Kekhawatiran Utang Properti Tetap Ada
Perusahaan Pengembangan China Evergrande Group kembali terhindar dari gagal bayar (default) yang tidak stabil di menit-menit terakhir. Menurut sumber pada Kamis (11/11), beberapa pemegang obligasi telah menerima pembayaran bunga obligasi (coupon) yang telah jatuh tempo. Kantor berita Tiongkok, Cailianshe, melaporkan bahwa beberapa pemegang obligasi telah menerima pembayaran bunga dari tiga tahap obligasi dengan total lebih dari US$ 148 juta, yang sudah jatuh tempo pada bulan Juli.
Pembayaran tersebut dilakukan di akhir masa tenggang 30 hari yang kadaluarsa pada Rabu (10/11) dan merupakan penangguhan hukuman ketiga bagi perusahaan dalam sebulan terakhir. Sebagai informasi terdapat dua pembayaran bunga obligasi luar negeri terpisah yang jatuh pada akhir September, dan yang masa tenggangnya berakhir pada akhir Oktoberpun sudah dibayar dengan tenggat waktu yang sangat mepet.
Evergrande yang sedang terlilit hutang dilaporkan terseok-seok dalam beberapa pekan terakhir karena dihadapkan pada tenggat waktu untuk menyelesaikan kewajiban keuangan bernilai US$ 300 miliar, di mana 19 miliar diantaranya berupa obligasi dolar AS. Kegagalan membayar hutang bakal menghadapi default formal pada perusahaan dan memicu ketentuan gagal bayar untuk obligasi dolar evergrande lainnya. (Yetede)
Tags :
#BisnisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023