;

Produk Fresh Jadi Andalan

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sriwijaya Post

PALEMBANG, SRIPO - Persaingan bisnis retail yang belakangan memaksa sejumlah peretail gulung tikar, membuktikan konsumen semakin selektif belanja.

Oleh sebab itu peretail memaksimalkan bisnisnya dengan memiliki produk andalan sehingga konsumen akan setia belanja dan menjadi konsumen loyal dengan terus belanja di toko tersebut. Seperti yang dilakukan Diamond Supermarket yang mengandalkan produk segar sebagai daya tarik bagi konsumen agar datang belanja.

Store Manager Diamond James Liwang mengatakan 40 persen produk yang dijual Diamond adalah produk segar baik itu sayur, buah, daging, ayam, ikan dan produk olahan ikan dan daging lainnya. Semuanya fresh karena selalu distok setiap hari. "Produk segar kita selalu kita sediakan setiap hari lengkap dengan harga bersaingai. Dengan supermarket serupa," kata James, Jumat (17/09/2021).

Selain itu promo juga menjadi andalan Diamond menggaet pelanggan agar mau kembali belanja. Promo tebus murah, hingga promo tukar poin dan harga khusus bagi member diberikan Diamond dalam rangka HUT ke 34. Promo ini akan berlangsung hingga akhir bulan ini.

Beragam produk di tebus murah ini diskon hingga 50 persen dan setiap hari produk yang dihadirkan selalu berganti setiap hari. Selain itu, bagi member yang sudah mengumpulkan 200 poin akan mendapatkan Voucher belanja senilai Rp 100.000.

Bagi konsumen yang ingin menjadi member Diamond, caranya cukup mudah. Dengan berbelanja senilai Rp 300.000, sudah bisa bergabung menjadi member secara gratis. "Banyak keuntungan menjadi member Diamond. Selain bisa ngumpulin poin, setiap acara yang kita adakan, poin tersebut bisa dipergunakan," ujarnya.


Produksi Beras Mura Terancam Turun 65.000 Ton

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sriwijaya Post

MUSIRAWAS, SRPO - Pengeringan irigasi di Kabupaten Musirawas (Mura) terkait perbaikan jaringan, menyebabkan satu kali musim tanam petani yang memanfaatkan pengairan irigasi tersebut terputus dan otomatis 65.000 ton produksi beras bagi kabupaten ini hilang.

Pasalnya, 7.000 Haktare (Ha) lebih lahan pertanian tidak bisa ditanami padi karena tidak air. Berdasarkan data yang dihimpun, Jumat (17/9/2021).

Dinas Pertanian Kabupaten Mura, lahan sawah petani terdampak pengeringan Daerah Irigasi (DI) Tugumulyo sekitar 7.000 Ha, yang tersebar di Kecamatan Tugumulyo, Muarabeliti, Purwodadi, sebagian Kecamatan Sumber Harta, sebagian Terawas dan sebagian di Kecamatan Megang Sakti.

Apabila petani di wilayah tersebut tak bisa menggarap lahan sawahnya, maka berdampak pada turunnya produksi gabah kering panen (GKP) sebanyak 120.000 ton atau sebanyak 65.000 ton beras.

"Sangat berpengaruh (pengeringan irigasi) terhadap produksi. Jika seluruh petani yang terdampak di 7,000 hektar sawah itu tak bisa tanam, maka terjadi penurunan produksi gabah kering panen kita sebanyak 120 ribu ton atau beras sebanyak 65 ribu ton. Tapi kalau curah hujan tinggi, petani tetap bisa menggarap lahan sawahnya meskipun irigasi kering," kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Mura, Tohirin.

Sebagian petani di wilayah, pengeringan irigasi, saat ini masih ada yang menggarap lahannya dengan memanfaatkan persediaan air yang ada.

Dan juga diharapkan, dalam waktu dekat ini curah hujan akan tinggi sehingga petani masih tetap bisa menggarap sawahnya. Meskipun tidak mendapatkan pasokan air dari saluran irigas?, tapi masih bisa bercocok tanam padi dengan memanfaatkan air hujan. Dengan begitu, produksi beras di wilayah yang terdampak pengeringan tersebut masih bisa terjaga. (zie)

Produk Fresh Andalan Penjualan Diamond

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Tribun Sumsel

PALEMBANG, TRIBUN - Persaingan bisnis detail yang belakangan memaksa sejumlah pretail gulung tikar membuktikan konsumen semakin selektif belanja.

