;

Ekuitas Garuda Indonesia Negatif US$ 2,8 Miliar

Hairul Rizal 10 Nov 2021 Kontan

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih berjibaku menyelamatkan kondisi keuangannya. Sekalipun nantinya restrukturisasi menemui titik terang, pemulihan kinerja operasional dan bisnis Garuda tak bisa instan. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmojo membeberkan, kondisi keuangan maskapai penerbangan GIAA secara teknikal dalam kondisi bangkrut (technically bankrupt). Pasalnya, ekuitas GIAA saat ini negatif US$ 2,8 miliar atau Rp 40 triliun, dengan tambahan negatif ekuitas setiap bulan US$ 100 juta - US$ 150 juta atau Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun. "Dalam kondisi seperti ini, istilah perbankan sebenarnya technically bankrupt, tapi legally (secara hukum) belum. Ini yang sekarang kita berusaha bagaimana bisa keluar dari situasi ini," kata Tiko, sapaan akrab Kartika dalam Rapat Kerja Menteri BUMN dengan Komisi VI, Selasa (9/11).


Berharap Harga PCR Masih Bisa Turun Lagi

Hairul Rizal 10 Nov 2021 Kontan

Pemerintah telah menurunkan harga tes PCR menjadi Rp 275.000 per tes di Jawa-Bali dan Rp 300.000 per tes di luar Jawa-Bali sejak 27 Oktober 2021 lalu. Namun, harga tes PCR tersebut sejatinya masih bisa lebih murah lagi karena ada sejumlah komponen yang bisa dipangkas. Hanya saja, nilai persentase penurunan tarif PCR tes tersebut masih perlu kajian lebih dalam. 

Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir, mengungkapkan hal ini saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11). Menurut dia, hitungan sederhana masih ada celah untuk turun tapi ia belum memastikan nilainya. Harga tes PCR bisa lebih murah lagi dengan penggunaan BioSaliva. Pasalnya, dengan produk ini akan ada efisiensi dari sisi biaya Alat Pelindung Diri (APD), lantaran pengambilan sampel dilakukan dengan berkumur dipangkal tenggorokan yang tak hanya lebih nyaman bagi pasien juga lebih aman bagi tenaga kesehatan (nakes). Berdasarkan paparan Honesti, harga reagen mBioCov dalam katalog elektronik yang masih tayang saat ini berada di angka Rp 193.000 termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Saat ini Biofarma mengusulkan harga baru reagen Rp 89.100 termasuk PPN.

Beleid Baru Pajak Jadi Andalan Penggerek PPN

Hairul Rizal 10 Nov 2021 Kontan

Pemerintah berharap kebijakan baru pajak pertambahan nilai (PPN) mampu pendongkrak penerimaan tahun depan. Bersamaan dengan itu, aktivitas masyarakat meningkat sehingga konsumsi bertambah, ekonomi tumbuh. Kebijakan baru PPN tertuang di Undang-Undang No 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Ada dua kebijakan PPN yang berlaku 2022. Pertama, kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% mulai 1 April 2022. Kedua, perluasan objek pajak baik barang kena pajak maupun jasa kena pajak (BKP/JKP) seperti barang hasil pertambangan, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan. 

Nasabah Hanya Boleh Meminjam di Lima Fintech

Hairul Rizal 10 Nov 2021 Kontan

Dalam beberapa kasus korban pinjol ilegal, seringkali ditemukan nasabah meminjam lebih dari satu pinjol ilegal. Adapun, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) membatasi nasabah untuk meminjam ke fintech lending legal tidak lebih dari lima. “Secara umum, kita memberi guidance 5 pemain,” ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, Sunu Widyatmoko dalam Dialog Kebangsaan OJK, Selasa (9/11).


