;

Hingga 2024, Kemkominfo Targetkan 150 Start-up Digital Baru Berkualitas

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 04 May 2021 Investor Daily, 4 Mei 2021
Hingga 2024, Kemkominfo Targetkan 150 Start-up Digital Baru Berkualitas

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), melalui program Startup Studio Indonesia, menargetkan bisa melahirkan sebanyak 150 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) digital baru yang berkualitas dan berdaya saing hingga tahun 2024.

Mereka diharapkan akan berhasil mengembangkan skala bisnisnya dari segi jumlah pengguna, pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan/investasi dari modal ventura (venture capital/VC) untuk pengembangan usahanya. Program Start-up Studio merupakan bentuk dukungan Kemkominfo untuk mendukung kemajuan ekosistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas yang memberikan akses bagi para pegiat early-stage start-up untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Saat ini, program ini telah memasuki Batch Ke-2. “Saya berharap, program Start-up Studio ini dapat mencetak dan mengembangkan skala bisnis dari 150 start-up digital Indonesia hingga 2024,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel A Pangerapan, melalui webinar, Senin (3/5).

Terkait program Start-up Studio, Semmy menjelaskan, berdasarkan hasil Batch Ke-1, Kemkominfo melihat respons yang sangat positif dari komunitas start-up. Bahkan, para alumni memperoleh manfaat nyata dalam pengembangan usahanya setelah mengikuti program tersebut. Tiga start-up dari 20 alumni Batch Ke-1 berhasil mendapatkan investasi dari VC. Sekitar 40% peserta juga memiliki pertumbuhan lebih dari 20% month-to-month traction growth di atas rata-rata industrinya.

Kemkominfo memprioritaskan enam sektor bisnis start-up untuk dikembangkan melalui program tersebut karena merupakan industri unggulan Indonesia, baik dari sisi sumber daya maupun tingkat penyerapan tenaga kerja. Keenam sektor terdiri atas pendidikan, kesehatan, maritim, agrikultur, pariwisata, dan logistik. Sementara itu, kategori early-stage start-up yang dapat mengikuti program telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction selama minimal tiga bulan, sedang dalam proses validasi product-market fit, telah berbadan hukum, dan dalam tahap pendanaan angel, pre-seed, seed, pre-series A, hingga series A.

(Oleh - HR1)

Tags :
#Startup
Download Aplikasi Labirin :