Akhir Kisah Mobil Murah
Pemerintah bakal menerapkan kebijakan baru pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil mulai 16 Oktober mendatang. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 dan PP Nomor 74 Tahun 2021, pemerintah mengubah dasar pungutan PPnBM mobil baru, yang awalnya memakai basis tipe bodi, kubikasi mesin, dan sistem penggerak menjadi berbasis emisi. Dalam aturan ini, pemerintah menghapus insentif PPnBM untuk kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) atau dikenal juga dengan mobil low-cost green car (LCGC). LCGC, yang semula bebas dari PPnBM, kini dikenai pungutan 3 persen. Menurut Febri, fokus pemerintah kini beralih untuk mendorong pengembangan kendaraan bermotor rendah emisi dan ramah lingkungan, sesuai dengan tren global. Dalam revisi kebijakan yang baru, LCGC masuk program low carbon emission vehicle (LCEV) bersama dengan kendaraan terelektrifikasi (xEV) dan flexy engine berbasis biofuel 100 persen.
Dia menyebutkan peserta program ini akan mendapatkan insentif PPnBM rendah, yaitu 3 persen. Gap insentif yang diterima akan lebih besar, yaitu 12 persen, “Karena tarif PPnBM minimum untuk kategori kendaraan penumpang kurang dari 10 orang adalah 15 persen,” ucap Febri. Dalam peraturan sebelumnya, selisih insentif yang diterima 10 persen. Sebab, tarif PPnBM minimum untuk kategori kendaraan penumpang kurang dari 10 orang adalah 10 persen. Pada tahun pertama, penjualan LCGC mencapai 51.180 unit atau 4 persen dari total pasar kendaraan roda empat saat itu. Selang beberapa tahun, produsen menaikkan harga LCGC, sehingga berada di kisaran Rp 100 juta hingga 130 juta. Kini, perubahan tarif PPnBM bakal kembali memicu kenaikan harga LCGC, sehingga harganya ada kemungkinan tak lagi di bawah Rp 150 juta.
Manufaktur Menggeliat Lagi
Kinerja ekspor dan impor pada Agustus 2021 menampakkan geliat sektor manufaktur. Kegiatan industri di sektor hilir ini perlu diiringi penguatan sektor hulu dan antara. Indikator kinerja ekspor dan impor pada Agustus 2021 menunjukkan perbaikan aktivitas industri setelah sempat mengalami tekanan pada Juli 2021 karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Kendati demikian,kenaikan impor bahan baku atau penolong juga menggambarkan masih kuatnya ketergantungan industri dalam negeri pada bahan baku impor. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, Rabu (15/9/2021),impor pada Agustus 2021 tercatat senilai 16,88 miliar dollar AS, naik 10,35 persen dari Juli 2021.Secara tahunan, kinerja impor naik 55,26 persen dibandingkan dengan Agustus 2020. Impor yang berkaitan dengan kinerja industri, seperti impor bahan baku/penolong dan barang modal, mencatat nilai tertinggi dibandingkan dengan impor barang konsumsi.
Bisnis Logistik Terpacu Efek Pandemi Covid-19
Bisnis jasa kurir dan logistik semakin riuh. Pemain lawas PT Pos Indonesia mulai melakukan terobosan menyiasati persaingan bisnis yang sangat ketat. Di sisi lain, saat ini pemain jasa kurir dan logistik telah dikuasai para konglomerat nasional. Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia, Tata Sugiarta mengungkapkan, sektor logistik adalah salah satu bisnis yang tumbuh hingga 30% secara nasional akibat pandemi Covid-19. “Jadi bisa kami katakan, pemain bisnis logistik termasuk Pos Indonesia “menikmati” dampak dari pertumbuhan ini, bahkan kami bisa survive,” ungkap dia kepada KONTAN, Selasa (14/9). “Keunggulan kami, pengiriman tak hanya di dalam kota, tapi juga antar kota bahkan ke luar negeri, di mana sudah mencakup ke 230 negara lewat platform kami. Kami menargetkan pendapatan bisa tumbuh 22,3% di sepanjang tahun 2021," ujar Tata.
