;

Menkominfo dan Dubes Prancis Matangkan Kerja Sama Infrastruktur TIK

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) Jhonny G Plate kembali bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard, keduanya membicarakan tindak lanjut kerjasama pembangunan infrastruktur teknologi  informasi dan komunikasi (TIK)  di Indonesia. pertemuan membahas kemajuan dari proyek satelit multifungsi Satelit Republik Indonesia (Satria-1) yang dikerjakan bersama dengan Thales Alenia Space, pembangunan pusat data nasional (PDN), serta transfer keahlian dan teknologi Prancis kepada Indonesia.

"Ini adalah terjemahan langsung dari instruksi Bapak Presiden  terkait roadmap Digital Indonesia. Arahan Strategis Presiden, khususnya dalam pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia," ujar Jhonny usai bertemu dengan Dubes Prancis di Widya Chandra Jakarta selatan, dikutip Rabu (27/20). Pada saat bersamaan, pemerintah juga membangun base transceiver station (BTS) di area tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Tanah Air. Sedangkan operator telekomunikasi seluler membangun dikawasan komersial yang belum terlayani 4G.

Olivier Chambard mengatakan, terpilihnya Thales  Alenia Space  mengerjakan satelit Satria-1 mendorong pemerintah Prancis tidak hanya mengambil keuntungan ekonomi, namun juga akan mentransfer teknologi kepada Indonesia. Pemerintah Prancis juga akan menjalin kerja sama dibidang lain, diantaranya pembangunan PDN. Prancis siap untuk bekerjasama dibidang lain dan siap melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Bahkan sudah ada lima satelit di Indoneisa yang diproduksi perusahaan asal Prancis itu, termasuk satelit telkomsat. (Yetede)

Dipercaya Pasar, Green Sukuk RI Selalu Oversubscribed

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Pemerintah telah menerbitkan Sovereign green Sukuk global senilai US$3,5 miliar selama periode 2018 sampai 2021 sebagai salah satu upaya untuk membiayai penanganan perubahan iklim. Dalam rentang waktu tersebut sovereign green sukuk  yang diterbitkan menunjukkan tingginya kepercayaan pasar atau investor. Direktur Jendral pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Lucki Alfirman menyatakan, dalam Nationally Determind Contribution (NDC) Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca pada 2030 sebesar 29% melalui upaya nasional dan 41% dengan dukungan internasional.

"Kementerian Keuangan mencoba cari pembiayaan untuk mendukung pembiayaan yang sifatnya hijau. Salah satunya melalui penerbitan green sukuk dan juga SDG bonds. Ini kaitannya bagaimana mengekplorasi potensi pembiayaan untuk mendukung ekonomi hijau," ujar Luky dalam acara Bumee Submmit 2021. Pada 2019, pemerintah kembali menerbitkan green sukuk senilai US$ 750 juta. Sukuk tersebut memiliki yield yang tertinggi selama 2018, sampai 2021 yaitu, 3,9% dengan tenor 5,5 tahun. Sedangkan pada 2020, pemerintah menerbitkan green sukuk dengan tenor 30 tahun. 

Luky mengungkapkan, setiap menerbitkan green sukuk, pemerintah juga harus membuat laporan pertanggungjawaban tentang dampak penerbitan sukuk ini. "Kita bisa turunkan 5,7 miliar ton karbon diokasida ekuivalen (CO2e). Berasal dari mana saja, dari proyek yang telah kami bangun ini, itu yang disupport dari penerbitan green sukuk ini. Dia juga mengatakan tentang tantangan dalam menerbitkan green sukuk tersebut yaitu untuk  menerbitkan thematic bond/sukuk memerlukan extra effort. (Yetede)

2030, Penambahan Pembangkit Listrik Berasal dari EBT

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah strategi untuk mengejar net zero emission atau karbon netral pada 2060  atau lebih cepat. Salah satunya adalah menetapkan mulai 2030, penambahan kapasitas pembangkit listrik berasal dari energi baru terbarukan (EBT), kecuali yang sudah memiliki kontrak jual  beli listrik (power purchase agreement/PPA) dengan PT PLN (persero) dan yang dalam tahap konstruksi. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk melakukan transformasi  ke energi baru terbarukan dan akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau," Kata Menteri EDM Arifin Tasrif.

Dia mengatakan arah kebijakan energi nasional kedepannya yakni transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan. Hal ini mengingat energi hijau itu lebih bersih, minim emisi, ramah lingkungan, dan mampu memberikan akses energi dengan volume cukup dan harga terjangkau. Saat ini, lanjutnya, kapasitar terpasang energi baru terbarukan baru mencapai sekitar 11 gigawatt (GW)/dengan rata-rata pertumbuhan 5% per tahun. Padahal potensi energi hijau ini sangat besar, yaitu lebih dari 600 GW dan baru dimanfaatkan sebesar 2%. Hal ini berarti masih terbuka lebar peluang usaha dalam mengembangkan EBT.

