;

MK Memangkas Peran Dewan Pengawas KPK

Mohamad Sajili 05 May 2021 Kontan

Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan perkara uji materi terkait Undang Undang nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU nomor 30 tahun 2020 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 20 (UU KPK). Dari berbagai pasal yang dilakukan pengujian oleh MK lewat perkara yang terdaftar dalam nomor 70/PUU-XVIII/2019 yang diajukan Fathul Wahid, Abdul Jamil, Eko Riyadi, Ari Wibowo, dan Mahrus Ali, akhirnya MK memutuskan untuk mengabulkan sebagian dari seluruh gugatan permohonan uji materi UU KPK.

Salah satu pasal yang dikabulkan MK adalah pasal terkait izin dan pertanggungjawaban penyadapan, penggeledahan dan penyitaan oleh Dewan Pengawas (Dewas). MK menyebut bahwa KPK hanya perlu memberitahukan kepada Dewas terkait kegiatan tersebut tanpa perlu meminta izin terlebih dahulu, sedangkan pemberitahuan dilakukan setelah selesai pelaksanaan penyadapan. "Pasal 47 ayat 1 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai dengan memberitahukan kepada dewan pergawas," ujar Ketua Majelis Hakim MK Anwar Usman dalam sidang pembacaan putusan, Selasa (4/5).

Pasal lain yang dikabulkan MK adalah perihal batas waktu penghentian penyidikan dan penuntutan. Pada UU 19/2019 disebutkan KPK dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan yang tidak selesai dalam jangka waktu dua tahun. Hal itu ditegaskan MK terhitung sejak diterbitkannya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Meski begitu MK menolak sebagian permohonan terkait uji materiil UU 19/2019. Salah satunya berkaitan dengan pasal yang mengalihkan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pertimbangannya, MK berpendapat tidak relevan mempermasalahkan status karyawan KPK yang berada dalam pengawasan Dewan Pengawas KPK. Sementara pengawasan ASN selama ini berada di tangan Konisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Selain itu ada gugatan uji formil UU 19/2019 yang diajukan tiga mantan pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo, Laode M.Syarif, dan Saut Situmorang. Dalam dalil gugatannya, ketiga mantan pimpinan KPK mempermasalahkan soal UU KPK yang tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2019, namun dibahas dan akhirnya disahkan.

Menanggapi putusan MK tersebut, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, putusan MK ini menguntungkan KPK dari sisi independensi dan kecepatan dalam penanganan perkara karena sejak awal KPK dibentuk sebagai lembaga hukum yang independen dan harus bekerja cepat.

KFC Lapor ke BEI soal Utang Bakrie Rp 75 Miliar Belum Dibayar

Mohamad Sajili 05 May 2021 Koran Tempo

Pengelola gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. melaporkan ke Bursa Efek Indonesia soal utang PT Bakrie Darma Indonesia (BDI) senilai Rp 75 miliar yang belum dibayar.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Fast Food Indonesia, Dalimin Juwono, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia per tanggal 28 April 2021. Di dalam surat bernomor O28/Penj./FAST/lV/21 yang ditujukan ke Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Vera Florida, disebutkan,perseroan memiliki piutang total senilai Rp 100 miliar kepada BDI sejak 31 Desember 2019.

Piutang diberikan ke Bakrie Darma Indonesia dengan skema tanpa bunga dan akan digunakan untuk pendanaan kegiatan usaha, pembangunan dan pembelian properti. Dengan latar belakang tersebut, Perseroan sepakat untuk memberikan investasi di proyek tersebut.

Perseroan akan memperoleh hak untuk menggunakan properti untuk pengembangan usaha restoran. Dalam keterangan pada catatan laporan keuangan disampaikan, jika proyek BDI tidak terlaksana sampai 31 Desember 2019, maka status perjanjian akan batal.

Karena proyek properti tersebut tak terealisasi, BDI mengembalikan sebagian dana yang diterima sebesar Rp 25 miliar pada Desember 2020. Adapun sisa pengembalian utang sebesar Rp 75 miliar akan tetap diselesaikan oleh BDl.