PBoC: Tiongkok akan Memacu Pengembangan Yuan Digital

Yuniati Turjandini 10 Nov 2021 Investor Daily

Pemerintah Tingkok mengumumkan akan terus memajukan pengembangan  mata uang digital dari bank sentral dan meningkatkan desainnya. Hal ini dikatakan Gubernur Bank Sentral Tiongkok (PBoC) Yi Ging pada Selasa (9/11). Tiongkok adalah yang terdepan dalam perlombaan global dalam peluncuran mata uang digital bank sentral  (CBDC) dan sedang menguji yuan digital dengan kode eCNY. Uji coba dilakukan di kota-kota besar termasuk Shenzhen, Beijing dan Shanghai. Tetapi belum menetapkan jadwal peluncurannya. "Ke depan, kami akan terus memajukan penelitian dan pengembangan eCNY, meningkat desain dan penggunaannya," jelas Yi dalam sebuah video yang ditayangkan di acara bank central Finlandia, Selasa (9/11)

Yi juga mengatakan eCNY bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembayaran ritel domestik, karena pembayaran digital lintas batas melibatkan masalah yang lebih rumit seperti anti pencucian uang. Menurut laporan China Times, PBoC telah menunjukkan mesin yang mengubah  mata uang asing menjadi yuan digital. Meski disiapkan sebelum Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ketika CBDC dijadwalkan diperkenalkan keseluruh dunia.CBDC telah digunakan dalam transaksi senilai 62 miliar yuan (US$ 9,7 miliar) dan lebih dari 140 juta penduduk Tiongkok telah menggunakannya. Kepala Lembaga Penelitian Mata Uang Digital PBoC Mu Changchun mengatakan ini minggu lalu.

Menurutnya, penggunaan uang digital tersebut telah menghilangkan kekhawatiran yang meningkat atas privasi pengguna. Dari 140 juta dompet e-CNY, kata dia, sebanyak 10 juta digunakan untuk korporat. Salah satu masalah terbesar  dengan uang digital ini adalah privasi. Pemerintah Tiongkok sebelumnya telah dituduh menggunakan langkah-langkah teknologi ekstrim untuk mengawasi orang-orangnya. Yuan digital bisa memberikan alat pengawasan massal yang terbaik, menurut peringatan beberapa ahli. Changchun mengatasi masalah ini, dengan menyatakan bahwa bank sentral mengizinkan transaksi untuk mereka yang tidak memindahkan dananya dalam jumlah besar.(Yetede)

Industri Asuransi Melihat Peluang Tunggal Terbesar pada Iklim

Yuniati Turjandini 10 Nov 2021 Investor Daily

Chief Executifive Officer (CEO) Lloyd's John Neal menyampaikan bahwa iklim merupakan resiko sistematik tertinggi dan mewakili kesempatan tunggal terbesar yang pernah dilihat industri asuransi. Dalam wawancara dengan NCBC, Neal berusaha melukiskan gambaran tentang bagaimana sektornya akan beroperasi kedepan. "Kami menganggap Covid-19 sebagai risiko sistematik utama, jadi ini adalah kesempatan kami untuk menunjukkan kepada Bisnis, komunitas, dan bahkan pemerintah bagaimana kami dapat membantu," ujar Neal yang menjadi pembicara dalam Konferensi Perubahan Iklim atau COP26 di Glasgow, Skotlandi, pada pekan lalu. Mulai dari banjir dan kenaikan suhu hingga cuaca yang dingin, dampak-dampak dari peristiwa terkait iklim telah mempengaruhi industri asuransi dalam beberapa cara. Menurut Asiosiasi Asuransi Inggris atau Assiciation of British Insurers (ABI), suhu beku ekstrim di Inggris selama 2018 telah menyebabkan asuransi menggelontorkan pembayaran untuk pipa-pipa yang pecah dengan total klaim 194 juta pounds (sekitar US$ 263,16 juta) dalam periode tiga bulan. "Ada resiko bahwa, jika terjadi transisi yang tidak teratur menuju ekonomi rendah karbon maka nilai dari kebanyak aset yang diinvestasikan oleh perusahaan akan turun dengan disertai sedikit peringatan," Demikian diungkapkan asosiasi tersebut. Kesiapsiagaan, tampaknya, menjadi kuncinya. Diantaranya yang tercantum dalam ringkasan laporan eksklusif Deloitte, yang menggambarkan bahwa banyak perusahaan asuransi masih memiliki beberapa cara untuk mengatasi perubahan iklim bakal mempengaruhi model usaha mereka dalam jangka menengah hingga panjang. (Yetede)


