;

Sri Mulyani Soroti Simpanan Pemda Rp 2000 T Parkir 10 Bulan di Bank

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Sinar Indonesia Baru

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa simpanan dana pemerintah daerah (pemda) di perbankan bertahan di atas Rp200 triliun hampir 10 bulan sepanjang 2020.

Pada November lalu, dia mengungkapkan dana pemda di perbankan masih berada di kisaran Rp218,6 triliun. Adapun, pada akhir Desember 2020, dana pemda yang masih mengendap di perbankan sebesar Rp93,96 triliun, turun 7,4 persen (year on year/yoy) dari periode yang sama pada 2019.

Di kesempatan berbeda, Sri Mulyani pernah mengatakan bahwa pemerintah akan mendorong agar belanja daerah lebih efektif dan produktif.


Harga Aneka Jenis Ikan Asin di Kota Pematangsiantar Semakin Melonjak

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Sinar Indonesia Baru

Harga aneka jenis ikan asin yang diperdagangkan di pasar -pasar tradisional Pematang-siantar, Kamis (28/1), semakin melonjak harganya.

Adapun jenis-jenis ikan asin yang mengalami lonjakan harga diantara, ikan teri Medan ( nasi) Rp 150.000 per kg -Rp 200.000 per kg, pekto Rp 140.000, ikan teri belah Rp 100.000 per kg, ikan teri belah putih Rp 120.000, ikan sampah Rp 80.000 per kg, ikan kerupuk Rp 100.000 per kg dan lainnya.


Pengusaha Hiburan Desak Relaksasi

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Surya

Para pengusaha Rumah Hiburan Umum (RHU) mendesak Pemkot Surabaya memberikan relaksasi saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiagan Masyarakat (PPKM).

“Tanggung jawab kami mempekerjakan karyawan. Tapi situasi saat ini seperti bakar uang, Kami ingin pencegahan penularan covid berjalan seiring dengan pemulihan ekonomi, “ kata Ketua Gabungan Pengusaha Rumah Hiburan Umum (Gaperhu) Kota Surabaya, Didit Indra Yuda, Kamis (28/1).

Para pengusaha RHU itu akhirnya mendesak relaksasi atas pemberlakuan Perwali 67/2020. Mereka siap memberlakukan protokoler kesehatan secara ketat, termasuk mempersilakan ada Satgas dari Gugus Tugas yang ditempatkan di setiap tempat hiburan.

Saat ini, berlaku Perwali 67 dalam pelaksanaan PPKM. Ada delapan jenis usaha di bidang RHU yang tidak boleh buka selama pandemi. Di antaranya bar atau rumah minum, karaoke, diskotik, pub, kelab malam, panti pijat, spa, dan bioskop.

 


Industri Perkebunan, Peremajaan Sawit 76,32% dari Target

R Hayuningtyas Putinda 29 Jan 2021 Bisnis Indonesia

Sepanjang 2020, realisasi peremajaan tanaman kelapa sawit atau replanting di Sumatra Utara mencapai 11.067 hektare (ha) atau 76,32% dari target seluas 14.500 ha. Adapun, Terdapat 15 kabupaten di Sumatra Utara yang lahannya di targetkan untuk mendapatkan replanting sawit, yakni Kabupaten Asahan, Batu Bara, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Langkat, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Deli Serdang, dan Pakpak Bharat. Peremajaan lahan sawit di masingmasing kabupaten ditargetkan seluas 1.500 ha. Kabupaten Padang Lawas Utara adalah daerah dengan realisasi replanting lahan sawit terluas di tahun 2020, yakni 2.018 ha, diikuti Tapanuli Tengah 1.379 ha, dan Labuhan Batu Utara 1.205 ha.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatra Utara Nazli mengatakan alokasi dana replanting kebun sawit pada tahun lalu adalah Rp 30 juta per ha. Dana tersebut bersumber dari pajak ekspor sawit yang dihimpun oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). “Kami hanya memfasilitasi, termasuk dana Rp30 juta per ha. Itu langsung masuk ke rekening petani di bawah payung kelompok tani,” katanya, Kamis (28/1). Berdasarkan data yang dicatatkan oleh Dinas Perkebunan Sumatra Utara, petani sawit yang menerima alokasi dana replanting kebun sawit berjumlah 4.998 pekebun yang tergabung dalam kelompok-kelompok tani.

Pada perkembangan lain, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Sumatra Selatan mencatat panen sawit hasil peremajaan kebun mencapai 1.000 ton tandan buah segar (TBS) hingga akhir 2020. Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex mengatakan sebanyak 1.000 ton TBS berasal dari kebun hasil replanting yang luasannya men capai 1.843 ha. Menurut Dodi, hasil yang maksimal dan lebih awal tersebut lantaran sejumlah faktor pendukung. Salah satunya, dibekali dengan bibit unggul berkualitas.

