RAPBN 2022, Target Pajak Konsumsi Meninggi
Pemerintah menaikkan target Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah pada tahun depan, ditengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang menurunkan setoran pajak komsumsi. Pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun lalu memukul keras sektor komsumsi sehingga terdampak pada setoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPhBM). Dalam nota keuangan dan RAPBN 2022, pemerintah menuliskan bahwa tingginya target setoran pajak komsumsi dilandasi oleh peningkatan aktifitas ekonomi.
Salah satu subtansi yang diatur dengan detail dalam RUU tersebut adalah perubahan skema PPN dan PPh. Skema yang dimaksud yakni mengubah sistem tarif tunggal menjadi multitarif, serta menghapus PPhBM dan mengganti dengan penarifan tarif maksimal dalam skema multitarif tersebut, yakni sebesar 25%.
Lead Adviser Prospera Rubino Sugana mengatakan "Mengenakan tarif PPN yang lebih tinggi terhadap barang atau jasa (mewah) ini hanya akan mencipatakan inefisiensi dan kerugian pada penerimaan," katanya. Sementara itu Peneliti Center of Reform on Economics (core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai proyeksi komsumsi pada tahun depan masih cukup suram sejalan dengan belum maksimalnya penanganan pandemi Covid-19. "Untuk kelas menengah atas, sentimen konsumsi lebih kepada bagaimana menanggulangi pandemi. Itu yang menstimulus konsumen kelas menengah atas," ujarnya. (YTD)
Lahan Pertanian, Petani Kakao Sumatera Barat Mulai Jenuh
Petani kakao di Sumatera Barat mulai jenuh dan beralih ke tanaman pangan. Hal itu tercermin dari luas lahan kakao yang kian menyusut. Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan, Holtikultural, dan Perkebunan Sumbar, luas lahan kakao untuk perkebunan rakyat pada 2020 sekitar 84.942 hektar (ha) dengan produksi 44.033 ton per tahun. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultural, dan Perkebunan Sumbar Safrizal mengakui bahwa tanaman kakao di Sumbar memang mulai ditinggalkan oleh Petani.
"Selain adanya hama seperti tupai dan kutu, petani pun mulai jenuh dengan perawatan manja dari kakao tersebut," kata pria yang akrab disapa Jejeng ketika dihubungi Bisnis, Minggu (29/8). Dia sangat menyayangkan makin berkurang luas tanaman kakao Sumbar, mengingat dulu Jusuf Kalla sewaktu menjadi Wapres, telah menjadikan Kabupaten Padang Pariaman sebagai sentra kakao sekaligus produksi coklat di Sumbar. "Tapi kini di Padang Pariaman itu sendiri juga kakaonya dibabat dan dialihfungsikan ke tanaman pangan," ujarnya
Jejeng mengatakan cukup prihatin melihat kondisi tanaman kakao di Sumbar, yang dari tahun ke tahun luas lahannya terus berkurang. "Harga kakao cukup bagus, bisa mencapai Rp25.000 per kilo gramnya. Cuma ya itu, petani merasa direpotkan harus intens merawat tanaman kakonya, karena kakao jenis komoditi yang cukup manja, sehingga butuh perawatan," tuturnya. Untuk tanaman kakao, petani harus rajin dan intens memantau dahan-dahan yang rasanya harus dipangkas. Bila tidak dilakukan pemangkasan dahan-dahan, kakao sulit untuk berbuah lebat. (YTD)
Industri Pariwisata, Ramai Penjualan Hotel Bali
Penjualan aset properti hotel selama pandemi Covid-19 di Pulau Dewata marak seiring ketidakpastian nasib industri pariwisata. Perjualan aset properti dinilai merupakan strategi pengusaha untuk mempertahankan bisnis utama, tetapi di sisi lain juga berdampak pasif bagi industri pariwisata Bali. Berdasarkan data persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali yang dikutip dari laporan Bank Indonesia terdapat 48 hotel yang telah dijual sebagai bentuk dampak Covid-19 terhadap hotel dan restoran. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indnesia Bali Trisno Nugroho mengatakan penjualan properti akomodasi bisa saja menjadi strategi untuk mempertahankan bisnis utama pengusaha tersebut dimasa Pandemi.
