MK Memangkas Peran Dewan Pengawas KPK
Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan perkara uji materi terkait Undang Undang nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU nomor 30 tahun 2020 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 20 (UU KPK). Dari berbagai pasal yang dilakukan pengujian oleh MK lewat perkara yang terdaftar dalam nomor 70/PUU-XVIII/2019 yang diajukan Fathul Wahid, Abdul Jamil, Eko Riyadi, Ari Wibowo, dan Mahrus Ali, akhirnya MK memutuskan untuk mengabulkan sebagian dari seluruh gugatan permohonan uji materi UU KPK.
Salah satu pasal yang dikabulkan MK adalah pasal terkait izin dan pertanggungjawaban penyadapan, penggeledahan dan penyitaan oleh Dewan Pengawas (Dewas). MK menyebut bahwa KPK hanya perlu memberitahukan kepada Dewas terkait kegiatan tersebut tanpa perlu meminta izin terlebih dahulu, sedangkan pemberitahuan dilakukan setelah selesai pelaksanaan penyadapan. "Pasal 47 ayat 1 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai dengan memberitahukan kepada dewan pergawas," ujar Ketua Majelis Hakim MK Anwar Usman dalam sidang pembacaan putusan, Selasa (4/5).
Pasal lain yang dikabulkan MK adalah perihal batas waktu penghentian penyidikan dan penuntutan. Pada UU 19/2019 disebutkan KPK dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan yang tidak selesai dalam jangka waktu dua tahun. Hal itu ditegaskan MK terhitung sejak diterbitkannya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).
Meski begitu MK menolak sebagian permohonan terkait uji materiil UU 19/2019. Salah satunya berkaitan dengan pasal yang mengalihkan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pertimbangannya, MK berpendapat tidak relevan mempermasalahkan status karyawan KPK yang berada dalam pengawasan Dewan Pengawas KPK. Sementara pengawasan ASN selama ini berada di tangan Konisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Selain itu ada gugatan uji formil UU 19/2019 yang diajukan tiga mantan pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo, Laode M.Syarif, dan Saut Situmorang. Dalam dalil gugatannya, ketiga mantan pimpinan KPK mempermasalahkan soal UU KPK yang tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2019, namun dibahas dan akhirnya disahkan.
Menanggapi putusan MK tersebut, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, putusan MK ini menguntungkan KPK dari sisi independensi dan kecepatan dalam penanganan perkara karena sejak awal KPK dibentuk sebagai lembaga hukum yang independen dan harus bekerja cepat.
KFC Lapor ke BEI soal Utang Bakrie Rp 75 Miliar Belum Dibayar
Pengelola gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. melaporkan ke Bursa Efek Indonesia soal utang PT Bakrie Darma Indonesia (BDI) senilai Rp 75 miliar yang belum dibayar.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Fast Food Indonesia, Dalimin Juwono, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia per tanggal 28 April 2021. Di dalam surat bernomor O28/Penj./FAST/lV/21 yang ditujukan ke Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Vera Florida, disebutkan,perseroan memiliki piutang total senilai Rp 100 miliar kepada BDI sejak 31 Desember 2019.
Piutang diberikan ke Bakrie Darma Indonesia dengan skema tanpa bunga dan akan digunakan untuk pendanaan kegiatan usaha, pembangunan dan pembelian properti. Dengan latar belakang tersebut, Perseroan sepakat untuk memberikan investasi di proyek tersebut.
Perseroan akan memperoleh hak untuk menggunakan properti untuk pengembangan usaha restoran. Dalam keterangan pada catatan laporan keuangan disampaikan, jika proyek BDI tidak terlaksana sampai 31 Desember 2019, maka status perjanjian akan batal.
Karena proyek properti tersebut tak terealisasi, BDI mengembalikan sebagian dana yang diterima sebesar Rp 25 miliar pada Desember 2020. Adapun sisa pengembalian utang sebesar Rp 75 miliar akan tetap diselesaikan oleh BDl.