Ethereum Tembus US$ 3.000

R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Investor Daily, 4 Mei 2021

HONG KONG – Mata uang kripto (cryptocurrency) Ethereum (Ether) dilaporkan menembus US$ 3.000 pada Senin (3/5) dan mencetak rekor baru tertinggi dalam reli panjang cemerlang dengan mengalahkan nilai bitcoin yang dianggap lebih besar. Ini karena banyak investor yang bertaruh bahwa Ether bakal lebih banyak digunakan dalam sistem keuangan masa depan yang terdesentralisasi. Ether, koin yang ditransaksikan di sistem transaksi blockchain ethereum, naik 3% di bursa Bitstamp menjadi US$ 3.051,99 saat waktu makan siang di Asia. Sejauh ini, angka tersebut naik lebih dari 300% di tahun ini, dan dengan mudah melampaui kenaikan bitcoin 95% yang lebih populer.

Nilai cross rate – yakni nilai tukar dua mata uang berdasarkan nilai tukar menggunakan mata uang ketiga – eter/bitcoin telah melonjak lebih dari 100% pada tahun ini dan mencapai nilai tertinggi 2,5 tahun pada Minggu (2/5). Pergerakan ini menunjukkan tingkat rotasi ke mata uang kripto terbesar kedua karena para investor mendiversifikasi eksposur mereka. “Volume DeFi yang meningkat terus mendorong harga ethereum lebih tinggi karena investor mendapatkan kepercayaan pada kripto dan melihat ethereum sebagai aset tempat kedua yang aman,” kata Jehan Chu, mitra pengelola di perusahaan modal ventura blockcha

(Oleh - HR1)

Hingga 2024, Kemkominfo Targetkan 150 Start-up Digital Baru Berkualitas

R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Investor Daily, 4 Mei 2021

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), melalui program Startup Studio Indonesia, menargetkan bisa melahirkan sebanyak 150 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) digital baru yang berkualitas dan berdaya saing hingga tahun 2024.

Mereka diharapkan akan berhasil mengembangkan skala bisnisnya dari segi jumlah pengguna, pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan/investasi dari modal ventura (venture capital/VC) untuk pengembangan usahanya. Program Start-up Studio merupakan bentuk dukungan Kemkominfo untuk mendukung kemajuan ekosistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas yang memberikan akses bagi para pegiat early-stage start-up untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Saat ini, program ini telah memasuki Batch Ke-2. “Saya berharap, program Start-up Studio ini dapat mencetak dan mengembangkan skala bisnis dari 150 start-up digital Indonesia hingga 2024,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel A Pangerapan, melalui webinar, Senin (3/5).

Terkait program Start-up Studio, Semmy menjelaskan, berdasarkan hasil Batch Ke-1, Kemkominfo melihat respons yang sangat positif dari komunitas start-up. Bahkan, para alumni memperoleh manfaat nyata dalam pengembangan usahanya setelah mengikuti program tersebut. Tiga start-up dari 20 alumni Batch Ke-1 berhasil mendapatkan investasi dari VC. Sekitar 40% peserta juga memiliki pertumbuhan lebih dari 20% month-to-month traction growth di atas rata-rata industrinya.

Kemkominfo memprioritaskan enam sektor bisnis start-up untuk dikembangkan melalui program tersebut karena merupakan industri unggulan Indonesia, baik dari sisi sumber daya maupun tingkat penyerapan tenaga kerja. Keenam sektor terdiri atas pendidikan, kesehatan, maritim, agrikultur, pariwisata, dan logistik. Sementara itu, kategori early-stage start-up yang dapat mengikuti program telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction selama minimal tiga bulan, sedang dalam proses validasi product-market fit, telah berbadan hukum, dan dalam tahap pendanaan angel, pre-seed, seed, pre-series A, hingga series A.

