;

Astrapay Ikut Meramaikan Persaingan Dompet Digital

Hairul Rizal 17 Sep 2021 Kontan, 16 September 2021

Persaingan dompet digital bakal semakin sengit. Bertambah lagi satu pemain di dompet digital. Tak main-main, PT Astra International Tbk, konglomerasi lokal meluncurkan dompet digital terbaru, yakni AstraPay. CEO AstraPay, Meliza Musa Rusli mengungkapkan, sebagai aplikasi pembayaran digital yang tumbuh dalam ekosistem Astra, AstraPay mempunyai value proposition yang khas, yang berbeda dengan pemain pembayaran digital lain. "AstraPay akan mempunyai kekuatan di sektor dan ekosistem tersebut. Tentunya kekuatan di ekosistem tersebut terus dikembangkan juga untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat," kata Meliza, saat konferensi pers secara virtual, Rabu (15/9). Menurutnya, sesuai tujuan awal, AstraPay adalah aplikasi pembayaran digital milik Grup Astra yang memberikan kemudahan terhadap pengguna dalam melakukan pembayaran digital. Kehadiran Astra akan menambah persaingan dompet digital yang pemain lainnya juga didukung oleh grup besar. Misalnya Gopay yang mendapatkan dukungan dari GoTo yang merupakan gabungan dari Gojek dan Tokopedia. Lalu ada ShopeePay yang didukung oleh perusahaan teknologi asal Singapura Sea Group. Dan Ovo dengan dukungan dari Grab di dalam ekosistem transportasi.


Pabrik Baterai Mobil Listrik Mulai Digarap

Hairul Rizal 17 Sep 2021 Kontan, 16 September 2021

Kongsi Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution Ltd kemarin (15/9) memulai pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Nilai investasi fasilitas pabrik ini mencapai US$ 1,1 miliar. Euisun Chung, Chairman Hyundai Motor Group menyatakan, dengan menggandeng LG Energy Solution, Hyundai telah membangun pabrik kendaraan listrik pertama di luar kawasan seperti Korea, China dan Jepang. Hyundai berharap pabrik baterai kendaraan listrik menjadi pemicu semakin berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. 


Likuiditas Bank Melimpah, Bank Perkuat Bisnis Wealth Management

Yuniati Turjandini 17 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Masih kuatnya pertumbuhan dana masyarakat disiasati oleh kalangan perbankan untuk memperkuat bisnis wealth management dengan menawarkan berbagai produk perlindungan maupun investasi kepada nasabahnya. Jika menunjuk data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Juli 2021, tren pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) untuk kelompok simpanan Rp500 juta-Rp 1 miliar dan kelompok simpanan Rp2 miliar-Rp5 miliar, relatif tidak mengalami lonjakan jumlah simpanan yang signifikan. Jika pada periode pertengahan tahun lalu hingga penghujung 2020, rata-rata kelompok simpanan tumbuh tinggi, situasi itu berubah sepanjang 2021.

Bagi perbankan, melimpahnya dana nasabah perlu disiasati dengan cara menekan biaya dana. Strategi itu dapat dilakukan  dengan menawarkan produk-produk investasi dan proteksi kepada nasabahnya. Director Wealth & Personal Banking PT Bank HSBC Indonesia Adhi Tjatja Negara mengatakan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia makin didominasi oleh kelompok milenial atau usia dibawah 40 tahun. Semua nasabah Premier 2,0 berusia 17 tahun-28 tahun yang sedang bersekolah diluar negeri bisa menikmati berbagai fasilitas yang sama tanpa biaya tambahannya.

Sementara itu, Direktur Retail Banking PT Bank Permata Tbk Djumariah Tentram mengatakan dalam situasi yang tidak menentu seperti sekarang, masyarakat dituntut bisa beradaptasi  dengan kebiasaan baru yang terhubung secara digital, termasuk dalam pengelolaan keuangannya. "Kami berusaha memberikan wawasan, ide dan perspektif segar kepada masyarakat  untuk lebih memaknai esensi wealth yang sesungguhnya,"" ujarnya dalam satu event yang digelar pada Rabu (15/9).Dalam kesempatan sebelumnya, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) menjalin kerja sama dengan PT BNI Life Insurance untuk mengembangkan produk asuransi bagi nasabah prioritas.