Selain itu, pihaknya berkomitmen akan terus berusaha untuk menekan laju pertumbuhan emisi sektor energi dimana diproyeksikan akan mencapai puncak pada 2040. Setelah itu diupayakan emisi terus menurun hingga mencapai karbon netral pada 2060 atau bisa lebih cepat jika mendapat dukungan penuh dari internasional. Sesuai langkah meratifikasi Persetujuan Paris, Indoneisa berkomitmen menurunkan  emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan usaha sendiri dan 41% dengan bantuan internasional. Sesuai komitmen ini, sektor energi harus  memangkas emisi sebesar 300-400 CO2e pada 2030. (Yetede)

PTBA Serius Garap Bisnis Energi Terbarukan

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

PT Bukit Asam Tbk PTBA) menyatakan serius menggarap bisnis energi terbarukan. Proyek Pambangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu upaya yang sudah bergulir. Keseriusan itu merupakan upaya menjaring pembiayaan dari institusi keuangan. Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto mengatakan sulitnya pendanaan untuk mengembangkan batu bara bakal ditemui di masa mendatang. "Kami mengembangkan PLTS untuk menunjukkan PTBA akan menuju masuk bisnis energi terbarukan," kata Suryo dalam BUMEE summit 2021 yang digelar Berita Satu Media Holding, Rabu (27/10).

Suryo mengatakan opersional PTBA dari perencanaan, penambangan, hingga pengangkutan batu bara selalu mempertimbangkan aspek lingkungan. Bahkan lahan paksa tambangpun dikelola dengan baik. "Ini upaya kami untuk bisa mendapatkan rating ESG supaya kebutuhan pendanaan berjalan kedepannya," paparnya. Pada kesempatan itu, Suryo juga mengatakan bahwa pemanfaatan batu bara saat ini dibenturkan dengan isu perubahan iklim. Padahal perkembangan teknologi telah mampu menekan hingga emisi karbon yang dihasilkan dari pembakaran batu bara.

Perkembangan teknologi carbon capture merupakan salah satu jawaban dalam menyikapi isu perubahan iklim. PT Bukit Asam Tbk bekerja samapun dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi carbon capture maupun carbon storage. "Carbon capture dan carbon storage mampu menjawab dan tidak membenturkan isu perubahan iklim dengan pembakaran batu bara. Saat ini sudah 29 perusahaan yang mengembangkan teknologi carbon capture dan carbon storage dengan biaya terjangkau." jelasnya. (Yetede)

Sektor Properti Sumbang Pergerakan Roda Ekonomi Nasional

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Sektor properti dinilai mampu menyumbang pergerakan roda ekonomi nasional. Industri properti bisa memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai berkisar 7-9%. "Sektor properti sebagai lokomotif perekonomian dapat ikut tergerak dan mendorong sektor lainnya untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional," ujar Wilson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia dalam keterangan pers yang diperoleh Investor Daily, baru-baru ini. Dia menambahkan tren perbaikan ekonomi makro dan stabilitas keuangan Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan  sektor properti.

Kenaikan kurva ekonomi secara tidak langsung memberikan multiplier effect pada pergerakan lanjutan  di sektor properti, namun kasus gagal bayar utang Evergrande, sejumlah US$300 miliar, dikhawatirkan bisa berimbas ke Indonesia. "Indonesia harus waspada dalam menghadapi dampak negatif dari Evergrande, yang berhubungan erat dengan jumlah investasi asing ke Indonesia," kata Wilson. Kepala Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu Kadin Indonesia, Budiarsa Sastrawinata, pernah mengatakan, kualitas ekosistem industri properti dinilai cukup krusial tidak hanya untuk  memenuhi kebutuhan pemukiman saja.

Budiarsa mengatakan, bila dihimpun dengan sektor terkait secara keseluruhan mulai dari kontribusi sektor perumahan; konstruksi; transportasi; dan pergudangan; penyedia akomodasi dan makan minum; pengadaan listrik dan gas; pengadaan air; pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, jasa keuangan hingga asuransi, industri properti bisa memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai sekitar 7-9%. "Industri properti juga bisa menimbulkan efek berganda terhadap 175 industri dan 350 UKM terkait. Penggunaan material lokal  bisa 90-100%, serta mempekerjakan sedikitnya hingga 30 juta tenaga kerja," ujar Budiarsa. (Yetede)

