Rencana Amandemen UUD 1945 Tuai Pro-Kontra
Keinginan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mengamandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 mulai menuai pro dan kontra. Pada rancangan awal amandemen UUD 1945 hanya dilakukan secara terbatas dengan memasukkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Namun belakangan muncul tudingan amandemen untuk mengubah masa jabatan presiden dan wakil presiden menjadi tiga periode. Menanggapi ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan, MPR terbuka bagi siapapun untuk menyampaikan aspirasinya terkait PPHN. Menurutnya, dalam waktu dekat MPR akan menyelenggarakan diskusi publik secara berkala guna menyerap aspirasi masyarakat terhadap berbagai hal seputar PPHN ini.
Pembiayaan Kendaraan, Kredit Mobil Bekas Siap Bangkit
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia memprediksi industri pembiayaan kendaraan roda empat bekas siap bangkit lantaran urung diperpanjangnya insentif PPnBM 100%. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, bila tidak ada perubahan, insentif PPnBM tersisa yang ditanggung pemerintah hingga Desember 2021 tinggal 25%. Artinya, harga beberapa jenis mobil baru yang sebelumnya mendapat diskon tidak akan semurah seperti 6 bulan terakhir. Selama periode PPnBM permintaan kredit untuk kendaraan bekas tak padam. Alasannya, Leasing tetap 'ketiban berkah karena segment debitur di sektor itu resikonya termasuk lebih bisa ditoleransi walapun dealer atau penjual terpaksa menurunkan harga unit. "Beda dengan mobil baru yang walaupun permintaannya banyak, yang bisa kita terima dan masuk (menjadi portfolio) masih sedikit. Sementara mobil bekas punya peminat tersendiri, biasanya mereka juga sudah biasa," ungkapnya kepada Bisnis, Minggu (5/9)
Ketua umum APPI berharap PPnBM diteruskan tetapi segmen mobil bekas juga merupakan portfolio terbesar buat industri, tepatnya urutan ke-3 setelah mobil baru dan sepeda baru. Berdasarkan statistik OJK per juli 2021, outstanding mobil bekas sebesar Rp55,6 trilliun masih turun 3,5% yoy dan turun 2,9% YtD. Pemerhati otomotif Bebin Djuana membenarkan bahwa multifinance mobil bekas memang lebih 'jadi duit' ketimbang mobil baru, karena di era PPnBM, dealer dan penjual mobil bekas tentunya lebih senang kalau unitnya terjual via kredit leasing. "Kalau terjual dengan leasing, yang lumayan, karena bisa dapat komisi untuk bisa menutup sedikit kerugian, walau mungkin tidak terlalu signifikan,". Bebin menilai apabila PPnBM 100% tak diperpanjang dan geliat jual-beli mobil bekas mulai bangkit, leasing tetap mendapat berkahnya. (YTD)
NOICE Memperoleh Pendanaan Pra-Seri A
NOICE, perusahaan rintisan teknologi yang menghadirkan paltform konten audio lokal terkemuka di indonesia, memperoleh pendanaan Pra-Seri A dari Alpha JWC Ventures, Go-Ventures, Kinesys Group, Kenangan Fund, dan sejumlah angel investors lain. Namun, tak disebutkan berapa nilai pendanaannya. Chief Executive Officer NOICE Radio Ardian mengatakan, dana yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan performa NOICE di tiga area kunci. Pertama, pengembangan teknologi, khususnya pada fitur live audio terbaru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.
Kedua, dana digunakan untuk membiayai pengembangan konten original. Ketiga, untuk merekrut tenaga-tenaga berpengalaman yang memiliki latar belakang terbaik di bidangnya. "Kami bersyukur, saat ini, NOICE tercatat sebagai jaringan podcast terbesar di Indonesia dengan lebih dari 100 program konten original, termasuk radio dan audiobook," jelasnya. Loyalitas tersebutnya membuktikan betapa menjanjikannya masa depan industri media audio dan tren ekonomi kreator. Tidak hanya dari sisi konten yang didengarkan di aplikasi, jumlah pengguna NOICE juga telah meningkat 144% selama satu tahun terakhir.
