;

Pajak Karbon AS, Tarif Ditetapkan US$20

Hairul Rizal 08 Nov 2021 Bisnis Indonesia

Senator Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menetapkan tarif pajak karbon senilai US$20 per ton dan akan meningkat secara bertahap. Penerimaan yang diperoleh dari setoran pajak ini akan dikembalikan kepada konsumen atau diberikan untuk membantu para pekerja di sektor bahan bakar fosil yang terdampak oleh transisi energi. “Kami sudah punya 49 dari 50 suara. DPR telah memastikan kepada kami akan meloloskannya dan Gedung Putih juga telah meyakinkan kami bahwa Presiden akan menandatangani kebijakan ini,” ujar Senator AS Sheldon Whitehouse dilansir Bloomberg, Minggu (7/11). Pengenaan pajak karbon didukung oleh para ekonom karena dinilai sebagai pendekatan langsung untuk mengatasi perubahan iklim, mulai dari sektor minyak dan gas, hingga baja dan semen.


Amerika Mengincar Pajak Investor Kripto

Hairul Rizal 08 Nov 2021 Kontan

Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah mengincar pamasukan pajak dari investor kripto. Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) kemudian mengusulkan kenaikan pajak bagi investor kripto yang nantinya tertuang dalam undang - undang (UU). Tak main - main, Komite Gabungan Perpajakan AS memperkirakan bahwa perubahan aturan terkait penjualan konstruktif dan wash hale secara kolektif akan menghasilkan pemasukan pajak sekitar US$ 16,8 miliar selama 10 tahun.


BSI Bersiap Memperkuat Posisi Indonesia di Kancah Global

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Dubai, 7 November 2021- PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mulai merealisasikan program BUMN Go Global yang dicanangkan Menteri BUMN Erick Thohir, setelah diterimanya letter of incorporation oleh bank syariah terbesar di Tanah Air tersebut dari Dubai International Finance Center (DIFC) pada Kamis (4/11). Langkah strategis yang sangat cepat dari BSI ini diharapkan pula dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah khususnya di Uni Emirat Arab (UEA). Terlebih UEA adalah salah satu pusat investasi global dimana Dubai adalah pusat keuangan syariah global termasuk Sukuk.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kehadiran BSI di Dubai diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia. "Saya berharap BSI dapat mengoptimalkan potensi bisnis di Dubai dan menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dan investor global, untuk menginvestasikan dananya pada proyek-proyek pemerintah, BUMN dan juga proyek-proyek pembangunan lainnya di Tanah Air," kata Erick. Terkait hal ini Direktur BSI Henri Gunardi mengatakan langkah tersebut adalah bukti kesiapan pihaknya untuk membuka pasar ditataran global.

Menurutnya kehadiran BSI di Dubai merupakan langkah strategis. Langkah ini pun menandai rekam jejak  pertama BSI di pasar global. BSI akan menjadi bank  dari Indonesia yang pertama yang memiliki kantor perwakilan  di kawasan Timur Tengah. Dengan ekspansi ini, BSI berharap dapat mewujudkan misinya sebagai Top 10 Global Islamic Bank berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025. Kehadiran  BSI di Dubai diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia. Kehadiran BSI di Dubai juga diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral. (Yetede)

Kongres AS Sahkan Paket UU Infrastruktur US$ 1T

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang sempat dibuat pusing pada Sabtu (6/11) waktu setempat, akhirnya menyambut pengesahan Kongres terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Infrastruktur bernilai US$ 1 triliun yang sudah tertunda. Paket ini disebut sebagai investasi satu kali dalam satu generasi dan rencana jaring pengaman sosial yang lebih luas diprediksi disetujui, meskipun melalui proses negosiasi menegangkan. Biden dan Wakil Presiden AS, Kamala Harris baru muncul di Ruang Makan Negara Gedung Putih sekitar 12 jam setelah Demokrat yang moderat dan progresif di DPR berhasil mengatasi perseteruan internal serta memberikan presiden kemangan legislatif terbesarnya sejauh ini.

