Program Makan Bergizi Gratis Akan Ditingkatkan
Istana Kepresidenan memberikan tanggapan serius terhadap insiden keracunan yang melibatkan 40 siswa SDN Dukuh 03 Sukoharjo, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi menu MBG. Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa kejadian ini akan menjadi evaluasi penting untuk memperketat pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyajian menu MBG, terutama terkait dengan kualitas dan higienitas makanan. Selain itu, Hasan juga menjelaskan bahwa langkah-langkah telah diambil dengan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan memastikan bahwa pihak sekolah segera melaporkan kejadian tersebut ke SPPG dan Puskesmas.
Hasan menekankan pentingnya prosedur yang jelas, termasuk kewajiban untuk menyimpan sampel makanan selama 2x24 jam di setiap SPPG, guna mempermudah pelacakan penyebab masalah jika terjadi. Saat ini, sampel makanan yang terkait dengan kejadian tersebut sedang diperiksa oleh Dinas Kesehatan. Insiden ini mencerminkan upaya pemerintah untuk terus meningkatkan pengawasan dan penegakan SOP terkait penyajian makanan di sekolah demi menjaga kesehatan siswa.
Ekonomi Terhambat Akibat Lemahnya Daya Beli
Diskriminasi UE, Aturan Perdagangan Harus Diubah
Cari Peluang Pada Program Perumahan
Kentanix Bidik Keuntungan dari Bisnis Properti
Bank Kucurkan Dividen Besar Berkat Modal yang Kuat
Periode 3 Tahun ini, Tapera Berhasil Menyalurkan Dana FLPP Rp 76 Triliun
PT Petrindo Jaya Kreasi Serap Dana IPO RP 245 Miliar
PT Pentrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) telah menyerap dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sejumlah Rp245,64 miliar, atau mencerminkan kurang lebih 68% dari jumlah dana hasil bersih IPO sebesar Rp363,93 miliar. Petrindo resmi mencatatkan (listing) saham perdananya pada 8 Maret 2023 dengan berhasil menghimpun dana sejumlah Rp317,8 miliar. Namun, setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp7,86 miliar, hasil bersih yang diraup Petrindo dari IPO menjadi Rp363,93 miliar. Dari hasil bersih ini, Petrindo kemudian merealisasikan penggunaan dana IPO tersebut sesuai dengan pengumuman dalam prospectus yaitu 39,95% untuk alokasi belanja modal (capital ekspenditure/capex) pembangunan stockpile (ISP) dan 60,05% setoran modal ke PT Tamtamma Perkasa (TP) selaku entitas anak perseroan. Sampai kini, emitan tambang milik konglomerat Prajogo Pangestu itu telah merealisasikan dana hasil IPO sebesar Rp27,1 miliar dari 39,95% atau setara Rp 145 miliar yang direncanakan. Sedangkan setoran modal kerja untuk PT Tamtama Perkasa yang sebesar Rp 218 miliar, seluruhnya sudah terserap. (Yetede)
Kembali Satu, Kadin Diminta Jaga Kekompakan dan Kerukunan
IIMS Diharapkan Bisa Jadi Pendongkrak Sektor Otomotif
Pergerakan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada 13-23 Februari 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta diharapkan dapat menjadi pendongkrak industri otomotif. Direktur Industri Maritime Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Dodiet Prasetya menerangkan kehadiran IIMS yang diperkenalkan line up teknologi industri otomotif terbaru, diharapkan bisa menjadi pengungkit naiknya kembali sektor produktivitas sektor otomotif. “Tentu saja Kemenperin sangat optimis bahwasanya bisa mencapai target produksi 1 juta unit di tahun ini,” kata dia. IIMS 2025 merupakan suatu ajang bagi sesama pelaku industri untuk berkolaborasi.
“Selain berkolaborasi acara ini diharapkan juga mampu memperkenalkan produk terbaru serta menjangkau bagi konsumen yang luas,” kata Dodiet. Hal utama yang diminta pemerintah dalam ajang ini yakni adanya pemberian diskon. Dia mengatakan, pemerintah sangat mengharapkan serta mendorong bagi para pabrikan dapat memberikan diskon yang istimewa, diskon yang special, sehingga harga kendaraan tersebut nantinya semakin bersaing dan mampu memenuhi ekspektasi daya beli masyarakat. Dodiet mengharapkan adanya penkanan dari promotor untuk selalu menyampaikan pesan ini pada seluruh eksibitor untuk selalu memberikan yang terbaik bagi para calon konsumen. (Yetede)