(Oleh - HR1)

Sewa Ruang Perkantoran 2021, E-Commerce Tetap Mendominasi

R Hayuningtyas Putinda 29 Jan 2021 Bisnis Indonesia

Sektor e-commerce diprediksi tetap mendominasi serapan ruang perkantoran di kawasan bisnis terpadu Jakarta pada tahun ini yang masih diwarnai pandemi Covid-19. Senior Advisor Research Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat mengatakan serapan ruang perkantoran di central business district (CBD) Ibu Kota memang menjadi incaran sektor perdagangan eletronik (e-commerce). Selain e-commerce, dia melanjutkan sektor logistik dan fast moving consumer goods (FMCG) juga masih mewarnai serapan pasar perkantoran di Jakarta.

Secara umum, imbuhnya, dari total ruang yang ada me mang terjadi penurunan serapan ruang. Namun, tidak terjadi pada ruang kantor di premium grade A, yang memiliki serapan paling positif saat ini. “Di antaranya karena ada tren lokasi dari para tenant yang memburu gedung dengan kualitas layanan prima dan teknologi yang menunjang protokol kesehatan,” tuturnya

Country Head dari Knight Frank Indonesia Willson Kalip menambahkan kondisi hunian perkantoran Jakarta masih menantang dengan penyerapan ruang yang masih didominasi dari relokasi. Salah satu yang bisa menjadi opsi pada kondisi okupansi perkantoran yang rendah adalah proses due deligence untuk proyek perkantoran yang sedang dikembangkan.

(Oleh - HR1)

Transportasi dan Logistik, Swasta Mulai Distribusikan Vaksin

R Hayuningtyas Putinda 29 Jan 2021 Bisnis Indonesia

Beberapa perusahaan transportasi dan logistik mulai sibuk mendistribusikan vaksin virus corona untuk membantu pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 yang bergulir awal Januari 2021. Perusahaan penerbangan seperti NAM Air (Sriwijaya Air Group) dan Garuda Indonesia sudah lebih dulu mengantarkan vaksin Covid-19 ke sejumlah wilayah, baik menggunakan penerbangan reguler maupun carter. 

Direktur Niaga Sriwijaya Air Group Henoch Rudi Iwanudin me ngatakan NAM Air telah menerbangkan vaksin Covid-19 dari Bandara Supadio Pontianak ke berbagai wilayah seperti Ketapang, Putussibau dan Sintang untuk diserahterimakan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten setempat mulai Rabu (27/1). 

Menurutnya, penerbangan NAM Air untuk mengantar vaksin Covid-19 merupakan penerbangan reguler NAM Air yang terdiri atas nomor penerbangan IN154, IN140 dan IN144. Rudi menjelaskan NAM Air telah memperoleh izin mengantarkan vaksin sejak dari Pontianak hingga ke daerah yang dituju. Selain bentuk kepercayaan dari Pemprov Kalimantan Barat, dia menegaskan distribusi yang dilakukan NAM Air itu merupakan bentuk dukungan mencegah penyebaran Covid-19. 

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Irfan Setiaputra men jelaskan Garuda juga te lah menyelesaikan tiga tahap pengangkutan vaksin Covid-19 sejak Desember 2020 hingga awal 2021. Corporate Secretary Dewata Freight International Nur Hasanah mengatakan pendistribusian vaksin akan menjadi salah satu yang di bidik kendati bukan menjadi fokus utama perseroan. Menurutnya, emiten dengan kode saham DEAL lebih berfokus kepada distribusi farmasi dan alat kesehatan. Nur menyatakan DEAL telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Promosindo Medika (Promedik), anak usaha PT Indofarma Global Medika. 

Direktur utama Dewata Freight International Bimada menyatakan nilai impor dari industri pengolahan barang konsumsi pada Oktober 2020 khusus industri farmasi, produk obat kimia dan produk obat tradisional mencapai US$65,89 miliar. Besarnya nilai pasar tersebut akan menjadi pasar yang cukup potensial untuk memulai model bisnis logistik terintegrasi. Bimada juga menjelaskan penandatanganan MoU dengan anak usaha Indofarma itu membuka peluang bagi anak usaha PT Arrow Chain Management Logistics (ACML) untuk mengembangkan pergudangan dan transportasi distribusi rantai pasok dingin (cold chain).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan dalam kegiatan distribusi ini nantinya ada dua penanggung jawab yakni Kementerian Kesehatan untuk vaksin jenis bantuan pemerintah dan Kementerian BUMN untuk vaksin mandiri. Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma (Persero) Soleh Udin Al Ayubi menyebut saat ini sudah ada tiga anak perusahaan yang akan mendistribusikan vaksin covid-19 yakni PBF-Bio Farma, PT Kimia Farma Trading & Distribution, dan PT Indofarma Global Medika (IGM). Menurutnya, ketiganya dipastikan sudah memiliki kemampuan dan infrastruktur yang memadai dalam kegiatan distribusi vaksin.

