Elastisitas Penerimaan Pajak, Daya Pungut Benjut
Bisnis, JAKARTA — Daya pungut pajak oleh pemerintah sepanjang tahun lalu terpantau sangat rendah. Hal ini tecermin dari elastisitas penerimaan pajak yang terjun lebih dalam dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.
Berdasarkan penghitungan Bisnis, elastisitas antara penerimaan pajak dan pertumbuhan ekonomi (tax buoyancy) pada tahun lalu mencapai 7,8. Artinya, setiap 1% kontraksi ekonomi nasional menghasilkan kontraksi penerimaan pajak sebesar 7,8%.
Angka ini juga mengonfirmasi bahwa di saat perekonomian turun, penerimaan pajak justru makin elastis.
Sekadar informasi, realisasi penerimaan pajak pada tahun lalu tercatat mencapai Rp1.070,0 triliun, turun sebesar 19,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Adapun produk domestik bruto (PDB) nominal tercatat -2,51%.
Direktur Potensi Penerimaan dan Kepatuhan Pajak Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Ihsan Priyawibawa tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan Bisnis terkait dengan angka tax buoyancy tersebut.
Tax buoyancy sangat penting untuk mewujudkan penerimaan perpajakan yang berkelanjutan seiring dengan tumbuhnya ekonomi.
Kondisi tersebut memiliki kaitan erat dengan relatif tingginya shadow economy dan belum maksimalnya tingkat kepatuhan wajib pajak.
Pengamat pajak DDTC Bawono Kristiaji mengatakan, elastisitas yang kian tinggi adalah sesuatu yang lazim di masa krisis dan pemulihan sebagaimana tahun lalu saat ekonomi tertekan akibat pandemi Covid-19.
Khusus dalam konteks Indonesia, sektor yang selama ini berkontribusi besar bagi penerimaan pajak seperti manufaktur, perdagangan besar, serta pertambangan terkontraksi cukup dalam.
Pertama pelemahan ekonomi yang membuat penerimaan pajak terkontraksi, dan kedua adanya berbagai relaksasi atau insentif yang diberikan pemerintah.
Dia menambahkan, pada saat ekonomi dalam kondisi normal seperti halnya kinerja dalam satu dekade terakhir yakni 2010—2019, kata dia, tax buoyancy Indonesia secara rata-rata adalah 0,83 atau kurang dari 1.
Artinya, setiap 1% pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode tersebut, secara rata-rata hanya berkontribusi bagi pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 0,83%.
Angka di bawah 1 ini mengakibatkan tren penurunan tax ratio atau rasio pajak karena pertumbuhan PDB jauh lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan penerimaan pajak.
Penyebab hal tersebut biasanya dikarenakan oleh mismatch antara sektor yang memiliki pertumbuhan PDB tinggi dan sektor yang penerimaan pajaknya tinggi.
RASIO PAJAK
Sementara itu, selain tax buoyancy yang relatif rendah, konsekuensi yang harus dihadapi pemerintah jika penerimaan pajak tak kunjung membaik adalah melesetnya target rasio pajak.
Bisnis menghitung, rasio pajak dalam arti sempit sepanjang tahun lalu tercatat 6,9%, kemudian rasio pajak dalam arti sedang 8,3%, dan rasio pajak dalam arti luas 8,9%.
Realisasi ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana rasio pajak dalam arti luas sebesar 10,7%, sementara rasio pajak dalam arti menengah 9,7%, dan rasio pajak dalam arti sempit 8,42%.
Adapun rasio pajak dalam arti menengah adalah penjumlahan penerimaan Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai dibagi dengan PDB.
Sementara itu, rasio pajak dalam arti luas yakni penghitungan total penerimaan yang dihimpun Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sumber daya alam (SDA) yang kemudian dibagi PDB.
(oleh - HR1)
Pemprov Sumut Targetkan Semua Aset Tanah Tersertifikasi Tahun 2024
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan semua aset tanah yang dimiliki dapat tersertifikasi di tahun 2024. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan aset-aset tanah milik Pemprov Sumut dari klaim pihak lain.