Oleh sebab itu peretail memaksimalkan bisnisnya dengan memiliki produk andalan sehingga konsumen akan setia belanja dan menjadi konsumen loyal dengan terus belanja di toko tersebut.

Seperti yang dilakukan Diamond Supermarket yang mengandalkan produk segar sebagai daya tarik bagi konsumen agar datang belanja.

Store Manager Diamond James Liwang mengatakan 40 persen produk yang dijual Diamond adalah produk segar baik itu sayur, buah, daging, ayam ikan dan produk olahan ikan dan daging lainnya.

Semuanya fresh karena selalu distok setiap hari.

Selain itu promo juga menjadi andalan Diamond menggaet pelanggan agar mau kembali belanja. Promo tebus murah, hingga promo tukar poin dan harga khusus bagi member diberikan Diamond dalam rangka HUT ke 34. Promo ini akan berlangsung hingga akhir bulan ini.

Beragam produk di tebus murah ini diskon hingga 50 persen dan setiap hari produk yang dihadirkan selalu berganti setiap hari.

Selain itu, bagi member yang sudah mengumpulkan 200 poin akan mendapatkan voucher bebelanja senilai Rp 100.000.

Bagi konsumen yang ingin menjadi member Diamond, caranya cukup mudah. Dengan berbelanja senilai Rp 300.000, sudah bisa bergabung menjadi member secara gratis. "Banyak keuntungan menjadi member Diamond. Selain bisa ngumpulin poin, setiap acara yang kita adakan, poin tersebut bisa dipergunakan," ujarnya.


Pengusaha Sarang Walet Enggan Lapor

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Tribun Sumsel

TRIBUN LUBUKLINGGAU, Tribun - Penerimaan pajak sarang burung walet di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) belum maksimal. Badan Penerima Pajak Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Lubuklinggau mencatat hingga memasuki akhir Agustus 2021 capaian target baru tercapai Rp.100 juta dari target Rp 250 juta.

Padahal di Kota Lubuklinggau sendiri tak sedikit masyarakat yang mengadu nasib melalui usaha sarang walet. Bahkan sarang walet menjamur hingga ketengah pemukiman warga. Kepala BPPRD Kota Lubuklinggau, Tegi Bayuni melalui Kabid Pajak dan Lainnya, April Wawan Diansyah mengungkapkan belum maksimalnya penarikan pajak sarang burung walet ini karena banyak pengusaha yang tidak melapor.

Supaya maksimal sekarang kita menunggu Peraturan Daerah (Perda) dari perizinan waletnya. Kalau masalah Perda pajak walet ini sudah ada yakni Perda nomor 11 tahun 2010," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Senin (17/9).

la menuturkan sejak tahun 2010 lalu sarang burung walet sudah masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun saat ini pihaknya kesulitan menghitung jumlah wajib pajaknya. "Karena untuk wajib pajak ini susah maksimalnya nya karena untuk menemui wajib pajaknya susah, karena kebanyakan kadang tidak ada di tempat ketika didatangi,” ungkapnya.

Kemudian pihaknya Juga tidak bisa memastikan apakah gedung walet yang mereka datangi berisi atau tidak, karena apabila masuk kedalam sarang walet tanpa izin maka akan menyalahi aturan. "Kalau kita masuk sembarangan nanti mereka kabur, itulah kita tidak bisa masuk sembarangan karena waletnya bisa setres," ujarnya.

Saat ini BPPRD sudah berkomunikasi untuk lebih melakukan pengetatan melalui perizinan, nanti harapannya melalui perizinan ini potensi PAD bisa dimaksimalkan.

"Karena penarikan pajak ini apabila sudah memenuhi syarat subjektit dan objektitnya itu bisa kita kenakan pajak tanpa harus ada izinnya. Namun kalau belum sinkron dengan perizinan kita terkendala bagaimana mencabut izinnya bila tak berizin," ungkapnya.