(Oleh - HR1)

AWS dan Midtrans Bantu UMKM untuk Go Digital

R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Investor Daily, 4 Mei 2021

JAKARTA – Amazon Web Services Inc (AWS), perusahaan milik Amazon.com, pada Senin (3/5), mengumumkan kolaborasinya dengan Midtrans, perusahaan payment gateway terkemuka di Indonesia. Keduanya mendorong UMKM Indonesia untuk memanfaatkan teknologi (go digital). 

Platform terbaru Midtrans yang dikembangkan bersama AWS, yakni Pojok Usaha, guna mendukung simplifikasi dalam pengadopsian teknologi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Platform tersebut menghadirkan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam mendapatkan layanan komputasi awan (cloud) AWS serta mengakses beragam solusi bisnis dan pembayaran dari Midtrands, maupun dari mitra-mitra teknologi keduanya. Chief Operating Officer at Midtrans Leonard Haidy menuturkan, Midtrans yang merupakan bagian dari Gojek Group, berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha di tahap pertumbuhan mana pun saat ini melalui solusi pembayaran yang komprehensif.

Country Manager AWS Indonesia Gunawan Susanto menambahkan, Midtrans bersama AWS berkomitmen untuk mendukung ribuan UMKM di Indonesia dalam mendigitalisasi operasionalnya agar dapat terus meningkatkan pertumbuhannya. “Dengan mempercepat perjalanan cloud, para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperkokoh terciptanya inovasi sekaligus mendorong terbangunnya sebuah perekonomian yang inklusif di Indonesia,” ucap Gunawan

Keduanya pun bertekad untuk mendorong pertumbuhan bagi lebih dari 10.000 UMKM di Indonesia di tahun pertamanya bergabung dengan platform Pojok Usaha. Midtrans dan AWS bersamasama akan membantu para pelaku UMKM mengembangkan bisnisnya di cloud, meningkatkan eksistensi di ranah daring, serta menciptakan peluang pendapatan serta efisiensi baru melalui pendayagunaan teknologi

(Oleh - HR1)

Kenaikan Inflasi Tanda Awal Pemulihan Ekonomi

R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Investor Daily, 4 Mei 2021

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada April 2021 sebesar 0,13% secara month-to-month (mtm), naik dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,08% (mtm). Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2021 sebesar 0,58% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2021 terhadap April 2020) sebesar 1,42%.

Setelah selama periode Januari – Maret 2021 tingkat inflasi terus mengalami penurun, kenaikan inflasi pada April 2021 dinilai sebagai sinyal bahwa pemulihan ekonomi mulai terjadi. Secara month-to-month, pada Januari 2021 inflasi tercatat 0,26%, sebesar 0,10% pada Februari 2021, dan pada Maret 2021 sebesar 0,08%. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto me ngatakan, kelompok pengeluaran yang berkontribusi besar ke inflasi yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 0,20% dengan andil ke inflasi 0,05%. “Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi untuk makanan minuman dan tembakau ini adalah daging ayam ras dengan andil sebesar 0,06%,” ucap dia dalam telekonferensi pers, di Kantor Pusat BPS Jakarta, Senin (3/5).

Dari 90 kota yang yang dipantau oleh BPS, ada 72 kota yang mengalami inflasi, inflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu dengan inflasi sebesar 1,31%. Komoditas yang menyebabkan inflasi yaitu ikan cakalang dan cabai rawit. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Yogjakarta 0,01%. Sementara itu 18 kota mengalami deflasi, di mana deflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 1,26% dan deflasi terendah terjadi di Tanjung Pandan sebesar -0,02%. “Kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Jayapura (1,26%), komoditas penyumbangnya ikan ekor kuning, ikan cakalang, tomat, dan kangkung,” ucap Setianto.

Inflasi Inti 0,14% 

Selanjutnya Setianto mengatakan, inflasi inti pada April 2021 mencapai 0,14% dan memberikan andil ke inflasi secara keseluruhan 0,09%. Komoditas yang berperan terhadap inflasi inti adalah emas. Kenaikan harga emas terjadi di 60 kota, kota dengan kenaikan tertinggi yaitu Pare-Pare, Medan, dan Bukittinggi yang masing-masing peningkatannya sebesar 3%.