Dari total 3.263 persil aset tanah milik Pemprov Sumut, sebanyak 1.713 persil di antaranya sudah bersertifikat, sedangkan sisanya 1.550 masih dalam proses.
Di tahun 2019 Pemprov Sumut berhasil menyertifikasi 53 aset tanah dengan target yang diberikan KPK 50 persil tanah. Di tahun 2020 kembali melebihi target yang diberikan yaitu 100 persil, Pemprov Sumut berhasil menyertifikasi 149 aset tanah.
Selain aset tanah, Pemprov Sumut juga sedang berupaya untuk menertibkan aset kendaraan bermotor. Ada 71 unit kendaraan yang akan ditertibkan, di antaranya 22 kendaraan roda empat dan 49 unit kendaraan roda dua.
Berkat Koperasi, Blitar Bisa Pasok 200 Ton Telur per Hari ke Penjuru Negeri
Sebagai penghasil telur di Indonesia, Kabupaten Blitar punya andil besar dalam pasokan telur nasional. Sebanyak 30% pasokan telur yang ada di Tanah Air berasal dari Blitar.
Salah satu faktor pendorong dalam distribusi telur adalah koperasi yang punya peran penting dalam memasarkan komoditi unggulan ini. Salah satu koperasi yang mempunyai peran besar adalah Koperasi Putera Blitar pimpinan Sukarman (60).
Terbentuk di tahun 2017, Koperasi Putera Blitar memiliki anggota sebanyak 427 anggota yang tersebar di seluruh Kabupaten Blitar. Tak tanggung-tanggung sebanyak 200-250 ton telur per hari mampu dihasilkan koperasi ini.
Dalam distribusinya, anggota koperasi akan mengirimkan telur-telur yang sudah siap jual ke koperasi untuk nantinya dipilah-pilah sesuai kategori telur. Ada 2 kategori telur yang siap untuk dijual yaitu telur merah dan telur krem.
China Masih Dominasi Ekspor Impor RI
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat China masih mendominasi di neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2021. China menjadi negara nomor satu tujuan ekspor maupun impor Tanah Air.
Neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus US$ 1,96 miliar di Januari 2021. Hal ini karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan nilai impor. Otoritas statistik mencatat, nilai ekspor sebesar US$ 15,30 miliar dan nilai impor US$ 13,34 miliar di Januari tahun ini.
Dominasi China, dikatakan Kepala BPS Suhariyanto terlihat dari pangsa pasar ekspor Indonesia yang sebesar 21,16% dari total ekspor US$ 15,30 miliar tertuju ke negeri Tirai Bambu.
Dari sisi impor, pria yang akrab disapa Kecuk ini mengatakan China masih menguasai pangsa pasarnya dengan 35,18% atau setara US$ 4,15 miliar dari total impor yang sebesar US$ 13,34 miliar.
Menyoal Kebijakan Hilirisasi Nikel
Setelah ekspor komoditas sawit yang dipersoalkan oleh negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (EU) yang kemudian digugat oleh Pemerintah Indonesia, maka muncullah gugatan lain soal ekspor nikel yang dilarang oleh Pemerintah Indonesia ke Uni Eropa. Pada kasus perlakuan Uni Eropa atas ekspor komoditas sawit.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil prakarsa medorong semua pihak ikut ambil bagian dalam kampanye positif minyak kelapa sawit (CPO). Hal ini merupakan tanggapan balik (respon) terhadap kebijakan Uni Eropa selama ini atas produk sawit Indonesia yang memperoleh perlakuan diskriminatif dan mendapat kampanye hitam di pasar internasional. Pemerintah memang tidak tinggal diam dengan diskriminasi dan kampanye negatif sawit tersebut, apalagi selama ini, CPO merupakan komoditas ekspor andalan Indonesia.