Aplikasi Peduli Lindungi Jadi Syarat Perjalanan Internasional
Satgas Penanganan Covid-19 membuat adendum syarat perjalanan internasional dengan menambahkan ketentuan bagi pelaku serta operator moda transportasi menggunakan aplikasi Peduli Lindungi serta pengawasan bagi kapal kargo. Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perubahan bertujuan untuk optimalisasi kebijakan berlapis yang konprehensif dengan pendekatan digital (Peduli Lindungi) demi pengendalian Covid-19 yang lebih efisien, termasuk antisipasi masuknya virus varian baru ke Indonesia. "SE No 18/2021 tentang Protokoler Kesehatan Pelaku Perjalanan Internasional ini berubah sangat dinamis menyesuaikan perkembangan pandemi. Tujuannya untuk melakukan pemantauan pengendalian, dan evaluasi dalam mencegah penularan Covid-19," tutur Wiku dalam keterangannya resminya, Kamis (16/9).Wiku menambahkan detail dan teknis pengaturan pelaku perjalanan ini selanjutnya akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai otoritas transportasi.
"Seperti biasanya Kemenhub secara bersamaan juga mengatur secara lebih teknis," ungkap Wiku. Selain surat edaran tentang pelaku perjalanan internasional, Satgas Penanganan Covid-19 juga menerbitkan Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid No 12/2021 tentang pintu Masuk Tempat Karantina dan Kewajiban RT-PCR bagi WNI pelaku perjalanan Internasional. Adapun Pintu Pelabuhan Laut hanya bisa melalui Batam Kepulauan Riau, dan Nunukan, Sulawesi Utara. Pintu kedatangan melalui darat adalah pos lintas batas Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat. Wiku menambahkan WNI pelaku perjalanan Internasional juga tetap diwajibkan melakukan karantina dengan waktu 8x24 jam dari negara dengan eskalasi tingkat positif tinggi. Kewajiban melakukan RT-PCR masih tetap berlaku. (yetede)
Ekspor Petanian RI Tembus 2,58 Miliar Dollar AS
JAKARTA, SRIPO - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono melaporkan, ekspor pertanian Indonesia selama Januari-Agustus 2021 mencapai 2,58 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Nilai ini meningkat 7,52 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Kalau dilihat secara kumulatif ekspor kita naiknya cukup signifikan," ujar Margo dalam keterangan pers resmi Kementan yang dikutip Kompas.com, Kamis (16/09/2021). Dia menjelaskan, komoditas kelapa sawit yang tergabung dalam industri pengolahan, turut mengalami pertumbuhan positif, yaitu sebesar 68,98 %, baik secara month to month (MtoM) maupun year on year (YoY).
Kepala BPS memaparkan pula bahwa sumbangan ekspor nonmigas Indonesia periode Januari-Agustus 2021 mencapai 94,45%, di mana sektor pertanian menyumbang 1,82%. Sementara itu, nilai ekspor pertanian Indonesia periode Agustus 2021 mengalami pertumbuhan 17,89% dari bulan sebelumnya, atau mencapai 0,34 miliar dolar AS.
Margo Yuwono menilai meningkatnya ekspor periode Agustus 2021 sejalan dengan aktivitas ekspor produk pertanian yang di kemas dalam program Merdeka Ekspor 2021. Sebagai informasi, program Merdeka Ekspor 2021 yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) pada Sabtu (14/08/2021) lalu, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).
Program Merdeka Ekspor 2021 yang digelar di 17 pintu bandara dan pelabuhan Indonesia tersebut menghasilkan devisa negara senilai kurang lebih Rp 7,2 triliun. Margo menjelaskan, kenaikan ekspor pertanian terjadi karena tingginya ekspor komoditas kopi, buah-buahan, dan hasil hutan bukan kayu. Ekspor komoditas kopi naik 30,55%, buah-buahan tahunan tumbuh 70,03%, dan hasil hutan bukan kayu lainnya tumbuh 33,76%.
"Artinya, kopi buah-buahan dan tanaman hasil hutan bukan kayu secara MtoM tumbuhnya cukup menjanjikan," kata Margo seraya menambahkan, capaian ekspor pertanian yang terus meningkat memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab upah buruh tani juga ikut meningkat.
Margo menyebutkan, terjadi kenaikan upah buruh tani yang cukup signifikan pada Agustus 2021. Secara nominal, kata dia, upah buruh tani meningkat 0,13% atau setara dengan Rp 56.902. Adapun secara riil, upah buruh tani meningkat 0,18% atau setara dengan Rp 52.750. "Kenaikan juga terjadi pada upah buruh bangunan, di mana upah nominalnya mencapai 0,05% dan upah riil mencapai 0,02%," jelas Kepala BPS.
