Sektor Andalan Menjadi Tumpuan
Tempo, Jakarta - Perbankan nasional terus berupaya menggenjot penyaluran kredit ini tiga bulan tersisa tahun ini. Sektor dan segmen kredit andalan yang mulai pulih menjadi tumpuan penyaluran kredit untuk mencetak peningkatan pendapatan dari kinerja intermediasi. Terdapat sektor-sektor yang mulai mengalami tren perbaikan kinerja, yaitu sektor yang memiliki karakteristik pemulihan cepat atau berdaya tahan tinggi pada masa pandemi. Meski mulai ekspansif, perusahaan berusaha senantiasa berhati-hati menjaga kualitas portofolio kredit agar tidak memicu risiko kenaikan rasio kredit macet alias non-performing loan (NPL) di kemudian hari. Pertumbuhan kredit akan dijaga tetap berkelanjutan dengan mengedepankan asesmen yang ketat untuk memastikan kemampuan nasabah dalam memenuhi kewajiban pembayaran di kemudian hari.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit industri perbankan pada keseluruhan tahun ini akan berada di angka 4-5 persen. Pertumbuhan terbesar terjadi pada jenis kredit konsumsi, yaitu sebesar 2,95 persen, diikuti kredit moral kerja yang tumbuh 2,85 persen serta kredit investasi yang tumbuh 0,37 persen.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023