Rasionalitas Ekspor Impor
Pemerintah Indonesia setidaknya selama pemerintahan Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marinves) Luhut Binsar Panjaitan terus menggencarkan kebijakan hilirisasi mineral dan batu bara agar memperoleh keuntungan lebih banyak dibandingkan hanya menggali dan menjual tambang mentah. Salah satu komoditas mineral yang pesat kemajuan pembangunan hilirnya adalah industri yang berbahan baku nikel.
Sebanyak-banyaknya, bahkan seperti dikejar 'hantu" pemerintah dalam membangun industri ini, dan tak hanya smelter bijih nikel, namun pabrik turunan lainnya seperti stainless steel hingga komponen baterai juga sedang dibangun.
Hal tersebut tentunya saja sesuatu yang baik dan positif saja, sebab membutuhkan lebih banyak bijih nikel yang harus diproduksi, dan Indonesia merupakan produsen terbesar dunia. Namun, meskipun telah masuk dalam rencana strategis pemerintah, semestinya pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dan Kemendag harus melakukannya secara komprehensif, aktual dan rasional.
Berdasarkan teori ekonomi atas permintaan dan penawaran atas produk atau komoditas, maka perdagangan internasional atau ekspor dan Impor juga memenuhi prinsip ini. Ekspor-Impor itu bukanlah soal hak dan kewajiban sebagaimana ketentuan halal dan haram sebuah zat atau kandungan makanan dalam ajaran agama. Kebijakan ekspor harus dilakukan disebabkan oleh adanya kelebihan pasokan (supply) di dalam negeri atau belum mampu mengolah bahan mentah menjadi produk jadi, dan itu sah saja.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) telah mempublikasikan data selama Semester I 2020, produksi minyak sawit Indonesia dan turunannya telah mencapai sebesar 23,47 Juta ton. Industri kelapa sawit mulai menunjukan kecenderungan adanya pemulihan ketika menghadapi situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Tingkat produktivitas kembali mencatatkan peningkatan pada akhir Kuartal III 2020. Menurut laporan Gapki tersebut, produksi minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) pada September 2020 sejumlah 4,73 Juta Ton, meningkat dibanding produksi bulan Agustus 2020 yang sebesar 4,38 Juta Ton.
Sementara, nilai ekspor produk sawit pada bulan September
Tahun 2020 mencapai sejumlah US$ 1.871 Juta, atau mengalami kenaikan sebesar10
persen dibandingkan bulan Agustus yang sekitar US$ 1.697 Juta. Bahkan, total
nilai ekspor produk sawit selama Januari-September 2020 mencapai US$ 15.498
Juta. Jumlah tersebut merupakan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan
periode yang sama pada Tahun 2019 yang sebesar US$ 14.458 Juta.
Kebijakan Perdagangan
Diilain pihak, Indonesia merupakan produsen bijih nikel terbesar di dunia sepanjang tahun lalu, 2019. Merujuk pada data yang disampaikan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM, pada tahun 2019 lalu, total produksi nikel dunia mencapai 2.668.000 ton Ni. Dari jumlah itu, sejumlah 800.000 ton Ni atau hampir 30 persen berasal dari Indonesia.
Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono menyampaikan, produksi bijih nikel Indonesia sebanyak 800.000 ton Ni pada tahun lalu menjadi yang terbesar di dunia. Disusul oleh Filipina dengan 420.000 ton Ni dan Rusia sebanyak 270.000 ton Ni. New Caledonia sebesar 220.000 ton Ni dan negara lainnya dengan total 958.000 ton Ni. Indonesia secara global menduduki sebagai produsen nikel terbesar pada tahun 2019, dari sekitar produksi nikel 2,6 juta ton, Indonesia menghasilkan sekitar 800 ribu ton nikel.
Sementara itu, berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.16 tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian ESDM tahun 2020-2024, produksi bijih nikel diperkirakan naik hampir tiga kali lipat menjadi 71,40 juta ton pada 2024 dari tahun ini sekitar 19,31 juta ton. Permen ESDM ini ditetapkan Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 18 September 2020 dan berlaku sejak diundangkan pada 25 September 2020. Maka, peningkatan produksi bijih nikel mulai terlihat pada 2021 menjadi 30,10 juta ton, lalu mengalami kenaikan lagi, yaitu menjadi 59,94 juta ton pada Tahun 2020, dan 71,74 juta ton pada 2023.