Meterai Tempel Rp 10.000 Akhirnya Disistribusikan

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Kontan

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memperkenalkan meterai tempel baru sebagai pengganti meterai tempel lama desain tahun 2014, Kamis (28/1). Kini, meterai tempel bertarif Rp 10.000 tersebut, sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

Adapun stok meterai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, masih bisa digunakan hingga 31 Desember 2021 mendatang, dengan nilai paling sedikit Rp 9.000. Caranya, dengan membubuhkan tiga meterai masing-masing senilai Rp 3.000, dua meterai masing-masing Rp 6.000, atau meterai Rp 3.000 dan Rp 6.000 pada dokumen.


Penerimaan Pajak Korporasi Turun Drastis

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Kontan

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) melihat penerimaan pajak penghasilan (PPh) Pasal 25 dan PPh Pasal 29 di tahun ini loyo, bahkan sepi setoran.

Berdasarkan data Kemkeu, realisasi penerimaan pajak tahun lalu sebesar Rp 1.070,0 triliun. Dengan demikian, kinerja penerimaan pajak 2020 mencatatkan selisih alias shortfall sebesar Rp 128,82 triliun dari target 2020 senilai Rp 1.198,82 triliun.

Dari angka itu, penerimaan PPh Pasal 25/29 memberikan kontribusi 15,87% terhadap total penerimaan pajak. Tercatat, realisasi PPh Pasal 26/29 pada 2020 sebesar Rp 169,81 triliun. Pada tahun lalu, jenis penerimaan ini juga telah mencatatkan kontraksi 36,07% year on year (yoy).

Lebih terperinci, realisasi PPh Pasal 25/29 WP badan hanya sebesar Rp 158,25 triliun, turun 37,80% yoy. Sementara, pemerintah mematok target penerimaan pajak di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, sebesar Rp 1.229,6 triliun. Angka ini naik 14,9% dibanding realisasi tahun 2020.


Efek Pandemi, Indeks Korupsi Indonesia Subur

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Kontan

Transparency International Indonesia (TII) merilis Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia untuk tahun 2020. Dari penelitian yang dilakukan lembaga tersebut Indonesia mengalami penurunan poin dari tahun 2019. IPK tahun 2020 Indonesia mengantongi 37 poin atau turun tiga poin dari 2019 yang sebesar 40 poin.

Nilai poin tersebut jelas masuk kategori merah, karena Til membuat skor dari O sampai 100. Dan nilai tertinggi untuk negara yang minim tingkat korupsinya.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sudah menduga IPK Indonesia bakal melorot. Pertama, soal kontroversi Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengundang polemik di masyarakat.

Kedua, adanya potongan hukuman kepada koruptor oleh Mahkamah Agung, Tindakan korting hukuman juga dinilai bisa jadi salah satu turunnya persepsi publik.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Nurul Ghufron menilai kasus korupsi yang terjadi belankangan ini, seperti bansos, karena adanya kelonggaran pengawasan akibat pandemi.


KKP Evaluasi Aturan Soal Cantrang

Mohamad Sajili 29 Jan 2021 Kompas

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengevaluasi pelegalan cantrang sebagai alat tangkap kapal perikanan. Legalisasi cantrang dinilai merusak lingkungan, mengganggu nelayan kecil, dan memicu konflik sosial di lapangan. Pemerintah pusat berencana untuk tidak lagi memberikan izin penambahan kapal cantrang.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Muhammad Zaini menyatakan, KKP kini tengah meninjau ulang legalisasi cantrang. Proses evaluasi direncanakan berlangsung selama satu bulan dan hasilnya akan dilaporkan ke Komisi IV DPR.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Rabu (27/1/2021), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pihaknya tengah mengkaji dan mengevaluasi legalisasi kembali alat tangkap cantrang dengan melibatkan masukan dari berbagai pihak.

Saat ini, pihaknya menunda legalisasi cantrang yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas. Aturan itu menggantikan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 71 Tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di WPP RI.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Riau Agus Sukarno menambahkan, pemerintah pusat diharapkan meninjau ulang Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 59/2020 agar ke depan nelayan tradisional juga dapat ikut menikmati kekayaan sumber daya perikanan di WPP 711.


Pilihan Editor