Niken Sasmaya menambahkan dalam waktu dekat, NOICE akan memperkenalkan fitur audio vertikal terbarunya, yaitu NOICE live, sebagai fitur pelengkap podcast, audiobook, dan radio streaming. "Keunggulan yang kami miliki adalah konten orisinal berkualitas yang tersedia hanya di NOICE. Kami berkolaborasi dengan berbagai kreator monten berbakat, mulai kreator pemula hingga selebritis," tutur Niken. (YTD)
Modal Ventura Gojek Ikut Pimpin Pendanaan untuk Noice Milik Mahaka
Go-Ventures, perusahaan modal ventura milik Gojek, memimpin putaran pendanaan pra-seri A untuk Noice, platform audio on demand milik PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI). Selain Go-Venture, pendanaan ini juga dipimpin oleh Alpha JWC Ventures. Alpha JWC Ventures merupakan investor sebelumya di Noice. Beberapa investor lain juga kembali berpartisipasi pada putaran ini, yaitu Kinesys Group dan Kenangan Kapital. Namun nilai pendanaannya masih dirahasiakan. SVP of Invesments Go-Ventures Aditya Kumar mengatakan, kenaikan komsumsi konten digital di Indonesia menunjukkan adanya kesenjangan cukup signifikan dari segmen konten audio.
"Kebutuhan konten hiburan berkualitas meningkat, karena semakin banyak kegiatan kerja dan belajar yang dilakukan dari rumah. Noice hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (6/9). Visi Noice untuk menciptakan ekosistem konten audio menjadi alasan kuat yang meyakinkan kami terhadap potensi Noice sebagai yang terbaik di ranah lokal. Apa yang ditawarkan Noice kedepannya sangat menarik dan ini akan membawa perubahan besar bagi industri konten di Indonesia.
Selain Noice Rahaka Radio juga memiliki radio Gen Fm, Jak fm, Hot Fm, Kis Fm, Mustang Fm, Prambors, Delta FM, Female Radio, dan Most Radio. Mahaka Radio melalui radio-radionya tengah mempersiapkan berbagai konten yang melibatkan kolaborasi dengan musisi , salah satunya melalui Radio Fest. Program ini disipakan sebagai virtual event terbesar yang diproduksi oleh Group Mahaka Radio dengan unit usaha lainnya, yaitu Showbeast dan Noice. Sedangkan untuk Business to Custumers (B2C), perseroan juga tengah memperisapkan kolaborasi terbarunya bersama para label rekaman Indonesia untuk Anak Radio Store, sebuah usaha ritel penjualan merchandise resmi dari radio milik Mahaka Radio dan musisi lokal Indonesia. (YTD)
Mata Uang Lokal Diperluas
Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dengan sejumlah mitra dagang utama diharapkan bisa menciptakan stabilitas rupiah dan menggairahkan kerja sama. Transaksi perdagangan ekspor-impor dan investasi Indonesia dengan empat mitra dagang utama kini tidak lagi menggunakan mata uang dollar AS, melainkan menggunakan mata uang lokal negara masing-masing. Hal ini bisa meningkatkan efisiensi dunia usaha sehingga tak perlu lagi menukar mata uang mereka dalam perdagangan dan investasi. Keempat negara mitra dagang utama Indonesia yang sudah sepakat menggunakan mata uang lokal (local currency settlement/LCS) dalam bertransaksi adalah China, Jepang, Malaysia, dan Thailand. China menjadi negara terbaru yang mengumumkan kerja sama penggunaan mata uang lokal dengan Indonesia, yakni pada Senin (6/9/2021). Adapun kesepakatan kerja sama LCS dengan Jepang dan Malaysia dicapai pada awal Agustus lalu serta Thailand pada Desember 2020.
Kesepakatan penggunaan mata uang lokal itu tidak lepas dari perundingan Bank Indonesia (BI) dengan bank sentral setiap negara, yaitu Bank Sentral China, Bank Negara Malaysia, dan Bank Sentral Thailand. Khusus Jepang, kesepakatan tidak dilakukan oleh bank sentral negara itu, tetapi oleh Kementerian Keuangan Jepang (JMOF).Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan,kerja sama ini merupakan upaya berkelanjutan BI untuk mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dalam transaksi perdagangan dan investasi dengan sejumlah negara mitra. Dengan demikian, transaksi perdagangan dan investasi yang melibatkan kedua negara akan menggunakan mata uang lokal setiap pihak dan tidak lagi menggunakan dollar AS.