Sejalan dengan peningkatan produksi bijih nikel, bijih yang
diolah di dalam negeri pun mengalami peningkatan. Bijih yang diolah di dalam
negeri menjadi sasaran (target) pemerintah akan naik menjadi 52,14 Juta ton
pada 2024 dari 12,77 Juta Ton pada Tahun 2020 lalu. Artinya, meskipun belum
sepenuhnya bijih nikel yang diproduksi itu diolah di smelter dalam negeri,
namun terjadi peningkatan rasio bijih nikel yang diolah di smelter di dalam
negeri menjadi 73% pada 2024 dari Tahun 2020 yang hanya sekitar 66%.
Dilain pihak, pasar internasional bijih nikel
dengan kadar 1,65 persen dihargai US$ 43-46 per ton, justru APNI optimistis
pembukaan keran ekspor dapat mendatangkan devisa untuk negara. Jika kran ekspor
dibuka kembali untuk tiga tahun ke depan, maka proyeksi APNI penerimaan devisa
bisa mencapai Rp 100 Triliun. Selain itu akan terdapat penyerapan 15 ribu
tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.
Alasan pembukaan kebijakan ekspor bijih nikel kadar rendah ini selama tiga tahun didasarkan kepada Undang-Undang Minerba terbaru. Dalam Pasal 170 A Ayat 1 diatur pemegang Kontrak Karya, Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi, atau Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi mineral logam dapat menjual produk tertentu yang belum dimurnikan selama tiga tahun. Syaratnya, pemegang izin telah melakukan kegiatan pengolahan dan pemurnian, dalam proses pembangunan smelter, atau bekerja sama untuk pengolahan dan pemurnian mineral logam.
Data ekspor bijih nikel selama Tahun 2019 tercatat sebesar 30
juta ton atau meningkat sebesar 50% dibandingkan tahun sebelumnya (Tahun 2018)
yang hanya 20 juta ton. KESDM merinci, ekspor bijih nikel terdiri dari nikel
matte 64 ribu ton turun dibandingkan tahun sebelumnya 75 ribu ton. Fero nikel 1
juta ton naik dibandingkan tahun sebelumnya 573 ribu ton. Lalu nikel pig iron
(NPI) sebesar 130 ribu ton turun dibandingkan tahun sebelumnya 323 ribu ton.
(oleh - HR1)
Menkeu Revisi Pertumbuhan Ekonomi jadi 5,3%
JAKARTA – Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 4,5-5,3% atau sedikit menurun dari target sebelumnya di kisaran 4,5-5,5%. Pemulihan ekonomi tahun ini dari kondisi 2020 yang masih kontraksi 2,07%, akan disumbang dari sisi penerimaan maupun sisi produksi yang diperkirakan meningkat.
“Kita terus melakukan (pemulihan) pada
2021. Kalau kita lihat 2021, dengan per tumbuhan ekonomi yang kita perkirakan kembali
pulih di 4,5% hingga 5,3%,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam Rapat Pim pinan (Rapim) TNI-Polri
secara virtual, Senin (15/2).
Menkeu menegaskan bahwa kunci utama
bagi terjadinya pemulihan ekonomi adalah
jika pemerintah bisa mengendalikan pandemi
Covid-19, program vaksinasi, dan implementasi
program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Vaksinasi diharapkan menjadi faktor positif
untuk menekan penularan dan mengembalikan
confidence masyarakat untuk beraktivitas
ekonomi.
Di sisi lain, Menkeu mengatakan, selama pandemi Covid-19, Indonesia justru menjadi negara
yang menjadikan pandemi sebagai momentum
untuk melakukan reformasi. Pasalnya, banyak
negara yang tidak memanfaatkan krisis dan
semakin terperosok dalam krisis kesehatan,
sosial, ekonomi, dan politik.