Sedangkan komoditas minyak goreng mengalami kenaikan har ga karena kenaikan harga mi nyak sawit mentah atau CPO yang terjadi secara global yang mempengaruhi kenaikan harga minyak goreng di Indonesia. “Ke naikan harga minyak goreng di 76 kota IHK dari 90 kota yang yang kita pantau kenaikan tertinggi terjadi di Meulaboh, Sampit, dan Bogor,” ucap Setianto

(Oleh - HR1)

RI Percepat Pencapaian Nol Emisi Karbon

R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Investor Daily, 4 Mei 2021

JAKARTA – Pemerintah melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama kementerian/lembaga (K/L) lainnya terus berupaya agar Indonesia dapat mempercepat target nol emisi karbon (net zero emission), salah satunya melalui peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT). Untuk itu, dukungan dari sektor swasta memegang peranan penting dalam mewujudkan percepatan target tersebut.

Indonesia telah menetapkan target nol emisi bersih pada 2060.Hingga saat ini, beberapa negara di dunia terus melakukan gerakan proaktif menuju emisi nol bersih/nol emisi karbon/karbon netral/bebas karbon (net zero emission). Hal itu dibuktikan dengan komitmen beberapa negara besar, seperti Jepang untuk menurunkan emisi sebesar 46%, Amerika Serikat (AS) 50%, dan Uni Eropa (UE) 55%, semuanya pada 2030. Indonesia sendiri telah menetapkan target nol emisi bersih pada 2060 atau lebih cepat, tergantung ketersediaan dukungan internasional untuk keuangan dan transfer teknologi. Pada 4 September 2020, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melakukan akta perjanjian kerja sama dengan Fortescue Future Industries Pty Ltd (FFI), anak perusahaan Fortescue Metals Group Ltd (Fortescue) di bidang pengembangan industri energi hijau. “Perjanjian ini merupakan kesepakatan awal untuk mengembangkan kekuatan energi terbarukan Indonesia dan untuk mendorong industri hijau,” kata Luhut. Pemerintah RI percaya bahwa sumber daya energi terbarukan Indonesia dapat secara ekonomis memasok kebutuhan energi dan industri di Indonesia mulai saat ini, asalkan dikembangkan dengan cepat dan dalam skala memadai untuk memenuhi kebutuhan energi yang berlimpah, murah, dan tidak mengandung polusi.

Pada 22 April 2021, pemerintah dalam hal ini Kemenko Marves, Kementerian PUPR, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), bersama Pemprov Kalimantan Utara dan Pemprov Papua juga melakukan Joint Statement of Intent dengan dua perusahaan swasta, yakni PT Adaro Energy Tbk dan FFI sebagai investor dari Australia. Luhut juga mengajak segala pihak bersama-sama saling membantu untuk mendorong Indonesia mencapai net zero emission seperti yang ditargetkan pemerintah. “Presiden ingin melihat Indonesia betulbetul menjadi bagian untuk membuat dunia lebih ramah lagi dan lebih hijau lagi," ujar Menko Luhut. Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa skenario agar Indonesia mencapai nol emisi karbon, yaitu pada 2045, 2050, 2060, dan 2070. Berbagai skenario itu memiliki implikasi terhadap pola pembangunan yang akan dipilih dan kebijakan yang akan diterapkan.

(Oleh - HR1)

Tren Peningkatan Ekspor Dibayangi Lonjakan Biaya Logistik

Mohamad Sajili 04 May 2021 Kompas

Tren peningkatan ekspor di tengah pandemi Covid-19 tengah dibayangi lonjakan tarif kargo peti kemas. Hal ini membuat eksportir dan importir menambah biaya operasional dan bersiasat untuk mereduksi beban biaya tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada triwulan I-2021 surplus 5,52 miliar dollar AS. Nilai ekspornya 48,9 miliar dollar AS atau melejit 17,11 persen dibandingkan dengan periode sama 2020, sedangkan nilai impornya 43,38 miliar dollar AS atau meningkat 10,76 persen. Kenaikan ekspor dan impor tersebut menunjukkan geliat aktivitas industri nasional.