Menurutnya, penjualan hotel tersebut memiliki dua kemungkinan. Pertama, jika hotel tersebut dialihfungsikan maka beresiko hotel ditutup dan berakibat terhadap penurunan kapasitas suplai kamar. Hal ini akan berdampak pada kesimbangan supply and demand kamar sehingg akan menghasilkan harga kamar yang wajar. Sementara itu terkait dengan keuntungan dan kerugian hotel akan ditanggung oleh pembeli yang baru. "Secara makro, penjualan ini tidak akan berdampak siginifikan pada perekonomian Bali," kata Trisno.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan satu-satunya solusi untuk memulihkan pariwisata Bali adalah dengan membuka akses wisatawan mancanegara. Wisatawan domestik dinilai tidak mampu menutupi biaya operasional yang harus dikeluarkan pengusaha dalam mengoprasionalkan properti mereka. "Bukan Wisdom tidak menarik, karena tidak beda. Bali di setup dari awal untuk wisatawan mencanegara, sekarang breakfast Rp.50.000, dulu minimal US$20, kemampuan kita sebagai pengusaha di Bali untuk switching market susah, katanya. (YTD)
Menkominfo: Kebocoran Data e-HAC Sedang Diinvestigasi
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Palte memastikan bahwa dugaan kebocoran 1,3 juta pada pengguna aplikasi versi lama electronic Indonesia Healt Alert Card (e-HAC) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang di investigasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSS). Menurut dia, kasus kebocoran data pribadi pengguna pada aplikasi e-HAC terjadi ketika belum terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. Sedangkan, aplikasi e-HAC yang sudah terintegrasi dengan PeduliLindungi dipastikan masih lebih aman. “Berdasarkan informasi yang kami terima e-HAC yang mengalami kebocoran adalah aplikasi awal yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, sebelum dialihkan ke PeduliLindungi,” tegas Johnny.
Sementara itu, Kapusdatin Kemenkes Anas Ma’ruf, Kemenkes telah meminta masyarakat untuk menghapus aplikasi versi lama e-HAC serta mulai menggunakan yang terintegrasi pada aplikasi PeduliLindungi. Hal tersebut disampaikan setelah adanya dugaan kebocoran 1,3 juta data pengguna e-HAC versi lama. Selanjutnya, pemerintah meminta kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Pengguna e-HAC sekarang sudah diintegrasikan sebagai fitur baru di aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan perjalanan. “Sejak Juli 2021, kita sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC sudah berada di aplikasi PeduliLindungi. Sistem e-HAC yang lama itu berbeda dengan e-HAC yang digabungkan dengan PeduliLindungi,” imbuhnya. (YTD)
Asosiasi Tolak Kenaikan Tarif Pajak UMKM Jadi 1%
Sejumlah asosiasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menolak rencana pemerintah menaikkan tarif pajak UMKM dari 0,5% menjadi 1%. Dalam RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP), pemerintah berencana untuk menerapkan pajak penghasilan (PPh) UMKM minimum sebesar 1% dari peredaran bruto.
Ketua Umum Jaringan Usaha Independen Indonesia (JUSINDO) Sutrisno Iwantono mengatakan, kalangan pengusaha UKM meminta agar mereka tetap dikenai pajak penghasilan (PPh) final sebesar 0,5%. Pemerintah diminta tetap berpedoman pada subtansi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 23 Tahun 2018 dengan perubahan tidak diberlakukan batas waktu lagi bagi usaha mikro dan kecil. misalnya tiga tahun sampai tujuh tahun.