Dalam 25 Tahun Crown Group Garap Proyek Rp 50 Triliun

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Pengembang properti Australia yang dirintis orang Indonesia, Crown Group, merayakan hari jadinya ke-25 pada Oktober 2021. Selama beroperasi, Crown Group telah mengembangkan proyek senilai total Rp 50 triliun. Proyek-proyek tersebut mencakup 8.000 unit apartemen strata dan servis, serta 30.000 meter persegi ruang ritel komersial. Iwan mengatakan 25 tahun terakhir  telah menjadi perjalanan dan pelajaran dalam menguji peran pihaknya dan melihat apa yang mungkin terjadi ketika menantang status quo seperti yang diinginkan pasar. Perusahaan telah mengalami tiga evaluasi dalam 25 tahun sejarah Crown Group. Pertama, Crown Group dikenal sebagai pengembang skala kecil dengan proyek apartemen satu gedung. Kedua, Crown Group mengembangkan proyek mixed-use yang menggabungkan ritel dan hotel bersama dengan residensial. Ketiga, pengembangan kawasan yang lebih besar dengan lebih banyak fasilitas, layanan khusus, beragam kemudahan yang digabung dengan bangunan untuk disewakan.

"Kami sekarang memulai evolusi ketiga kami,  pengembangan kawasan yang lebih banyak fasilitas, layanan khusus, beragam kemudahan yang digabungkan dengan bangunan untuk disewakan," ujar Iwan. Crown Group yang identik dengan pengembangan hunian dengan gaya arsitektur yang berani, mendorong batasan desain dan bekerja dengan arsitek yang telah diakui secara internasional, kini telah dipertimbangkan dan terbukti berhasil. Tidak hanya mendapatkan reputasi sebagai salah satu pengambang paling dinamnis di Sidney. Tetapi juga keberaniannya sehingga berhasil memenangis lebih dari 50 penghargaan internasional. (Yetede)

Presiden Jokowi Dorong Asean-Australia Bangun Kepercayaan

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Asean dan Australia terus membangun kepercayaan agar dapat bersama-sama berkontibusi menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan. Menurut Presiden Jokowi, Asean memiliki kepercayaan terhadap kekuatan kerja sama dan kekuatan dialog dalam mengatasi perbedaan. Hal ini membuat Asean dapat bertahan selama lebih dari 50 tahun dan dapat berkontibusi pada stabilitas, perdamaian, serta kesejahteraan di kawasan. "Dengan kekuatan ini saya yakin tidak akan ada kawasan perdamaian dan stabilitas tanpa  Asean." kata Presiden Jokowi  saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

Presiden Jokowi menyadari adanya dinamika yang sangat tinggi yang bisa mengancam stabilitas kawasan. Namun, Indonesia tidak ingin kawasan ini menjadi ajang perlombaan senjata dan menjadi power projection. yang dapat mengancam stabilitas. Indonesia ingin semua pihak terus menghormati  Treaty of Amity and Cooperation, hukum internasional, serta norma dan nilai-nilai kawasan. "Kita harus mampu membangun culture of conflict menjadi culture of peace, trust deficit menjadi strategic trust," ungkap Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Indonesia berharap Asutralia dapat melanjutkan keterbukaannya terhadap Asean dan menjadi salah satu mitra Asean dalam menciptakan stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu sektor yang berpotensi  menjadi fokus kerja sama  Asean dengan-Jepang, Jepang merupakan mitra terbesar Asean dalam bidang infrastruktur. Saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggu (KTT) ke-24 Asean-Jepang secara virtual di istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10). Presiden Jokowi mendorong agar kerja sama dalam sektor infrastruktur tersebut terus dijalani. (Yetede)

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga kasus Covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah meniadakan cuti bersama pada 24 Desember 2021. Keputusan ini termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021. Selain itu, terdapat larangan mengambil cuti dengan memanfaatkan momentum hari libur nasional bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini berdasarkan Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pembatasan Kegiatan  Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti Bagi ASN Selama Hari Libur Tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Mensko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan,  kebijakan tersebut semata-mata dilakukan untuk membatasai pergerakan orang yang  lebih masif menjelang libur akhir tahun. Hal ini disampaikan Dalam Rapat koordinasi Persiapan Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, bersama Menhub Budi Karya Sumadi, Perwakilan Dilantas Seluruh Indonesia, Dishub seluruh Indonesia, Satgas Covid, beserta stockholder terkait, yang diselenggrakan secara daring dan luring, pada Selasa (26/10.

