pariwisata akan kehilangan potensi pendapatan. Banyak tamu yang menuntut uang kembali. “Nah, mengembalikan uang konsumen itu bukan perkara mudah di bisnis perhotelan, karena prosesnya cukup panjang,” ungkap Maulana, kemarin (2/12).
Bukan hanya itu, para pengelola hotel harus membanting tarif sewa kamar. Menurut survei PHRI, harga jual kamar atau average room rate (ARR) pada periode long weekend umumnya naik 20%-30% dari tarif reguler menjadi Rp 600.000-Rp 650.000. Namun di lapangan, rata-rata ARR justru merosot hingga level Rp 350.000.
Bank Dunia: 75% Pekerja Terhenti pada Mei sudah Bekerja Kembali
Menteri Keuangan
(Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
mengatakan, 74% lebih pekerja yang
berhenti bekerja pada Mei 2020
karena terdampak Covid-19, saat
ini telah bekerja kembali. Hal ini
berdasarkan survei yang dilakukan
oleh Bank Dunia terkait dampak
pandemi Covid-19 dalam kurun
waktu Mei hingga Agustus 2020.
Ia mengatakan, mayoritas atau
sekitar 70% masyarakat telah kembali ke pekerjaan yang sama seperti
sebelum Covid-19. Adapun kepala
keluarga pencari nafkah yang berhenti bekerja juga proporsinya turun dari 24% menjadi 10%.
Ia mengatakan, employment sudah pulih secara signifikan di seluruh kelompok pendapatan dan
seluruh lokasi yang disurvei.
Ia mengatakan, employment sudah pulih secara signifikan di seluruh kelompok pendapatan dan
seluruh lokasi yang disurvei.
Selanjutnya untuk jumlah pengangguran di Indonesia tembus
9,77 juta orang pada Agustus 2020.
Angka itu naik 2,67 juta orang
dibandingkan periode yang sama
tahun lalu. Untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus
2020 melonjak menjadi 7,07%. Realisasi itu naik dari posisi Agustus
2019 yang sebesar 5,23%. TPT tertinggi tercatat di DKI Jakarta, yakni
10,95% sementara TPT terendah di
Sulawesi Barat sebesar 3,32%.
Pintek Raih Pendanaan US$ 5 Juta
Penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek) meraih pendanaan sebesar US$ 5 juta. Dana investasi tersebut untuk kebutuhan pengembangan produk dan teknologi perseroan. Pintek mengalami pertumbuhan yang kuat, dengan pendapatan yang meningkat 12 kali dari Januari hingga September 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan signifikan tersebut memvalidasi proposisi nilai perusahaan untuk menjadi pendorong seluruh ekosistem pendidikan, membiayai siswa, lembaga pendidikan dan pemasok kebutuhan pendidikan.
Managing Partner of Finch Capital Hans De Back mengatakan sangat senang menjadi investor utama dalam pendanaan kali ini. Termasuk turut serta menjalani komitmen serupa dengan visi Pintek untuk sektor pendidikan yang prospeknya menjanjikan. Pintek ingin ikut membantu meningkatkan kualitas dan keterjangkauan pendidikan di Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan formal dan nonformal, perusahaan teknologi pendidikan, vendor pendidikan, pemerintah dan yayasan.
Gula Pasir 1000 Ton Didatangkan dari Jateng
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2020 yang umumnya ditandai peningkatan daya beli konsumen, pemerintah berupaya menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Kepala Divisi Regional Bulog Kalsel, Arif Mandu mengungkapkan, untuk ketersediaan bahan pokok saat ini aman dan memadai.
“Stok beras saat ini lebih dari 7.000 ton, minyak goreng 34.000 liter, tepung terigu 14 ton, daging sapi beku 17 ton dan gula 19 ton. Sehingga menjelang HBKN tahun ini, seperti natal dan tahun baru, ketersediaannya dipastikan aman hingga tiga bulan ke depan,” jelas Arif Mandu, Rabu (2/12).
Ia menambahkan, pihak nya telah memesan gula pasir sebanyak 1.000 ton untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi di akhir tahun. “Saat ini pasokan gula pasir tersebut sudah dalam proses pengiriman dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menuju Banjarmasin melalui jalur laut,” tambahnya.
Harga minyak sawit diprediksi naik tahun depan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pembukaan IPOC yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (2/12) memproyeksi harga minyak sawit mentah atau CPO tahun 2021 akan mengalami peningkatan menjadi sekitar 668 dolar AS per ton.
Selain itu, lanjut dia, peningkatan harga CPO juga didukung oleh berlanjutnya kebijakan biodiesel yang diterapkan pemerintah melalui mandatori Program Biodiesel 30 atau B30, serta adanya peningkatan permintaan oleh mitra dagang besar.
Replanting atau peremajaan kebun sawit juga telah masuk dalam salah satu program strategis dalam penanganan pemulihan ekonomi nasional, untuk kepentingan kemudahan upaya tersebut akan lebih diupayakan kerja sama antara perkebunan dan pemerintah. Salah satu kerja samanya adalah dengan mengeluarkan proses peremajaan melalui pembentukan pinjaman usaha rakyat atau KUR.
