;

Pembiayaan Kendaraan, Kredit Mobil Bekas Siap Bangkit

08 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Pembiayaan Kendaraan, Kredit Mobil Bekas Siap Bangkit

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia memprediksi industri pembiayaan kendaraan roda empat bekas siap bangkit lantaran urung diperpanjangnya insentif PPnBM 100%. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, bila tidak ada perubahan, insentif PPnBM tersisa yang ditanggung pemerintah hingga Desember 2021 tinggal 25%. Artinya, harga beberapa jenis mobil baru yang sebelumnya mendapat diskon tidak akan semurah seperti 6 bulan terakhir. Selama periode PPnBM permintaan kredit untuk kendaraan bekas tak padam. Alasannya, Leasing tetap 'ketiban berkah karena segment debitur di sektor itu resikonya termasuk lebih bisa ditoleransi walapun dealer atau penjual terpaksa menurunkan harga unit. "Beda dengan mobil baru yang walaupun permintaannya banyak, yang bisa kita terima dan masuk (menjadi portfolio) masih sedikit. Sementara mobil bekas punya peminat tersendiri, biasanya mereka juga sudah biasa," ungkapnya kepada Bisnis, Minggu (5/9)

Ketua umum APPI berharap PPnBM diteruskan tetapi segmen mobil bekas juga merupakan portfolio terbesar buat industri, tepatnya urutan ke-3 setelah mobil baru dan sepeda baru. Berdasarkan statistik OJK per juli 2021, outstanding mobil bekas sebesar Rp55,6 trilliun masih turun 3,5% yoy dan turun 2,9% YtD. Pemerhati otomotif Bebin Djuana membenarkan bahwa multifinance mobil bekas memang lebih 'jadi duit' ketimbang mobil baru, karena di era PPnBM, dealer dan penjual mobil bekas tentunya lebih senang kalau unitnya terjual via kredit leasing. "Kalau terjual dengan leasing, yang lumayan, karena bisa dapat komisi untuk bisa menutup sedikit kerugian, walau mungkin tidak terlalu signifikan,". Bebin menilai apabila PPnBM 100% tak diperpanjang dan geliat jual-beli mobil bekas mulai bangkit, leasing tetap mendapat berkahnya. (YTD)

Tags :
#Mobil
Download Aplikasi Labirin :