Pupuk Kinerja Sektor Pertanian

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Sektor pertanian digadang-gadang menjadi salah satu bantalan penopang ekonomi nasional yang tengah digoyang pandemi Covid-19. Harapan ini muncul seiring dengan potensi-potensi yang ditunjukkan sektor ini. Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin pada acara Penganugrahan Bidang Pertanian Tahun 2021 yang digelar di istana Wapres, Senin (13/9) mengatakan pertanian mampu tumbuh ditengah kontraksi yang terjadi di sektor-sektor lain. Bahkan hal itu dicapai dalam kondisi menantang  lantaran adanya resiko krisis pangan global akibat pandemi.

Wapres berharap pembangunan sektor pertanian dapat terus dilakukan melalui reformasi pertanian, intensifikasi produksi, dan peningkatan akses pasar. Strategi itu tentu tidak gampang dilakukan lantaran dinamika yang terjadi saat ini. Ada beragam tantangan yang dialami, khususnya pandemi yang sulit ditebak kapan akan berakhir. Pada Juli 2021, pertanian juga menjadi lini nonmigas dengan kinerja ekspor terburuk secara bulanan yaitu -12,08%. Kita tentu berharap perlambatan ekspor pertanian yang terjadi pada Januari-Juli hanya sementara saja. Hal tersebut sebagai konsekuensi  dari dinamika terkini seperti pandemi dan kelangkaan kapal maupun container akibat adanya 'perang dagang' antara AS dan China maupun ketidakmerataan pemulihan ekonomi antar negara. 

Melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), pengusaha dan eksportir didorong melipat gandakan lalu lintas ekspor pertanian tiga kali lipat. Adapun dari sektor finansial, OJK juga memacu penyaluran Kredit Usaha Rakyat oleh perbankan ke sektor  pertanian. Salah satu cara yakni dengan memperbanyak kluster dan ekosistem dari hulu ke hilir yang terinterigasi secara digital. Harian ini berharap beragam strategi yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang optimal sehingga akan mengerek kinerja dan kemanfaatan sektor pertanian yang tercermin dari kesejahteraan petani, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, serta peningkatan ekspor. (yetede)

Menuju Raja Kawasan Ekonomi Digital

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Pergeseran perilaku konsumen dalam mengakses layanan digital mengharuskan perubahan dalam lanskap bisnis bank. Dengan demikian, digitalisasi di sektor ini diyakini akan membuat bank menjadi lebih efisien. Sejumlah nasabah saat ini tidak perlu lagi membawa dompet, kartu ATM, atau buku tabungan untuk menikmati layanan perbankan. Cukup dengan membawa gawai serta memastikan adanya koneksi internet, produk perbankan bisa diakses dalam genggaman. Alhasil, masyarakat pun semakin jarang ke kantor cabang. Nasabah menjadi lebih menghemat waktu dan tidak terpaku pada jam buka kantor cabang. Pergeseran ini yang membuat lanskap  bisnis bank diproyeksikan bermuara menuju digital banking.

Selain itu, kehadiran bank digital ini membuat verifikasi nasabah atau calon debitur dapat dilakukan lewat video call. Bunga kredit dan bunga deposito juga dibuat kompetitif karena rasio antara total beban operasional dan total pendapatan operasional (BOPO) dapat ditekan. Dan, bagi OJK, kehadiran bank digital sangat diharapkan membuat ekonomi digital nasional tumbuh dan dapat menjadi  yang terbesar dikawasan Asia Tenggara pada 2025.  Hal inilah yang dibidik oleh COO Digital Business PT Bank MNC Internasional Tbk. Teddy Tee, dia mengatakan MotionBanking akan fokus menyalurkan kredit dengan menggandeng sejumlah pemain finansial teknologi atau fintek.

Ekonom senior Institute for Development on Economics and Finance (Inder) Aviliani menjelaskan kehadiran ekosistem yang kuat memiliki sejumlah pengaruh terhadap keberhasilan bisnis bank digital. Perluasan ekosistem dilakukan baik melalui kemitraan strategis maupun akuisisi. Lewat strategi ini, bank digital akan mendapatkan basis data secara luas, yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis, seperti penyaluran kredit dan layanan lainnya. Dengan demikian, teknologi dan kesiapan, suatu bank perlu berjalan seimbang agar infrastruktur bisa melayani pembayaran secara digital. Pemilihan teknologi yang tepat akan menjadi kunci perubahan di dalam lanskap bisnis bank supaya lebih efisien. (yetede)