Dengan demikian, Menkeu berharap, Indonesia tidak hanya bisa keluar dari pandemi
Covid-19, namun juga tumbuh lebih cepat dan
menjadi negara yang lebih kuat.
Sri Mulyani mengatakan, kebijakan fiskal
dan APBN akan digunakan secara optimal
untuk mendorong momentum pemulihan
berkelanjutan. Bahkan, Menkeu menilai sudah
melihat tanda-tanda pemulihan ekonomi, yakni
sisi konsumsi rumah tangga, investasi, dan
kinerja ekspor yang menuju perbaikan meski
masih negatif.
Selain vaksinasi dan 3T yang dilakukan pemerintah, Sri Mulyani meminta masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan sehingga vaksinasi bisa memunculkan herd immunity, serta tetap melakukan disiplin protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. “Ini jadi kunci agar Covid-19 tetap bisa terkendali dan terus memulihkan ekonomi nasional,” tandas dia.
Tahun ini, pemerintah mengalokasikan
belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun dengan rincian untuk belanja pemerintah pusat
sebesar Rp 1.954 triliun, belanja K/L yang
dialokasikan kepada 87 K/L yang anggarannya
Rp 1.032 triliun dan belanja non-K/L sebesar
Rp 922,6 triliun. Kemudian anggaran Transfer
ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 795,5
triliun dengan rincian Transfer ke Daerah Rp
723,5 triliun dan Dana Desa Rp 72 triliun.
(oleh - HR1)
MNC Movieland Bangun Pusat Industri Film dan Drama Seri Kelas Dunia di Lido City
JAKARTA – MNC Studios International
Tbk (MSIN) melalui anak perusahaannya, PT
MNC Movieland Indonesia, akan memulai
pembangunan Movieland, di atas lahan
seluas 21 hektar di Kawasan Ekonomi
Khusus MNC Lido City, Kabupaten Bogor,
Jawa Barat. Nantinya, Movieland akan
digunakan untuk produksi film dan drama
seri kelas dunia demi membangkitkan
kembali sektor pariwisata dan ekonomi
kreatif yang terpuruk akibat Covid-19.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Angela Herliani Tanoesoedibjo berkenan hadir dalam seremoni, sekaligus meresmikan pembangunan Movieland yang dirancang sebagai “creative hub” pertama di Indonesia, dan diharapkan akan menjadi langkah besar dalam industri kreatif Indonesia.
Dalam sambutannya, Angela
Tanoesoedibjo menyampaikan
apresiasi sebesar-besarnya
ke pada MNC Group karena
te rus berinovasi membantu
pe merintah membangkitkan
kembali sektor pariwisata dan
ekonomi kreatif yang terpuruk
akibat Covid-19.
Kawasan Wisata
Sementara Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo melihat kawasan
Lido bisa jadi kawasan wisata
yang sangat menjanjikan, dari
gunung all the way sampai dengan ke laut. Pembangunan nya
mudah sekali karena infrastruktur sudah ada semua.
“Dengan demikian, investor akan datang berbondong-bondong. Sehingga pemerintah ti dak perlu investasi lagi. ITDC tidak perlu lagi keluar uang. Ada third party dari luar maupun dalam negeri yang siap. Saya yakin kawasan ini akan berkembang pesat,” tandas Hary Tanoesoedibjo.
Movieland mengusung konsep pusat industri film dan
dra ma seri (TV & OTT) yang
ter integrasi. Juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas
pro duksi seperti backlot (lokasi
shooting), sound stage (studio
ter tutup), peralatan produksi
de ngan teknologi mutakhir,
hing ga fasilitas pasca produksi
dengan teknologi berkelas
dunia.
Direktur Utama MSIN Ella
Kartika mengatakan, Movieland dibangun untuk para sineas Indonesia maupun manca negara yang jumlahnya diprediksi akan terus bertambah.
Movieland adalah Most Integrated and One Stop Studios dan
akan menjadi pusat industri
film dan drama seri (TV &
OTT) kelas dunia pertama di
Indonesia.