Akal-Akalan Pelapak Daring demi Imbal Tunai

Hairul Rizal 17 Sep 2021 Kompas, 16 September 2021

BDK (34), BBK (35), HM (47), dan AT (35) tergiur cara instan untuk mendapatkan cashback atau imbal tunai dari penjualan barang di Tokopedia. Para pelapak itu pun menyaru sebagai pembeli dari tokonya sendiri bermodalkan beberapa akun palsu. Keempatnya mengakui sudah beraksi selama satu tahun. Dalam empat bulan terakhir ini saja, mereka berhasil meraup imbal tunai sebesar Rp 400 juta. Aksi para penjual gawai dan peralatan rumah tangga itu akhirnya kandas di tangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Banten. Bermodal laporan warga pada Jumat (27/8/2021), polisi meringkus keempatnya dari toko masing-masing yang terletak di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. BDK, BBK, dan HM memiliki toko seluler. Sementara AT (35) mempunyai toko pompa. Berbekal akun palsu, mereka mulai melakukan transaksi fiktif. Caranya, dengan memesan barang yang tersedia di toko daring, tetapi mengirimkan barang lain ke alamat acak. Dalam alamat tersebut, mereka tetap mencantumkan nomor sendiri sebagai penerima karena nomor itulah yang akan mendapatkan imbal tunai.

Akhir Kisah Mobil Murah

Hairul Rizal 17 Sep 2021 Koran Tempo, 15 September 2021

Pemerintah bakal menerapkan kebijakan baru pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil mulai 16 Oktober mendatang. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 dan PP Nomor 74 Tahun 2021, pemerintah mengubah dasar pungutan PPnBM mobil baru, yang awalnya memakai basis tipe bodi, kubikasi mesin, dan sistem penggerak menjadi berbasis emisi.  Dalam aturan ini, pemerintah menghapus insentif PPnBM untuk kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) atau dikenal juga dengan mobil low-cost green car (LCGC). LCGC, yang semula bebas dari PPnBM, kini dikenai pungutan 3 persen. Menurut Febri, fokus pemerintah kini beralih untuk mendorong pengembangan kendaraan bermotor rendah emisi dan ramah lingkungan, sesuai dengan tren global. Dalam revisi kebijakan yang baru, LCGC masuk program low carbon emission vehicle (LCEV) bersama dengan kendaraan terelektrifikasi (xEV) dan flexy engine berbasis biofuel 100 persen. 

Dia menyebutkan peserta program ini akan mendapatkan insentif PPnBM rendah, yaitu 3 persen. Gap insentif yang diterima akan lebih besar, yaitu 12 persen, “Karena tarif PPnBM minimum untuk kategori kendaraan penumpang kurang dari 10 orang adalah 15 persen,” ucap Febri. Dalam peraturan sebelumnya, selisih insentif yang diterima 10 persen. Sebab, tarif PPnBM minimum untuk kategori kendaraan penumpang kurang dari 10 orang adalah 10 persen. Pada tahun pertama, penjualan LCGC mencapai 51.180 unit atau 4 persen dari total pasar kendaraan roda empat saat itu. Selang beberapa tahun, produsen menaikkan harga LCGC, sehingga berada di kisaran Rp 100 juta hingga 130 juta. Kini, perubahan tarif PPnBM bakal kembali memicu kenaikan harga LCGC, sehingga harganya ada kemungkinan tak lagi di bawah Rp 150 juta. 