Merasa Tertekan Pengusaha Usul Ada Aturan Kebal Pailit ke Pemerintah
Pengusaha mengusulkan ke pemerintah untuk melakukan moratorium alias penghentian sementara untuk aturan kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Pengusaha menilai proses hukum PKPU berada dalam kondisi yang menekan pengusaha.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani, PKPU pada dasarnya adalah proses untuk membantu perusahaan sebagai pihak yang memiliki utang alias debitur untuk mencari jalan keluar pembayaran utang yang tersendat. Pada kenyataannya, proses hukum PKPU justru hanya membuat perusahaan menjadi rawan dipailitkan.
Dalam data yang dipaparkan pihaknya, sepanjang tahun 2020 hingga sekarang sudah ada 1.298 perusahaan yang menghadapi kasus kepailitan. Dia memperkirakan angkanya masih akan terus bertambah.
Hal itu dapat terjadi karena dasar hukum kepailitan dan PKPU masih kurang adil bagi debitur. Misalnya saja, pengajuan PKPU yang seharusnya merupakan ranahnya debitur untuk mencari jalan keluar atas utang-utangnya justru malah dipakai kreditur untuk menyelesaikan utangnya.
BI : Cadangan Devisa RI Naik Jadi 144,8 Miliar Dolar AS pada Agustus
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2021 mencapai 144,8 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan akhir Juli 2021 yang sebesar 137,3 miliar dolar AS.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,1 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Bl menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Menurut Erwin, peningkatan posisi cadangan devisa pada Agustus 2021 terutama terjadi karena adanya tambahan alokasi special drawing rights (SDR) sebesar 4,46 miliar SDR atau setara 6,31 miliar dolar AS yang diterima oleh Indonesia dari Dana Moneter Internasional (IMF).
Sumut Ekspor Kubis ke Malaysia dan Taiwan
Provinsi Sumatera Utara hingga kini masih rutin mengekspor kubis ke mancanegara, seperti Malaysia dan Taiwan. Hingga awal September 2021, sudah ada ekspor kubis sebanyak 9,3 ton dengan total nilai Rp28,67 miliar.
Ekspor kubis dari Sumut pada tahun 2020 tercatat sebanyak 22,6 ton senilai Rp68,8 miliar dengan tujuan ekspor ke Taiwan, Malaysia, dan bahkan Singapura. Andi Yusmanto menyebutkan kubis yang diekspor memiliki standar tinggi, termasuk dalam jumlah berat kubis per buahnya.
Anak Usaha Telkom Bakal Cetak 2 Unicorn Baru
MDI Ventures tengah menyiapkan 2 investee untuk menjadi unicorn atau perusahaan dengan nilai valuasi mencapai US$ 1 miliar. Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) itu juga menargetkan bisa mendapatkan dana kelola hingga US$ 900 juta atau setara Rp 12,78 triliun (kurs Rp 14.200) tahun ini.
Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setiawan Wijaya mengakui isu yang beredar, bahwa MDI Ventures tengah mempersiapkan 2 perusahaan rintisan untuk menjadi unicorn dalam waktu dekat ini.
Budi menjelaskan MDI Ventures tahun ini menargetkan dana kelolaan sekitar US$ 900 juta. Namun dana itu tidak seluruhnya berasal dari internal perusahaan, sekitar US$ 200 juta akan berasal dari investor eksternal.
Budi menegaskan bahwa MDI dalam melakukan investasi ke perusahaan-perusahaan rintisan mempertimbangkan dengan baik dari sisi risikonya. Termasuk mempertimbangkan pendapat dari dewan expertise.
Sewa Jet Pribadi Jadi Tren Pebisnis Kaya Raya
Direktur PT Indojet Sarana Aviasi Stefanus Gandi menyampaikan, permintaan sewa pesawat jet pribadi mengalami kenaikan di masa pandemi Covid-19.
Layanan sewa pesawat jet pribadi alias private jet yang mengalami kenaikan permintaan sebanyak 2 kali lipat atau 100% dibanding sebelum adanya pandemi covid-19.
Ia menyebut, bila sebelum adanya pandemi Covid-19, permintaan sewa jet pribadi dalam sebulan hanya 4-6 perjalanan dalam negeri.
Namun, sejak pandemi muncul, sepanjang tahun 2020, permintaan sewa jet pribadi tumbuh menjadi sebanyak 8-12 perjalanan dalam negeri.
Arif Wibowo, Ketua Penerbangan Tidak Berjadwal Indonesia National Air Carriers Assoctation (INACA) mengatakan, ketika pandemi Covid-19 melanda, ada beberapa masyarakat kalangan atas atau orang kaya raya yang melihat jet pribadi sebagai kebutuhan penting.