Namun, tren peningkatan permintaan global dan domestik ini dibarengi dengan lonjakan tarif kargo peti kemas atau kontainer. Freightos Baltic Index (FBX) mencatat, Indeks Kargo Kontainer Global(Global Container Freight Index) dalam kurun waktu setahun ini melonjak drastis. Indeks yang menggambarkan biaya pengiriman kargo peti kemas global per 30 April 2021 sebesar 4.375 dollar AS per kontainer setara 40 kaki (forty-foot equivalent unit/FEU). Angka ini meningkat tiga kali lipat daripada posisi 1 Mei 2020 yang sebesar 1.451 dollar AS per FEU.

Merujuk pada Shanghai Containerized Freight Index (SCFI) periode 18 Desember 2009 - 9 April 2021, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) juga menunjukkan, tarif ke Amerika Selatan dan Afrika Barat lebih tinggi daripada wilayah perdagangan utama lainnya. Pada awal 2021, misalnya, tarif angkutan dari China ke Amerika Selatan melonjak 443 persen dibandingkan dengan 63 persen pada rute antara Asia dan pantai timur Amerika Utara.

Terkait dampaknya terhadap harga produk ekspor dan impor, hal itu bergantung dengan metode pembayaran pengiriman. Jika menggunakan sistem free on board (FOB), harga produk relatif tidak akan naik. Apabila dengan sistem cost, insurance, dan freight (CIF), harga produk bisa bisa meningkat.

FOB merupakan penyerahan barang yang sudah disepakati antara penjual (eksportir) dengan pembeli (importir) di mana penetapan harga yang dihitung berdasarkan pada nilai barang ditambah semua biaya sampai barang tiba di atas kapal (on board). Adapun CIF lebih menekankan pada kewajiban eksportir menanggung biaya perjalanan hingga sampai di pelabuhan negara tujuan, biaya pengangkutan muatan dan kargo, serta biaya asuransi barang.

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, kenaikan biaya pengiriman kontainer secara global memang melonjak antara 200 persen dan 500 persen dari kondisi normal. Hal ini terjadi sejak ekonomi China mulai pulih pada Agustus 2020. Bagi eksportir besar, imbasnya akan relatif lebih sedikit lantaran pengiriman mereka berbasis kontrak dan produknya banyak terkait dengan rantai pasok nilai global. Yang perlu dicermati adalah bagaimana eksportir kecil yang kelasnya masih usaha atau industri kecil menengah.


Bank Taipan Kian Cuan

R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Bisnis Indonesia

Kendati masih dibayangi ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19, kinerja bank yang terafiliasi dengan sejumlah taipan di Tanah Air masih moncer. Cakupan grup usaha yang luas dinilai menjadi salah satu keunggulan bank-bank tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2021 dan laporan akhir Desember 2020 yang dihimpun Bisnis, indikator aset ataupun laba bank milik para konglomerat tercatat meningkat.

Aset PT Bank Jago Tbk. yang dimiliki oleh pengusaha Jerry Ng misalnya, melesat lebih dari tiga kali lipat pada kuartal I/2021. Aset Bank Jago pada periode tersebut tercatat Rp9,24 triliun, atau jauh lebih tinggi ketimbang kuartal I/2020 sebesar Rp2,18 triliun.

Tidak hanya dari aset, bank dengan sandi saham ARTO itu termasuk salah satu yang paling atraktif di lantai bursa. Sepanjang tahun ini saja, saham Bank Jago sudah mencetak imbal hasil atau gain hingga 133%.

Sementara itu, PT Bank Mega Tbk., bisnis bank milik CT Corp. yang dikendalikan oleh Chairul Tanjung pada kuartal I/2021 mencetak laba bersih Rp747,24 miliar atau tumbuh 11,63% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Namun, aset bank itu menyusut tipis 0,54% menjadi Rp111,59 triliun.