"Akhirnya, pekan infrastruktur. Saya sangat senang mengatakan ini pekan infrastruktur!" ujar Biden seraya tertawa, yang dikutip Reuters. Komentar Biden tersebut mengacu pada lelucon yang dilontarkan beberapa tahun terakhir, ketika Presiden Donald Trump dari Republik pada 2018 menyebutkan kalimat "Pekan Infrastruktur" tetapi tidak mengesahkan RUU beberapa kali selama kepemimpinannya. Biden mengungkapkan, dalam negosiasi terakhirnya dengan Demokrat untuk mencoba mengesahkan RUU itu, dia mendesak supaya mereka mau bersikap masuk akal.

Selain itu, pada pekan depan, Biden berencana mengunjungi beberapa pelabuhan untuk mempromosikan RUU tersebut dan warga Amerika akan melihat dampaknya dalam beberapa bulan mendatang. Dia mengatakan, itu adalah sesuatu yang ditawarkan  kepada Demokrat demi  mencegah kekalahan dalam pemilihan sela Kongres di tahun lalu. "RUU Infrastruktur akan menciptakan lapangan kerja  bagi kerah biru yang memodernisasi jalan-jalan, dan jembatan, serta mengubah sitem transportasi. Sebagian besar pekerjaan yang diciptakan tidak akan membutuhkan gelar sarjana." ujar Biden. (Yetede)

PM Irak Lolos dari Serangan Drone Bersenjata

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa al-Kadhimi di laporkan lolos tanpa mengalami cedera dalam upaya pembunuhan oleh pesawat tak berawak (drone) bersenjata di Baghdad. Bahkan Kadhimi muncul dalam rekaman video yang dirilis kantornya pada Mingu (7/11) sedang  memimpin pertemuan dengan  para komandan keamanan tinggi untuk membahas serangan tersebut.Menurut para pejabat, pada Minggu insiden itu secara dramatis meningkatkan ketegangan di negara, selang beberapa pekan pasca pemilihan umum (pemilu)  yang disengketakan  oleh kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran.

"Serangan teroris pengecut yang menargetkan rumah perdana menteri tadi malam dengan tujuan membunuhnya, adalah penargetan serius negara Irak oleh kelompok-kelompok  bersenjata kriminal," demikian pernyataannya  yang dirilis kantor perdana  menteri usai pertemuan, yang dikutip Reuters. Sumber keamanan menyampaikan kepada Reuters bahwa ada enam anggota pengawal pribadi Kadhimi, yang ditempatkan diluar dikediamannya di zona hijau, mengalami luka-luka, Mengutip juru bicara panglima angkatan bersenjata mengatakan pasca serangan itu, situasi keamanan di dalam Zona Hijau yang dibentengi dalam keadaan stabil.

Selain itu, belum ada laporan dalam kelompok-kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.  Menanggapi insiden tersebut, Presiden Barham Salih mengecam serangan itu sebagai kejahatan keji kepada Irak. "Kami tidak dapat menerima bahwa Irak akan terseret dalam kekacauan dan kudeta terhadap sistem konstitusionalnya," cuitnya. Ulama Muslim Syiah Moqtada as-Sadr yang mana partainya adalah pemenang terbesar dalam pemilihan bulan ini menyebut serangan ini sebagai  tindakan teroris terhadap stabilitas Irak. (Yetede)

Perdagangan Luar Negeri Tiongkok Naik Sembilan Kali Lipat

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Pemerintah Tiongkok telah meningkatkan laju perdagangan luar negerinya hingga sembilan kali lipat dalam 20 tahun, sejak bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Negara dengan kekuatan ekonomi kedua di dunia itu berusaha melampaui Amerika Serikat (AS) untuk menjadi pemain utama. Namun kemajuan yang dicapainya masih sedikit untuk mereformasi badan-badan usaha yang dikelola negara. Berbekal tenaga kerja murah, Tiongkok terus meningkatkan ekspor dengan mengambil peran sebagai pabrik dunia sejak bergabung dengan WTO pada Desember 2001. Tiongkok juga meningkatkan impor dengan menurunkan tarif secara bertahap.