MNC Studios International Tbk adalah penyedia konten media terbesar di Indonesia. Bisnis utamanya adalah memproduksi dan mendistribusikan konten-konten siaran terbaik dan berkualitas tinggi melalui semua platform media yang ada saat ini, baik melalui sistem analog hingga digital, yaitu terrestrial TV (Free To Air), Pay Per View (Pay TV), Catch Up TV, Over The Top (“OTT”), Video on Demand (“VOD”), bioskop, dan semua fitur yang ada di dalam Internet Protocol Television (“IPTV”).
Bisnis utama MSIN didukung
oleh unit bisnis di bawahnya
yang bergerak di bidang produksi drama seri (TV & OTT)
film, infotainment, reality show,
game show, esport, talent management, dan jasa periklanan.
(oleh - HR1)
Indonesia Butuh 2 Juta Sapi Indukan Impor
JAKARTA–Indonesia membutuhkan sapi indukan impor sebanyak 2 juta ekor pada 2021-2023 guna mengakselerasi peningkatan populasi dan produksi sapi di dalam negeri. Impor sapi indukan tersebut bisa berasal dari Meksiko, Australia, Spanyol, Amerika Serikat, atau Selandia Baru.
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (PKH Kementan) Fini Murfiani mengatakan, untuk mencapai proporsi penyediaan daging sapi/kerbau dalam negeri sebesar 70% pada 2024 maka perlu dilakukan upaya-upaya akselerasi peningkatan populasi dan produksi, salah satu solusinya dengan menambah indukan sapi/kerbau dalam negeri melalui impor indukan. “Berdasarkan hasil simulasi dan parameter teknis, untuk mencapai kondisi tersebut perlu dilakukan impor indukan sapi sebanyak 2 juta ekor secara bertahap pada 2021- 2023,” kata dia, kemarin.
Dalam keterangan Kementan disebutkan, peningkatan populasi dan produksi daging sapi/kerbau melalui impor indukan ini juga diharapkan bisa menambah nilai ekonomi dari komoditas sapi/ kerbau sebesar Rp 61,70 triliun dan penyerapan tenaga kerja sebesar 26,90 juta orang pada periode 2020-2024. Pada 2020, konsumsi daging sapi/kerbau nasional 2,53 kilogram (kg)/kapita/ tahun sehingga kebutuhannya mencapai 681.180 ton, dengan produksi/stok dalam negeri 404.997 ton maka masih terdapat defisit 276.183 ton.
Sementara konsumsi daging sapi/ kerbau tahun 2020 tersebut menurun 4,89%dari perkiraan awal 2,66 kg/kapita/tahun akibat pandemi Covid-19. Sedangkan untuk 2021 diperkirakan konsumsi daging sapi/kerbau nasional 2,56 kg/kapita/tahun sehingga kebutuhannya mencapai 696.956 ton, dengan produksi/stok dalam negeri 473.814 ton maka masih terdapat defisit 223.142 ton
(oleh - HR1)
Bundling, Harga Makin Terjangkau
PALEMBANG - Smarfren dan Xiaomi semakin mengukuhkan diri sebagai brand internet dan smartphone dengan rentang harga terjangkau. Hal itu seiring dengan program bundling kartu perdana terbaik untuk Xiaomi Redmi terbaru.
Melalui bundling kali ini, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan smartphone Xiaomi Redmi 9C dan Xiaomi Redmi Note 9/9 Pro. Mereka juga bisa menikmati dukungan jaringan Smartfren yang sudah 100% 4G LTE Advance, serta bonus kuota yang berlaku nasional.
Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren mengatakan, bundling ini mewakili semangat Smartfren untuk terus membantu membuka peluang bagi lebih banyak orang untuk mendapatkan paket internet terbaik untuk memaksimalkan smartphone andalannya. "Harapannya, paket bundling terbaru ini bisa membantu memudahkan pelanggan memanfaatkan smartphone dan internet dalam membuka peluang baru, seperti menjadi pengusaha online, menjadi kreator konten di YouTube maupun Instagram, atau menjadi berlatih menjadi atlet e-Sports," katanya.
