Tes Mahal Sonder Komponen Lokal
Tempo, Jakarta - Sejak 28 Oktober 2021, manajemen Rumah Sakit Unggul Karsa menghentikan layanan tes PCR. Sehari sebelumnya, tarif baru tes PCR diumumkan di Jawa dan Bali menjadi Rp 275 ribu dari semula Rp 495 ribu. Untuk luar Jawa dan Bali yang semula biayanya Rp 525 ribu turun menjadi Rp 300 ribu. Penetapan tarif baru tes PCR ini merupakan perintah Presiden. Meski harga turun, pemerintah akan memperluas pemberlakuan tes PCR bagi semua pengguna moda transportasi, dari semula hanya untuk penumpang pesawat.
Pemerintah lalu mendorong pembuatan peralatan tes PCR di dalam negeri. Hasilnya Bio Farma dan Nusantics, perusahaan rintisan alat kesehatan, bisa memproduksi reagen untuk tes PCR bernama mBioCoV-19 RT_PCR Kit. Jika komponen pendukung tes PCR dalam negeri sudah tersedia secara massal, tak ada lagi alasan rumah sakit menghentikan layanan tes Covid-19 dengan alasan biaya. Bagaimanapun, untuk basis mencegah penularan virus, tes massal menjadi salah satu cara mendeteksinya.
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023