Manufaktur Menggeliat Lagi

Hairul Rizal 17 Sep 2021 Kompas, 16 September 2021

Kinerja ekspor dan impor pada Agustus 2021 menampakkan geliat sektor manufaktur. Kegiatan industri di sektor hilir ini perlu diiringi penguatan sektor hulu dan antara. Indikator kinerja ekspor dan impor pada Agustus 2021 menunjukkan perbaikan aktivitas industri setelah sempat mengalami tekanan pada Juli 2021 karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Kendati demikian,kenaikan impor bahan baku atau penolong juga menggambarkan masih kuatnya ketergantungan industri dalam negeri pada bahan baku impor. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, Rabu (15/9/2021),impor pada Agustus 2021 tercatat senilai 16,88 miliar dollar AS, naik 10,35 persen dari Juli 2021.Secara tahunan, kinerja impor naik 55,26 persen dibandingkan dengan Agustus 2020. Impor yang berkaitan dengan kinerja industri, seperti impor bahan baku/penolong dan barang modal, mencatat nilai tertinggi dibandingkan dengan impor barang konsumsi. 

Bisnis Logistik Terpacu Efek Pandemi Covid-19

Hairul Rizal 17 Sep 2021 Kontan, 16 September 2021

Bisnis jasa kurir dan logistik semakin riuh. Pemain lawas PT Pos Indonesia mulai melakukan terobosan menyiasati persaingan bisnis yang sangat ketat. Di sisi lain, saat ini pemain jasa kurir dan logistik telah dikuasai para konglomerat nasional. Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia, Tata Sugiarta mengungkapkan, sektor logistik adalah salah satu bisnis yang tumbuh hingga 30% secara nasional akibat pandemi Covid-19. “Jadi bisa kami katakan, pemain bisnis logistik termasuk Pos Indonesia “menikmati” dampak dari pertumbuhan ini, bahkan kami bisa survive,” ungkap dia kepada KONTAN, Selasa (14/9). “Keunggulan kami, pengiriman tak hanya di dalam kota, tapi juga antar kota bahkan ke luar negeri, di mana sudah mencakup ke 230 negara lewat platform kami. Kami menargetkan pendapatan bisa tumbuh 22,3% di sepanjang tahun 2021," ujar Tata.

Sementara Vice President of Marketing JNE, Eri Palgunadi menilai, faktor yang menunjang bisnis JNE di antaranya perkembangan e-commerce yang begitu cepat. Selain itu, meningkatnya kebutuhan pengiriman masyarakat akibat pandemi Covid-19. “Kami menargetkan peningkatan jumlah kiriman paket 30%-40%,” ucap dia kepada KONTAN, Selasa (14/9). Eri menjelaskan, JNE akan menempuh beberapa strategi agar mencapai pertumbuhan 30%-40%. Misalnya, menggelar sejumlah program seperti promo diskon ongkir, cashback dan sebagainya. Upaya ini diharapkan mendorong minat masyarakat untuk berbelanja. JNE juga menyediakan Pesona (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara), cash on delivery (COD), digital payment, friendly logistic dan sebagainya. Sedangkan CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo mengemukakan, selama periode semester pertama tahun ini, pengiriman J&T Express tumbuh sekitar 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan trafik pengiriman tersebut didominasi dari belanja online. “Pengiriman per hari saat ini mencapai rata-rata 2,5 juta paket. Bila ditotal per bulan, maka rata-rata sekitar 75 juta paket,” ungkap dia kepada KONTAN, Selasa (14/9).


Aplikasi Peduli Lindungi Jadi Syarat Perjalanan Internasional

Yuniati Turjandini 17 Sep 2021 Investor Daily, 17 September 2021

Satgas Penanganan Covid-19 membuat adendum syarat perjalanan internasional dengan menambahkan ketentuan bagi pelaku serta operator moda transportasi menggunakan aplikasi Peduli Lindungi serta pengawasan bagi kapal kargo. Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perubahan bertujuan untuk optimalisasi kebijakan berlapis yang konprehensif dengan pendekatan digital (Peduli Lindungi) demi pengendalian Covid-19 yang lebih efisien, termasuk antisipasi masuknya virus varian baru ke Indonesia. "SE No 18/2021 tentang Protokoler Kesehatan Pelaku Perjalanan Internasional ini berubah sangat dinamis menyesuaikan perkembangan pandemi. Tujuannya untuk melakukan pemantauan pengendalian, dan evaluasi dalam mencegah penularan Covid-19," tutur Wiku dalam keterangannya resminya, Kamis (16/9).Wiku menambahkan detail dan teknis pengaturan pelaku perjalanan ini selanjutnya akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai otoritas transportasi.