Menurutnya, pelanggan yang mengaktifkan kartu perdana Smartfren yang di-bundling dengan Xiaomi Redmi 9C, Redmi Note 9/9 Pro dan mengisi pulsa minimal sebesar Rp50 ribu pelanggan akan langsung mendapatkan bonus kuota utama 2 GB, kuota chatting 3 GB, dan kuota malam 10 GB. Total bonus sebesar 15 GB ini dapat diperoleh satu kali per bulan selama 24 bulan.
"Bonus ini diperoleh tanpa memotong pulsa sama sekali serta aktif selama 14 hari. Pelanggan juga mendapatkan gratis telepon berkualitas HD ke sesama nomor Smartfren, gratis telepon ke operator lain 20 menit, gratis 1x mengganti nomor Smartfren melalui aplikasi My Smartfren," ucap dia.
Selain itu, sambung dia, khusus pengguna Xiaomi juga bisa melakukan pembelian paket Special Service seharga Rp50.000 dengan manfaat berupa kuota utama 8 GB, kuota chatting 2 GB, kuota malam 10 GB, Super 4G Video 2 GB, dan Super 4G Music 4 GB. Kuota yang di peroleh dari pembelian paket tersebut sebesar 26 GB, sehingga pelanggan mendapatkan total kuota 41 GB per bulan. Adapun masa aktif paket ini selama 30 hari.
Xiaomi Redmi 9C memiliki kelebihan berupa layar jumbo 6,53 inci dengan resolusi HD+, dan teknologi triple camera Al. Xiaomi Redmi Note 9 dibekali dengan teknologi kamera 48 MP quad camera, sedangkan Xiaomi Redmi Note 9 Pro memiliki resolusi yang lebih tinggi dengan teknologi 64 MP quad camera.
Ketiga HP Xiaomi ini masing-masing memiliki teknologi yang andal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang ingin mendapatkan perangkat genggam aengan narga terjangkau serta kamera resolusi tinggi guna mendukung usaha digital, maupun inmplan menjadi kreator konten "Adanya dukungan bonus kuota data dan internet yang 100% 4G dari Smartfren, guna mendukung peluang dan impian tersebut," tukasnya.Hidupkan UMKM Di Masa Pandemi
MARTAPURA - Di masa pandemik Covid 19, UMKM menjadi bisnis yang bertahan. "Dampak Covid 19 banyak usaha yang terpuruk dan tak bisa berkembang". Menghidupkan kembali UMKM menjadi langkah yang tepat, ujar Bupati OKU Timur HM Kholid MD di sela-sela pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Timur periode 2020-2023 oleh Ketua (SMSI) Sumsel, Jon Heri, di ruang Praja 1 Pemkab OKU Tmur Terkait pelantikan pengurus SMSI, Kholid mengatakan, media harus berimbang. "Jangan hanya kegagalan yang diungkapkan tapi keberhasilan juga harus diberitakan. Karena media harus berada di posisi yang bijak dalam menyajikan sebuah berita" katanya.
Ketua SMSI Sumsel Jon Heri, S.Sos, menjelaskan, SMSI merupakan wadah pemilik perusahaan pers. "Empat tahun lalu SMSI hadir tiga tahun melangkah dengan terseok-seok, karena saat itu jika bukan konstituen Dewan Pers dinyatakan tidak sah. Dengan perjuangan panjang akhirnya SMSI menjadi konstituen Dewan Pers,” katanya.
Ketua SMSI OKU Timur Elvandri Jefriadi, S.Kom, menambahkan, ke depan diharapkan SMSI bisa diterima dan bersinergi memajukan kabupaten yang lebih dikenal sebagai daerah lumbung pangan ini. "Kita dari SMSI siap bersinergi dengan pemerintah dalam bidang pemberitaan," ungkapnya.