Toshiba akan Membagi Bisnis Menjadi Tiga

Yuniati Turjandini 10 Nov 2021 Investor Daily

Toshiba berencana untuk membagi perusahaan menjadi tiga divisi pada awal 2023. Sebelumnya perusahaan mengalami serangkaian krisis, termasuk penggulingan ketua dewan direksi dan tawaran pembelian yang kontroversial. Harian bisnis Nikkeri melaporkan tiga unit bisnis akan fokus pada infrastruktur, perangkat, serta memori semikonduktor dan diharapkan akan mendaftar di bursa efek kemungkinan dalam waktu dua tahun. Toshiba menyatakan kepada AFP bahwa opsi untuk membagi bisnisnya sedang dipertimbangkan, tetapi mengatakan tidak ada keputusan yang terjadi.

Nikkeri, yang tidak mengutip sumber, mengatakan langkah itu dapat diumumkan pada Jum'at (12/11) ketika Toshiba melaporkan pendapatan. "Kami sedang merancang bisnis jangka menengah  untuk meningkatkan nilai perusahaan kami, dan membagi bisnis kami adalah satu opsi. Tetapi tidak ada yang diputuskan secara resmi pada saat ini. Kami akan segera mengumumkan jika kami mengatasi sesuatu yang harus diungkapkan," kata Juru Bicara Toshiba Tatsuro Oishi kepada APF, Selasa (19/11).

Keputusan itu jika terkonfirmasi, akan mengakhir periode pergolakan besar bagi perusahaan yang pernah menjadi simbol teknologi canggih dan kekuatan ekonomi Jepang tersebut. Pada Juni 2021, pemegang saham memilih untuk menggulingkan ketua dewan direksi setelah serangkaian  skandal dan kerugian. Ini menjadi kemenangan bagi investor aktivitas yang jarang terjadi diperusahaan Jepang. Laporan investigasi merinci bagaimana perusahaan telah melakukan intervensi dan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang untuk membantu mempengaruhi suara dewan." (Yetede)

Indosat dan Google Percepat Digitalisasi UMKM Indonesia

Yuniati Turjandini 10 Nov 2021 Investor Daily

Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo dan Google Cloud mengumumkan kemitraan strategis baru untuk mempercepat transformasi digital diseluruh segmen konsumen. Langkah kedua perusahaan sejalan dengan tujuan program  pengembangan ekonomi digital pemerintah Indonesia. "Kami memahami dampak signifikan pandemi bagi UMKM di Indonesia, Kemitraan ini akan menghadirkan produk  layanan digital baru dan luar biasa yang dibutuhkan bisnis ini yang berkembang," Ujar Presiden Direktur and CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama, dalam keterangannya, selasa (9/11).

Melalui kemitraan tersebut, lanjut dia,  Indosat Ooredoo akan menawarkan solusi digital UMKM berbasis cloud dan berkemampuan 5G yang akan memberdayakan model bisnis baru dan memungkinkan untuk memanfaatkan pasar dan peluang baru yang sebelumnya tidak mungkin. "Kami menantikan kolaborasi yang panjang dan penuh manfaat dengan Google yang akan mempercepat digitalisasi dikalangan UMKM dan transformasi Indonesia  menjadi masyarakat digital," imbuhnya. Kemitraan strategis yang disepakai oleh kedua perusahaan tersebut juga diyakini akan mendorong  transformasi UMKM Indonesia secara digital diseluruh prosesnya.