PP nomor 23 tahun 2018 adalah PP tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan dari usaha yang DIterima atau Diperolah Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Dalam PP ini diatur dengan ketentuan tarif PPh final 0,5% bagi UKM dengan omzet tidak lebih dari 4,8 milliar setahun, " Sekarang ada kecenderungan 0,5% juga mau dihapus, yang 31 E juga mau dihapus, artinya mau disamakan dengan usaha besar. Ini yang sebenarnya ditolak oleh UKM," ucap Sutrisno. Pihaknya juga mengusulkan agar nilai besaran omzet bruto tahunan dinaikkan dari Rp 4,8 milliar pertahun menjadi Rp 15 milliar agar selaras dengan kriteria UUD No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. (YTD)
Luhut Minta Ikan dari Biak Numfor Kontinu
Jakarta - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta ekspor komoditas kelautan dan perikanan (KP) dari Biak Numfor ke Singapura bisa dilaksanakan secara kontinu dengan tetap menjaga kualitas. Ekspor komoditas KP Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia. Beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) mampu memproduksi hingga angka triliunan rupiah, salah satunya dimiliki Kabupaten Biak Numfor.
Melalui ekspor perdana dari Biak Numfor ke Singapura itu diharapkan terjadi peningkatan devisa negara dan pendapatan daerah serta kesejahteraan nelayan. Menko Luhut juga mengingatkan agar selalu memperhatikan pemanfaatan komoditas KP secara berkelanjutan dan ingin agar pengelolaan komoditas ekspor itu dijaga kualitas dan mutu produknya. Target ekspor komoditas perikanan dari Biak Numfor sudah dicanangkan sejak Maret 2021 bersama Kota Tual. Ekspor komoditas KP dari Biak Numfor kali ini ada sebanyak 28 ton melalui pesawat kargo dari Sriwijaya Air.
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP menyebutkan, ekspor perdana itu merupakan langkah bahwa KKP turut mengawal perekonomian Indonesia Timur, khususnya Papua. Biak menjadi hub ekspor untuk produk perikanan dari wilayah Papua, seperti Nabire, Jayapura, Serui, dan Bintuni, yang berada pada WPPNRI 717 yang kaya ikan bernilai ekonomis tinggi seperti tuna, tongkol, cakalang, kerapu, lobster, dan kepiting. Ekspor ini menjadi langkah awal yang baik bagi Kabupaten Biak Numfor unutk dapat memasarkan produknya ke luar negeri.
Konsumen Belanja Online akan Sentuh 144 Juta
Jakarta - Konsumen belanja online di Indonesia bakal menyentuh 144 juta tahun ini, didorong pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial. Indonesia memimpin pertumbuhan konsumen digital di Asean, yang tahun ini diprediksi mencapai 313 juta, naik 70 juta dari 2020. Belanja online per orang di Asia Tenggara diprediksi naik 60% menjadi US$ 381 tahun ini, dibandingkan 2020 sebesar US$ 238. Media sosial berperan besar dalam memacu belanja online. Buktinya, sebesar 22% responden menjadikan media sosial sebagai saluran untuk mencari barang.
Para peneliti juga menemukan, segmen bahan makanan mencetak pertumbuhan belanja online tercepat. Mayoritas konsumen berencana menjaga, bahkan meningkatkan belanja online di segmen ini dan kategori lain. Seiring dengan itu, perusahaan rintisan (startup) internet dan teknologi Asean menjadi incaran perusahaan moda ventura dan pengelola dana swasta dunia. Kuartal I-2021, startup di sektor itu menyedot 88% transaksi investasi, naik 78% dibandingkan periode sama tahun lalu. Adapun pendanaan di subsektor teknologi didominasi perusahaan teknologi finansial sebesar 56%, terdiri atas peer to peer landing, buy now pay later, dompet digital, dan perdagangan kripto.
Pengiriman Ekspres, Kurir Tetap Sibuk Ketika PPKM
Jakarta - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat selama hampir 2 bulan tidak selamanya berdampak negatif bagi dunia usaha. Kebijakan itu justru menaikkan volume pengiriman barang perusahaan jasa kurir. Sejumlah petugas konter di Kantor Pos Pemeriksa (KPRK) CIbinong, Jawa Barat masih aktif melayani pelanggan. Umumnya, petugas konter melayani pelanggan yang membawa barang untuk dikirim ke luar daerah. Sebagian petugas konter lainnya melayani pelanggan untuk transaksi yang masih dilakukan secara luar jaringan (luring).
