;

Tertutup bagi media, Ada Apa dengan Dapur MBG ?

Yoga 18 Jan 2025 Kompas
Dari ratusan dapur penyedia makan bergizi gratis di Nusa Tenggara Timur, baru dua dapur yang telah beroperasi. Namun, semuanya ”tertutup” bagi pihak luar. Seperti apa kondisi dapur untuk memenuhi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di NTT? Pertanyaan tersebut belum dapat dijawab bagi publik meskipun program MBG telah berlangsung selama dua pekan lamanya. Dari 749 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG di NTT, baru dua dapur yang telah beroperasi. Dua dapur tersebut pun hingga kini "tertutup” bagi pihak luar, termasuk bagi para jurnalis yang hendak meliput. Dapur tersebut melayani 12 sekolah yang terdiri dari 1 TK, 8 SD, 1 SMP, dan 2 SMA. Total penerimaan makan bergizi sebanyak 3.062 siswa. Setiap dapur dibatasi melayani sekitar 3.000 siswa. Ketertutupan terkait dapur menyisakan tanda tanya bagi banyak pihak. Publik ingin tahu asal-usul bahan baku yang digunakan hingga proses pengolahan makanan.

Masyarakat berharap agar pengelola program MBG lebih transparan sebagaimana harapan Presiden Prabowo Subianto. Dua dapur yang beroperasi di Noelbaki, Kabupaten Kupang, yang dikelola pihak ketiga, serta di Osmok, Kota Kupang, yang dikelola lewat kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI/Polri. Kedua dapur tersebut hanya bisa diakses terbatas sejak beroperasi mulai 6 Januari 2025 di Noelbaki dan 13 Januari 2025 di Osmok. Saat Kompas ke dapur Noelbaki, gerbang utama ditutup rapat. Petugas medis yang ingin masuk ke dalam halaman pun tidak diizinkan petugas keamanan. Untuk dapur Osmok, ketika ditinjau oleh Penjabat Gubernur NTT Andriko Noto Susanto dan Penjabat Wali Kota Kupang Linus Lusi, awak media sengaja tidak diajak. Hal ini berbeda dengan sejumlah dapur di daerah lain yang mengizinkan para jurnalis untuk melihat dari dekat proses pengolahan makanan.

Jurnalis yang masuk ke area dapur wajib mengikuti standar yang ditetapkan pihak dapur. Para jurnalis pun pada prosedur tersebut. Lexi (40), orangtua siswa di Kupang, berharap agar pengolahan makanan di dapur harus transparan dan dibuka kepada masyarakat. ”Masyarakat ingin tahu seperti apa kondisi di dalam dapur. Diolah seperti  apa dan kondisi dapurnya bagaimana,” ujar Lexi, Jumat (17/1/2025). Kekhawatiran warga menyusul muncul sejumlah kasus di beberapa tempat di Indonesia seperti makanan basi hingga siswa yang keracunan akibat mengonsumsi makanan. Di Kabupaten Kupang pada pekan lalu, siswa mengeluh tempe yang beraroma tak sedap. Kasus seperti itu jangan sampai terulang lagi. Terkait permohonan media untuk melihat proses pengolahan dapur MBG tersebut sudah pernah disampaikan kepada Florencio Mario Vieira, tim monitoring dari Badan Gizi Nasional. (Yoga)

Optimisme di Tengah Sentimen Positif Industri Sawit

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Bisnis Indonesia (H)

Diplomasi pemerintah Indonesia berhasil membuktikan bahwa kebijakan Uni Eropa yang mendiskriminasikan produk kelapa sawit Indonesia, khususnya biodiesel, bertentangan dengan prinsip perdagangan bebas. Keputusan Badan Penyelesaian Sengketa (DSB) WTO pada 10 Januari 2025 yang mengakui kebijakan diskriminasi Uni Eropa sebagai tidak sah, mengakhiri perjuangan panjang Indonesia yang dimulai sejak 2019. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kemenangan ini membuka peluang untuk mempercepat penyelesaian perjanjian dagang Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Keputusan ini juga memperkuat citra positif kelapa sawit Indonesia di dunia, karena negara-negara mitra dagang, seperti India, China, dan Pakistan, diharapkan tidak lagi menerapkan kebijakan diskriminatif terhadap produk sawit Indonesia. Ketua Bidang Kampanye Positif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Edi Suhardi, menambahkan bahwa putusan WTO ini akan memberikan dampak psikologis yang positif terhadap pasar internasional, mengurangi hambatan perdagangan, dan mendorong pemahaman bahwa produk sawit Indonesia tidak merusak lingkungan.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, juga mengharapkan agar negara-negara mitra dagang lainnya tidak mengikuti jejak Uni Eropa dalam menerapkan kebijakan diskriminatif terhadap produk sawit Indonesia.


