Bappenas: Ekonomi Sirkular Bisa Sumbang Rp 642 Triliun PDB
Penerapan ekonomi sirkular pada lima sektor industri berpotensi menghasilkan tambahan produk domestik bruto (PDB) secara keseluruhan di kisaran Rp 593 triliun hingga Rp 642 triliun. Oleh karena itu, penerapan ekonomi sirkular ini dinilai penting bagi pemulihan ekonomi dan reformasi sosial. Kelima sektor tersebut yaitu industri makanan dan minuman, tekstil, perdagangan gro sir dan eceran (fokus pada kemasan plastik), konstruksi, serta elektronik. Selain itu, im plementasi konsep ekonomi sirkular di kelima sektor juga dapat menciptakan sekitar 4,4 juta lapangan kerja baru hingga tahun 2030.
"Implementasi ekonomi sirkular diharapkan dapat menjadi
salah satu kebijakan strategis
dan terobosan untuk membangun kembali Indonesia yang
lebih tangguh pasca-Covid19,"
kata Menteri Perencanaan
Pembangunan Nasional(PPN)/
Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa
dalam keterangan tertulis di
Jakarta, Selasa (26/1).
Adapun potensi pendapatan itu berdasarkan hasil studi yang termuat dalam laporan The Economic, Social and Environmental Benefits of A Circular Economy in Indonesia. Studi itu dilakukan atas kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan PBB untuk Program Pembangunan (UNDP) Indonesia serta didukung Pemerintah Kerajaan Denmark.
Kementerian PPN/Bappenas memproyeksi, penerapan
model ekonomi sirkular juga
dapat menurunkan emisi gas
rumah kaca (GRK) Indonesia
yang cukup signifikan.
Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam
Kementerian PPN/Bappenas
Arifin Rudiyanto menambahkan selain dampak ekonomi,
ekonomi sirkular juga memberi dampak signifikan pada
lingkungan.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Denmark Lea Wermelin mengatakan model ekonomi sirkular membuka peluang bagi para pelaku ekonomi untuk mengurangi konsumsi bahan, produksi limbah, dan emisi sekaligus mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Senada dengan itu, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Norimasa Shimomura menekankan, Indonesia dapat memperoleh manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang sangat besar dari penerapan ekonomi sirkular.
(Oleh - HR1)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023