Aturan Pengungkapan Pajak Sukarela Disiapkan
Program pengampunan pajak alias tax amnesty versi anyar masih dalam tahap persiapan. Tax Amnesty yang kini disebut Program Pengungkapan Sukarela (PPS) wajib pajak akan digelar 1 Januari-30 Juni 2022. Pada program ini, wajib pajak punya pilihan untuk menginvestasikan kembali hartanya. Pertama, ke sektor pengolahan sumber daya alam (SDA) atau sektor energi terbarukan. Kedua, ke dalam surat berharga negara (SBN). Saat ini Ditjen Pajak, masih menyiapkan aturan pelaksanaan berupa peraturan menteri keuangan (PMK). Hanya saja ia belum memerinci kapan PMK ini akan terbit. "Kami menyiapkan strategi komunikasi kepada masyarakat agar semakin banyak yang tertarik ikut," kata Neilmaldrin Noor, Ditjen Pajak.
Sama-Sama Punya Digital Banking, Tapi Beda Strategi
Semua bank di Tanah Air pada akhirnya akan berusaha memiliki layanan digital banking. Ada yang menjadi bank digital dengan menggadang-gadang layanan mereka. Saat ini sudah banyak bank kecil dalam proses transformasi jadi bank digital. Bank Central Asia (BCA) sudah punya Bank BCA Digital yang beroperasi lewat aplikasi Blu. Lalu Bank Rakyat Indonesia (BRI) memasuki persaingan lewat anak usahanya Bank Raya. Sementara Bank Mandiri (BMRI) percaya diri dengan bermodalkan super apps Livin' By Mandiri dan wholesale digital super platform Kopra by Mandiri.
Langgar Harga PCR, Akses Pedulilindungi Diblokir
Pemerintah akan menindak tegas bila terjadi pelanggaran ketentuan harga baru batas atas tarif tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Apabila melanggar, akses fasilitas kesehatan dan laboratorium ke aplikasi PeduliLindungi di blokir. Kementerian Kesehatan minta pengelola rumahsakit, laboratorium hingga penyedia layanan tes PCR melaksanakan penetapan aturan ini. "Surat edaran berlaku per 27 Oktober, jadi HET haris menyesuaikan dengan kondisi per 27 Oktober," kata juru Bicara Vaksinasi Kementeriaan Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi, Kamis (28/10).
Penurunan Bunga Fintech Bikin Lender Kabur
Penurunan bunga financial technology (fintech) sepertinya memberatkan para pelaku pinjaman online. Meski tak menolak, para pemain fintech itu menyatakan, salah satu dampak bunga turun adalah penurunan pinjaman ke masyarakat. CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan menjelaskan, penurunan bunga baka mempengaruhi peminjam dari kalangan yang tak tersentuh bank atau unbankable. Mereka tak lagi banyak mendapatlan utangan. Ilustrasinya, pinjaman hanya sebesar Rp 1 juta dengan tenor satu bulan. Biaya yang dikeluarkan platform untuk melayani pinjaman tersebut bisa mencapai Rp 100.000. Ini untuk biaya tanda tangan digital, biaya TI, biaya server, biaya maintenance dan administrasi.
Berharap Investasi Sektor Tambang dan Logam
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang kuartal III-2021 sebesar Rp 216,7 triliun. Hasil tersebut tumbuh 3,7% secara tahunan. Namun secara kuartalan, realisasi investasi di kuartal III-2021 justru minus 2,8% dibandingkan dengan kuartal II-2021 yang sebesar Rp 223 triliun. Adapun realisasi investasi pada Juli-September 2021 tersebar dalam dua bagian. Pertama, penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 113,5 triliun atau tumbuh 10,3% yoy. Kedua, penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 103,2 triliun yang turun 2,7% yoy. Meski secara kuartalan realisasi investasi turun di kuartal III, Bahlil optimistis target tahun ini sebesar Rp 900 triliun masih bisa tercapai. Ia berkaca pada realisasi investasi dari Januari hingga September yang mencapai Rp 659,4 triliun artinya sudah 73,3% dari target tahun ini terpenuhi. Karena itu, kuartal IV-2021 tinggal kurang Rp 240,6 triliun lagi.
LEAD Membidik Pendapatan US$ 25 Juta Pada Tahun Ini
PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) optimistis bisa mencapai target pendapatan US$ 25 juta pada tahun 2021. Angka ini setara realisasi pendapatan tahun lalu. Proyeksi tersebut juga mempertimbangkan kontrak LEAD yang hingga saat ini. Sekretaris Perusahaan PT Logindo Samudramakmur Tbk, Adrianus Iskandar menjelaskan, dengan perolehan kontrak saat ini sebesar US$ 15 juta, manajemen LEAD optimistis mencapai target pendapatan di 2021. Untuk kontrak yang diperoleh LEAD, kata dia, telah dimenangi selama tahun 2021. Adapun jangka waktunya bermacam-macam, mulai dari 7 hari sampai 1 tahun. Kemudian, ada pula kontrak langsung (direct appointment). "Utilitas kapal LEAD secara year to date (ytd) sebesar 72%, untuk utilitas selama kuartal III-2021 sebesar 82%, ucap Iskandar.