Ethereum Tembus US$ 3.000
HONG KONG – Mata uang
kripto (cryptocurrency) Ethereum
(Ether) dilaporkan menembus
US$ 3.000 pada Senin (3/5) dan
mencetak rekor baru tertinggi
dalam reli panjang cemerlang
dengan mengalahkan nilai bitcoin yang dianggap lebih besar.
Ini karena banyak investor yang
bertaruh bahwa Ether bakal lebih
banyak digunakan dalam sistem
keuangan masa depan yang terdesentralisasi.
Ether, koin yang ditransaksikan
di sistem transaksi blockchain
ethereum, naik 3% di bursa Bitstamp menjadi US$ 3.051,99 saat
waktu makan siang di Asia. Sejauh ini, angka tersebut naik lebih
dari 300% di tahun ini, dan dengan
mudah melampaui kenaikan bitcoin 95% yang lebih populer.
Nilai cross rate – yakni nilai
tukar dua mata uang berdasarkan
nilai tukar menggunakan mata
uang ketiga – eter/bitcoin telah
melonjak lebih dari 100% pada
tahun ini dan mencapai nilai
tertinggi 2,5 tahun pada Minggu
(2/5). Pergerakan ini menunjukkan tingkat rotasi ke mata uang
kripto terbesar kedua karena
para investor mendiversifikasi
eksposur mereka.
“Volume DeFi yang meningkat
terus mendorong harga ethereum
lebih tinggi karena investor mendapatkan kepercayaan pada kripto dan melihat ethereum sebagai
aset tempat kedua yang aman,”
kata Jehan Chu, mitra pengelola
di perusahaan modal ventura
blockcha
(Oleh - HR1)
Hingga 2024, Kemkominfo Targetkan 150 Start-up Digital Baru Berkualitas
JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kemkominfo), melalui program Startup Studio Indonesia, menargetkan bisa melahirkan
sebanyak 150 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) digital baru yang berkualitas dan berdaya saing
hingga tahun 2024.
Mereka diharapkan akan berhasil
mengembangkan skala bisnisnya dari
segi jumlah pengguna, pendapatan,
penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan/investasi dari modal ventura
(venture capital/VC) untuk pengembangan usahanya.
Program Start-up Studio merupakan
bentuk dukungan Kemkominfo untuk
mendukung kemajuan ekosistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas
yang memberikan akses bagi para pegiat
early-stage start-up untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Saat ini, program
ini telah memasuki Batch Ke-2.
“Saya berharap, program Start-up
Studio ini dapat mencetak dan mengembangkan skala bisnis dari 150 start-up
digital Indonesia hingga 2024,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika
Kemkominfo Semuel A Pangerapan,
melalui webinar, Senin (3/5).
Terkait program Start-up Studio,
Semmy menjelaskan, berdasarkan
hasil Batch Ke-1, Kemkominfo melihat
respons yang sangat positif dari komunitas start-up. Bahkan, para alumni
memperoleh manfaat nyata dalam
pengembangan usahanya setelah
mengikuti program tersebut.
Tiga start-up dari 20 alumni Batch
Ke-1 berhasil mendapatkan investasi
dari VC. Sekitar 40% peserta juga memiliki pertumbuhan lebih dari 20%
month-to-month traction growth di atas
rata-rata industrinya.
Kemkominfo memprioritaskan
enam sektor bisnis start-up untuk
dikembangkan melalui program
tersebut karena merupakan industri
unggulan Indonesia, baik dari sisi sumber daya maupun tingkat penyerapan
tenaga kerja. Keenam sektor terdiri
atas pendidikan, kesehatan, maritim,
agrikultur, pariwisata, dan logistik.
Sementara itu, kategori early-stage
start-up yang dapat mengikuti program telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction
selama minimal tiga bulan, sedang
dalam proses validasi product-market
fit, telah berbadan hukum, dan dalam
tahap pendanaan angel, pre-seed, seed,
pre-series A, hingga series A.
(Oleh - HR1)
AWS dan Midtrans Bantu UMKM untuk Go Digital
JAKARTA – Amazon Web Services Inc (AWS), perusahaan milik Amazon.com, pada Senin (3/5), mengumumkan kolaborasinya dengan Midtrans, perusahaan payment gateway terkemuka di Indonesia. Keduanya mendorong UMKM Indonesia untuk memanfaatkan teknologi (go digital).