Dari sisi nilai aset, PT Bank Central Asia Tbk. yang dikendalikan oleh duo Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono masih tercatat sebagai salah satu yang paling besar yakni mencapai Rp1.090,4 triliun.

Adapun, beberapa bank yang terafiliasi dengan para konglomerat itu baru melaporkan kinerja keuangan 2020 pada April lalu.

PT Bank Ina Perdana Tbk. mencetak pertumbuhan laba cukup fantastis senilai 172,33%. Saham Bank Ina Perdana sebanyak 22,47% dikuasai oleh PT Indolife Pensiontama dengan pemegang saham terakhir adalah Anthoni Salim.

Direktur Utama Bank Ina Daniel Budirahayu mengatakan bahwa perseroan mengincar pertumbuhan laba dan penyaluran kredit pada tahun ini hingga dua digit seiring dengan proyeksi kenaikan bisnis.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Nationalnobu Tbk. Mario Satrio menuturkan perseroan memasang target pertumbuhan laba bersih 4%—6% dan pertumbuhan aset 10%—15%.

Dari sisi penghimpunan dana masyarakat, katanya, Bank Nobu memproyeksikan pertumbuhan di kisaran 10%—15%, sedangkan penyaluran kredit diproyeksikan tumbuh sekitar 8%—12%.

Dalam penyaluran kredit, perseroan memanfaatkan peluang pertumbuhan dari potensi bisnis konsumer seperti kredit pemilikan rumah dan apartemen.

Selain menyesuaikan bisnis utama dari Lippo Group yang kuat di sektor perumahan, pembelian rumah tapak dinilai tumbuh cukup baik dengan adanya relaksasi maupun insentif dari regulator.

Dikutip dari laporan tahunannya, Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib menyampaikan perseroan berkomitmen meningkatkan peran intermediasi dengan meningkatkan penyaluran kredit.

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan perseroan mengembangkan layanan digital melalui Motion yang disinergikan dengan berbagai unit bisnis MNC Group.

Saat dihubungi terpisah, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn menyatakan pengembangan layanan perbankan transaksi menjadi salah satu fokus utama dalam setiap rencana dan program kerja tahunan BCA.

(Oleh - HR1)

Kongsi Smelter Freeport dan Tshingsan Tidak Jelas

Mohamad Sajili 04 May 2021 Kontan

Kerjasama pembangunan proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan perusahaan smelter asal China, Tsingshan Group di Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara dikabarkan batal. Batalnya kerjasama Freeport dengan Tsingshan ini lantaran setelah dikaji, pembangunan smelter di Weda Bay tidak lebih baik dari rencana pembangunan di kawasan industri terintegrasi di JIIPE di Gresik, Jawa Timur. Namun, saat dikonfirmasi, pihak Freeport belum menjawab pasti terkait kabar pembatalan itu. "Kami masih pembicaraan dengan Tsingshan," kata Vice President Corporate Communication PTFI, Riza Pratama Riza ke KONTAN, Minggu (2/5).

Menteri ESDM Arifin Tasrif juga memastikan, jika sampai 2023 atau batas waktu yang ditetapkan pembangunan smelter tak menunjukkan progres berarti, maka bukan tidak mungkin sikap tegas bakal diambil pemerintah. Namun, jika keputusan tersebut yang akan diambil, pemerintah akan melakukan kajian mendalam. Kendati diancam sanksi, hingga kini Freeport masih saja fokus melakukan ekspor. Tahun ini, Freeport mendapatkan kuota ekspor 2 juta ton konsentrat. Kuota itu meningkat dari tahun lalu yang hanya 1.069.000 ton konsentrat tembaga yang diberikan pada 16 Maret 2020 untuk satu tahun. Adapun tahun 2019 PTFI hanya mengantongi kuota ekspor 746.953 ton konsentrat.

Pilihan Editor