Efisiensi dan Investasi Energi Hijau
Tempo, Jakarta - Kementrian Perindustrian memperkirakan program-program efisiensi yang diterapkan di sektor industri mampu menghasilkan penghematan energi sebesar 10-20 persen. Program efisiensi dan konservasi tersebut, adalah audit energi di sektor industri dan bangunan, penerapan sistem manajemen energi, pemakaian teknologi yang efisien, penerapan standar, pemberian label hemat energi, serta gerakan penyadaran dan sosialisasi hemat energi. Transisi energi di bidang industri menghadapi tantangan dan peluang yang perlu dikelola. Langkah-langkah efisiensi energi hanya akan optimal jika sejalan dengan proyek pengembangan energi baru dan terbarukan. Hal lain yang dibutuhkan ialah dukungan dari pemerintah, seperti pemeberian insentif bagi industri.
Skema pembiayaan inovatif untuk ekonomi hijau yang sudah ada di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan. Instrumen pembiayaan itu diantaranya obligasi atau sukuk hijau, blended finance, carbon pricing, islamic finance, dan result based financing. Indonesia telah enam kali menerbitkan sukuk hijau, yang terdiri atas empat kali penerbitan di level global dan dua kali di level domestik.
Mulai Untung Berkat Investasi Start-Up
Tempo, Jakarta - Perbankan yang memiliki anak usaha modal ventura mulai meraup untung dari model bisnis yang dijalankan. Melalui Mandiri Capital Indonesia (MCI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membuka peluang mengembangkan pendanaan bagi perusahaan rintisan alias start-up yang memiliki prospek bisnis jangka panjang hingga akhirnya bisa melakukan penawaran umum saham perdana. Untuk memastikan keberlanjutan pendanaan yang diberikan, MCI harus jeli dalam memilih perusahaan rintisan. Sejak awal, MCI memang difokuskan untuk melakukan pengembangan dan pembiayaan pada perusahaan teknologi yang bergerak di bidang finansial. Sejauh ini, MCI memiliki sederet portfolio investasi di perusahaan teknologi.
Industri modal ventura terus menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), enam perusahaan modal ventura bahkan sukses membukukan nilai penyertaan saham dan penyertaan melalui obligasi konversi di atas Rp 100 miliar. Perusahaan tersebut utamanya adalah modal ventura anak usaha dari perbankan, seperti Mandiri Capital Indonesia, Central Capital Ventura, dan BRI Ventures.
Tes Mahal Sonder Komponen Lokal
Tempo, Jakarta - Sejak 28 Oktober 2021, manajemen Rumah Sakit Unggul Karsa menghentikan layanan tes PCR. Sehari sebelumnya, tarif baru tes PCR diumumkan di Jawa dan Bali menjadi Rp 275 ribu dari semula Rp 495 ribu. Untuk luar Jawa dan Bali yang semula biayanya Rp 525 ribu turun menjadi Rp 300 ribu. Penetapan tarif baru tes PCR ini merupakan perintah Presiden. Meski harga turun, pemerintah akan memperluas pemberlakuan tes PCR bagi semua pengguna moda transportasi, dari semula hanya untuk penumpang pesawat.
Pemerintah lalu mendorong pembuatan peralatan tes PCR di dalam negeri. Hasilnya Bio Farma dan Nusantics, perusahaan rintisan alat kesehatan, bisa memproduksi reagen untuk tes PCR bernama mBioCoV-19 RT_PCR Kit. Jika komponen pendukung tes PCR dalam negeri sudah tersedia secara massal, tak ada lagi alasan rumah sakit menghentikan layanan tes Covid-19 dengan alasan biaya. Bagaimanapun, untuk basis mencegah penularan virus, tes massal menjadi salah satu cara mendeteksinya.
Satu Royalti Dipotong Berkali-Kali
Tempo, Jakarta - Sebelum pandemi Covid-19 datang, Erros Candra hidup dari panggung ke panggung. Setelah pandemi menerjang Indonesia pada Maret 2020. Sempat menyerahkan hak kuasa royalti lagu-lagu ciptaannya ke lembaga manajemen kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia. Sejak pandemi terjadi, Eross makin rajin memperhatikan potensi pendapatan pasifnya itu,
Selama ini LMK memegang kuasa penagihan dan pembagian royalti. Pencipta lagu bergabung dengan Wami (genre pop dan rock), RAI (dangdut dan melayu), serta Karya Cipta Indonesia (pop indonesia dan daerah). Produser lagu bergabung dengan Asirindo, Aspirindo, dan Armindo. Adapun pembawa lagu bergabung, antara lain, dengan Prisindo, ARDI, dan Sentra Lisensi Musik Indonesia. Erros mengakui awalnya ia tipe komposer yang apatis terhadap lagu ciptaannya. Namun, sejak pandemi melanda, dan sadar royalti lagu menjadi pendapatan paling signifikan saat tak ada konser, Erros makin memperhatikan detail urusan ini LAS, menurut Eross, berani menjanjikan pendapatan royalti naik seiring dengan penggunaan SILM.