Pemerintah Lebih percaya diri untuk pertumbuhan ekonomi 2025

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Bisnis Indonesia

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan akan mencapai 5,1% oleh Bank Indonesia dan Bank Dunia. Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, tetap optimistis dan mempertahankan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%. Airlangga menyatakan bahwa masih terlalu awal untuk mengubah target tersebut, mengingat kondisi ekonomi yang masih dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor sepanjang tahun. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerintah berharap pada momentum Ramadan dan Idulfitri yang diharapkan dapat meningkatkan konsumsi masyarakat. Selain itu, kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang sedang diproses juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia.

Bank Tanah Siapkan Lahan Strategis untuk Proyek Prioritas

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Bisnis Indonesia

Badan Bank Tanah (BBT) telah mengalokasikan lahan seluas 4,3 hektare di Kendal untuk pembangunan wilayah permukiman rumah subsidi yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pembangunan ini akan dilakukan oleh PT Asatu Realty Asri, pengembang proyek percontohan Bumi Svarga Asri (BSA), yang mengusung konsep rumah subsidi berbasis hunian hijau (green housing). Proyek ini menggandeng berbagai lembaga, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan bertujuan untuk menjadi model pembangunan rumah subsidi yang ramah lingkungan.

Direktur PT Asatu Realty Asri, Yudi Irawan, mengungkapkan bahwa proyek ini sudah dimulai dengan total 90 unit terbangun dari 386 unit yang direncanakan, dan 50 unit pertama untuk program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) 2025 sudah siap disalurkan. Meskipun biaya konstruksi untuk rumah berbasis hijau lebih tinggi 10% hingga 15% dibandingkan dengan rumah subsidi biasa, Yudi berharap pemerintah dapat segera mengkaji usulan kebijakan terkait rumah subsidi ini, karena penggunaan material ramah lingkungan memerlukan biaya tambahan, seperti langit-langit yang lebih tinggi untuk mengurangi emisi karbon.


Program Makan Bergizi Gratis Akan Ditingkatkan

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Bisnis Indonesia

Istana Kepresidenan memberikan tanggapan serius terhadap insiden keracunan yang melibatkan 40 siswa SDN Dukuh 03 Sukoharjo, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi menu MBG. Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa kejadian ini akan menjadi evaluasi penting untuk memperketat pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyajian menu MBG, terutama terkait dengan kualitas dan higienitas makanan. Selain itu, Hasan juga menjelaskan bahwa langkah-langkah telah diambil dengan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan memastikan bahwa pihak sekolah segera melaporkan kejadian tersebut ke SPPG dan Puskesmas.

Hasan menekankan pentingnya prosedur yang jelas, termasuk kewajiban untuk menyimpan sampel makanan selama 2x24 jam di setiap SPPG, guna mempermudah pelacakan penyebab masalah jika terjadi. Saat ini, sampel makanan yang terkait dengan kejadian tersebut sedang diperiksa oleh Dinas Kesehatan. Insiden ini mencerminkan upaya pemerintah untuk terus meningkatkan pengawasan dan penegakan SOP terkait penyajian makanan di sekolah demi menjaga kesehatan siswa.

Ekonomi Terhambat Akibat Lemahnya Daya Beli

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Kontan (H)
Kondisi ekonomi Indonesia di awal 2025 diperkirakan melemah akibat beberapa faktor utama. Jupriadi Tan, dari Tim Riset Verdhana Sekuritas, mengungkapkan daya beli masyarakat menurun secara signifikan, terutama di kalangan berpenghasilan setara atau di bawah upah minimum. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan biaya hidup sebesar 5,9% selama 2020–2024 yang tidak sebanding dengan kenaikan upah riil sebesar 2,1% pada periode yang sama.