Platform terbaru Midtrans yang
dikembangkan bersama AWS, yakni
Pojok Usaha, guna mendukung
simplifikasi dalam pengadopsian
teknologi bagi usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) di Indonesia.
Platform tersebut menghadirkan
kemudahan bagi pelaku UMKM
dalam mendapatkan layanan komputasi awan (cloud) AWS serta mengakses beragam solusi bisnis dan
pembayaran dari Midtrands, maupun
dari mitra-mitra teknologi keduanya.
Chief Operating Officer at
Midtrans Leonard Haidy menuturkan, Midtrans yang merupakan bagian dari Gojek Group, berkomitmen untuk mendukung pelaku
usaha di tahap pertumbuhan mana
pun saat ini melalui solusi pembayaran yang komprehensif.
Country Manager AWS Indonesia
Gunawan Susanto menambahkan,
Midtrans bersama AWS berkomitmen
untuk mendukung ribuan UMKM
di Indonesia dalam mendigitalisasi
operasionalnya agar dapat terus meningkatkan pertumbuhannya.
“Dengan mempercepat perjalanan cloud, para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperkokoh terciptanya inovasi sekaligus
mendorong terbangunnya sebuah
perekonomian yang inklusif di
Indonesia,” ucap Gunawan
Keduanya pun bertekad untuk
mendorong pertumbuhan bagi
lebih dari 10.000 UMKM di Indonesia di tahun pertamanya bergabung
dengan platform Pojok Usaha.
Midtrans dan AWS bersamasama akan membantu para pelaku
UMKM mengembangkan bisnisnya di cloud, meningkatkan
eksistensi di ranah daring, serta
menciptakan peluang pendapatan
serta efisiensi baru melalui pendayagunaan teknologi
(Oleh - HR1)
Kenaikan Inflasi Tanda Awal Pemulihan Ekonomi
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS)
mencatat, inflasi pada April 2021 sebesar
0,13% secara month-to-month (mtm),
naik dibandingkan bulan sebelumnya yang
mengalami inflasi 0,08% (mtm). Adapun
tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April)
2021 sebesar 0,58% dan tingkat inflasi tahun
ke tahun (April 2021 terhadap April 2020)
sebesar 1,42%.
Setelah selama periode Januari – Maret 2021 tingkat inflasi
terus mengalami penurun, kenaikan inflasi pada April 2021
dinilai sebagai sinyal bahwa
pemulihan ekonomi mulai terjadi. Secara month-to-month,
pada Januari 2021 inflasi tercatat
0,26%, sebesar 0,10% pada Februari 2021, dan pada Maret 2021
sebesar 0,08%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto
me ngatakan, kelompok pengeluaran yang berkontribusi besar
ke inflasi yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau
yang mengalami inflasi 0,20%
dengan andil ke inflasi 0,05%.
“Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi
untuk makanan minuman dan
tembakau ini adalah daging
ayam ras dengan andil sebesar
0,06%,” ucap dia dalam telekonferensi pers, di Kantor Pusat BPS
Jakarta, Senin (3/5).
Dari 90 kota yang yang dipantau oleh BPS, ada 72 kota
yang mengalami inflasi, inflasi
tertinggi terjadi di Kotamobagu
dengan inflasi sebesar 1,31%.
Komoditas yang menyebabkan
inflasi yaitu ikan cakalang dan
cabai rawit. Sedangkan inflasi
terendah terjadi di Yogjakarta
0,01%.
Sementara itu 18 kota mengalami deflasi, di mana deflasi
tertinggi terjadi di Jayapura
sebesar 1,26% dan deflasi terendah terjadi di Tanjung Pandan
sebesar -0,02%. “Kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah
Jayapura (1,26%), komoditas
penyumbangnya ikan ekor kuning, ikan cakalang, tomat, dan
kangkung,” ucap Setianto.
