Transaksi e-Commerce 2021 Diproyeksi Capai Rp 337 Triliun
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa Ekonomi dan Keuangan Digital akan meingkat pesat. Pada 2021 nilai transaksi e-commerce akan mencapai Rp 337 Triliun. Hal tersebut didorong oleh tren digitalisasi di Indonesia yang semakin cepat selama masa pandemi Covid-19 dan semakin terakselerasi. Prospek kinerja ekonomi pada 2021 semakin membaik seiring ketidakpastian yang mereda khususnya terkait pandemi Covid-19. Sehingga pertumbuhan ekonomi 2021 akan berada pada kisaran 4,80-5,8% year on year (yoy).
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan juga akan membaik di posisi 5% di 2021, setelah terpukul dalam selama pandemi dengan kontraksi 3,8% di 2020. hal tersebut didorong oleh dorongan stimulus fiskal dan moneter di sejumlah negara sepeti Amerika Serikat dan Tiongkok, serta meningkatnya mobilitas manusia dan aktivitas perekonomian.
Ekonomi yang pulih di seluruh daerah juga terjadi karena didorong oleh kenaikan ekspor dan perbaikan perekonomian global, juga perbaikan konsumsi rumah tangga yang sejalan dengan stimulus belanja sosial yang digulirkan oleh pemerintah lewat program pemulihan ekonomi nasional (PEN), kemudian investasi belanja modal dan investasi swasta dengan Omnibus Law Cipta Kerja serta meningkatnya mobilitas manusia dengan vaksinasi.
Tags :
#e-commercePostingan Terkait
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023