Sektor bisnis juga mengalami penurunan. Survei Bank Indonesia (BI) memprediksi pelemahan kegiatan usaha pada kuartal I-2025, terutama di sektor tekstil, pengolahan tembakau, dan penyediaan akomodasi. Barra Kukuh Mamia, Head of Macroeconomic Research BCA, menekankan bahwa lemahnya daya beli diperburuk oleh banyaknya PHK di sektor manufaktur, sehingga kebijakan fiskal menjadi kunci untuk menggerakkan ekonomi dan mendukung daya beli masyarakat.

Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan menjadi 5,75% untuk merangsang ekonomi, sementara pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 4,7%–5,5%, lebih rendah dari target sebelumnya. Andry Asmoro, Chief Economist Bank Mandiri, menyoroti penurunan jumlah kelas menengah akibat kenaikan biaya hidup, yang berimplikasi pada melemahnya konsumsi domestik.

Selain itu, ketidakpastian global turut menjadi ancaman. Faisal Rachman, Head of Macroenomic and Financial Market Research Bank Permata, memperingatkan dampak kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden AS yang memicu kekhawatiran akan Trade War 2.0 dan inflasi AS yang sulit terkendali. Kondisi global ini diperkirakan akan memengaruhi ekonomi Indonesia secara negatif, dengan pertumbuhan ekonomi stagnan di kisaran 4,9%–5,1%, seperti diproyeksikan oleh World Bank dan berbagai ekonom.

Diskriminasi UE, Aturan Perdagangan Harus Diubah

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Kontan
Pemerintah Indonesia berhasil memenangkan sengketa dagang minyak kelapa sawit (CPO) melawan Uni Eropa (UE) di Badan Penyelesaian Sengketa WTO. Putusan Panel WTO yang disirkulasikan pada 10 Januari 2025 menyatakan bahwa UE melakukan diskriminasi terhadap biofuel berbahan baku kelapa sawit dari Indonesia dibandingkan dengan produk serupa dari UE, seperti rapeseed dan bunga matahari, serta kedelai dari negara lain.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa putusan ini mencegah kebijakan diskriminatif dan proteksionis yang berdampak pada perdagangan global. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah akan memantau perubahan regulasi UE untuk memastikan kepatuhan terhadap keputusan WTO.

Sengketa ini bermula pada Desember 2019, ketika Indonesia menggugat kebijakan Renewable Energy Directive (RED) II dan Delegated Regulation UE yang menghambat akses pasar kelapa sawit Indonesia. Kebijakan tersebut membatasi konsumsi biofuel berbahan baku sawit hingga 7% dan mengategorikan sawit dalam risiko alih fungsi lahan tinggi (high ILUC-risk), yang dianggap proteksionis dengan dalih kelestarian lingkungan.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, menyarankan agar Indonesia mengikuti langkah Malaysia dengan membahas lebih lanjut kebijakan UE berdasarkan putusan WTO. Jika laporan Panel WTO tidak diajukan banding, UE harus mengambil langkah konkret dalam waktu 60 hari untuk mematuhi kewajiban yang diatur WTO.

Keberhasilan ini, menurut Budi, adalah hasil koordinasi intensif antara pemerintah, pelaku industri, asosiasi kelapa sawit, tim ahli, dan kuasa hukum. Putusan ini diharapkan mengurangi hambatan perdagangan bagi CPO Indonesia di pasar internasional.

Cari Peluang Pada Program Perumahan

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Kontan
Program 3 juta rumah yang diusung pemerintah Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berdampak positif bagi sektor properti tetapi juga membuka peluang besar bagi industri asuransi, terutama melalui produk asuransi jiwa kredit (AJK).

Hengky Djojosantoso, Presiden Direktur Ciputra Life, menjelaskan bahwa produk AJK melindungi nasabah debitur kredit pemilikan rumah (KPR) dengan memberikan jaminan pelunasan kredit jika debitur meninggal dunia. Program ini akan meningkatkan volume pencairan kredit KPR, khususnya di bank-bank Himpunan Bank Negara (Himbara). Hengky juga optimistis bahwa bisnis AJK akan tumbuh seiring dengan target pembangunan pemerintah, daya beli masyarakat, dan pertumbuhan kredit.