Inflasi Inti 0,14%
Selanjutnya Setianto mengatakan, inflasi inti pada April
2021 mencapai 0,14% dan memberikan andil ke inflasi secara
keseluruhan 0,09%. Komoditas
yang berperan terhadap inflasi inti adalah emas. Kenaikan
harga emas terjadi di 60 kota,
kota dengan kenaikan tertinggi
yaitu Pare-Pare, Medan, dan
Bukittinggi yang masing-masing
peningkatannya sebesar 3%.
Sedangkan komoditas minyak
goreng mengalami kenaikan
har ga karena kenaikan harga
mi nyak sawit mentah atau CPO
yang terjadi secara global yang
mempengaruhi kenaikan harga
minyak goreng di Indonesia.
“Ke naikan harga minyak goreng
di 76 kota IHK dari 90 kota
yang yang kita pantau kenaikan tertinggi terjadi di Meulaboh, Sampit, dan Bogor,” ucap
Setianto
(Oleh - HR1)
RI Percepat Pencapaian Nol Emisi Karbon
JAKARTA – Pemerintah melalui Kemenko
Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves)
bersama kementerian/lembaga (K/L) lainnya
terus berupaya agar Indonesia dapat mempercepat target nol emisi karbon (net zero
emission), salah satunya melalui peningkatan
bauran energi baru terbarukan (EBT). Untuk
itu, dukungan dari sektor swasta memegang
peranan penting dalam mewujudkan percepatan target tersebut.
Indonesia telah menetapkan
target nol emisi bersih pada
2060.Hingga saat ini, beberapa
negara di dunia terus melakukan gerakan proaktif menuju
emisi nol bersih/nol emisi karbon/karbon netral/bebas karbon (net zero emission). Hal itu
dibuktikan dengan komitmen
beberapa negara besar, seperti Jepang untuk menurunkan
emisi sebesar 46%, Amerika
Serikat (AS) 50%, dan Uni Eropa
(UE) 55%, semuanya pada 2030.
Indonesia sendiri telah menetapkan target nol emisi bersih
pada 2060 atau lebih cepat, tergantung ketersediaan dukungan
internasional untuk keuangan
dan transfer teknologi.
Pada 4 September 2020, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melakukan akta perjanjian
kerja sama dengan Fortescue
Future Industries Pty Ltd (FFI),
anak perusahaan Fortescue
Metals Group Ltd (Fortescue) di
bidang pengembangan industri
energi hijau. “Perjanjian ini
merupakan kesepakatan awal
untuk mengembangkan kekuatan energi terbarukan Indonesia
dan untuk mendorong industri
hijau,” kata Luhut. Pemerintah
RI percaya bahwa sumber daya
energi terbarukan Indonesia dapat secara ekonomis memasok
kebutuhan energi dan industri
di Indonesia mulai saat ini,
asalkan dikembangkan dengan
cepat dan dalam skala memadai
untuk memenuhi kebutuhan
energi yang berlimpah, murah,
dan tidak mengandung polusi.
Pada 22 April 2021, pemerintah dalam hal ini Kemenko
Marves, Kementerian PUPR,
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),
Kementerian Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (LHK), bersama
Pemprov Kalimantan Utara dan
Pemprov Papua juga melakukan
Joint Statement of Intent dengan
dua perusahaan swasta, yakni
PT Adaro Energy Tbk dan FFI
sebagai investor dari Australia. Luhut juga mengajak segala
pihak bersama-sama saling
membantu untuk mendorong
Indonesia mencapai net zero
emission seperti yang ditargetkan pemerintah. “Presiden
ingin melihat Indonesia betulbetul menjadi bagian untuk
membuat dunia lebih ramah
lagi dan lebih hijau lagi," ujar
Menko Luhut. Sebelumnya,
Menteri PPN/Kepala Bappenas
Suharso Monoarfa mengatakan,
pihaknya sudah menyiapkan
beberapa skenario agar Indonesia mencapai nol emisi karbon,
yaitu pada 2045, 2050, 2060,
dan 2070. Berbagai skenario
itu memiliki implikasi terhadap
pola pembangunan yang akan
dipilih dan kebijakan yang akan
diterapkan.