"Seperti biasanya Kemenhub secara bersamaan juga mengatur secara lebih teknis," ungkap Wiku. Selain surat edaran tentang pelaku perjalanan internasional, Satgas Penanganan Covid-19 juga menerbitkan Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid No 12/2021 tentang pintu Masuk Tempat Karantina dan Kewajiban RT-PCR bagi WNI pelaku perjalanan Internasional. Adapun Pintu Pelabuhan Laut hanya bisa melalui Batam Kepulauan Riau, dan Nunukan, Sulawesi Utara. Pintu kedatangan melalui darat adalah pos lintas batas Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat. Wiku menambahkan WNI pelaku perjalanan Internasional juga tetap diwajibkan melakukan karantina dengan waktu 8x24 jam dari negara dengan eskalasi tingkat positif tinggi. Kewajiban melakukan RT-PCR masih tetap berlaku. (yetede)

 


Ekspor Petanian RI Tembus 2,58 Miliar Dollar AS

Fadilla Anggraini 17 Sep 2021 Sriwijaya Post

JAKARTA, SRIPO - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono melaporkan, ekspor pertanian Indonesia selama Januari-Agustus 2021 mencapai 2,58 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Nilai ini meningkat 7,52 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Kalau dilihat secara kumulatif ekspor kita naiknya cukup signifikan," ujar Margo dalam keterangan pers resmi Kementan yang dikutip Kompas.com, Kamis (16/09/2021). Dia menjelaskan, komoditas kelapa sawit yang tergabung dalam industri pengolahan, turut mengalami pertumbuhan positif, yaitu sebesar 68,98 %, baik secara month to month (MtoM) maupun year on year (YoY).

Kepala BPS memaparkan pula bahwa sumbangan ekspor nonmigas Indonesia periode Januari-Agustus 2021 mencapai 94,45%, di mana sektor pertanian menyumbang 1,82%. Sementara itu, nilai ekspor pertanian Indonesia periode Agustus 2021 mengalami pertumbuhan 17,89% dari bulan sebelumnya, atau mencapai 0,34 miliar dolar AS.

Margo Yuwono menilai meningkatnya ekspor periode Agustus 2021 sejalan dengan aktivitas ekspor produk pertanian yang di kemas dalam program Merdeka Ekspor 2021. Sebagai informasi, program Merdeka Ekspor 2021 yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) pada Sabtu (14/08/2021) lalu, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).

Program Merdeka Ekspor 2021 yang digelar di 17 pintu bandara dan pelabuhan Indonesia tersebut menghasilkan devisa negara senilai kurang lebih Rp 7,2 triliun. Margo menjelaskan, kenaikan ekspor pertanian terjadi karena tingginya ekspor komoditas kopi, buah-buahan, dan hasil hutan bukan kayu. Ekspor komoditas kopi naik 30,55%, buah-buahan tahunan tumbuh 70,03%, dan hasil hutan bukan kayu lainnya tumbuh 33,76%.

 "Artinya, kopi buah-buahan dan tanaman hasil hutan bukan kayu secara MtoM tumbuhnya cukup menjanjikan," kata Margo seraya menambahkan, capaian ekspor pertanian yang terus meningkat memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab upah buruh tani juga ikut meningkat.