Selain itu, regulasi baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu POJK 20 Tahun 2023, yang mulai berlaku pada Desember 2024, diharapkan memperbaiki pengelolaan produk AJK sekaligus memberikan perlindungan optimal bagi debitur.

Pengamat asuransi dan Ketua Umum Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI), Wahyudin Rahman, juga menyatakan bahwa program ini membawa potensi besar untuk industri asuransi, dengan proyeksi premi asuransi jiwa kredit mencapai Rp 1,1 triliun per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa program 3 juta rumah tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga memberikan dampak luas pada sektor asuransi.

Kentanix Bidik Keuntungan dari Bisnis Properti

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Kontan
PT Kentanix Supra Internasional (KSIX), emiten properti baru yang resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2025, telah beroperasi selama lebih dari empat dekade dengan menghadirkan 40.000 hunian di berbagai segmen. Dipimpin oleh Ferdinand Aryanto sebagai Direktur Utama, KSIX saat ini fokus pada pengembangan proyek di Bogor, Cileungsi, Cilegon, dan Bekasi.

Dari dana IPO sebesar Rp 144,94 miliar, KSIX berencana menggunakan 61,55% untuk modal kerja, 28,84% untuk setoran modal ke proyek Vila Bogor Indah 6, dan sisanya untuk operasional. KSIX memiliki portofolio properti meliputi Grand Nusa Indah, Vila Bogor Indah, dan proyek kolaborasi seperti Telaga Kahuripan dan Gading Icon Apartment, dengan target marketing sales sebesar Rp 300 miliar pada 2025, meningkat dari Rp 230 miliar pada 2024.

Sebagian besar saham KSIX dikuasai oleh perusahaan milik famili mendiang Boenjamin Setiawan, pendiri PT Kalbe Farma (KLBF), dengan figur utama seperti Franciscus Bing Aryanto dan Gerda Veronica sebagai pengendali utama. Meski memiliki landbank 200 ha dan proyek berjalan, saham KSIX terkoreksi tajam sebesar 33,62% menjadi Rp 300 per saham pada 17 Januari 2025, dibandingkan harga awal IPO.

KSIX tetap optimistis dengan pertumbuhan laba bersih 10% pada 2025, didukung oleh fokus pengembangan lahan seluas 30 hektare hingga 2026 dan diversifikasi proyek properti untuk masyarakat menengah.

Bank Kucurkan Dividen Besar Berkat Modal yang Kuat

Hairul Rizal 18 Jan 2025 Kontan
Bank-bank besar di Amerika Serikat mulai berani mengembalikan lebih banyak dana kepada pemegang saham melalui pembayaran dividen dan pembelian kembali saham (buyback). Berdasarkan data Bloomberg, enam bank terbesar di AS telah mengalokasikan lebih dari US$ 100 miliar untuk dividen dan buyback saham pada tahun 2024, menjadi nilai tertinggi sejak 2021.

Citigroup Inc. menjadi sorotan setelah akhirnya memutuskan buyback saham senilai US$ 20 miliar, meskipun sebelumnya fokus pada investasi di manajemen risiko. CFO Citigroup, Mark Mason, menyebut buyback saham sebagai strategi untuk menunjukkan kepada investor bahwa nilai saham perusahaan masih undervalued.

Jeremy Barnum, Direktur Keuangan JPMorgan Chase & Co., menyatakan bahwa perusahaan memiliki cukup banyak modal berlebih yang dihasilkan dari operasi dan laba. Dengan minimnya peluang investasi jangka pendek, JPMorgan memilih mengembalikan modal kepada pemegang saham melalui buyback. Aksi ini disukai investor karena dapat mengurangi jumlah saham beredar, sehingga meningkatkan nilai saham.

David Solomon, CEO Goldman Sachs Group Inc., optimistis terhadap kondisi perbankan AS. Ia berharap ada perubahan kebijakan di bawah pemerintahan baru, yang memungkinkan bank memiliki lebih banyak uang tunai untuk disalurkan sebagai kredit, tanpa tekanan untuk menambah modal berlebih.

Aksi ini menunjukkan bahwa bank-bank besar AS kembali fokus pada peningkatan nilai bagi pemegang saham, didukung oleh kondisi ekonomi yang lebih stabil dan peluang bisnis yang cerah.

Pilihan Editor