Siapkan Pusat Traning AC LG
PALEMBANG SRIPO - PT LG Electronics Indonesia (LG) meresmikan berdirinya LG Air Conditioning Academy, fasilitas ini menjadi pusat pelatihan bagi tenaga ahli sistem air conditioning LG di Indonesia.
Pembukaan akademi khusus bagi tenaga yang terlibat pada AC untuk bangunan komersial ini tak lepas dan upaya kami untuk meningkatkan kepuasan bagi para konsumen yang mempercayakan sistem HVAC pada LG,"ujar Lee Taejin President of LG Electronics Indonesia, Kamis (16/09/3/2021).
Sebagai produk untuk bangunan komersial, menurut Lee Taejin, sistem penyejukan udara memiliki karakteristik yang unik karena melibatkan banyak pihak di dalamnya. Mulai dari perencanaan, instalasi hingga pemeliharaan harus menjadi perhatian untuk memastikan produk dapat memberikan nilai guna yang memuaskan pengguna..
"Kami percaya dengan peningkatan pengetahuan dari berbagai pihak yang terlibat di dalam bisnis ini akan menjadi kunci penting untuk memperkuat posisi dalam kompetisi pasar HVAC di Indonesia, ujar Changmin Han Product Director Air Solutions PT LG Electronics Indonesia," jelasnya,
Apalagi, menurutnya, keahlian ini akan berpadu dengan teknologi dan kualitas produk HVAC LG yang telah diakui secara global dengan pengalaman panjang LG dalam industri HVAC Menempati luas ruang 226 meter persegi, LG Air Condi tioning Academy dikatakannya terbagi menjadi dua ruang besar Ruang showroom seluas 90 meter persegi, sementara ruang pelatihan menempati luas ruang 136 meter persegi.
Pada ruang showroom, pengunjung akan dapat melihat secara lengkap lini Multi V 5 yang menjadi andalan LG di pasar VRF Termasuk dalam kelengkapan ini yaitu ragam pilihan unit indoor, unit outdoor sekaligus berikut aksesoris kontrolnya. Sementara pada ruang pelatihan, peserta akan mendapat pengajaran langsung dari tim LG dengan kompetensi di bidangnya Termasuk didalamnya Spec In Engineer dan Field Engineer.
Changmin Han menyebutkan, LG telah menjadwalkan pelatihan ini akan berlangsung dua hingga tiga kali dalam setiap minggunya Sementara mengenai jadwalnya, dilakukan dari pagi hingga sore mulai pukul sembilan pagi empat sore. Topik materi yang disampaikan akan beragam sesuai dengan kebutuhan peserta, ujar Edy Sucipto, Air Solution Sales Director PT LG Electronics Indonesia.
Pelatihan ini berlangsung tanpa biaya yang dibebankan pada peserta atau mitra bisnis LG yang mengirimkan pegawai untuk mengikuti latihan menempati luasnya. Namun demikian, dalam upaya menjaga kualitas pelatihan, peserta juga akan menempuh ujian khusus dari materi yang telah diberikan. LG pun akan memberikan sertifikat tanda kelulusan pelatihan sesuai materi yang diikuti.
Sebagai langkah awal, LG menyatakan, pelatihan khusus terkait Commercial Air Conditioning dan System Air Conditioning ini dibuat terbatas bagi mitra bisnis LG termasuk di dalamnya tim perencana sistem pendinginan udara pada perusahaan kontraktor atau konsultan teknik, instalator, tim teknis proyek hingga tim pemeliharaan perawatan gedung.
Penjualan di Palembang Masuk 10 Besar
PALEMBANG, SRIPO - Ekonomi di Kota Palembang dinilai stabil dibanding kota lainnya selama masa pandemi, dengan membukukan penjualan termasuk dalam 10 besar nasional. Itulah salah satu alasan Mitra 10 ekspansi toko keduanya di Palembang menempati eks Lippo Plaza Jakabaring. Sebelumnya Mitra 10 hadir di Tanjung Api-api depan asrama haji.
Seiring perkembangan terkini pandemi Mitra 10 menawarkan belanja aman dari rumah tanpa harus datang langsung ke toko memanfaatkan layanan e-commerce dengan konsep omnichannel,www.mitra10.com dan platform chat commerce melalui whatsApp business di nomor 0878-0002-1010.
Proses layanan pesanan via aplikasi WhatsApp ini dapat dilakukan dengan sangat mudah dan fleksibel, dan ditangani oleh tim sehingga hemat waktu.
Beberapa layanan unggulan yang ditawarkan yaitu pertama, pelanggan bisa memilih toko dan membeli barang dari toko Mitra 10 yang terdekat.