Margo menyebutkan, terjadi kenaikan upah buruh tani yang cukup signifikan pada Agustus 2021. Secara nominal, kata dia, upah buruh tani meningkat 0,13% atau setara dengan Rp 56.902. Adapun secara riil, upah buruh tani meningkat 0,18% atau setara dengan Rp 52.750. "Kenaikan juga terjadi pada upah buruh bangunan, di mana upah nominalnya mencapai 0,05% dan upah riil mencapai 0,02%," jelas Kepala BPS.

Siapkan Pusat Traning AC LG

Fadilla Anggraini 17 Sep 2021 Sriwijaya Post

PALEMBANG SRIPO - PT LG Electronics Indonesia (LG) meresmikan berdirinya LG Air Conditioning Academy, fasilitas ini menjadi pusat pelatihan bagi tenaga ahli sistem air conditioning LG di Indonesia.

Pembukaan akademi khusus bagi tenaga yang terlibat pada AC untuk bangunan komersial ini tak lepas dan upaya kami untuk meningkatkan kepuasan bagi para konsumen yang mempercayakan sistem HVAC pada LG,"ujar Lee Taejin President of LG Electronics Indonesia, Kamis (16/09/3/2021). 

Sebagai produk untuk bangunan komersial, menurut Lee Taejin, sistem penyejukan udara memiliki karakteristik yang unik karena melibatkan banyak pihak di dalamnya. Mulai dari perencanaan, instalasi hingga pemeliharaan harus menjadi perhatian untuk memastikan produk dapat memberikan nilai guna yang memuaskan pengguna..

"Kami percaya dengan peningkatan pengetahuan dari berbagai pihak yang terlibat di dalam bisnis ini akan menjadi kunci penting untuk memperkuat posisi dalam kompetisi pasar HVAC di Indonesia, ujar Changmin Han Product Director Air Solutions PT LG Electronics Indonesia," jelasnya,

Apalagi, menurutnya, keahlian ini akan berpadu dengan teknologi dan kualitas produk HVAC LG yang telah diakui secara global dengan pengalaman panjang LG dalam industri HVAC Menempati luas ruang 226 meter persegi, LG Air Condi tioning Academy dikatakannya terbagi menjadi dua ruang besar Ruang showroom seluas 90 meter persegi, sementara ruang pelatihan menempati luas ruang 136 meter persegi.

Pada ruang showroom, pengunjung akan dapat melihat secara lengkap lini Multi V 5 yang menjadi andalan LG di pasar VRF Termasuk dalam kelengkapan ini yaitu ragam pilihan unit indoor, unit outdoor sekaligus berikut aksesoris kontrolnya. Sementara pada ruang pelatihan, peserta akan mendapat pengajaran langsung dari tim LG dengan kompetensi di bidangnya Termasuk didalamnya Spec In Engineer dan Field Engineer.

Changmin Han menyebutkan, LG telah menjadwalkan pelatihan ini akan berlangsung dua hingga tiga kali dalam setiap minggunya Sementara mengenai jadwalnya, dilakukan dari pagi hingga sore mulai pukul sembilan pagi empat sore. Topik materi yang disampaikan akan beragam sesuai dengan kebutuhan peserta, ujar Edy Sucipto, Air Solution Sales Director PT LG Electronics Indonesia.

Pelatihan ini berlangsung tanpa biaya yang dibebankan pada peserta atau mitra bisnis LG yang mengirimkan pegawai untuk mengikuti latihan menempati luasnya. Namun demikian, dalam upaya menjaga kualitas pelatihan, peserta juga akan menempuh ujian khusus dari materi yang telah diberikan. LG pun akan memberikan sertifikat tanda kelulusan pelatihan sesuai materi yang diikuti.

Sebagai langkah awal, LG menyatakan, pelatihan khusus terkait Commercial Air Conditioning dan System Air Conditioning ini dibuat terbatas bagi mitra bisnis LG termasuk di dalamnya tim perencana sistem pendinginan udara pada perusahaan kontraktor atau konsultan teknik, instalator, tim teknis proyek hingga tim pemeliharaan perawatan gedung.

Pilihan Editor