"Kita upayakan menekan sedikit mungkin yang akan bepergian. Dan ini sudah diberi pagar-pagar pembatas. Melalui tidak adanya libur cuti bersama. Kemudian pelarangan mereka untuk  mengambil cuti akan kita lakukan," ujarnya dalam keterangan  pers diterima Beritasatu.com, Rabu (27/10). Lebih lanjut, Muhadjir menerangkan, untuk mereka yang secara terpaksa harus bepergian dihari-hari libur tersebut perlu pemeriksaan syarat perjalanan yang lebih ketat. (Yetede)

Menaikkan Target Kinerja Ciputra Development

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

PT Ciputra Tbk (CTRA) menunjukkan prapenjualan (marketing sale) yang pesat hingga kuartal III-2021. Kondisis itu diperkirakan berlanjut hingga akhir tahun, sehingga proyeksi kinerja keuangan perseroan 2021 layak untuk direvisi naik. Samuel Sekuritas merevisi naik proyeksi kinerja keuangan Ciputra Development tahun 2021 dan 2022. Proyeksi pendapatan tahun ini dinaikkan menjadi Rp8,41 triliun dari Rp992 miliar. Adapun tahun lalu, perseroan meraup mendapatan dan laba bersih masing-masing Rp 8,07 triliun dan Rp 1,32 triliun. Tahun depan, proyeksi laba bersih perseroan juga dinaikkan menjadi Rp 2,01 triliun dari Rp992 miliar. 

Tahun depan, proyeksi laba bersih perseroan juga dinaikkan menjadi Rp 8,65 triliun dari Rp6,97 triliun. EBITDA juga di revisi naik menjadi Rp2,88 triliun dari Rp2,26 triliun. Analisa Samuel Sekuritas Indonesia Olivia Laura Anggita mengungkapkan, Ciputra Development berhasil membukukan peningkatan marketing sales sebesar 33% menjadi Rp 55 triliun hingga kuartal III-2021. Kontribusi besar marketing sales berasal dari penjualan residensial mencapai 81%. "Dengan rencana perseroan kembali meluncurkan lima produk residensial pada kuartal terakhir tahun ini, hal ini mendorong kami untuk merevisi naik target kinerja keuangan perseroan," tulis Olivia dalam risetnya.

Untuk peluncuran lima produk baru pada kuartal terakhir tahun ini Ciputra Development akan menawarkan unit-unit di sejumlah klaster dengan harga dibawah 2 milyar, sehingga konsumen dapat memanfaatkan insentif PPN DTP hingga akhir tahun ini. Produk-produk baru tersebut, yang memiliki konsep ruang hijau disetiap unit, berlokasi di Tangerag, Snetul, Banten, Surabaya (375 unit rumah dengan harga Rp980 juta-1,7 miliar) serta Medan(dengan gross development value mencapai Rp 450 miliar. Sedangkan marketing sales perseroan tahun ini diperkirakan mencapai Rp 6,5 triliun atau lebih tinggi dari perkiraan management yang senilai  Rp 6,5 miliar. (Yetede)

Bukalapak Genjot Lini Bisnis e-Procurement

Yuniati Turjandini 28 Oct 2021 Investor Daily

Bisnis pengadaan barang dan jasa digital untuk korporasi dan pemerintah diperkirakan tumbuh pesat ke depan, seiring dengan tren pemanfaatn e-procurement. Hal ini mendorong PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) terus memperkuat bisnis Buka Pengadaan sebagai lini bisnis e-procurement. Penguatan bisnis  eprocurement dengan mengajak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bergabung menjadi menyedia barang dan jasa "Buka Pengadaan sangat tergantung dengan kondisi ekonomi, sehingga terdampak. Tapi, kami melihat dengan pemulihan ekonomi, peluangnya, bisnis ini besar kedepannya," kata CEO Bukalapak Rahmat Kaimudin.

Sementara itu, Direktur BukaPengadaan Hita Supranjaya menyebutkan, sejak 2016, BukaPengadaan telah menjadi mitra e-procurement bagi lebih dari 1.800 pelanggan business to business (B2B). Kemudian pada tahun 2020, BukaPengadaan telah melakukan lebih dari 400 transaksi  kepada pelanggan, lebih dari 5.500 transaksi kepada vendor, lebih dari 6.000 pesanan pembelian, sebanyak 15.000 produk yang terjual, dan terdapat rata-rata 180 juta pesanan pembelian dari pelanggan.

Tahun ini, Buka Pengadaan terus melakukan kerja sama strategis dengan berbagai pihak korporasi dan instansi  pemerintah. Seperti Kadin, Pemkab Brebes, dan lainnya untuk pengadaan barang dan jasa kepada yang membutuhkan. Selain itu, BukaPengadaan bermitra dengan Modal Rakyat, Modalku, ALAMI Sharia dan Tanifund dalam menyediakan opsi pembiayaan untuk membantu UMKM secara finansial. BukaPengadaan juga telah ditunjuka sebagai mira operator oleh Kemendikbudristek yang merupakan program Sistem Informasi Pengadaan Sekolah melalui proses belanja langsung satuan pendidikan kepada UMKM yang tergabung dalam market place (Yetede)

Pilihan Editor