Alhasil, menurut Konferensi Perdagangan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dilansir Nikeri pada Minggu (7/11), ekspornya melonjak  870% dan impor melonjak 740% dari 2001 hingga 2020. Total nilai perdagangan dilaporkan melonjak 810% untuk perdagangan global secara keseluruhan. "Tiongkok telah sepenuhnya memenuhi komitmen aksesinya.  Tingkat tarif keseluruhannya telah diturunkan dari 15,3% menjadi 7,4%,lebih rendah dari komitmen aksesi 9,8%," kata Xi yang dikutip Nikeri.

Menurut laporan tepat setelah bergabung dengan WTO, produk-produk padat karya, seperti pakaian, menyumbang sebagian besar ekspor Tiongkok. Namun dalam beberapa tahun terakhir, negara tersebut telah meningkatkan pengiriman barang barang berteknologi tinggi seperti komputer-komputer pribadi, dan ponsel pintar. Sementara itu pemerintah Tiongkok mengajukan permohonan keanggotaan dalam CPTPP yang menuntut tingkat liberalisasi yang jauh lebih tinggi dari pada RECP. Pemerintah Tiongkok tampak ingin memosisikan dirinya lebih baik dalam persaingan untuk supremasi dunia dengan AS. (Yetede)

Maskapai Bersiap Hadapi Lonjakan Penerbangan ke AS

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Jumlah pesanan maskapai penerbangan menuju Amerika Serikat (AS) dilaporkan segera mengalami lonjakan. Hal ini terjadi setelah gedung putih mengumumkan bakal membuka kembali negaranya bagi semua pelancong internasional yang telah divaksinasi, mulai pekan depan. Keputusan yang mulai berlaku pada Senin (8/11) waktu setempat itu menyusul tindakan pembatasan yang sudah berlangsung selama 18 bulan bagi 33 negara selama pandemi virus corona terburuk. Pandemi ini telah memisahkan keluarga, menghambat agenda perjalanan bisnis dan membuat frustasi para wisatawan.

Di sisi lain, kebijakan AS tersebut menjadi tantangan bagi industri penerbangan, sebagai informasi,maskapai-maskapai besar  termasuk Air France, United AirLines, dan Singapore Airlines disebut sedang berjuang keras untuk memenuhi lonjakan permintaan mendadak. Hal ini mendorong mereka menambah jumlah jadwal penerbangan, mengganti  pesawat lebih besar dengan yang lebih kecil, serta melipat gandakan upaya-upaya untuk merekrut dan mempertahankan staf.

Sementara itu, setelah pengumuman Gedung Putih, maskapai British Airways menunjukkan lonjakan 900% dalam hal pencarian jadwal penerbangan dan paket-paket liburan ke tujuan utaman di AS, dibandingkan dengan pekan sebelumnya, Bahkan sehari setelah pengumuman, maskapai Amerikan Airlines memperlihatkan adanya kenaikan 66% dalam pemesanan penerbangan ke Inggris, 40% ke Eropa dan 74% ke Brasil. Disamping itu, tercatat persaingan yang sangat ketat untuk mendapatkan kursi pada 8 November. (Yetede)

Salah Kaprah tentang Robot Trading

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Dua tahun belakangan ini penawaran robot trading, khususnya untuknya forex trading, gencar dilakukan melalui media sosial maupun televisi, bahkan menggunakan jasa influencer artis terkenal. Penawarannya seringkali menggunakan kata-kata bombastis walaupun tidak masuk akal, seperti "Anda tidak perlu trading, biarkan robot yang bekerja", atau "Kalau beli robot  ini, Anda pasti untung," atau "Pakai robot ini, profit Anda akan konsisten," Bahkan ada penawaran  robot dengan embel-embel "bergaransi.", dalam arti  kalau pembeli tidak dapat untung, pembeli boleh mengembalikan robot tersebut dan meminta uangnya kembali.

Cara-cara pemasaran yang tidak masuk akal  itu membuat sebagian masyarakat percaya bahwa robot  tranding memang pintar mencari uang. Padahal berdasarkan logika sederhana, kalau robot tranding memang pintar mencari uang, pasti si pembuat tidak akan menjual robot buatannya kepada pihak lain. Lebih baik robot itu diberdayakan sendiri untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Seorang rekan berkelakar, kalau memang ada robot yang pintar mencari uang, bolehlah disarankan kepada Menteri  Keuangan untuk membeli robot tersebut dan mengkaryakannya untuk mencari uang guna menutup defisit anggaran.