Artinya, sebelum menambah barang ke keranjang belanja, pelanggan dapat memilih barang yang tersedia di toko Mitra 10 yang letaknya paling dekat dengan lokasi tempat tinggal.
"Mitra 10 hadir menjawab kemajuan teknologi digital dengan hadir secara online ?ehingga lebih mudah membeli kebutuhan rumah tangga dan alat bangunan," kata General Manager Marketing Communication Mitra 10 Erick Koswara, Kamis (16/09/2021).
Ada juga layanan click and collect yakni layanan ambil sendiri, dimana pelanggan berbelanja produk di toko online mitra10.com,dan barangnya diambil sendiri di toko terdekat yang sudah di pilih sebelumnya oleh pelanggan.
Penuhi Gizi Keluarga dengan Dendeng Ikan
PALEMBANG, SRIPO - Jumlah produksi ikan ini dapat dijadikan sebagai representasi untuk peluang pengolahan hasil perikanan di Ogan Ilir, khususnya Desa Semambu. Melihat peluang yang bagus ini, tim dosen Prodi Teknologi Hasil Perikanan membagikan pengetahuannya dalam program pengabdian masyarakat.
Dipilihnya Desa Pulau Semambu merupakan bagian dari kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, karena kampus utama Unsri terletak di jalan Raya Palembang Prabumulih yang melewati desa Pulau Semambunsari. "Maka sasaran pengabdian tahun 2021 ini adalah desa Pulau Semambu, yang sesuai dengan arah kebijakan Unsri, khususnya Fakultas Pertanian tempat bernaung Teknologi Hasil Perikanan untuk menjadikan desa ini sebagai desa binaan melalui pengembangan yang bersifat pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya yang tersedia, hasil perikanan, melalui perantara peranan BUMDesnya," ujar ketua tim Diversifikasi Olahan Ikan untuk Pemenuhan Gizi dan Peningkatan Pendapatan Keluarga, Sherly Ridhowati, Kamis (16/9/2021).
Ditambahkan ketua tim kegiatan Introduksi Teknologi Pengolahan Ikan Lele Tanpe Limbah, Rinto, kegiatan pengabdian ini mengusung dua tema besar kegiatan yaitu Diversifikasi Olahan Ikan untuk Pemenuhan Gizi dan Peningkatan Pendapatan Keluarga dan Introduksi Teknologi Pengolahan Ikan Lele Tanpe Limbah. "Kedua kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pulau Semambu, kegiatan pemberdayaannya berupa pelatihan pembuatan dendeng ikan dan abon ikan, kedua produk tersebut diolah dari daging ikan lele," kata Rinto.
Sherly mengatakan, pengolahan daging ikan lele menjadi dendeng dan abon sebagai alternatif diversifikasi produk perikanan untuk pemberdayaan dapat memenuhi gizi keluarga, dan meningkatkan pendapatan. "Dipilihnya ikan lele karena kami melihat produksi ikan lele di pulau Semambu ini sampai 1.233, 55 ton, hal ini dapat dijadikan sebagai sebagai reprensentasi untuk peluang pengoalahan hasil perikanan Ogan Ilir, khususnya desa Semambu," ujar Sherly.
Dendeng ikan dan abon ikan, kedua produk tersebut diolah dari daging ikan lele. Cara membuatnya pun sangat mudah, masyarakat di luar pulau Semambu pun juga bisa membuat dan menjajakannya.
Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 orang termasuk perwakilan dari BUMdes, Lilik, kemeriahan kegiatan pengabdian ini juga dibuka oleh kepala desa Pulau Semambu, Tarzan dan dihadiri juga Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unsri, Herpandi.
Dikarenakan kegiatan pengabdian ini sebagai wahana praktek lapangan maka pelaksanaannya dilakukan selama sebulan, wahana sosialisasi pengenalan berbagai produk perikanan, mulai dari pengolahan, pengemasan, pendampingan izin usaha, pemasaran, hingga pemanfaatan limbah. Kepala Desa serta perwakilan BUMdes desa Pulau Semambu melihat kegiatan ini sangat baik untuk kedepannya, kolaborasi civitas akademik dengan masyarakat sekitar kampus, warga desa Pulau Semambu, untuk ditingkatkan, slogan Dosen/ Mahasiswa Turun ke Desa terbukti melalui pelaksanaan kegiatan ini.