(Oleh - HR1)
Tren Peningkatan Ekspor Dibayangi Lonjakan Biaya Logistik
Tren peningkatan ekspor di tengah pandemi Covid-19 tengah dibayangi lonjakan tarif kargo peti kemas. Hal ini membuat eksportir dan importir menambah biaya operasional dan bersiasat untuk mereduksi beban biaya tersebut.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada triwulan I-2021 surplus 5,52 miliar dollar AS. Nilai ekspornya 48,9 miliar dollar AS atau melejit 17,11 persen dibandingkan dengan periode sama 2020, sedangkan nilai impornya 43,38 miliar dollar AS atau meningkat 10,76 persen. Kenaikan ekspor dan impor tersebut menunjukkan geliat aktivitas industri nasional.
Namun, tren peningkatan permintaan global dan domestik ini dibarengi dengan lonjakan tarif kargo peti kemas atau kontainer. Freightos Baltic Index (FBX) mencatat, Indeks Kargo Kontainer Global(Global Container Freight Index) dalam kurun waktu setahun ini melonjak drastis. Indeks yang menggambarkan biaya pengiriman kargo peti kemas global per 30 April 2021 sebesar 4.375 dollar AS per kontainer setara 40 kaki (forty-foot equivalent unit/FEU). Angka ini meningkat tiga kali lipat daripada posisi 1 Mei 2020 yang sebesar 1.451 dollar AS per FEU.
Merujuk pada Shanghai Containerized Freight Index (SCFI) periode 18 Desember 2009 - 9 April 2021, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) juga menunjukkan, tarif ke Amerika Selatan dan Afrika Barat lebih tinggi daripada wilayah perdagangan utama lainnya. Pada awal 2021, misalnya, tarif angkutan dari China ke Amerika Selatan melonjak 443 persen dibandingkan dengan 63 persen pada rute antara Asia dan pantai timur Amerika Utara.
Terkait dampaknya terhadap harga produk ekspor dan impor, hal itu bergantung dengan metode pembayaran pengiriman. Jika menggunakan sistem free on board (FOB), harga produk relatif tidak akan naik. Apabila dengan sistem cost, insurance, dan freight (CIF), harga produk bisa bisa meningkat.
FOB merupakan penyerahan barang yang sudah disepakati antara penjual (eksportir) dengan pembeli (importir) di mana penetapan harga yang dihitung berdasarkan pada nilai barang ditambah semua biaya sampai barang tiba di atas kapal (on board). Adapun CIF lebih menekankan pada kewajiban eksportir menanggung biaya perjalanan hingga sampai di pelabuhan negara tujuan, biaya pengangkutan muatan dan kargo, serta biaya asuransi barang.
Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, kenaikan biaya pengiriman kontainer secara global memang melonjak antara 200 persen dan 500 persen dari kondisi normal. Hal ini terjadi sejak ekonomi China mulai pulih pada Agustus 2020. Bagi eksportir besar, imbasnya akan relatif lebih sedikit lantaran pengiriman mereka berbasis kontrak dan produknya banyak terkait dengan rantai pasok nilai global. Yang perlu dicermati adalah bagaimana eksportir kecil yang kelasnya masih usaha atau industri kecil menengah.
Bank Taipan Kian Cuan
Kendati masih dibayangi ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19, kinerja bank yang terafiliasi dengan sejumlah taipan di Tanah Air masih moncer. Cakupan grup usaha yang luas dinilai menjadi salah satu keunggulan bank-bank tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2021 dan laporan akhir Desember 2020 yang dihimpun Bisnis, indikator aset ataupun laba bank milik para konglomerat tercatat meningkat.
Aset PT Bank Jago Tbk. yang dimiliki oleh pengusaha Jerry Ng misalnya, melesat lebih dari tiga kali lipat pada kuartal I/2021. Aset Bank Jago pada periode tersebut tercatat Rp9,24 triliun, atau jauh lebih tinggi ketimbang kuartal I/2020 sebesar Rp2,18 triliun.
Tidak hanya dari aset, bank dengan sandi saham ARTO itu termasuk salah satu yang paling atraktif di lantai bursa. Sepanjang tahun ini saja, saham Bank Jago sudah mencetak imbal hasil atau gain hingga 133%.