Indosat Ooredoo dan Google cloud akan menciptakan market place yang dipersonalisasi dengan penawaran sofware-as-a-service dengan tujuan mendigitalisasi UMKM sepenuhnya sejak memulai bisnis dan disetiap tahap perjalanan bisnisnya. "Ini dapat mencakup membangun kehadiran online dengan Google My Business, meningkatakan poduktivitas dengan workspace, memperluas dan mengotomatiskan bisnis dengan AL/MI (artificial intelegence/machine learning), dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dengan analitik data cerdas di cloud, serta banyak lagi." tutur Presiden Direktur and CEO Indosat  Ahmad Al-Neama. (Yetede)


Huawei Kembali Menggulirkan Program Talenta Digital di Tanah Air

Yuniati Turjandini 10 Nov 2021 Investor Daily

Huawei Indonesia menyelenggarakan kembali program Seeds for the Future 2021 mulai 8 November untuk mendidik talenta digital dan perubahan pekerjaan dari berbagai universitas di Tanah Air. Program tersebut tahun ini menitik beratkan pada penyiapan talenta digital untuk menghadapi tren perubahan pekerjaan dimasa depan (the future of work), terutama pasca pandemi Covid-19 dan membuka kesempatan bagi peserta untuk berjejaring secara internasional. Selama program yang berlangsung selama delapan hari, peserta akan difasilitasi untuk saling berbagi ide dan berkolaborasi dalam berbagai kelompok kerja bertajuk proyek Tech4Good.

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, (Kemenkominfo) Dr Hary Budiarto, MKom, menegaskan, Indonesia membutuhkan 600 ribua talenta digital per tahun dan 9 juta hingga 2030. "Oleh karena itu, kami mengapresiasi Huawei yang telah berkolaborasi dengan pemerintah dan universitas untuk memberi dampak positif serta  mendorong inovasi dan kolaborasi untuk menanggapi tantangan global," ujar Hary, dikutip Selasa (9/11).

Director of Goverment Affairs Huawei Indonesia Yenty Joman menambahkan, pekerjaan dimasa depan akan sangat mengandalkan teknologi mutakhir. seperti kecerdasan artifisial. Laju digitalisasi yang dipercepat oleh pandemi juga memerlukan upskilling digital secara luas melalui kerja sama multiple helix antara berbagai pemangku kepentingan agar bisa menjawab tantangan kebutuhan talenta digital yang siap kerja dan sesuai dengan tuntutan baru pekerjaan masa depan. Karenanya program Seed rot the future 2021, bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai berbagai teknologi mutakhir  sebagai solusi dan inovasinya. (Yetede)

Proses Perjanjain Damai KSP Sejahtera Bersama Diawasi Kemenkep UKM

Yuniati Turjandini 10 Nov 2021 Investor Daily

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenko UKM) mengawasi proses pembayaran hasil homologasi (perjanjian damai) antara KSP sejahtera Bersama (KSP-SB) dan anggotanya atas tagihan simpanan dana anggota yang besarnya mencapai Rp8,8 triliun. Berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pembayaran dibagi dalam 10 tahap hingga 2025, dengan pembayaran tahap pertama dilaksanakan sejak Juli-Desember 2021. Kewajiban tahap pertama yang harus dibayarkan KSP Sejahtera Bersama kepada anggota sebesar 4% dari nilai total tagihan. 

"Ini suatu keputusan pengadilan, dan kita semua sebagai warga yang taat hukum harus menghormati putusan hukum. Putusan hukum yang sudah inkrah ini memberikan kesepakatan kepada pihak KSB untuk memenuhi kewajibannya dalam 10 tahap kedepan sampai 2025," ucap Deputi Perkoperasian Kemenkop UKM Ahmad Zabadi dalam siaran pers yang diterima, Selasa (9/11). Zabadi mengatakan berdasarkan informasi  yang diterima dari KSPSB, mereka telah melakukan pembayaran tahap pertama mencapai 50%, dengan nilai Rp 100 miliar.

Diharapkan, lanjut dia, pada proses ini para pihak dapat saling  memahami, sebab bagaimanapun koperasi adalah badan usaha yang berasaskan kekeluargaan. Karena itu, penting membangun kebersamaan dan proses saling memahami kondisi masing-masing serta memberikan kesempatan kepada pihak pengurus KSPSB memenuhi kewajiban pembayarannya terutama untuk tahap pertama. "Hasil koordinasi saya dengan pihak pengurus,  mereka mengatakan Insya Allah ini (pembayaran) tahap pertama akan bisa mereka penuhi akhir Desember dan akan dilanjutkan pada tahap kedua Januari 2022," kata Zabadi. (Yetede)

Pilihan Editor