Industri Farmasi, Impor Bahan Baku Obat Ditarget Turun 40%

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Kementerian Perindustrian menargetkan penurunan impor bahan baku obat hingga 40% dalam lima tahun ke depan. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kemenperin Muhammad Khayam mengatakan industri farmasi yang telah mampu menyuplai hingga 90% kebutuhan obat jadi dalam negeri, harus diikuti dengan kemandirian dalam pasokan bahan baku. "Lima tahun ke depan kami harapkan ada penurunan signifikan khusus untuk bahan baku, dari tadinya (import) 90% menjadi antara 50%-70%," katanya, Senin (13/9). Khayam mengakui bukan hal yang mudah untuk menurunkan impor bahan baku obat (BBO). Alasannya, pada industri hulu, produksi bahan baku lokal masih sulit untuk ditingkatkan. Selain itu, lanjut Khayam, industri bahan baku obat domestik  menghadapi persoalana kelayakan ekonomi yang rendah. Hal itu membuat mandeknya investasi pada sektor ini dan ada pula hambatan rantai nilai yang tengah diurai oleh pemerintah bersama sejumlah stakeholder.

"Membangun industri bahan baku obat memang tidak mudah dan tidak murah," katanya. Saat ini baru ada tiga industri bahan baku obat didalam negeri, yaitu PT Kimia Farma Sungwun Pharmacapio (KFSP), PT Riasima Adi Farma, dan PT Desa Media. Presiden Direktur KSFP Pamian Siregar mengaitkan sampai akhir tahun ini pihaknya menargetkan produksi hingga empat jenis BBO lain, Pamian menuturkan produksi BBO KFSP diharapkan dapat menurunkan impor bahan baku antara 6% hingga 7,5%. Selain skala ekonomi yang kecil, industri BBO juga sangat tidak attraktif bagi investor karena tingginya daya tawar pellanggan dan persaingan kompetitif, belum lagi lamanya periode pengembalian. Presiden Direktur PT Desa Medika Ferry Soetikno mengatakan industri farmasi dalam negeri sempat mengalami penundaan suplai impor bahan baku  pada awal pandemi Covid-19. Dia mengungkapkan BBO yang diimpor dari India seharusnya diterima dalam waktu 5 hari, tetapi molor hingga 2 minggu. (YTD)

Jelajah Investasi Jabar-Jateng 2021, Menilik Ladang Basah Perikanan Jawa Tengah

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Kawasan pesisir Jateng menyimpan potensi kelautan dan perikanan yang melimpah.  Sayangnya, proses pengolahan hasil laut masih banyak dilakukan secara tradisional. Dukungan investor lokal maupun asing diharapkan bisa mendorong percepatan modernisasi aktivitas perikanan di Jawa tengah. Peluang investasi sektor kelautan dan perikanan hadir di pesisir utara provinsi Jawa Tengah  tepatnya di Kecamatan Junawa . Junawa dibelah oleh sungai Silugonggo atau sungai Junawa. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Edy Martanto mengatakan pengembangan Pelabuhan Junawa merupakan upaya pemerintah dalam mendorong modernisasi perikanan khususnya di kabupaten Pati.

Menurutnya, 12 ha lahan disekitar sungai Junawa disiapkan untuk menjadi sentra industri perikanan terbesar di Jateng. Sejumlah proyek pendukung ditawarkan investor baik lokal maupun asing diantaranya pengembangan pelabuhan, pengelolaan stasiun, pengisian bahan bakar umum (SPBU, dan fasilitas cold storage). Fasilitas fungsional seperti reservoir, pasokan listrik dari PLN, genset, dan tempat pelelangan ikan juga telah beroperasi. Pengembangan infrastruktur pendukung aktivitas perikanan juga dilakukan di daerah-daerah lainnya di pesisir pantura lainnya. Tepat disebelah timur Kabupaten Pati yaitu Kabupaten Rembang juga menawarkan proyek pembangunan galangan kapal senilai Rp45,5 miliar.