Lalu apa sesungguhnya robot trading? Robot trading pada dasarnya hanyalah perangkat lunak atau program yang dibuat menggunakan algoritma matematika  untuk mengeluarkan sinyal buy/sel atau membantu eksekusi order, baik cut loss maupun take profit, sehingga sering disebut expert advisor (EA). Agar bisa mengeluarkan sinyal, pengguna robot atau dalam hal ini trader, harus memasukkan parameter sesuai strategi trading yang dipilih. Penyusunan algoritma didasarkan pada hasil analisis teknikal masa lalu. yang dipercaya mempunyai sifat berulang. (Yetede)

Capital Outflow Capai Rp 12,7 Triliun pada Awal November

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran keluar modal asing (capital outflow) dari pasar keuangan domestik mencapai Rp12,66 triliun pada pekan lalu yaitu selama periode 1-4 November 2021. Angka ini melonjak dari nilai capital outflow pekan sebelumnya, yaitu pada rentang 25-28 Oktober 2021, yang baru Rp 780 miliar. Kepala Departement Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing yang keluar tersebut merupakan akumulasi dari beli neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp420 miliar dan jual neto di pasar saham  sebesar Rp 13,08 triliun. 

Hal ini membuat tingkat premi risiko credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun turun dari level 81,27 basis poin (bps) per 3 November 2021. Sementara tingkat imbal hasil (yield) SBN tenor 10 tahun turun ke level 6,18% pada Jum'at (5/11). Dihubungi terpisah, Kepala Departement Pengelolaan Moneter BI Hariyadi Ramelan mengatakan, aliran keluar modal asing yang terjadi pada pekan lalu disebabkan lemahnya nilai tukar karena antisipasi The Federal Open Market Commitee, Bank of England yang diyakini akan mengurangi stimulus dan menormalisasi kebijakan  moneternya.

Hariyadi memperkirakan situasi pelemahan hanya akan bersifat temporer seiring dengan wait and see kebijakan moneter negara maju "Stabilitas nilai tukar rupiah diyakini tetap terjaga ditopang kondisi fundamental  yang kuat dan acctractiveness aset keuangan domestik yang relatif tinggi dibandingkan Emerging Market lainnya," tutur dia. Ia menegaskan, Bank Indonesia tidak menjaga level nilai tukar rupiah tapi menjaga volatilitasnya, rupiah diperkirakan dalam tren menguat seiring fundamental ekonomi yang kuat . (Yetede)

PUPR Ajak Investor Turki ikut Bangun Infrastruktur

Yuniati Turjandini 08 Nov 2021 Investor Daily

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak investor Turki untuk menanam investasi  di sektor infrastruktur. Indonesia tercatat membutuhkan anggaran sebesar US$430 miliar untuk membangun infrastruktur, namun hanya 30% dari angka tersebut yang bisa dibiayai dengan APBN sehingga pemerintah membuka peluang investasi disektor ini. "Kami mendorong investor-investor dari Turki untuk berinvestasi diberbagai sektor infratstruktur baik melalui skema Kerjasam Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Prodcurement, Construction(EPC)," kata Menteri Basuki dalam pernyataan resminya seperti dikutip pada Minggu (7/11).

Dalam kunjungan kerja hari Ketiga di kota Ankara, Turki. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Duta Besar RI untuk Turki Lalu M Iqbal melanjutkan pertemuan bilateral dengan antara Indonesia dengan Turki sebelumnya yang dilakukan secara virtual pada Juni 2020 sekaligus menyiapkan kerangka kerja sama yang akan diusulkan menjadi salah satu topik pertemuan Preseiden Joko Widodo dan Presden Turki Recep Toyyip Erdogan pada awal Februari 2022. "Saya berharap pertemuan hari ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerjasama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita," ujar Menteri PUPR.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Negara Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kementerian PUPR menyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan perusahaan konstruksi dari luar negeri, khususnya Turki. Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang penambahan frekwensi penerbangan Indonesia-Turki dari enam kali menjadi 10 kali setiap minggu untuk meningkatkan konektivitas dibidang angkutan udara. (Yetede)

Pilihan Editor