UMKM Maker-Reseller Lokal Kunci Ekonomi
JAKARTA - Tokopedia terus melaju. Menurut sebuah riset terbaru, Tokopedia menjadi e-commerce paling populer di kalangan UMKM.
"Ini karena Tokopedia dinilai memberikan frekuensi transaksi tersering, memiliki kualitas fitur terbaik yang mudah dioperasikan oleh penjual hingga memberikan omzet penjualan terbesar bagi para UMKM," ungkap AVP of Product Tokopedia, Puput Hidayat.
Selain itu, para UMKM menilai Tokopedia unggul dalam memberikan manfaat, antara lain membuka akses terhadap pasar nasional, memberi dukungan terhadap produk atau UMKM lokal dan memberikan pendampingan serta edukasi kepada penjual.
Di sisi lain, data internal Tokopedia mencatat kini ada lebih dari 11 juta penjual di platformnya dan hampir 100 % UMKM. "UMKM lokal di Tokopedia terdiri dari maker (produsen) maupun reseller. Mereka sama-sama berkontribusi pada perekonomian digital," jelas Puput.
la menambahkan UMKM yang punya kanal digital dinilai lebih tangguh hadapi pandemi dan menjaga ketersediaan lapangan pekerjaan lewat pemanfaatan platform teknologi. Songket PaSH dan Ikan Asin Medan adalah contohnya.
Produsen Songket PaSH, Kiagus Adit, dari Palembang, menyatakan meski penjualan sempat menurun hingga 60 % di awal pandemi, pemanfaatan platform Tokopedia membuat penjualan kembali stabil. "Omzet kami kini bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan," tuturnya.
Adit memberi tips bagi UMKM, khususnya maker dalam berjualan. "Pertama, cari tahu produk paling laku, lakukan analisis kompetitor untuk menentukan harga jual. Setelah itu ciptakan brand awareness. Salah satunya beriklan lewat fitur tersedia, misal TopAds, atau pasang harga lebih murah. Kecepatan dalam merespon chat pelanggan juga menjadi kunci," tegasnya.
Pemilik Ikan Asin Medan, Tanoto Frans, UMKM reseller yang berdayakan puluhan nelayan Medan mengungkapkan lebih dari 85% penjualan berasal dari Tokopedia. "Omzet bulanan kami kini mencapai ratusan juta rupiah," ungkap Frans.
Ekspor Catat Rekor Tertinggi
JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2021 menunjukkan performa meningkat dari bulan lalu. Sesuai rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (15/09), nilai perdagangan Indonesia periode Agustus 2021 tercatat surplus US$ 4,74 miliar, melanjutkan tren surplus sejak Mei 2020 atau surplus selama 16 bulan berturut-turut. Nilai surplus tersebut bahkan rekor tertinggi sejak Desember 2006. sebesar US$ 4,64 miliar.
Performa surplus yang impresif tersebut ditopang peningkatan ekspor Indonesia yang terakselerasi pada Agustus 2021 mencapai US$ 21,42 miliar, meningkat double digit sebesar 20,95% (mtm) atau 64,10% (yoy). Nilai ekspor tersebut sekaligus tercatat sebagai rekor tertinggi baru bagi ekspor Indonesia, menembus rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah terjadi sebelumnya pada Agustus 2011 sebesar US$ 18,60 miliar.
"Pencapaian ini mengindikasikan pemulihan ekonomi Indonesia yang terus berlanjut. Ditunjukkan dengan meningkatnya ekspor dan harga komoditas andalan Indonesia seperti batu bara 11,04 % dan CPO 6,85 % (mtm)," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Peningkatan ekspor Indonesia juga mengonfirmasí perbaikan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia Agustus 2021 yang meningkat menjadi 43,7. Di sisi impor Indonesia pada Agustus 2021 juga meningkat 55,26 % (yoy) menjadi US$ 16,68 miliar, Mobilitas masyarakat yang meningkat seiring pelonggaran PPKM jadi indikasi penyebab.
Dikatakan, performa positif ekspor tak lepas peranan berbagai pihak termasuk kontribusi pelaku IKM yang mampu bertahan di masa pandemi Covid-19. Dibuktikan dari kenaikan dua komoditas ekspor berbasis sektor IKM, yakni ekspor kayu dan barang dari kayu. "Upaya mendorong ekspor komoditas IKM tak hanya pada 2 komoditas itu, pemerintah bersama stakeholders terus menyusun program dan insentif yang relevan pada seluruh komoditas IKM berbasis ekspor" tutup Menko.