Pengiriman barang melalui KPRK Cibinong terlihat meningkat sejak PT Pos Indonesia memberikan diskon biaya pengiriman paket domestik dan internasional untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-275 BUMN itu. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia mengatakan bahwa kebijakan PPKM menaikkan volume barang yang dilayani perusahaan milik negara itu. Selama PPKM, tuntutan masyarakat makin tinggi khususnya pengiriman barang yang lebih cepat dan tepat waktu. Selain itu, masyarakat juga menginginkan kemudahan. Oleh karena itu, Pos Indonesia memanfaatkan momentum pembatasan untuk melakukan digitalisasi layanan melalui platform pengiriman supaya masyarakat tak perlu lagi harus mampir ke kantor pos. Saat ini, rata-rata pengiriman harian sudah mencapai 1 juta paket. Angka itu belum termasuk pertumbuhan yang dialami saat PPKM darurat.
Hingga paruh pertama tahun ini, BUMN mencatatkan kinerja positif sejalan dengan transformasi bisnis besar-besaran yang tengah dilakukan. Bahkan, diperkirakan hinga semester I/2021, realisasi target tersebut sudah melampaui lebih dari separuh target pada akhir tahun ini. Pertumbuhan di sektor kurir masih ditopang oleh barang yang berkaitan dengan kesehatan dan makanan, sedangkan sektor lainnya juga tumbuh kendati kecil.
Saat ini, Pos Indonesia juga memperkenalkan identitas Layanan Digital baru yaitu PosAja! dan Pospay. Direktur Utama PT Pos Indonesia mengatakan layanan digital kurir digarap untuk memperluas pasar milenial yang lebih modern. Saat ini Pos juga menggelar serangkaian program promosi bagi pengguna jasa BUMN itu. Salah satunya adalah program promosi diskon biaya kirim kilat khusus dalam rangka peringatan HUT ke-275 Pos Indonesia hingga 75% untuk tujuan domestik dan 27,5% untuk kiriman internasional. Peningkatan volume barang selama PPKM juga dialami Ninja Express.
Chief Marketing Officer Ninja Express mencatat ada permintaan pengiriman lebih dari 15 juta paket selama masa PPKM darurat yaitu mulai 25 Juli hingga 3 Agustus 2021. Pembatasan mobilitas masyarakat membuat logistik kembali memegang peranan penting sebagai media pengantaran. Jenis paket kecil merupakan barang yang berukuran maksimal 20x11x7 cm yang biasanya berisi kosmetik, aksesoris fashion seperti baju, jam tangan, kacamata dan lain-lain.
Berkah Batu Bara, Laba Bukit Asam Naik 38% Jadi Rp 1,77 T
Perusahaan pertambangan batu bara milik BUMN, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang semester I-2021 membukukan laba bersih senilai Rp 1,77 triliun. Laba ini tumbuh 38% secara tahunan (year on year/YoY) dari sebelumnya Rp 1,28 triliun di akhir Juni 2020.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan, pendapatan perusahaan secara YoY tumbuh 14,18% menjadi Rp 10,29 triliun dari sebelumnya senilai Rp 9,01 triliun. Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan perusahaan juga naik menjadi Rp 6,74 triliun dari Rp 6,46 triliun.
Pada periode tersebut, beban umum dan administrasi turun menjadi Rp 838,54 miliar dari sebelumnya Rp 868,49 miliar. Namun beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp 451,78 miliar dari Rp 341,84 miliar.
Laba Holding BUMN Tambang Tembus 4,7 Triliun
Holding Industri BUMN Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp 4,7 triliun. Laba bersih tersebut gabungan antara PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.
"Jadi revenue kami Rp 39,2 triliun dengan laba bersih Rp 4,7 triliun," kata Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/8/2021).
Kinerja keuangan konsolidasi juga membukukan EBITDA Rp 10,9 triliun, return on equity 10,9%, EBITDA margin 27,7%, net profit margin 12%.