Pajak Mobil Diharapkan Turun Jadi 20%
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan produksi mobil Nasional telah mencapai satu juta sejak tahun 2012. Namun, Produksi ini masih jauh dari kapasitas terpasang yang mencapai 2,35 juta unit. Menurut dia, saat ini pajak yang mesti dibayar konsumen mencapai 40% dari harga mobil. Dengan mengurangi setengah dari pajak itu menjadi 20%, maka dapat meningkatkan penjualan hingga 100%.
Selain itu, pemerintah juga sudah menelurkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai PpnBM yang mulai berlaku tahun 2021. Aturan itu mendasarkan pengenaan PPnBM mobil pada penggunaan BBM dan tingkat emisi. Pengenaan pajak berdasarkan tingkat emisi dilakukan guna mendorong produksi kendaraan dengan gas buang yang lebih rendah.
Dengan adanya peningkatan terhadap standar mesin, produksi mobil Indonesia bisa makin efisien, dimana mobil diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tapi sekaligus juga untuk diekspor. Pada 2025, produksi mobil dalam negeri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan domestik yang ditarget sebesar dua juta unit dan ekspor satu juta unit per tahun. Saat ini, konsumsi mobil dalam negeri baru mencapai 1,1 juta unit dan ekspor sekitar 300 ribu unit per tahun.
Produksi Otomotif saat ini menyerap setidaknya lebih dari 1,5 tenaga kerja, jumlah tersebut belum termasuk pekerja di UMKM penopang yang mencapai 1.500 perusahaan dengan 15 juta pekerja. Apabila produksi ditingkatkan sampai dua juta unit per tahun, industri otomotif bisa menambah serapan tenaga kerja hingga satu juta orang
Harga Pangan Dunia Melonjak Tajam
Food and Agriculture (FAO) menyampaikan bahwa komoditas pangan global naik tajam 105 poin ke level tertinggi pada November, dalam hampir enam tahun karena kondisi cuaca buruk. Laporan indeks Harga Pangan FAO selama satu bulan menunjukkan angka di kisaran 105 poin, naik 3,9% dari Oktober dan 6,5% dari tahun sebelumnya.
Kenaikan terbesar terjadi pada indeks harga minyak nabati yang mengalami lonjakan 14,5% karena rendahnya stok minyak sawit. Indeks harga sereal juga naik 2,5% dari Oktober sehingga membuat berada di level hampir 20% lebih tinggi dari tahun lalu. Harga ekspor gandum pun dilaporkan meningkat karena berkurangnya prospek panen di Argentina. Begitu halnya dengan harga jagung, dengan ekspektasi produksi yang lebih rendah di AS dan Ukraina dan pembelian besar-besaran di Tiongkok. FAO Menambahkan harga susu juga naik 0,9% mendekati level tertinggi 18 bulan karena adanya ledakan penjualan di Eropa. Harga daging dilaporan meningkat 0,9% dari Oktober, tetapi kemudian turun secara signifikan pada tahun lalu.
Pandemi Covid-19 memperburuk, dan mengintensifkan kondisi yang sudah rapuh yang disebabkan oleh konflik, hama dan gangguan cuaca, termasuk badai yang melanda Amerika Tengah dan banjir di Afrika. Risiko curah hujan di atas rata-rata di Afrika Selatan dan Asia Timur, sementara sebagian kawasan Asia Timur Dekat dan Afrika timur diperkirakan mengalami curah hujan berkurang.
Transaksi e-Commerce 2021 Diproyeksi Capai Rp 337 Triliun
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa Ekonomi dan Keuangan Digital akan meingkat pesat. Pada 2021 nilai transaksi e-commerce akan mencapai Rp 337 Triliun. Hal tersebut didorong oleh tren digitalisasi di Indonesia yang semakin cepat selama masa pandemi Covid-19 dan semakin terakselerasi. Prospek kinerja ekonomi pada 2021 semakin membaik seiring ketidakpastian yang mereda khususnya terkait pandemi Covid-19. Sehingga pertumbuhan ekonomi 2021 akan berada pada kisaran 4,80-5,8% year on year (yoy).
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan juga akan membaik di posisi 5% di 2021, setelah terpukul dalam selama pandemi dengan kontraksi 3,8% di 2020. hal tersebut didorong oleh dorongan stimulus fiskal dan moneter di sejumlah negara sepeti Amerika Serikat dan Tiongkok, serta meningkatnya mobilitas manusia dan aktivitas perekonomian.
Ekonomi yang pulih di seluruh daerah juga terjadi karena didorong oleh kenaikan ekspor dan perbaikan perekonomian global, juga perbaikan konsumsi rumah tangga yang sejalan dengan stimulus belanja sosial yang digulirkan oleh pemerintah lewat program pemulihan ekonomi nasional (PEN), kemudian investasi belanja modal dan investasi swasta dengan Omnibus Law Cipta Kerja serta meningkatnya mobilitas manusia dengan vaksinasi.