"Kalau mau lahan diluar itu pun kami persilahkan. Dimanapun tempatnya, kami akan bantu carikan lokasi yang representatif untuk docking kapal. DPMPTSP Rembang siap mendukung, termasuk proses pembebasan lahannya akan dibantu. Perizinannya bisa kami dorong lebih cepat," jelas Rofieq Pahlevi, Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Apabila rencana-rencana penambahan fasilitas infrastruktur sektor perikanan tersebut benar-benar terwujud, maka Jateng berpeluang meningkatkan kinerja sektor maritim. (YTD)

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan, Borok Baru Dana PEN

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Di tengah kemelut akibat temuan selisih dana yang mencapai Rp146,69 triliun, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali mengungkap borok dalam program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Teranyar, lembaga auditor eksternal tersebut memaparkan temuan baru dengan nilai mencapai Rp2,94 triliun. Angka tersebut berasal dari pemeriksaan terhadap program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Tahun Anggaran 2020. Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengemukakan dalam pemeriksaan tersebut instansinya mencatat sebanyak 2.170 temuan yang memuat 2.843 permasalahan dengan nilai Rp2,94 triliun.

Temuan merupakan bagian dari pemeriksaan komperhensif berbasis risiko atas 241 objek pemeriksaan dengan III hasil pemeriksan kinerja dan 130 hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu. "Sejak awal PBK mengingatkan adanya risiko yang perlu diantisipasi dan dimitigasi agar langkah menangani pandemi dapat dilakukan dengan transparan," paparnya. Sejalan dengan temuan itu, lembaga auditor eksternal merekomondasikan sejumlah tindak lanjut kepada pemerintah. Pertama, menetapkan sebuah desain besar, kedua menyusun identifikasi kebutuhan barang dan jasa, ketiga memprioritaskan pengguna anggaran PC-PEN, dan keempat menetapkan kebijakan.

Sri Mulyani menambahkan bahwa pengelolaan keuangan negara ditengah krisis memang tidak mudah. Pasalnya, APBN Tahun Anggaran 2020 harus didesain secara dinamis dan fleksibel. Terlepas dari beratnya tantangan itu, Menkeu berkomitmen untuk tetap menindaklanjuti seluruh rekomondasi yang disampaikan oleh BPK. Sementara itu, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Hadiyanto menambahkan,  rekomondasi BPK tersebut mendorong adanya perbaikan dari pemerintah untuk mewujudkan akuntabilitas dalam mengelola keuangan negara pada tahun-tahun mendatang. (YTD)

Ekonomi Digital, 30 Juta UMKM Segera Adopsi Solusi Digital

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan setidaknya 30 juta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) segera mengadopsi solusi digital pada tahun ini. Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Mira Tayyiba mengatakan adopsi digital oleh pelaku UMKM menjadi penting ketika pemerintah mendorong penyediaan infrastruktur. Kemenkominfo ingin agar infrastruktur yang telah terbangun, memberi dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian. Dia mengatakan dari 60 juta UMKM, baru sekitar 15 juta UMKM yang terhubung dengan digital, Kemenkominfo berharap hingga akhir tahun sekitar 30 juta UMKM terhubung dengan digital. Itu tidak bisa dikerjakan sendiri, Kemenkominfo pun menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan target tersebut. 

Sementara itu, Dirjen Aptika, Samuel A. Pangerapan  mengatakan Kemenkominfo membutuhkan sekitar 10 perusahaan yang siap membantu  mempercepat transformasi digital di segmen UMKM, "Literasi digital dan transformasi digital tidak bisa berjalan sendiri, kita butuh 10 (perusahaan) seperti Gojek lagi." Kata Samuel.

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Gojek, Shinto Nugroho mengatakan kerjasama strategis yang terjalin antara Gojek dengan Kemenkominfo juga akan meningkatkan tingkat kesadaran dan literasi digital UMKM di Gojek. Hingga saat ini, terdapat sekitar 750.000 UMKM yang tergabung dengan ekosistem Gojek. Selain itu, kata Shinto, perusahaan akan mendorong UMKM binaan Kemenkominfo untuk bertransformasi digital. "Makin kencang digitalisasi UMKM, makin penetrasi digital baik, maka ekonomi digital makin maju dan tinggi" katanya. 

Koordinator Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Negeri Jakarta, Dianta Sebayang menyebutkan dua hal mengapa start-up Logistik Indonesia jadi yang paling kuat di ASEAN.  Pertama, Indonesia memiliki tantangan logistik yang berat dari sisi geografis. Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudsitira mengatakan, makin berkembangnya situs dagang  elektronik dan transaksi digital akan mendorong perubahan antara model logistik yang semula sifatnya untuk industri atau korporasi besar.

Pilihan Editor