Sementara itu, PT Bank Mega Tbk., bisnis bank milik CT Corp. yang dikendalikan oleh Chairul Tanjung pada kuartal I/2021 mencetak laba bersih Rp747,24 miliar atau tumbuh 11,63% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Namun, aset bank itu menyusut tipis 0,54% menjadi Rp111,59 triliun.
Dari sisi nilai aset, PT Bank Central Asia Tbk. yang dikendalikan oleh duo Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono masih tercatat sebagai salah satu yang paling besar yakni mencapai Rp1.090,4 triliun.
Adapun, beberapa bank yang terafiliasi dengan para konglomerat itu baru melaporkan kinerja keuangan 2020 pada April lalu.
PT Bank Ina Perdana Tbk. mencetak pertumbuhan laba cukup fantastis senilai 172,33%. Saham Bank Ina Perdana sebanyak 22,47% dikuasai oleh PT Indolife Pensiontama dengan pemegang saham terakhir adalah Anthoni Salim.
Direktur Utama Bank Ina Daniel Budirahayu mengatakan bahwa perseroan mengincar pertumbuhan laba dan penyaluran kredit pada tahun ini hingga dua digit seiring dengan proyeksi kenaikan bisnis.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Nationalnobu Tbk. Mario Satrio menuturkan perseroan memasang target pertumbuhan laba bersih 4%—6% dan pertumbuhan aset 10%—15%.
Dari sisi penghimpunan dana masyarakat, katanya, Bank Nobu memproyeksikan pertumbuhan di kisaran 10%—15%, sedangkan penyaluran kredit diproyeksikan tumbuh sekitar 8%—12%.
Dalam penyaluran kredit, perseroan memanfaatkan peluang pertumbuhan dari potensi bisnis konsumer seperti kredit pemilikan rumah dan apartemen.
Selain menyesuaikan bisnis utama dari Lippo Group yang kuat di sektor perumahan, pembelian rumah tapak dinilai tumbuh cukup baik dengan adanya relaksasi maupun insentif dari regulator.
Dikutip dari laporan tahunannya, Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib menyampaikan perseroan berkomitmen meningkatkan peran intermediasi dengan meningkatkan penyaluran kredit.
Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan perseroan mengembangkan layanan digital melalui Motion yang disinergikan dengan berbagai unit bisnis MNC Group.
Saat dihubungi terpisah, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn menyatakan pengembangan layanan perbankan transaksi menjadi salah satu fokus utama dalam setiap rencana dan program kerja tahunan BCA.
(Oleh - HR1)Kongsi Smelter Freeport dan Tshingsan Tidak Jelas
Kerjasama pembangunan proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan perusahaan smelter asal China, Tsingshan Group di Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara dikabarkan batal. Batalnya kerjasama Freeport dengan Tsingshan ini lantaran setelah dikaji, pembangunan smelter di Weda Bay tidak lebih baik dari rencana pembangunan di kawasan industri terintegrasi di JIIPE di Gresik, Jawa Timur. Namun, saat dikonfirmasi, pihak Freeport belum menjawab pasti terkait kabar pembatalan itu. "Kami masih pembicaraan dengan Tsingshan," kata Vice President Corporate Communication PTFI, Riza Pratama Riza ke KONTAN, Minggu (2/5).
Menteri ESDM Arifin Tasrif juga memastikan, jika sampai 2023 atau batas waktu yang ditetapkan pembangunan smelter tak menunjukkan progres berarti, maka bukan tidak mungkin sikap tegas bakal diambil pemerintah. Namun, jika keputusan tersebut yang akan diambil, pemerintah akan melakukan kajian mendalam. Kendati diancam sanksi, hingga kini Freeport masih saja fokus melakukan ekspor. Tahun ini, Freeport mendapatkan kuota ekspor 2 juta ton konsentrat. Kuota itu meningkat dari tahun lalu yang hanya 1.069.000 ton konsentrat tembaga yang diberikan pada 16 Maret 2020 untuk satu tahun. Adapun tahun 2019 PTFI hanya mengantongi kuota ekspor 746.953 ton konsentrat.









